Jumat, 19 Oktober 2018

Festival Teluk Jering, Destinasi Baru Wisata Kampar 2018


Tambang  (riauoke.com) Satu lagi destinasi wisata kampar yang menarik untuk dikujungi, hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengunjung yang datang ke lokasi wisata Teluk Jering desa Teluk Kenidai Kecamtan Tambag.




Festival dengan thema Party in the bay tersebut menggelar berbagai kegiatan diantaranya pacu sampan, festival layang-layang, panggung seni dan bailiu benan di lokasi pinggir sungai Kampar yang layaknya seperti pinggir laut dengan pantai pasir yang putih. Mari  kita kembangkan pariwisata yang punya multi player efek yang sangat luar biasa ini.

Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H Azis Zaenal SH yang oleh Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto saat membuka festival Teluk Jering Desa Teluk Kenidai kecamatan Tambang pada hari Ahad, 12/8. Yang ditandai dengan pemukulan gong dan menyerahkan kayuh sampan.

Ditambahkan Catur Sugeng Susanto SH apresiasi yang telah menjaga dan merawat keindahan, sehingga kita dapat hadir, kedepan lebih baik dan akan menjadi destinasi yang di gandrungi masyarakat Riau dan Indonesia.

Ini kreatifitas yang luar biasa masyarakat Pulau Jering, Pemerintah tentunya berterima kasih, dan bentuk dukungan nyata kita telah bangun jalan menuju lokasi ini "Kata Catur Sugeng yang melelang lukisan dengan tema semarak pesta Teluk Jering dengan harga Rp. 5 juta Rupiah, serta pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Teluk Jering.

Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas pariwisata ekonomi kreatif Provinsi Riau Fahmi Faizar Usman dalam arahan menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini, salah satu penggerak ekonomi yang paling pasti adalah kepariwisataan, karena dengan alam yang telah diberikan pencipta kit dapat memberikan peningkatan ekonomi masyarakat, karena itu mari kita pelihara dan jaga indahnya alam yang di titipkan kepada kita "Kata Fahmi.

Untuk tahun ke 3 pesona Indonesia nominasi Kampar dapat 2 nominasi yakni wisata baru terpopuler Teluk Jering, surga tersembunyi di lubuk bigau air terjun batang kapas, mari kita dukung agar dapat juara. Dengan ketik API 17i dan API 18a kirim ke 1717 "Himbau Fahmi.

Sementara itu kadis priwisata  Kabupaten  Kampar Zulia dharma menyatakan tentu dengan adanya kegitn ini makin  mengangkat dan mengenalkan destinasi wisata Kampar.
Sehingga ini akan  mengangkat ekonomi karakyatan di desa teluk jering imumnya kabupaten kampar.
Membumingkan wisata kampar bahwa kampar memiliki banyak dedtinasi wisatanya.

Selain itu bahwa kampar punya musik khas kampar begitu juga kuliner dan ekonomi kreatif lainnya .
Mari iita lestarikan objek wisata dengan menerapkam sapta pesona pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagaimana yang selalu dihimbau dan disampaikan oleh Bupati Kampar agar  untuk selalu menggali dan mengembangkan potemsi wista yang ada baik wiata alam, budaya, kuliner dan wisata religi. Sebab ekomomi kedepan lahir dari pariwisata" Kata Zulia Dharma. Pariwista maju ekonomi masyarakatpun sejahtera "Tutup Zulia Dharma lagi.

Anggota DPD RI Abdul Ghafar Usman majukan daerah dengan pariwisata, mari kita mulai dan pantang mundur dengan prinsip Lihat, dengar dan rasa" Kata Ghafar Usman yang sangat mensupport atas kegiatan ini dengan dukungan politik di tingkat nasional.

Sementara itu Ketua panitia Husni Mubarak dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan festival I ini hendaknya sukses, jadikan ini iven rutin setiap tahun dan masukkan dalam kalender tahunan.

Objek wisata ini dulu kampung ini sangat tertinggal, terpencil dan miskin, dengan di bukanya berbagai lokasi ini masyarakat kami mulai sejahtera, ini berkat kerja sama yang baik antar instansi pemerintah dengan masyarakat "Kata Husni Mubarak. Khairul Amril Ini yang pertama berikan masukan dan kritik demi memeriahkan dan suksesnya acara ini" Katanya lagi.

Hadir pada kesempatan tersebut, Asisten III setda kampar Nurhasani, Cokro Aminoto Kadis Lingkungan Hidup,, Kadis Perkebunan dan Keswan Ir. Bustan, Kadis kominfo Erizon , kakan Satpol PP Hambali, Forkopimda Kampar dan tokoh agama, ninik mamak dan undangan lainnya. [] zar

 

Panen Padi Perdana Wabup Kampar Bersama Meristekdikti RI

Kampar (riauoke.com) Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, SH bersama Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (ristekdikti) RI Prof H Mohamad Nasir,Ph,D,Ak,  melakukan Panen Perdana Padi Sawah di Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar.


Hadir juga pada panen tersebut Sekjen Kemenristekdikti RI Ainun Naim, Dirjen  Penguatan Inovasi Kemenristekdikti Jumain Appe, Dirjen Sumber Daya Iptek Kemenristekdikti Ali Gurfon, Staf Ahli Infrastruktur Kemenristekdikti Hary Purwanto, Kadis Pertanian  dan Perkebunan Riau , Asisiten III Setda Kampar Ir Nurhasani,MM.


Sebelum memberikan sambutan, Mohamad Nasir bersama rombongan melakukan penanaman dan panen padi perdana secara simbolis di lahan Kelompok Tani Warga Desa Pulau Tinggi dilahan sawah lebih kurang 170 hektar.


Dimana dalam sambutannya M Nasir menyampaikan harapan semoga program Sidenuk dari Kemenrisetdikti ini bisa dikembangkan khsusnya di Kampar, sebab sejauh ini Sidenuk telah terbukti di daerah Jawa bisa menghasilkan 8 sampai 12 ton/hektar.


Makanya hal ini perlu juga di Kampar, agar harapan kita kedepan kita bsemoga para petani bisa hidup lebih sejahtera. Untuk itu Kemenrisetdikti bekerjasama dengan Universitas ternama dan pemda Kampar akan memberikan bantuan untuk dunia pendidikan kepada anak-anak bangsa yang kurang mampu termasuk Kampar.


Sementaera itu Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng menyampaikan bahwa pemda Kampar menyambut baik program Sineduk padi sawah yang diberikan oleh Kemenristekdikti Ri, yang diberikan kepada masyarakat Kampar khsusunya warga Pulau Tinggi.


Kita ketahui sejauh ini penghasilan padi para petani Kampar hanya lebih kurang  6 sampai 8 ton per hektarnya, semoga dengan Sineduk dan Pariatas Bhakti Inovasi Teknologi hasil pertanian Kampar bisa lebih meningkat.


Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas pertanian Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kampar Henry Dunan,SP, MMA dengan harapan semoga dengan melakukan penanaman sisitem Sineduk hasil pertanian padi di Kampar bisa jauh lebih menigkat.


Sebab sejauh ini, Kampar masih memasok beras dari Sumatra barat. Artinya hasil padi di Kampar belum bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Kampar apalagi untuk ekspor.


Untuk itu Dunan berharap semoga pihak kemnetrian Ristekdikti dan Kementrian Pertanian  selalu memberikan program dan bantuan ke Kabupaten Kampar.[] zar

Sekda Tinjau Rencana Pembangunan Jalan Jalur II di Desa Merangin

Kuok (riauoke.com) Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Drs. Yusri, M.Si meninjau lokasi rencana pembangunan jalan di Desa Merangin yang berasal dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dengan bentang 30 Meter, Kamis (9/8).


Pada peninjauan tersebut, Yusri juga langsung menemui dan berkomunikasi beberapa orang kepala keluarga yang rumahnya akan terkena dampak dalam pembangunan jalan tersebut untuk berembuk mencari solusi terbaik agar pembangunan jalan tetap berjalan dan namun masyarakat tidak dirugikan.


“Sesungguhnya kalau kita mengacu pada peraturan daerah, 45 Meter dari Badan jalan, masyarakat tidak boleh lagi membangun , begitu juga dengan pinggiran sungai, 50 meter dari pinggir sungai, masyarakat juga tidak boleh membangun, namun karena ini masyarakat kita dan sudah lama berdomisili disini, akan kita berikan solusi terbaik agar bisa tetap punya tempat tinggal,"  ujar Yusri.


Usai melakukan rembuk dengan masyarakat yang ada di sekitar lokasi pembangunan, akhirnya dapatlah kesepakatan bahwa rumah masyarakat yang terkena bentuk pembangunan jalan akan di pangkas sesuai dengan kebutuhan, dan biaya rehab bagian depan baik pemasangan pintu ataupun lainnya akan Menjadi tanggung jawab kontraktor dan pemerintah.


Sementara itu seorang warga masyarakat yang terkena dampak pembangunan jalan, Mukhlis mengatakan bahwa "Masyarakat Merangin sangat mendukung seluruh program yang dibuat pemerintah, kalau memang rumah kami perlu diangkat untuk pembangunan jalan, kami setuju karena semua itu demi kemajuan pembangunan dan juga akan berdampak baik pada kehidupan kami,” terangnya.( humas)

Upacara HUT Provinsi Riau Ke-61 di Kabupaten Kampar berlangsung Khidmat

Bangkinang Kota (riauoke.com) - Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Propinsi Riau Ke- 61 Tahun 2018 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kampar berlangsung khidmat, upacara dilaksanakan dilapangan Pelajar Bangkinang Kota, Kamis(9/8).


Pada upacara HUT Propinsi Riau Ke-61 bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH , pemimpin upacara Kabag Protokol dan Humas M.Farid Ridha SSTP M.Si, pembaca visi Riau Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kampar Drs Samsul Bahri M.Si, sedangkan Pembaca Misi Riau Kepala Dinas Pariwisata Zulia Darma.


Turut Hadir pada upacara Forkopimda Kampar, Sekda Kampar Drs Yusri, M.Si, Staf Ahli, Asisten, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri serta perwakilan Sekolah Menengah Atas Kabupaten Kampar serta undangan lainnya.


Dalam pembacaan Pidato Gubernur Riau Arsyadjualiandi Rahman, Wabup menekankan bahwa Kita harus melihat kembali kilas balik lahirnya Provinsi Riau enam puluh satu silam bersama-sama Tokoh-tokoh Riau yang begitu gigih berjuang untuk menetapkan Riau sebagai provinsi di pulau Sumatera dan juga bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“Perjuangan Tokoh-tokoh Riau kala itu sungguh pun menjadi suri tauladan bagi kita semua, bahwa semuanya ini untuk kemaslahatan masyarakat Riau sendiri” ucap Catur Sugeng.


Di sisi lain Wabup juga mengatakan Dengan peringatan Hari Jadi ini sejatinya memberi ruang bagi anak negeri untuk berpacu mewujudkan Riau yang makmur dan sejahtera. Sejalan dengan visi Riau 2025, yakni “Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis, Sejahtera Lahir dan Batin di Asia Tenggara Tahun 2025”.


Dalam Pidato Gubernur Riau tersebut Catur juga mengungkapkan hal yang mustahil untuk kita wujudkan. Provinsi Riau dalam kurun waktu 2014-2017 telah mampu memperbaiki ketimpangan pendapatan antara kelompok masyarakat, yang digambarkan dengan Indeks Gini Rasio Provinsi Riau yang mengalami penurunan dari 0,379 menjadi 0,325 atau tergolong dalam kategori relatif merata.


Selain itu Wabub menyampaikan kemajuan yang dicapai Provinsi Riau dalam penanggulangan kemiskinan selaras dengan capaian SDG’s 2017 pada pencapaian sebesar 7,41% atau menurun sebesar 1,41% dari tahun 2015.


Perkembangan investasi di Provinsi Riau dari tahun 2014 menunjukkan trend yang positif, dimana realisasi investasi PMDN pada tahun 2014 sebesar 7,77 Triliun Rupiah, meningkat menjadi sebesar 10,83 Triliun Rupiah pada tahun 2017, sedangkan PMA terjadi penurunan, dimana pada tahun 2014 sebesar 1.369,56 juta US$ menjadi 1.061,10 Juta US$ pada tahun 2017.


Sejalan dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2018 tentang RTRW Provinsi Riau, maka diharapkan ke depan investasi ini akan semakin meningkat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Riau tergolong kategori tinggi (71,79) dengan nomor 6 tertinggi secara nasional.


Dalam kesempatan itu pula Catur juga menyampaikan tema Hari Jadi ke 61 Provinsi Riau Tahun 2018 ini “Pendayagunaan Sumber Daya Perairan untuk Kemakmuran” dengan tagline “Transformasi Menuju Kemakmuran”. Tema tersebut harus mampu kita wujudkan dengan mengembangkan potensi-potensi perairan yang begitu luas oleh anak negeri ini.


Wakil Bupati Catur Sugeng Susanto SH saat diwawancari media setelah pelaksanaan upacara singkatnya mengucapkan selamat atas Hari Jadi Provinsi Riau ke 61.


“Kabupaten Kampar mengucapkan Tahniah Provinsi Riau ke-61 semoga kedepan Provinsi Riau semakin maju dan sukses membangun Provinsi Riau lebih baik Lagi, dan Pemerintah Kabupaten Kampar selalu mendukung seluruh program yang dicanangkan” ucap Catur Sugeng Susanto. (Humas)


















Wakil Bupati Kampar Tinjau Lokasi Bencana Pasca Angin Puting Beliung di Tapung

Tapung (riauoke.com) Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH di dampingi Kadis Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar Santoso tinjau lokasi dampak bencana angin puting beliung yang terjadi di desa Mukti Sari Kecamatan Tapung, Selasa(7/8).

 

Wakil Bupati Kampar saat dilokasi langsung mengintruksi kepada OPD terkait untuk melakukan tanggap darurat dengan cepat.

 

“Karena ini bencana, Kades, segera koordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial, data semua kerusakan yang ditimbulkan atas kejadian bencana angin puting beliung ini sehingga dapat ditindaklanjuti, ”Kata Catur.

 

Wakil Bupati Kampar juga menjelaskan sementara proses bantuan dari Pemkab datang, dari BPBD akan mendirikan dapur umum dan tenda tanggap darurat bagi masyarakat.

“Yang penting segera kita proses, berikan bantuan kepada masyarakat dan jangan sampai ditunda karena kita cukup prihatin dengan keadaan masyarakat yang harus mengungsi ke rumah tetangga karena atap rumahnya sudah tidak ada, apa lagi ada salah satu sekolah yang rusak berat sehingga proses belajar mengajar sampai ditunda atau diliburkan.” ujar Catur

 

Dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati Kampar meninjau sekolah SMP N 5, rumah penduduk yang rusak berat di Desa Mukti Sari, sedangkan di desa Tri Manunggal Wakil Bupati Kampar meninjau pasar desa.


Kades Mukti Sari mengatakan sampai saat ini kita masih mengumpulkan data yang pasti berapa kerusakan yang terkena bencana angin puting beliung ini namun diperkirakan 25 unit rumah penduduk rusak berat dan 200 unit terkena dampaknya atau rusak ringan termasuk 2 sekolah.(Humas)







Zulia Dharma "Kembangkan Konsep Ekonomi Kerakyatan Pariwisata"

Bangkinang (riauoke.com)- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar akan melakukan konsep pengembangan pariwisata dengan pola ekonomi kerakyatan berawal dari Dinas Pariwisata. Artinya pengembangan ekonomi kerakyatan itu dimulai dari pariwisata dan tidak lagi dari sektor lain, karena pariwisata ini adalah modal atau investasi sekali jalan kemudian tinggal lagi managrmen pengelolaannya.

 

"Maka dari itu kita mintakan kepada masyarakat selalu dan selalu diperbaharui baik-baik managemen pengelolaan maupun wahana permainan serta tingkat pelayanan,"  ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Zulia Dharma ketika ditemui di ruangan kerjanya.

 

Dikatakannya, untuk menumbuhkembangkan pariwisata Kabupaten Kampar dan menjadikan Kabupaten Kampar sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Provinsi Riau. Dinas Pawisata Kabupaten Kampar akan melibatkan dan mengembangkan  wisata dengan tiga komponen yakni komponen masyarakat, swasta dan pemerintah.

 

"Jadi akan dikembangkan dengan peranserta masyarakat dan swasta, sementara pemerintah hanya sebagai pembimbing, pembina dan pengawasan," katanya.

 

Lebih lanjut dikatakannya, Kita bersyukur bahwa saat ini di Kabupaten Kampar  sudah ada sebanyak 76 kelompok Detinasi wisata dan diiringi oleh pertumbuhan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sebanyak 19 kelompok.

 

"Jadi intinya alhamdulillah Pariwisata Kabupaten Kampar saat ini sedang buming di Riau bahkan Nasional," ungkapnya.

 

Sementara itu Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Heri Susanto SE mengatakan, saat ini kita terus melakukan promisi dan pengembangan berbagai objek wisata di Kabupaten Kampar sehingga pariwisata Kampar betul-betul menjadi daerah tujuan wisata di Provinsi Riau.

 

"Alhamdulilah tingkat kunjungan wisata di Kabupaten Kampar terus meningkat. Tahun 2017 lalu tingkat kunjungan wisata Domestik dan Mancanegara ke Kabupaten Kampar mencapai 800 ribu orang, kedepannya akan kita tingkat lagi," ujarnya. (Mahnizar)

 

 

 

 

 


 

 

 


Baznas Kampar Serahkan Zakat Fisabilillah sebesar Rp180 Juta

Bangkinang (riauoke.com)Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kampar menyerahkan secara simbolis kepada 36 orang zakat fisabilillah, zakat fisabilillah ini diperuntukkan bagi mahasiswa Kampar yang melakukan study diluar negeri khususnya di Timur tengah.

Wabup Kampar: Penyelenggara Negara Harus Bersih dan Sehat

Bangkinang Kota (riauoke.com)- Selaku Penyelenggara Negara, seorang ASN harus berkomitmen untuk hidup bersih dan sehat, artinya bersih dari segala sesuatu hal yang melanggar hukum, seperti penyalahgunaan narkoba dan lainnya yang dapat merugikan dan merusak diri sendiri dan sangat berdampak buruk terhadap kinerja kita.

Begitu dikatakan Wakil Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, saat memberikan arahan pada kegiatan tes urine terhadap 68 pegawai Dinas Kesehatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar bekerjasama dengan BNK Kampar, Senin (6/8).

Ditambahkan Catur, seorang ASN dituntut harus berperilaku baik , sehat jasmani, rohani serta mental, agar bisa melaksanakan tugas dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat dengan baik sebagaimana yang diharapkan, jangan malah merusak sistem yang ada akibat ulah kita yang tidak patuh terhadap peraturan dan melawan hukum.

“ Saya memberikan Apresiasi atas pemeriksaan Urine yang dilakukan Dinas Kesehatan ini, semoga Dinas yang lain juga bisa mengikuti kegiatan seperti ini karena ini merupakan bagian dari pada antisipasi penyalahgunaan Narkoba, yang pasti ini harus menjadi komitmen kita bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan perbuatan yang tidak terpuji, kita harus komit pada diri kita sendiri untuk selalu melakukan yang terbaik”.

Catur berharap penyelenggara pemerintah khususnya yang ada di Kabupaten Kampar, harus benar-benar bersih dan jauh dari narkoba, apalagi saat ini kondisi Daerah kita saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, untuk itu, kita harus benar-benar bisa membentengi diri kita dari Narkoba.(humas)

Pemkab Kampar Percepat Pembangunan Restorasi Kesultanan Kampa

Bangkinang Kota (riauoke.com)- Guna Percepatan Pembangunan Restorasi Kesultanan Kampar di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Drs Yusri M.Si lakukan rapat bersama para datuk dan perusahaan dalam menyatukan langkah dan persepsi sehingga tidak menyalahi aturan di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar. Senin, (6/8)

Hadir pada rapat tersebut, Staf Ahli Bupati Kampar H Suhermi, Kadis Parawisata dan Olahraga Kabupaten Kampar Zulia Dharma, beberapa perwakilan pimpinan perusahaan, serta para datuk kenegerian kesultanan Kampa.

Dalam rapat tersebut Sekda Kampar menyampaikan bahwa kedepan Pemda akan lebih banyak membangun melalui dana CSR. “Kita harus memiliki panduan seperti apa restorasi yang sebaiknya dilakukan, silahkan perusahaan yang ada berpartisipasi dan bekerjasama dalam upaya membangun restorasi kesultanan Kampa ini.”ucap Yusri

Dijelaskannya pembangunan kesultanan ini hendaknya anggarannya dapat diminalisir karena pembangunannya menggunakan dana bersama atau sharing budjet antara Pemda dan Perusahaan. “Saya minta datuk-datuk yang hadir untuk dapat mengawasi pembangunan ini, agar sesuai dengan kesepakatan kita bersama, baik pemda, perusahaan dan yang paling penting bagi para datuk.”ujar Sekda

Sekda juga mengatakan, Pembangunan ini merupakan hasil kerjasama Pemda dan Perusahaan, dan dirinya menekankan agar melakukan pembangunan bisa secara bertahap, dan apabila mampu sekaligus selesai, itu lebih baik lagi.

Pemda Kampar melalui Sekretaris Daerah bersyukur perusahaan yang ada di Kabupaten Kampar sangat serius dalam mendukung program Pemerintah melalui CSR. Dengan tanggapnya perusahaan dalam menyikapi pembangunan Restorasi Pembangunan Kesultanan Kampa.

Salah satu perwakilan PTPN V Zulkifli mengatakan pada prinsipnya menyetujui adanya restorasi pembangunan Kesultanan Kampa, dirinya juga mengharapkan keterlibatan perusahaan lainnya, agar seluruh perusahaan bersama-sama memiliki andil atau sumbangsih dalam pembangunan tersebut.

“Kita sangat mendukung pembangunan ini dan sebagai masyarakat Kampar juga sangat menyambut baik adanya program ini, namun dalam menyerahkan CSR kami mengharapkan agar dapat dengan cara bertahap, karena selain pembangunan ini, PTPN juga memberikan CSR untuk program-program lainnya.”pinta Zulkifli. (HUMAS)

Kebahagiaan Nenek Rosma Dikunjungi Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru

PEKANBARU-(riauoke.com) Rosma Asmar, berusia 60 tahun ini merasa bahagia dapat kunjungan dari Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru, Jumat siang (3/8/2018) di rumahnya, jalan Karya 1 Blok I RW 13 Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru.

 

Saat Nenek Rosma bercerita tentang dirinya yang telah lama ditinggal wafat suaminya bernama Asmar, ia pun sedih.

 

"Suami sudah meninggal, anak saya tidak ada," kata nenek Rosma.

 

Walau hidup sebatang kara di pemukiman perumahan, nenek Rosma ini terus berjuang hidup membanting tulang dengan berjualan kecil-kecilan di dalam rumahnya.

 

Masih cerita nenek Rosma, rumah peninggalan suaminya itu dulu dibeli tahun 1993 seharga Rp 6 juta.

 

"Sekarang harganya sudah ratusan juta," ungkapnya.

 

Mendengar itu, Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru melakukan survey lokasi rumah Nenek Asmar.


Pada Jumat siang 3 Agustus 2018, Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru pun turun ke lokasi rumah nenek Rosma Asmar dengan memberikan perhatian dan juga kepedulian kepada nenek Rosma berupa bantuan sembako dan tali asih.

 

Begitu terharunya nenek Rosma ketika merasa diperhatikan oleh Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru serta dapat bantuan.

 

"Saya mengucapkan ribuan terima kasih atas kepeduliannya dan bantuannya dari bapak polisi," tutur nenek Rosma.

 

Kedatangan Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru ke rumah nenek Rosma itu sempat membuat bangga Ketua RW setempat dan juga warga sekitar.

 

Menurut Ketua RW 13, Helmi, ia baru pertama kali melihat kunjungan yang dilakukan oleh Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru dan juga memberikan bantuan kepada nenek Rosma serta warga sekitar.

 

"Kami atas nama warga RW 13 mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Pekanbaru yang peduli kepada warga kami," ucapnya.

 

Helmi berharap, semoga kegiatan ini terus ditingkatkan dan juga pemerintah bisa melakukan hal yang serupa dengan langsung turun ke bawah ditengah-tengah masyarakat.

 

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH diwakili Paur Subbagkum Bag Sumda Polresta Pekanbaru Ipda Prambuston mengatakan bahwa kehadiran Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru ini memberikan rasa peduli dan berbagi kepada masyarakat kurang mampu yang ada di kota Pekanbaru.

 


Selain itu, sambungnya, menjalin tali silaturrahmi khususnya Polri kepada masyarakat.

 

Ipda Prambuston mengimbau kepada masyarakat untuk bisa bersama-sama meningkatkan Kamtibmas di lingkungannya.

 

Ketua Lembaga Bantuan Perlindungan Perempuan Anak Riau (LBP2AR), Rosmaini, yang berkesempatan hadir ditengah-tengah masyarakat juga menyampaikan seputar LBP2AR.

 

Sementara itu, Akademisi Unri, Hj Marnis menyampaikan pesan moral ditengah masyarakat untuk bisa menciptakan suasana yang harmonis di lingkungan dalam menciptakan Kamtibmas yang aman.

 

Turut hadir Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru, ICMI Muda Pekanbaru serta Provos, Sabhara dan Polwan Polresta Pekanbaru. **(humas)

 

 

 

 

 

 


 

 

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Kamis 23 Agustus 2018

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Jakarta (riauoke.com) Saat dijenguk oleh Presiden, Anthony tengah dirawat di ruang medis. “Masyarakat Indonesia bangga...

Politik

Kamis 11 Oktober 2018

Deklaraikan Dukungan pada Petahana di Pilpres 2019, Bawaslu Riau Akan Panggil Para Kepala Daerah

PEKANBARU (riauoke.com)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau akan melakukan pemanggilan terhadap Gubernur Terpilih dan Bupati/Walikota...