Rabu, 19 Desember 2018

Sebayak 38 Wartawan Dinyatakan Kompeten Pada UKW di Dumai

Dumai (riauoke.com) - Dari 50 peserta yang ikut Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XI PWI Riau tahun 2018, sebanyak 38 orang wartawan dinyatakan kompeten.

Sedangkan 12 orang lagi dinyatakan belum kompeten dan bisa mengulanginya lagi untuk menjadi kompeten pada UKW berikutnya.

"Sistem penilaian sudah sedemikian rupa dan diketahui hanya oleh dua orang. Pertama penguji bersama peserta uji. Karena kompeten dan belum kompeten hanya diketahui oleh dua orang ini. Teman-temannya tidak tahu, kecuali dia bercerita sama teman-temannya. Yang ketiga tentunya admin.

 

Tapi yang saya bacakan ini adalah secara keseluruhan dari peserta uji yang bertungkus lumus sejak Jumat (14/12/2018) hingga Sabtu (15/12/2018)," beber Eka PN selaku Perwakilan Penguji saat mengumumkan hasil UKW Angkatan XI PWI Riau tahun 2018 yang berlangsung selama dua hari yakni Jumat (14/12/2018) dan Sabtu (15/12/2018) di Ballroom Grand Zuri Hotel Dumai.

Eka PN menyampaikan, UKW Angkatan XI PWI Riau ini sudah berkontribusi terhadap jumlah wartawan kompeten di Indonesia menjadi 10.368 orang. Dari sebelumnya, yakni UKW ke-372 yang mana kalau sekarang ini UKW ke-373 jumlahnya 10.330. Peserta UKW Angkatan XI PWI Riau yang ikut dari hari Jumat (14/12/2018) yang bertahan hingga Sabtu (15/12/2018) itu 50 orang dari dari 56 orang yang sudah mendaftar. Dan yang kompeten 38 orang.

"Selamat kepada yang kompeten. Dan yang belum kompeten 12 orang, tetap semangat juga. Insya Allah pada UKW kedepan, teman-teman yang sudah mengetahui cara jalannya ujian ikut kembali agar bisa bersama-sama teman yang sudah kompeten untuk bisa menambah jumlah wartawan Indonesia yang berkompeten," ujar Wakil Dekan Fikom Universitas Muhammadiyah Riau ini.

Sebelumnya, Ketua PWI Dumai Kambali menyampaikan, pihaknya selaku tuan rumah mohon maaf jika ada yang salah dan khilaf. Dan selanjutnya kepada penguji,  pihaknya juga mengucapkan terima kasih. Karena pengurus PWI Dumai, panitia UKW angkatan XI dan seluruh peserta banyak sekali mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru dari hasil-hasil ngobrol dan diskusi ringan sambil makan dan ngopi.

"Ini luar biasa sekali. Karena itu saya yakin dan percaya, teman-teman yang ikut UKW juga mendapatkan pengetahuan yang luar biasa. Dimana selama ini belu..mendapatkan. Saya yakin dan percaya teman-teman sangat berbangga hati dengan ilmu yang baru dan sudah didapat.

 

Walaupun ini judulnya uji kompetensi, tapi saya yakin dan percaya di luar Uji Kompetensi ini ada ilmu berharga yang kita dapatkan," ujar Kambali seraya mengatakan, bahwa PWI Dumai sangat terobsesi bagaimana seluruh wartawan yang ada di Dumai harus kompeten. Soalanya PWI Dumai masih menyisakan7 atau 8 orang lagi yang belum kompeten dan kemudian ditambah dengan teman-teman muda yang sudah lewat dua tahun itu bisa naik ke madya serta yang madya naik ke utama bisa ikut. Mungkin tidak banyak-banyak.


"Yang jelas kami berkomitmen untuk menyelesaikan kompetensi ini. Dan bagi kami, tidak ada yang lebih penting daripada seorang wartawan menjadi kompeten. Karena disitulah kami memandang bahwa rezeki mereka, masa depan mereka terletak di kompeten atau tidaknya teman-teman," ujar Kambali.

Sedangkan Ketua Seksi Pendidikan PWI Riau Abdul Gafur mewakili Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang mengatakan, PWI Riau sangat berterima kasih kepada PWI Dumai yang sudah memfasilitasi teman-teman bukanya hanya dari Dumai saja,  tapi juga dari kabupaten/kota untuk ikut UKW Angkatan XI PWI Riau di Kota Dumai.

"Ini merupakan apresiasi yang luar biasa dari PWI Riau. Mudah-mudahan PWI Kabupaten/Kota yang ada di Riau juga bisa melaksanakan UKW di tempatnya masing-masing. Dan lebih khusus kami ucapkan terima kasih kepada PWI Pusat terutama Tim Penguji Pak M Noeh Hatumena (Jakarta),  M Syahrir (Dari Medan, mantan Ketua PWI Sumut), Dr Dedy Syahputra (Medan), Cedin Rosyad Nurdin (Jakarta),  Ronny Simon (Medan),  T Haris Fadhillah (Aceh), Urip Yanto (Jakarta),  Eka PN (Riau) dan Ibu Katherina M Saukoly (Jakarta) yang paling cantik. Semoga pengorbanan Tim Penguji itu memberikan manfaat kepada kami semua yang ada di Riau.

 

Dan kami juga berpesan jangan bosan-bosan datang ke Riau, karena program PWI Provinsi Riau di tahun 2019 paling tidak ada 4 penyelenggaraan UKW. Dan kami memberikan kesempatan kepada kabupaten/kota untuk mengajukan diri melaksanakan UKW," tutur Gafur yang juga diamanahkan sebagai Ketua Panitia Pelaksana UKW Angkatan XI PWI Riau tahun 2018 ini.

Dikesempatan itu, Ketua Tim Penguji Dr Dedi Syahputra mengatakan, kegiatan UKW ini intinya bukan sekedar menguji sebetulnya. Tapi sekaligus meningkatkan kompetensi. Jadi ujian itu include di dalamnya sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi. Karena setiap wartawan tentu mempersiapkan diri dan kompetensinya dirinya untuk mengikuti UKW ini. Dengan sendirinya,  kompetensi wartawan akan meningkat.

"Persoalan kompetensi ini memang menjadi hal yang strategis belakangan ini," sebut Dedi. Seiring waktu berlalu, katanya, berkaitan dengan regulasi kompetensi wartawan menjadi suatu persoalan yang penting juga. Dan PWI adalah organisasi yang leading dalam hal UKW dari banyak organisasi kewartawanan di Indonesia serta juga lembaga-lembaga lain seperti perguruan tinggi maupun lembaga-lembaga pendidikan jurnalistik yang lain.

 

PWI adalah pihak yang paling banyak atau paling agresif untuk menyelenggarakan UKW. Bahkan ruhnya bagi kalangan PWI sendiri, walaupun di dalamnya ada kalangan-kalangan atau pihak-pihak di luar PWI yang ikut UKW. Artinya,  bahwa PWI itu memiliki perhatian yang sangat serius untuk hal UKW ini.

"Oleh karenanya, kita sangat berbahagia dan berbangga hati dengan respon yang ditunjukkan oleh pengurus PWI Riau dan PWI Dumai untuk menyesuaikan program UKW sampai angkatan XI," sebut Dedi.}ril




54 Wartawan PWI Riau Konsentrasi Ikuti UKW di Dumai

Dumai riauoke.com - Hari ini,  sebanyak 54 wartawan media cetak, elektronik dan online konsentrasi mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XI.

UKW angkatan XI yang berlangsung di Ballroom Grand Zuri Hotel, Jalan Jenderal Sudirnan,  Dumai ini menghadirkan tim penguji dari PWI Pusat.

Tim penguji UKW angkatan XI tersebut masing-masing M Syahrir (Padang), M Noeh Hatumena (Jakarta), Dedi Sahputra (Medan), Katherina M Saukoly (Jakarta),  Cedin Rosyad Nurdin (Jakarta),  Ronny Simon (Medan),  T Haris Fadhillah (Aceh) dan Urip Yanto (Jakarta).

Sedangkan 54 wartawan yang menjadi peserta UKW ini semuanya anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau. Antara lain ada yang berasal dari PWI Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Indragiri Hilir dan Dumai. Disamping itu juga ada peserta dari Batam, Kepulauan Riau. Ke-54 peserta UKW ini dibagi  dalam delapan kelas yakni 3 kelas Utama, 1 kelas Madya dan 4 kelas Muda. Masing-masing kelas terdiri dari 7 peserta.

Sementara tema yang diusung pada UKW angkatan XI tahun 2018 kali ini "Mewujudkan Wartawan Profesional, Kompetensi dan Berintegrasi".

Ketua PWI Dumai Kambali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra PWI yang telah mendukung dan mensupport kegiatan UKW angkatan XI tahun 2018 ini. Antara lain kepada PT Chevron,  PT Wilmar,  SKK Migas, PGN, Pertamina dan Pelindo.|ril

"Kami sangat berterima kasih dan merasa tersanjung, karena Kota Dumai ditunjuk untuk kedua kali. Meskipun kami telah memohon sejak bulan April 2018, namun alhamdulillah PWI Kota Dumai disetujui sebagai tempat pelaksaan UKW angkatan XI tahun 2018 ini. Dan memang prosesnya cukup panjang, karena banyak sekali daerah yang mengajukan untuk menjadi tempat pelaksanaan UKW," sebut Kambali.

Tahun lalu, kata Kambali, peserta UKW Kota Dumai ada sejumlah 39 orang. Dan alhamdulillah dari 39 orang peserta itu yang lulus sebanyak 34 orang peserta dengan pencapaian 7
83,3 persen.

"Untuk UKW angkatan IX Provinsi Riau,  PWI Kota Dumai tidak sendiri. Tapi juga mengajak teman-teman PWI daerah lain untuk ikut bersama-sama dalam UKW PWI Kota Dumai. Dimana waktu itu, peserta UKW dari Kota Dumai ada sebanyak 19 orang dan 20 peserta lagi dari daerah lain," ungkap Kambali seraya berharap pelaksanaan UKW angkatan XI tahun 2018 ini berjalan dengan baik dan hasil yang baik.

"Walaupun nanti ada yang belum mendapat hasil yang baik, anggap ini sebagai kursus jurnalistik yang amat berharga bagi kita semua," harap Kambali.

Sementara itu, Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang diwakili Wakil Ketua Bidang Pendidikan Abdul Gafur menyampaikan permohonan maaf dan salam dari Ketua PWI Riau H Zulamansyah Sekedang yang tidak bisa hadir pada kegiatan UKW angkatan XI ini. Karena mendadak tadi pagi mengabarkan bahwa ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan di kantor.

"Namun beliau meminta kepada kami selaku panitia dari PWI Riau bersama kawan-kawan PWI Dumai untuk melaksanakan dan memfasilitasi UKW yang kita laksanakan hari ini," ujar Gafur.

Menurut Gafur, memang tahun-tahun ini UKW menjadi program prioritas dari PWI Riau. Karena hingga saat ini baru sekitar 45/persen anggota PWI Riau yang lulus UKW.

"Tahun-tahun berikutnya kami berusaha untuk tahun 2019 paling tidak 70 persen angka yang ingin kami capai," kata Gafur.

Karena itu, pesan Gafur, kepada peserta ikutilah uji kompetensi ini dengan sebaik-baiknya. Kalaulah ada yang belum berhasil, anggaplah ini sebagai pembelajaran. Mudah-mudahan pada UKW berikutnya lagi bisa ikut kembali.

"Tapi yakinlah pada diri kita bahwa uji kompetensi ini adalah apa yang kita kerjakan sehari-hari. Jadi sebenarnya tidak ada kendala, karena apa yang diujikan adalah apa yang kita kerjakan sebagai wartawan profesional," pungkas Gafur.

Dan PWI Riau, sebut Gafur, secara khusus memberikan apresiasi kepada PWI Dumai karena sudah berhasil melaksanakan dua kali UKW. Dan ternyata setelah dilihat, PWI Dumai tidak sendiri. Melainkan ada melibatkan beberapa mitra yang memang mendukung.

"Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada mitra-mitra kerja yang telah memberikan dukungan, sehingga PWI Dumai bisa melaksanakan UKW untuk kedua kali. Dan kepada PWI pusat kami juga memberikan semua kebijakan untuk melaksanakan UKW. Yang berikutnya mungkin ada Indragiri Hulu dan Kampar. Dan kami mohon maaf kepada penguji, karena tempat-tempat ini agak jauh dan pesawat tidak ada yang bisa langsung ke lokasi. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih," kata Gafur.

Sedangkan Dedi Sahputra selaku perwakilan penguji menyampaikan, PWI melasanakan UKW ini sebagai bagian dari tanggung jawab PWI selaku organisasi kewartawanan untuk menghasilkan wartawan yang kompeten di tengah-tengah masyarakat.

"Sebagaimana kita ketahui, untuk menjadi wartawan itu bisa dari latar belakang apa saja. Bahkan tidak sarjana pun bisa. Dan dulu seorang sopir angkot bisa menjadi wartawan. Oleh karena itu, sekarang untuk menjadi wartawan itu harus kompeten," ujar Dedi.

Nah UKW ini, sebut penguji paling termuda usianya ini, adalah sarana untuk menguji seorang wartawan itu kompeten atau tidak.

"Itu substansi yang bisa saya sampaikan soal UKW ini. Dan saya berharap kepada seluruh peserta UKW ini bisa kompeten. Walaupun belum bisa kompeten, tidak ada juga ruginya. Jadikanlah UKW ini sarana pembelajaran. Karena dari beberapa kali saya menguji, banyak dari peserta itu terkejut.   Ooo...seperti ini rupanya UKW. Tapi bagi yang sudah pernah, tentu lebih memahami. Oleh karenanya, melalui UKW ini bisa menghasilkan wartawan profesional di Provinsi Riau," harap Dedi. Rol
19:18

Forum Lintas Suku Kota Dumai Gelar Syukuran Kemenangan Syamsuar-Edy Natar

Dumai (riauoke.com) Syukuran kemenangan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih Drs H Syamsuar MSi-Edy Natar Nasution SIp, digelar para pendukungnya dari Forum Lintas Suku Kota Dumai (FLSKD), Sabtu (22/0/18) di Kecamatan Bukit Kapur, Dumai.




Ketua  FLSKD Jurianto, S.Sos yang juga pembina Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI)  Dumai mengatakan acara ini sengaja digelar dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat Dumai sebagai wujud syukur dan dukungan terhadap kemenangan pasangan Syamsuar-Edy Natar
dalam Pilgubri lalu.

Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih Syamsuar-Edy Natar tampak hadir memenuhi undangan syukuran itu. Acara digelar sederhana berupa makan bersama dengan seluruh yang hadir, termasuk sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Syamsuar berterima kasih atas dukungan penuh masyarakat Dumai pada umumnya dan Forum Lintas Suku Kota Dumai pada khususnya, sehingga ia dan pasangannya bisa menang di kota pelabuhan itu.



Syamsuar juga mengajak seluruh elemen masyarakat Dumai untuk terus menjalin persatuan dan kesatuan dan juga tetap berpartisipasi dalam pembangunan demi kemajuan negeri.

 

Dumai sebagai kota pelabuhan dan juga berbatasan dengan negara tetangga, punya potensi besar untuk maju dan menjadi kota yang modern. Peran serta masyarakat dalam pembangunan sangatlah signifikan, termasuk menjaga wilayah itu tetap kondusif. [] had

 

Foto Atas : H Syamsuar bersama Jurianto S.Sos dan beberapa tokoh masyarakat Kota Dumai dalam acara syukuran.

 

Foto : H Edy Natar Nasution ketika datang disambut oleh tokoh masyarakat Kota Dumai

Ada Apa? Pusat Diminta Batalkan Pelantikan Pengurus PWI Dumai Periode 2017-2020

Dumai (riauoke.com) Dikabarkan pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai periode 2017-2020 versi Kambali cs bakal digelar dalam waktu dekat ini. Namun PWI Pusat diminta untuk membatalkan pelantikan tersebut karena dinilai beberapa permasalahan yang belum tuntas. Ada apa?

Kirim Shabu Dengan Mobil Mewah Tren Baru Peredaran Narkoba di Riau

Dumai (riauoke.com) Direktorat Reserse Narkoba, Polda Riau menggagalakan upaya peredaran sabu senilai Rp 7,5 miliar di Jalan Lintas Dumai-Pekanbaru. Polisi menangkap seorang kurir bernama EA, yang merupakan warga Pekanbaru. Polisi turut mengamankan barang bukti sabu seberat 5 kilogram.


 

 

“Serta satu unit mobil merek Honda Fred yang digunakan tersangka,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Hariono,  (17/4/2018).
Hariono menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan di parkiran sebuah rumah makan di kawasan Puncak, Jalan Lintas Dumai – Pekanbaru. Polisi langsung melakukan penangkapan serta memeriksa mobil yang digunakan tersangka.

 

Kepada penyidik, tersangka mengaku barang haram tersebut merupakan titipan dari seseorang yang tidak dikenalnya di Dumai. Rencananya sabu itu bakal dibawa ke Pekanbaru. Namun dalam hal ini, antara pemilik barang dan penerima menggunakan pola terputus dengan memanfaatkan kurir. Transaksi dilakukan menggunakan telepon sehingga kurir tersebut tidak mengenal siapa pemilik dan penerima barang itu.

 

“Pemilik dan penerima barang belum berhasil ditangkap karena sudah mengetahui kurir tertangkap lebih dulu,” katanya. Meski demikian, polisi terus berupaya mengejar keterlibatan pihak lainnya berdasarkan keterangan kurir yang sudah tertangkap.

 

AKibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 junto 112 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman maksimal seumur hidup. []rk/had

Paniaram Kampar Makanan Tradisional, Laris Manis di Dumai

Dumai (riauoke.com)  Makanan khas tradisional Kampar Paniagham (paniaram) mendapat tempat di hati pengunjung Stand Bazaar Kampar pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 36 Provinsi Riau Tahun 2017 di Kota Dumai.

Warga Kelurahan Teluk Makmur, Dambakan Air Bersih, Minta Perusahaan PAM Segera di Operasikan

Dumai (riauoke.com) Sejauh ini, warga Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai mengeluhkan air untuk mandi dan kesediaan Cuci WC, Kakus (CWK). Hal ini  sudah selama  7 tujuh tahun berdiri dan dibangun perusahaan air di kecamatan kami ini sampai sekarang.

Chevron Masih Penyumbang Darah Terbanyak di Kota Dumai

Dumai (riauoke.com) Memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November 2015 Departemen Policy, Government & Public Affairs (PGPA) PT Chevron Pacific Indonesia Dumai (Chevron Dumai) bekerjasama dengan PMI Kota Dumai menggelar acara donor darah bagi seluruh karyawan dan mitra kerja Chevron di Dumai. Acara ini berlangsung di Lobby Gedung Kantor Utama 2 Chevron Dumai.



Aktivitas ini adalah donor darah kedua yang digelar oleh Chevron Dumai sejak bulan Juni 2015 silam. Wakil Ketua PMI Kota Dumai, H. Jamini Ishak sangat mengapresiasi aktivitas yang secara regular digelar oleh Chevron Dumai ini. Saya sangat berterimakasih kepada PT Chevron di Dumai, karena hingga saat ini Chevron di Dumai masih sebagai penyumbang darah terbanyak untuk perusahaan. Chevron juga menyumbangkan 80% peralatan untuk PMI di Kota Dumai ini, ungkap H. Jamini Ishak dalam sambutannya.

Sementara itu, Team Manager PGPA Dumai, Tommy Sibuea mengatakan Donor Darah ini merupakan kegiatan yang keduakalinya di internal Chevron yang dilakukan dalam tahun 2015 dengan melibatkan karyawan, keluarga, dan mitra kerja, dan mengambil waktu yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2015.

Kami menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerjasama yang sudah terjalin selama ini dengan PMI. Chevron akan terus berupaya untuk dapat selalu berkontribusi dalam menyumbangkan darah bagi masyarakat yang membutuhkan melalui PMI cabang Dumai. Kami tetap dan selalu menghimbau partisipasi karyawan, keluarga, dan mitra kerja untuk rela menyumbangkan darah nya dalam membantu sesama, dan berupaya untuk dapat meningkatkan bantuan darah yang dibutuhkan, Ungkap Tommy Sibuea.

Dalam kegiatan donor darah yang digelar hingga pikul 13.00 siang, PMI Kota Dumai berhasil mengumpulkan 124 kantong darah dari kegiatan yang digelar hari ini. Secara keseluruhan, selama 2015 ini Chevron Dumai sudah menyumbang 232 kantong darah untuk PMI Kota Dumai.

Donor darah, selain bermanfaat untuk orang yang memerlukan darah, juga memberikan manfaat kesehatan bagi para pendonornya. Menurut American Journal of Epidemology pendonor darah aktif cenderung beresiko rendah mengalami penyakit jantung. Pendonor darah memiliki resiko 88% lebih rendah terkena serangan atau penyakit jantung. Manfaat lain yang didapat dari donor darah ini juga menurunkan resiko terkena kanker, memperbarui sel-sel darah secara rutin, hingga mencegah penuaan dini serta memperbaiki kestabilan kondisi psikologis pendonornya.

Aksi donor darah merupakan salah satu program investasi sosial Chevron di bidang kesehatan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian CPI terhadap kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. [] had

Chevron Bagikan 125 Ekor Sapi pada Hari Raya Idul Adha 1436 H

Pekanbaru (riauoke.com)- Masyarakat di sekitar wilayah operasi PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) memperoleh 125 ekor sapi pada Idul Adha tahun ini. Penyembelihan hewan kurban dilakukan di masjid di masing-masing komplek perumahan di seluruh distrik Chevron.



Manager Communications SMO, Tiva Permata menjelaskan setelah disembelih, sapi tersebut dibagikan kepada mereka yang berhak. Selain meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, ibadah kurban dapat meningkatkan kepekaan dan tanggung jawab sosial, menumbuhkan rasa kasih sayang diantara semua golongan, dan memperkokoh persatuan untuk kehidupan yang lebih bermakna lanjutnya.



Selaras dengan Rumbai, keluarga besar Chevron di Duri camp juga menyambut hari raya kurban dengan penuh suka cita. Sebanyak 69 Sapi akan di kurbankan di Masjid Agung Ushuluddin, Masjid Raya, Masjid Al-Azhar Talang, dan Masjid Mutiara yang kemudian dibagikan ke masyarakat sekitar operasional perusahaan melalui Kesatuan Musolla Masjid Bekasap & Sebanga (KMMBS). Iktikad baik, keikhlasan berkorban dan berbagi kebahagiaan dengan sesama menjadi penyemangat untuk berkurban.



Sementara dari Dumai pada hari raya Idul Adha 1436 H yang jatuh pada tanggal 24 September 2015 ini, 98 warga Camp Chevron Dumai memberikan sumbangan daging kurban berupa 14 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Sepuluh sapi kurban ini diantaranya, dibagikan dalam bentuk daging siap bagi ke sejumlah musholla, masjid, dan pesantren, sementara 4 ekor sapi dibagi menjadi 600 bungkus daging dan dibagikan kepada kaum dhuafa di sekitar Kompleks Chevron Bukit Mayang, Bukit Jin, Dumai.



Acara pemotongan hewan kurban di halaman masjid Baitul Amni Kompleks Chevron Dumai ini dimulai pukul 9.30 pagi, seusai melaksanakan sholat Idul Adha yang digelar mulai pukul 7.30 pagi di lokasi yang sama. Khotib Dr. H. Ikhsan selaku khotib dan imam sholat Idul Adha di masjid Baitul Amni menekankan makna kurban bagi kehidupan selaku umat Islam.



Selain dua acara utama di atas, perayaan hari Raya Idul Adha 1436 H di Kompleks Chevron Bukit Mayang Dumai juga diisi dengan acara makan bersama oleh warga camp di halaman masjid mulai pukul 13.00 pada hari yang sama dan sebelumnya digelar juga acara Takbir Keliling pada tanggal 23 September 2015 mulai pukul 20.00 hingga pukul 21.00. []rls

Chevron Gelar Sunatan Massal Untuk Anak-Anak di Kota Dumai

Dumai (riauoke.com) Chevron Pacific Indonesia di Kota Dumai hari ini, Selasa 16 Desember 2014 menggelar acara sunatan massal di Klinik Padu Serasi di Jalan Jenderal Sudirman Kota Dumai untuk 50 anak-anak di sekitar wilayah operasi di Kota Dumai dan bekerjsama dengan Ibu-Ibu Chevron Dumai (IICD).

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Rabu 12 Desember 2018

Wadahi Potensi Kaum Muda, PPI Kampar Gelar Turnamen Futsal

Bangkinang (riauoke.com) Untuk mewadahi para pecinta olah raga futsal di Kampar, Persatuan Paskibraka Indonesia (PPI)...

Politik

Senin 17 Desember 2018

Tampung Aspirasi Warga Mandau, Anggota DPRD Bengkalis Ini Gelar Reses

Tampung Aspirasi Warga Mandau, Anggota DPRD Bengkalis Ini Gelar Reses

Duri  (riauoke.com) - Anggota DPRD Zulkifli Bengkalis dari Partai Hanura  mengadakan reses di Duri tepatnya...