Minggu, 18 November 2018

Misi PBB : Prajurit TNI Perbaiki Jalur Alternatif di Afrika

Jakarta (riauoke.com) Situasi keamanan yang masih belum sepenuhnya stabil di Bangui, Ibu Kota Central African Republic (CAR) pasca konflik bernuansa agama yang mengakibatkan ratusan jiwa tewas serta ribuan penduduk mengungsi menuju negara tetangga sekitar CAR, serta otoritas pemerintahan transisi yang masih lemah ditambah suhu politik yang makin memanas menjelang Pemilihan Umum pada Juli-Agustus 2015 nanti mengakibatkan seringnya terjadi aksi-aksi unjuk rasa dari penduduk yang menyuarakan pendapat kelompoknya ataupun atas nama masyarakat yang menuntut keinginannya kepada pemerintah.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat dibeberapa spot jalan utama ditengah Kota Bangui yang sering memblokade jalan menggunakan benda-benda keras dan membakar ban atau benda lainnya, akan berpengaruh terhadap arus lalu lintas yang menuju jalur-jalur penting, terutama jalur menuju Bandara M’Poko yang hanya memiliki satu jalur yaitu A’Venue d’Martys. Bandara yang merupakan sarana vital untuk berbagai kepentingan baik masyarakat, jalur logistik bagi seluruh misi yang ada di CAR maupun misi Internasional termasuk misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di CAR.

Jalur ini, sering terhambat karena adanya penutupan jalan oleh para demonstran yang terkadang berakhir anarkis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, misi PBB bersama pemerintah CAR memutuskan untuk membuka jalur alternatif dari bandara menuju inti kota Bangui termasuk ke Minusca Headquater yang letaknya sekitar 7 KM dari Bandara Mpoko.

Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-A/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) yang dibawah pimpinan Letkol Czi Alfius Navirinda selaku Dansatgas Kizi TNI menjadi eksekutor pelaksanaan perbaikan jalan sepanjang 2,1 km yang terletak di Avenue de France dengan mengerahkan satu Tim Horizontal dan beberapa peralatan Zeni.

Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-A/Minusca Letkol Czi Alfius Navirinda menyampaikan bahwa, jalan yang saat ini sedang dalam pengerjaan prajurit TNI merupakan jalur alternatif yang akan menuju langsung ke jalur inti kota. Posisi jalan akan memutar menuju kota, diharapkan akan menjadi jalur alternatif dan menjadi jalur evakuasi jika jalan utama mengalami penutupan oleh demonstran ataupun saat terjadi peningkatan eskalasi keamanan. Pengerjaan jalan ini akan menggunakan laterit sebagai bahan utama.

Lebih lanjut Dansatgas Kizi TNI menyampaikan bahwa, jalan yang berada di Avenue d’ France sebelumnya merupakan jalan penghubung antar desa disekitar Bandara M’Poko. Selama ini, jalan ini sudah ada tetapi hancur dan hanya dapat dilalui kendaraan roda 2. “Dengan selesainya perbaikan jalan ini, selain disiapkan sebagai alternatif jalur evakuasi, diharapkan dapat juga digunakan oleh masyarakat sekitar bandara serta badan kemanusiaan yang akan menyalurkan bantuan kepada pengungsi yang berada disekitar runway bandara”, ujar Letkol Czi Alfius. [] syam

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Kamis 23 Agustus 2018

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Jakarta (riauoke.com) Saat dijenguk oleh Presiden, Anthony tengah dirawat di ruang medis. “Masyarakat Indonesia bangga...

Politik

Sabtu 10 November 2018

Bersama Ketum PAN, 12 November, Sandi Uno Balik Kampung ke Riau

Bersama Ketum PAN, 12 November, Sandi Uno Balik Kampung ke Riau

Pekanbaru (riauoke.com) Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Salahuddin Uno dijadwalkan akan balik kampung lagi ke...