Senin, 24 September 2018

72 Santri Kelas III MA Pondok Pesantren Al-Jauhar First Teaching VI

Bengkalis 9riauoke.com) Sedikitnya 72 santri VI KMI atau kelas III MA Pondok Pesantren Al-Jauhar Duri,(20/11) lalu secara simbolis First Teaching. Praktek mengajar menjadi guru itu bagian dari tahapan pondok untuk menciptakan era generasi baru persiapan santri akhir.




Penjelasan singkat di rangkum  melalui kepala Madrasah Aliyah (MA),Yahya Setiadi ST SPdi. Menurutnya, kegiatan program First Teaching wajib bagi santri akhir untuk memajukan diri dan berkemampuan menyeimbangi pembelajaran secara teori dan praktek.

"Sebelum memasuki kegiatan ini para santri telah digembleng secara teori seperti bentuk dari tugas mengajar di kelas.Ini erat kaitannya nanti saat para santri memasuki masa pengabdian di Pondok Pesantren Modern Al-Jauhar Duri atau pondok yang membutuhkan adanya santri masuk sebagai pengabdian di lembaga pendidikan agama,"urainya.

Sebagaimana dijelaskannya saat santri menamatkan masa pendidikannya,santri wajib ikut masa pengabdian.Penempatan santri itu sendiri sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan pondok yang mengajukan permohonan tenaga pengabdian di tempat santri menimba pengetahuan.

Di tempat pengabdian santri akan mendapatkan sebentuk fasilitas tempat dan konsumsi empat sehat lima sempurna. "Santri juga akan mendapatkan sebentuk uang sebagai jasa di pengabdian dengan besarnya tergantung dari kesanggupan pondok yang memintanya,"kata Yahya.

Sementara,Nana Nashiruddin S.Pd,selain sebagai tenaga guru di Pondok Pesantren Modern Al-Jauhar Duri,juga nahkoda di MTs Al-Jauhar Duri sebutkan jika santri kelas VI KMI telah di bekali dengan ilmu mengajar oleh tenaga pendidik. "Bimbingan belajar mengajar itu telah dijalankan santri selama ini bahkan tingkat penguasaan dan teknis menjadi guru sudah dapat disebutkan telah paham dan mengerti,"jelasnya.

Di tempat berbeda,pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Jauhar Duri,Azwar MPdi sebut usaha santri untuk mengikut praktek menjadi guru penting sebagai implementasi dasar bagi santri menambah wawasan dan pengalaman. "Selain teori santri dapat praktek dengan proses yang terukur dan terarah bahkan amat berguna mengamalkan ilmu agamanya.Selanjutnya saat musim pengabdian selesai santri dapat melanjutkan sekolah di jenjang pendidikan berikutnya dan ilmu yang ada turut membantu santri,"tambahnya.

Selanjutnya,Direktur KMI Pondok Pesantren Modern Al-Jauhar Duri,Haryono Mpdi juga menegaskan,saat santri yang telah menjadi pengabdian di mana ditempatkan kembali melaporkan diri.Selanjutnya,mereka menjadi guru sambil kuliah di lembaga pendidikan agama yang menjadi tempat mereka mengabdi selama ini.

"Santri yang menjadikan diri sebagai tenaga pengabdian di tempat penempatan lembaga pendidikan agama,kebanyakan dikuliahkan hingga selesai dan mereka menjadi guru di pondok pesantren yang jadi tempat mengajarnya,"tukasnya.[] jonish

Foto: Santri kelas VI KMI atau kelas III MA ikuti First Teaching


Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Kamis 23 Agustus 2018

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Jakarta (riauoke.com) Saat dijenguk oleh Presiden, Anthony tengah dirawat di ruang medis. “Masyarakat Indonesia bangga...

Politik

Minggu 26 Agustus 2018

Bawaslu Dukung FPR Gelar Diskusi Umum Bakal Caleg Incumbent

Bawaslu Dukung FPR Gelar Diskusi Umum Bakal Caleg Incumbent

Pekanbaru (riauoke.com)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau menyatakan mendukung kegiatan Forum Pemred Riau (FPR) yang...