DLH Bengkalis Imbau Masyarakat Berperan Aktif Pilah Sampah

Cetak

Bengkalis, riauoke.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya memaksimalkan sumber daya yang ada serta membuka peluang kemitraan dengan berbagai pihak dalam penanganan persoalan sampah. Selain itu, DLH juga kembali mengajukan dukungan anggaran ke pemerintah pusat untuk penguatan infrastruktur pengelolaan sampah di daerah.

Salah satu fokus utama adalah rencana Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kini diarahkan bukan lagi konvensional, melainkan menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Perubahan konsep ini dilakukan seiring kebijakan efisiensi anggaran serta penyesuaian dengan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Wacana relokasi TPA Bantan tidak mandek. Namun konsepnya berubah menjadi TPST dan kembali kita ajukan ke pemerintah pusat,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) DLH Bengkalis, Marngatin, SKM, MKM, yang juga menjabat sebagai Kabid Tata Lingkungan.

Menurutnya, TPST seyogyanya akan menampung sampah residu, yakni sampah yang tidak lagi bisa diolah. Sementara itu, masyarakat diharapkan berperan aktif melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah, antara sampah organik dan anorganik, agar dapat didaur ulang atau diolah lebih awal.

DLH menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi kuat antara pemerintah, masyarakat, swasta, dan akademisi agar sistem pengelolaan sampah berjalan efektif dan berkelanjutan.

Terkait rencana relokasi TPST Bantan, lahan yang diajukan memiliki luas sekitar 5 hektare, namun hingga kini realisasinya masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.

Di sisi lain, DLH juga menanggapi laporan kebakaran yang terjadi di TPA Dompas. Saat ini, pihak DLH telah berkoordinasi dan tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.

Untuk mendukung operasional kebersihan, DLH Bengkalis saat ini memiliki 861 Tenaga Harian Lepas (THL) kebersihan serta 222 petugas Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis.

Dengan berbagai upaya tersebut, DLH Bengkalis berharap pengelolaan sampah ke depan dapat lebih terintegrasi, ramah lingkungan, serta mampu mengurangi beban TPA melalui penguatan peran TPST dan partisipasi aktif masyarakat.[]rtc

 

foto: ilustrasi internet