Minggu, 27 Mei 2018

Sekdakab Kampar Sebut Diskominfo Merupakan OPD Mata dan Telinga Publik

Bangkinang Kota (riauoke.com) - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten merupakan Dinas strategis sebagai ujung tombak dalam memberikan informasi kepada publik, dengan demikian Diskominfo merupakan mata dan telinga publik.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri,M.Si pada acara serah Terima Kepala  Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten di ruang Kadis Kominfo, Jum’at pagi (16/3/18).

Serah teima tersebut mulai dari Kadis Kominfo lama Ir Nurhasani,MM naik kelas sebagai Asisiten III Bidang Umum dan Kepegawaian Sekda Kampar. Sementara Kadis Kominfo dijabat sementara oleh Sekretaris Kominfo Herry Indra Mulya,SP.

Dalam arahannya Yusri menjelaskan, bahwa apabila Dinas Kominfo bisa bekerja dengan baik, lancar dan aman, maka Kepala daerah mulai dari Bupati, Wakil Bupati sampai Sekda akan aman.

Apapun yang diinginkan Bupati dan siap yang menguasai informasi dia akan maju. Untuk itu bagaimanapun informasi kepala daerah seperti kegiatan Bupati harus terkoordinir dan diketahui orang banyak.

Sebab sejauh ini agenda kepala daerah banyak terkesan tidak terpublik, untuk itu setiap agenda kepala daerah trerutama Bupati, Kominfo harus turun dan menublikasikan kegiatan tersebut. 

Sebab apabila Kominfo kurang baik, maka media akan bergejolak dan kepala daerah akan menjadi pembicaraan publik, karena Diskominfo corong informasi public. Tidak ada guna acara besar kepala daerah apabila Diskominfo tidak bekerja.

Untuik itu, Yusri menegaskan mulai dari Kadis sampai staf untuk bisa bekerja serius dengan penuh hati, apabila ada yang di Diskominfo bekerja setengah hati, segera keluar dari Kominfo.”tegas Yusri”.

Sekali lagi, seluru ASN maupun THL yang ada di Diskominfo harus benar- benar yang mencintai pekerjan dan bekerja sepenuh hati. Karena Bupati, Wabup dan Sekda serta publik akan menuntut.

“Dengan demikian apabila Mulai dari Kabid, Kasi serta staf tidak bisa menerima pembinaan maka keluarkan dari Diskominfo. Kita harus tega demi kemajuan Dinas  serta kabupaten Kampar. (Diskominfo).

Asisten III Setdakab Kampar Sebut Kunci Kesuksesan Disiplin dan Loyalitas

Bangkinang Kota (riauoke.com)– Asisten III Bagian Umum dan Kepegawain Setda Kampar  Hj Nurhasani,MM, saat menghadiri Serah Terima Jabatan (sertijab) Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar menyampaikan bahwa kunci kesuksesan adalah Disiplin dan Loyalitas.



Serah terima yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar tersebut dihari oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Asisten III Bagian Umum dan Kepegawain Setda Kampar  Hj Nurhasani,MM, pada kamis pagi (15/3/18).



Dimana berdsarkan Surat Keputusan Bupati Kampar Nomor : SK.821.2 -227/III/2018 tanggal 12 maret 2018  diangkat dalam jabatan baru Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja saudara Drs Syamsul Bahri,M.Si.



Dalam sambutannya, Nurhasani atas nama Bupati Kampar menjelaskan bahwa siapapun yang mendapatkan keberhasilan dasarnya barang pasti telah mengutamakan kedisiplinan dalam dirinya.



Selain Disiplin, loyalitas kepada atasan maupun bawahan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya ASN dan THL Disperidagnaker Nurhasani menjelaskan bahwa semua mampu bekerja, hanya semua itu perlu kerja sama yang baik.



Untuk itu, tunjukan kinerja dan loyalitas kepada pimpinan. Karena kesuksesan pemipin juga ditunjang oleh kerjasama para bawahan.



Selain itu terkait Adipura, mantan Kadis Kominfo tersebut juga mengingatkan untuk menjaga kebersihan dilingkungan kantor, karena selain tekat Bupati Kampar untuk meraih Piala Adipura, hal ini juga perlu akan memberikan kenyamanan kita dalam bekerja.



Sekali lagi Nurhasani menekankan, kepada seluruh Staf untuk selalu menjaga kerjasama dalam menjalankan visi misi OPD  agar apa yang diharapkan oleh Pimpinan Daerah  khususnya bidang Industri bisa tercapai.



Dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja yang lama Heri Afrizon,M.Si, Kadis baru Drs Syamsul Bahri,M.Si menyampaikan kepada Kabid, Kasi dan Staf untuk senentiasa nantinya bisa membantu kerja Kepala Dinas.



Untuk diketahui, bahwa sabagai top manager atau Kadis hanya menguasai Teknis 25%,dan 70% kebijakan, sementara Kepala Bidang menguasai teknis 50% dan kebijakan 50%  serta untuk Kasi atau Kasubid harus menguasai 75% teknis dan 25% kebijakan.



Syamsul  mengharapkan sebagai Kadis kedepan untuk bisa bekerja bersama  dalam mewujudkan cita-cita kepala daerah yang telah tertuang dalam visi dan misi



Untuk itu, sekali lagi atas nama pribadi dan kedinasan semoga kedepan untuk bisa melakukan dedikasi, menjaga kekompakan, memberikan pemikiran dalam menjalankan apa yang tertuang dalam kegiatan kedinasan. []Zar

TP4D Berikan Penyuluhan Hukum Di Dinas PUPR Kampar.

Bangkinang : Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) salah satu Dinas yang mendapatkan penerangan Hukum dan  penyuluhan hukum  dari Kejaksaan Negeri Kampar terkait TP4D. “ Ini merupakan keberuntungan bagi Dinas PUPR Kabupaten Kampar karena mendapat pencerahan dari Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4P) Daerah Kabupaten Kampar.

Rapat Soal Lahan PT. SBAL dan Masyarakat Koto Aman, Sekdakab: Pemda Selalu Menginginkan yang Terbaik

Bangkinang Kota (riauoke.com)  Menindaklanjuti Surat dari perusahaan PT. SBAL (Sekar Bumi Alam Lestari) adanya surat masuk dari kuasa hukum perusahaan kepada Pemda pemda wajib menghormati, ada lahan 1500 ha, HGU dari Perusahaan, tidak adanya relevansi dari perusahaan kepada masyarakat.

Sertijab Kadispora Kampar Digelar Sederhana, Penuh Pesan Motivasi

Bangkinang Kota (riauoke.com) - Bupati Kampar yang diwakili Asisten III Nurhasani menghadiri acara sertijab Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Antara M.Yasir kepada Santoso di hadapan para staf Dikpora di Aula Kantor Dikpora, Rabu (14/3).


Rotasi adalah hal yang biasa dan yang dibutuhkan guna memberikan penyegaran agar kinerja di Pemerintahan dapat berjalan dengan maksimal dan profesional serta memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, hal tersebut diungkapkan Nurhasani dalam sambutannya dihadapan Staf Dikpora Kampar.


Selain itu Nurhasani mengingat kepada para staf di lingkungan Dispora untuk dapat meningkatkan disiplin dan mengembangkan kemampuan diri.


" Tak perlu dirisaukan rotasi maupun mutasi jabatan karena itu hal yang biasa dan merupakan kebutuhan Pemerintahan, saya sendiri dulu mengalami namun itu justru menjadi motivasi untuk lebih baik, bahkan setelahnya saya memimpin instansi yang baru dan banyak belajar hal baru disana. Artinya kita harus terus belajar dan bekerja profesional biarlah pimpinan yang menilainya" ungkap Nurhasani


Selainjutnya, Nurhasani mengajak dalam bekerja adakalanya  kita berikan berikan motivasi kepada pimpinan dan masukan karena kita membangun bersama dan pimpinan juga akan mempertimbangkan masukan - masukan yang diberikan, jika kita bekerja sendiri itu tidaklah hebat.Ciptakanlah pola kerja yang harmonis dan nyaman.


Sementara itu Pesan terakhir Yasir untuk staf Dinas Dikpora agar dapat bekerja secara profesional dan jalin hubungan silaturahmi. Rotasi dan mutasi dalam penempatan jabatan adalah hal yang biasa dan merupakan penyegaran untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja.


Selama dirinya menjabat sebagai kepala Dinas Dikpora Yasir mengatakan bahwa berita dan isu yang beredar tidaklah benar adanya, bahkan berkas yang ditandatangani sudah setinggi dirinya dan terus seperti itu, namun tak pernah sepeserpun dirinya meminta uang, hal ini diungkapkan saat apel pagi dihalaman Kantor di hadapan seluruh staf Dispora yang juga dihadiri Asisten III Nurhasani, Kepala Dispora yang baru dilantik Santoso yang sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas BPBD.


"Selama saya menjabat belum pernah meminta uang seperak pun, namun yang beredar isu dilapangan justru sebaliknya. Karena saya hubungkan amanah itu dengan agama agar kita selalu mawas diri, jabatan itu ibarat debu di tangan, sebentar bisa lepas jadi jangan salah gunakan jabatan" ungkap Yasir


Kepada Santoso, Yasir berpesan bahwa banyak PR yang harus diselesaikan, semoga dapat memberikan terobosan yang positif kedepannya.


Terakhir, Santoso selaku kepala Dispora dalam sambutannya mengajak staff untuk bekerjasama dan memberikan dukungan dalam hal pekerjaan, sendiri itu tidak hebat dan bersama kita pasti hebat. Jangan membentuk kelompok - kelompok karena kita mengemban tugas yang berat, kedepannya kita tingkatkan pelayanan yang lebih baik agar peningkatan SDM di Kampar terus berkembang.


" Mari kita bekerja bersama karena sendiri itu tidaklah hebat namun dengan bersama kita pasti bisa, saya terbiasa bekerja dengan pola 724, seminggu tujuh hari dan 24 jam. Artinya kita harus siap setiap saat dalam memberikan pelayanan, Dikpora merupakan rumah lama bagi saya karena sebelumnya juga pernah disini, mari kita kerja bersama-sama" ungkap Santoso (DiskominfoKampar/DAT)

Wujudkan Keluaga Bahagia, TP PKK Kecamatan Tapung Dilantik

TAPUNG (riauoke.com) Amanah sebagi Ketua TP PKK Kecamatan merupakan salah satu media dalam mewujudkan keluarga bahagia, sejahtera dan menuju Kampar yang lebih baik. Demikian disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj Nur'aini Azis saat memberikan arahannya usai  melantik Ketua PKK Kecamatan Tapung Sri Arum Pringgo Wahono yang diadakan di Aula Kantor Camat Tapung pada hari Senin, 12/3.

“Jadikan momentum ini sebagai media dan tempat dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan bahagia, mari kita berbuat kearah yang lebih baik dalam membina dan mengayomi masyarakat desa” Kata Hj Nur’aini

“Dengan telah dilantiknya ibu Sri Arum maka kita memiliki fungsi dan peran ganda dalam meningkatkan semangat dalam berpartisipasi melaksanakan pembangunan, melalui peran ibu-ibu ini PKK dituntut mampu berkiprah dan berkarya ditengah-tengah masyarakat selain kita juga sebagai ibu rumah tangga” Tambah Nur’aini lagi dihadapan anggota PKK Kecamatan, PKK Desa dan Anggota PKK Kabupaten Kampar.

Pergantian ini adalah hal yang biasa, menjadi ketua bukanlah pilihan namun merupakan amanah, karena ini dilaksanakan sesuai dengan amanah Undang-undang No 23 Tahun 2014  tentang pemerintahan Daerah, maka atas pengukuhan Pringgo Wahono sebagi Camat Tapung maka secar otomatis Isteri beliu merupakan ketua PKK di Kecamatan” Kata Ketua TP PKK Kampar.

“Oleh sebab itu embanlah amanah ini dengan sebaik-baiknya tanpa memandang warna kulit, suku, agama maupun perbedaan, dan kepada seluruh tokoh masyarakat, ulama, cerdik pandai para pejabat eksekutif dan legislative, Organisasi wanita untuk dapat memberikan dukungan terhadap kinerja dan program PKK di Kecamatan” Harap Nur’aini lagi.

Sementara itu Ketua TP PKK Kecamatan Tapung Sri Arum usai dilantik mengatakan bahwa dukungan dan arahan kepada kami agar dapat menjalankan program-program pokok PKK agar dapat berjalan dengan baik, Kamimengucapkan terima kasih atas kunjungan ibu Ketua TP PKK Kampar yang telah melantik Kami pada hari ini,” kata Sri Anum.


Ia berharap agar seluruh ibu-ibu kepala desa yang merupakan penggerak PKK di garda terdepan agar dapat membantu dan menjalankan apa yang telah menjadi program PKK” Kata Sri Arum lagi.

Pelantikan ini diawali dengan pembacaan SK nomor 020/KEP/PKK.KAB.KPR/VII/2017 tentang pengangkatan pemberhentian dan pengankatan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kecamatan Tapung yang dijabat oleh Sri Arum Pringgo Wahono.


Selanjutnya Ketua TP PKK Kampar melantik dan menyerahkan SK Pelantikan kepada Sri Arum Pringgo Wahono. Zar

Azis Harapkan Ide Brilian dan Terobosan kepada 133 ASN yang Baru Dilantik

Bangkinang Kota (riauoke.com)- Bupati Kampar Azis Zaenal melakukan Pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar secara langsung dan di dampingi Sekda Kampar Yusri, serta Forkopimda Kampar. Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Sebanyak 133 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilantik, Senin(12/3).

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Kampar nomor : SK 821.2-227/III/2018 tentang pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Pelantikan dan pengambilan sumpah ini dilakukan dalam rangka mengisi formasi jabatan yang kosong serta dalam upaya pembenahan, penyegaran dan penyesuaian kompetensi pejabat-pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Kampar.

Dalam pidatonya Azis menyebutkan penataan ini telah mendapat persetujuan dari Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara berdasarkan surat Nomor B-505/KASN/3/2018 Tanggal 6 Maret 2018 Tanggal 6 Maret 2018, Perihal rekomendasi hasil evaluasi kinerja dan uji kompetensi JPT Pratama di lingkungan Pemkab Kampar.

"Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melalui pertimbangan, kompetensi, kualifikasi, integritas, loyalitas, moralitas, pendidikan dan pelatihan serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada daerah, negara dan bangsa."ungkap Azis

Selain itu kepada pejabat yang baru dilantik azis berpesan agar dapat melaksanakan penyesuaian diri dengan tugas dan tanggung jawab yang baru dan senantiasa menjaga integritas, loyalitas dan disiplin. Meningkatkan profesionalisme sebagai ASN serta menjaga sikap, perbuatan, serta moralitas sebagai aparatur negara.

"Lakukan terobosan - terobosan positif dengan ide-ide kreatif, inovatif serta dibarengi pemikiran yang cemerlang dan bernas guna mewujudkan mimpi pemerintah melalui visi dan misi yang terangkum dalam 3I Insfratruktur, Industri, dan Investasi. Dalam dunia kerja dibutuhkan orang yang tidak hanya cerdas secara IQ tetapi juga cerdas secara emosional dan spiritual." ungkap Azis

Terakhir, Azis mengajak ASN yang baru dilantik agar dapat menjadikan Fakta Integritas yang telah ditanda tangani tadi sebagai landasan berpijak sekaligus rambu-rambu untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.(Diskominfo Kampar/DAT)

Wakil Bupati Kampar menghadiri Jakarta Food Security Summit 4 (JFSS4)

Jakarta (riauoke.com)  Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH menghadiri Jakarta Food Security Summit 4 (JFSS4) hari ini di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK).


 


Festival dengan tema 'Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan' ini merupakan bagian acara yang diselenggarakan Kamar Dagang Indonesia (Kadin).


Wakil Bupati Kampar didampingi Kadis Perkebunan dan Peternakan Hewan Kabupaten Kampar Ir Bustan, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kampar Febrinaldi Tridharmawan S.STP, M.Si, Kabag Kerjama Setda Kampar Sabaruddin S.Sos, Kabid Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Kampar Nanik Suryanti, SP, MMA.


JK menyatakan sektor pertanian merupakan sektor yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah maupun berbagai pihak. Selain itu, menyangkut kesejahteraan petani.
"Pertanian secara umum paling banyak tantangannya di dunia ini,"ujar JK


JK juga menyampaikan pentingnya kemitraan antara pengusaha dan petani guna meningkatkan produktifitas di sektor pertanian. Menurutnya, pengusaha bisa membantu para petani dengan modal yang mereka miliki untuk melakukan pemasaran terhadap produk-produk pertanian di Indonesia.



"Bagaimana para pengusaha bermitra dengan petani, meningkatkan produktivitas dengan teknologi, modal dan pemasaran yang baik," ucapnya. Pemerintah sendiri, katanya, telah berusaha untuk meningkatkan daya beli para petani. Salah satunya dengan pembangunan tol laut, yang dapat menurunkan ongkos logistik di Tanah Air.


"Indonesia negara kepulauan, ongkos logistik pasti lebih mahal. Karena itu sistem perdagangan logistik kita diperbaiki, ada tol laut misalnya. Kalau tidak ada sistem logistik yang baik maka daya beli petani tidak seimbang, nilai tukar petani tidak seimbang. Harga jagung di daerah murah, tapi membeli sabun mahal," imbuh dia.


Mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) ini menambahkan, ketahanan pangan merupakan suatu yang krusial untuk Indonesia. Sebab, kekurangan pangan tidak bisa digantikan dengan apapun. "Kita boleh kekurangan baju, tapi kekurangan pangan itu tidak bisa tergantikan. Tidak bisa makanan kemarin kita makan lagi hari ini. Kita tidak bisa tanpa makanan. Karena itu pentingnya pangan itu untuk kita semua, sehingga tentu penghormatan kita terhadap petani adalah sesuatu yang wajar.”ujarnya



Sementara itu Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dalam pers realesnya menyatakan komitmennya mendukung peningkatan produktivitas sektor pangan sekaligus mensejahterakan para petani selaku aktor utama dalam mencapai ketahanan pangan nasional. “Upaya Indonesia mencapai ketahanan pangan mesti disokong oleh kesejahteraan petani yang baik pula," ungkap Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan P. Roeslani di Jakarta.


Guna mewujudkan ketahanan pangan nasional, KADIN melalui Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan, Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan, serta Bidang Kelautan dan Perikanan memprakarsai Jakarta Food Security Summit ke 4 (JFSS 4) yang akan berlangsung pada 8-9 Maret 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). Wakil Ketua Umum KADIN bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Franky O. Widjaja mengatakan, “Pada JFFS yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke empat, kita coba menyelaraskan upaya lintas pemangku kepentingan dalam meningkatkan produksi, nilai tambah serta daya saing komoditas pangan nasional yang telah dilakukan dalam gelaran sebelumnya, ke skala yang lebih besar dan menyeluruh."



JFSS sejak awal dimaksudkan sebagai wadah dimana sektor swasta, bersama pemerintah, organisasi masyarakat sipil, badan internasional, kalangan akademik dan tentunya para petani, dapat bersinergi meningkatkan produktivitas pangan nasional, beriringan dengan meningkatkan kesejahteraan para petani sekaligus praktik pertanian yang semakin efisien dan ramah lingkungan.



Mengangkat tema 'Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan", menurut Franky, JFSS 4 akan fokus pada sejumlah hal, antara lain akses terhadap lahan pertanian, dimana petani diharapkan memiliki akses yang legal terhadap lahan, sesuai dengan skala ekonomi mereka. Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan Juan Permata Adoe mengatakan, “Pengembangan komoditas pangan diharapkan dapat berlangsung berdasarkan ldasterlsasi, juga zonasi."



Selain itu, dukungan pendanaan berkesinambungan dijembatanl melalui penerapan skema inovasi pembiayaan yang membuka akses bagi para petani, petemak dan nelayan guna mendapatkan pemodelan baik dari perbankan maupun lembaga keuangan non-bank. Upaya tersebut membutuhkan hadlmya lembaga yang mampu menjalankan peran selaku pendamping dalam pengelolaan produksi dan distribusi hasil pangan, berikut pelaksana penyaluran pembiayaan.



Penerapan skema closed-loop atau rantai kemitraan terintegrasi yang menghubungkan petani, koperasi, perusahaan selaku pembeli yang menyerap komoditas pangan (offtakef) sekaligus penjamin pendanaan (avalis) dan perbankan, dapat menjadi salah satu solusinya. Skema ini sebelumnya banyak dipraktikkan pada sektor perkebunan sawit, dimana para pekebun menggarap lahan bersertifikat dan legal, yang memungkinkan mereka mengagunkannya untuk menjaring kredit dengan bunga terjangkau.



Dengan ketersediaan pendanaan, para pekebun mampu membeli dan menggunakan bibit unggul bersertifikat, sehingga produktivitas mereka turut naik, terlebih mereka juga mendapatkan pendampingan guna menjalankan praktik agribisnis terbaik. Koperasi akan berperan sentral selaku lembaga berbadan hukum yang mewadahi seluruh interaksi para pihak tadi. “Sejumlah koperasi berhasil direvitalisasi peran dan akuntabilitasnya sehingga mampu menjalankan peran sebagai lembaga yang merekat petani, pemodal, pembeli dan juga pemerintah. Capaian ini kami coba perluas jangkauannya,” kata Franky.


Senada, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto mengatakan, selain mendorong akses perbankan bagi nelayan dan pengusaha, pihaknya juga tengah mendorong penguatan organisasi koperasi nelayan dan pembudidaya ikan untuk optimalisasi produksi perikanan budidaya nasional dan produksi perikanan tangkap. “Kemudahan kredit dari perbankan juga penguatan koperasi nelayan akan sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan produksi sektor kelautan dan perikanan," pungkasnya.


Juan Permata Adoe menambahkan, JFSS dihadiri oleh tak kurang dari 1.000 peserta mewakili negara sahabat, badan internasional diantaranya Food and Agriculture Organization, International Fund for Agricultural Development, perusahaan nasional juga multinasional, organisasi masyarakat sipil, peneliti serta kalangan akademik, dan sudah tentu para petani serta pegiat koperasi.



Peserta merumuskan rekomendasi hasil rangkaian seminar dan diskusi yang berlangsung dua hari ke depan, untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah. Para peserta juga menampilkan sejumlah capaian dari kegiatan sebelumnya, sekaligus menunjukkan kesiapan mereka memperluas skala serta jangkauan kemitraan yang selama ini telah berlangsung.


Usai pembukaan, malamnya Acara dilaksanakan penandatanganan naskah kesepahaman Pola Kemitraan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) antara Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi bersama Bupati dan Perusahaan.
Prukades ini dijadikan program unggulan untuk ditetapkan pengembangan potensi di masing-masing wilayahnya. Juga merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru dengan produk unggulan desa.[]zar. 

Wakil Bupati Kampar menghadiri Jakarta Food Security Summit 4

JAKARTA (riauoke.com) – Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH menghadiri Jakarta Food Security Summit 4 (JFSS4) hari ini di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta yang dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) Kamis (8/3/18).



Festival dengan tema 'Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan' ini merupakan bagian acara yang diselenggarakan Kamar Dagang Indonesia (Kadin).



Wakil Bupati Kampar didampingi Kadis Perkebunan dan Peternakan Hewan Kabupaten Kampar Ir Bustan, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kampar Febrinaldi Tridharmawan S.STP, M.Si, Kabag Kerjama Setda Kampar Sabaruddin S.Sos, Kabid Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Kampar Nanik Suryanti, SP, MMA.



JK menyatakan sektor pertanian merupakan sektor yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah maupun berbagai pihak. Selain itu, menyangkut kesejahteraan petani.



"Pertanian secara umum paling banyak tantangannya di dunia ini,"ujar JK



JK juga menyampaikan pentingnya kemitraan antara pengusaha dan petani guna meningkatkan produktifitas di sektor pertanian. Menurutnya, pengusaha bisa membantu para petani dengan modal yang mereka miliki untuk melakukan pemasaran terhadap produk-produk pertanian di Indonesia.





"Bagaimana para pengusaha bermitra dengan petani, meningkatkan produktivitas dengan teknologi, modal dan pemasaran yang baik," ucapnya





Pemerintah sendiri, katanya, telah berusaha untuk meningkatkan daya beli para petani. Salah satunya dengan pembangunan tol laut, yang dapat menurunkan ongkos logistik di Tanah Air.



"Indonesia negara kepulauan, ongkos logistik pasti lebih mahal. Karena itu sistem perdagangan logistik kita diperbaiki, ada tol laut misalnya. Kalau tidak ada sistem logistik yang baik maka daya beli petani tidak seimbang, nilai tukar petani tidak seimbang. Harga jagung di daerah murah, tapi membeli sabun mahal," imbuh dia.





Mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) ini menambahkan, ketahanan pangan merupakan suatu yang krusial untuk Indonesia. Sebab, kekurangan pangan tidak bisa digantikan dengan apapun.





"Kita boleh kekurangan baju, tapi kekurangan pangan itu tidak bisa tergantikan. Tidak bisa makanan kemarin kita makan lagi hari ini. Kita tidak bisa tanpa makanan. Karena itu pentingnya pangan itu untuk kita semua, sehingga tentu penghormatan kita terhadap petani adalah sesuatu yang wajar.”ujarnya



Sementara itu Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dalam pers realesnya menyatakan komitmennya mendukung peningkatan produktivitas sektor pangan sekaligus mensejahterakan para petani selaku aktor utama dalam mencapai ketahanan pangan nasional. “Upaya Indonesia mencapai ketahanan pangan mesti disokong oleh kesejahteraan petani yang baik pula," ungkap Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan P. Roeslani di Jakarta (6/3/2018).



Guna mewujudkan ketahanan pangan nasional, KADIN melalui Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan, Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan, serta Bidang Kelautan dan Perikanan memprakarsai Jakarta Food Security Summit ke 4 (JFSS 4) yang akan berlangsung pada 8-9 Maret 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). Wakil Ketua Umum KADIN bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Franky O. Widjaja mengatakan, “Pada JFFS yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke empat, kita coba menyelaraskan upaya lintas pemangku kepentingan dalam meningkatkan produksi, nilai tambah serta daya saing komoditas pangan nasional yang telah dilakukan dalam gelaran sebelumnya, ke skala yang lebih besar dan menyeluruh."



JFSS sejak awal dimaksudkan sebagai wadah dimana sektor swasta, bersama pemerintah, organisasi masyarakat sipil, badan internasional, kalangan akademik dan tentunya para petani, dapat bersinergi meningkatkan produktivitas pangan nasional, beriringan dengan meningkatkan kesejahteraan para petani sekaligus praktik pertanian yang semakin efisien dan ramah lingkungan.



Mengangkat tema 'Pemerataan Ekonomi Sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan Melalui Kebijakan dan Kemitraan", menurut Franky, JFSS 4 akan fokus pada sejumlah hal, antara lain akses terhadap lahan pertanian, dimana petani diharapkan memiliki akses yang legal terhadap lahan, sesuai dengan skala ekonomi mereka. Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan Juan Permata Adoe mengatakan, “Pengembangan komoditas pangan diharapkan dapat berlangsung berdasarkan ldasterlsasi, juga zonasi."



Selain itu, dukungan pendanaan berkesinambungan dijembatanl melalui penerapan skema inovasi pembiayaan yang membuka akses bagi para petani, petemak dan nelayan guna mendapatkan pemodelan baik dari perbankan maupun lembaga keuangan non-bank. Upaya tersebut membutuhkan hadlmya lembaga yang mampu menjalankan peran selaku pendamping dalam pengelolaan produksi dan distribusi hasil pangan, berikut pelaksana penyaluran pembiayaan.



Penerapan skema closed-loop atau rantai kemitraan terintegrasi yang menghubungkan petani, koperasi, perusahaan selaku pembeli yang menyerap komoditas pangan (offtakef) sekaligus penjamin pendanaan (avalis) dan perbankan, dapat menjadi salah satu solusinya. Skema ini sebelumnya banyak dipraktikkan pada sektor perkebunan sawit, dimana para pekebun menggarap lahan bersertifikat dan legal, yang memungkinkan mereka mengagunkannya untuk menjaring kredit dengan bunga terjangkau.



Dengan ketersediaan pendanaan, para pekebun mampu membeli dan menggunakan bibit unggul bersertifikat, sehingga produktivitas mereka turut naik, terlebih mereka juga mendapatkan pendampingan guna menjalankan praktik agribisnis terbaik. Koperasi akan berperan sentral selaku lembaga berbadan hukum yang mewadahi seluruh interaksi para pihak tadi. “Sejumlah koperasi berhasil direvitalisasi peran dan akuntabilitasnya sehingga mampu menjalankan peran sebagai lembaga yang merekat petani, pemodal, pembeli dan juga pemerintah. Capaian ini kami coba perluas jangkauannya,” kata Franky.

 


Senada, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto mengatakan, selain mendorong akses perbankan bagi nelayan dan pengusaha, pihaknya juga tengah mendorong penguatan organisasi koperasi nelayan dan pembudidaya ikan untuk optimalisasi produksi perikanan budidaya nasional dan produksi perikanan tangkap. “Kemudahan kredit dari perbankan juga penguatan koperasi nelayan akan sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan produksi sektor kelautan dan perikanan," pungkasnya.



Juan Permata Adoe menambahkan, JFSS dihadiri oleh tak kurang dari 1.000 peserta mewakili negara sahabat, badan internasional diantaranya Food and Agriculture Organization, International Fund for Agricultural Development, perusahaan nasional juga multinasional, organisasi masyarakat sipil, peneliti serta kalangan akademik, dan sudah tentu para petani serta pegiat koperasi.



Peserta merumuskan rekomendasi hasil rangkaian seminar dan diskusi yang berlangsung dua hari ke depan, untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah. Para peserta juga menampilkan sejumlah capaian dari kegiatan sebelumnya, sekaligus menunjukkan kesiapan mereka memperluas skala serta jangkauan kemitraan yang selama ini telah berlangsung.



Usai pembukaan, malamnya Acara dilaksanakan penandatanganan naskah kesepahaman Pola Kemitraan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) antara Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi bersama Bupati dan Perusahaan.
Prukades ini dijadikan program unggulan untuk ditetapkan pengembangan potensi di masing-masing wilayahnya. Juga merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja baru dengan produk unggulan desa.(rls)

Bupati Kampar Resmikan Gudep Gerakan Pramuka Laasp II B Bagkinang

Bangkinang Kota (riauoke.com) Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan yang dalam menjalankan fungsinya mewujudkan generasi yang berkarakter, ini sesuai dengan amanah undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang gerakan pramuka dan bersatu badan hukum dalam pelaksanaannya.

Organisasi yang bergerak dalam bidang kecekatan dan kecakapan sebagai organisasi yang bergerak pada bidang formal dan non formal dapat mebentuk satuan komunikasi sebagai organisasi sebagai organisasi pendukung yang berfungsi menghimpun dan mengkoordinasikan kegiatan Gugus Depan (Gudep) berbasis profesi.

Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H. Azis Zaenal yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Kampar Bidang Hukum dan Politik Mawardes saat memberikan arahan pada acara Persemian dan pengukuhan pengurus Gugus Depan (Gudep) gerakan Pramuka Lapas II B Bangkinang pada hari Rabu, 7/3.

Dikatakan Mawardes kita sudah tahu dengan keberadaan Pramuka sejak kita di Sekolah Dasar, dan ini sanagt membantu dalam memebrikan pendidikan karaakter bagi anak-anak, sehingga apa yang mereka dapatkan dimasa pendidikan kepramukaan dapar dirasakan manfaatnya bagi mereka” Kata Mawardes.

Selain itu tambahnya lagi dengan adanya kependidikan kepramukaan yang ada di Lembaga Kemasyakatan ini dapat pula menjadikan sebagai ajang untuk memberikan keterampilan dan kesibukan tersendiri bagi warga binaan LP Bangkinang ini untuk meningkatkan keterampilan bagi mereka” Katanya lagi.

Sementara itu Ketua Kwartir Cabang Pramuka 03 Kabupaten Kampar Hj. Eva Yuliana dalam arahan menyampaikan bahwa dengan telah dikukuhkannya Gudep Satuan Komunitas Pengayoman lapas Kelas II B Bangkinang dapat memberikan sebagai wadah untuk berhimpun bagi warga Binaan LP Bangkinang untuk memberikan keterampilan bagi mereka.

Selain itu tambahnya lagi dapat mengkoordinasikan berbagi kegiatan Gudep dengan basisi agama, profesi  maupun aspirasi yang berada di satuan pendidikan maupun yang berada di komunitas” Kata Eva Yuliana.

Pada Kesempatan itu juga Eva Yuliana berharap melalui gerakan Pramuka ini, para binaan dapat memiliki karakter yang baik, dan dapat membentuk kepribadian, sehingga ini dapat menjadi motivasi dan dan menjadi contoh bagi warga binaan lainnya, sehingga dapat berkembang dan dapat memberikan manfaat bagi warga binaan maupun bagi masyarakat sekitar” Harap Eva Yuliana.

Pada Kesempatan tersebut dilakukan persemian dan pengukuhan pengurus Gudep Lapas Kelas II B Bangkinang periode 2017-2022 dan penampilan atraksi dari warga binaan. Hadir pada acra tersebut Kalapas II B Bangkinang, Heri Suhasmi, Kemenkumham Provinsi Riau Dewa Putu Gede, BC, Ip, SH, Forkopimda Kabupaten Kampar, Kepala Organisasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kampar (OPD) dilingkungan Pemkab Kampar, pengurus dan anggota Kwarcab 03 Kampar dan Kwartir Kecamatan Bangkinang Kota. Zar

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Rabu 23 Mei 2018

Lagi, Ayat Cahyadi Dkk Turun Gunung Ikut Menangkan Syamsuar-Edy

Lagi, Ayat Cahyadi Dkk Turun Gunung Ikut Menangkan Syamsuar-Edy

PEKANBARU (riauoke.com) – Ketua Pemenangan PKS Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi kembali turun gunung, berkampanye...