Senin, 20 November 2017

Festifal Sungai Bokor Meranti Disiapkan Jadi Iven Nasional

Selat panjang (riauoke.com)  Bertempat di negeri sagu Selatpanjang  Pegiat Seni Sanggar Bathin Galang dan Pelaku Seni Seluruh Nusantara dan dari Manca Negara ikut memeriahkan acara Pesta Sungai Bokor Tahun 2017.

Wabup Kepulauan Meranti Said Hasyim, Hadiri Syukuran Kemerdekaan RI Ke-72

Selat panjang (riauoke.com) Sebelum bertolak ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji tanggal 24 Agustus 2017 nanti, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim masih mengikuti sejumlah kegiatan resmi Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti.

Perkuat Pembangunan Daerah Perbatasan, Pemkab. Meranti Gelar Rakor Bersama BNPP

Selatpanjang, (riauoke.com) Keterbatasan anggaran APBD Meranti untuk menggesa pembangunan membuat Pemda harus memutar otak dan bekerja lebih keras untuk meraih dana APBN, berbagai upaya terus dilakukan seperti yang saat ini dengan menggelar dialog bersama pihak Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), bertempat di Aula Kantor Bupati Meranti, Jum'at (5/5).




Pertemuan langsung dipimpin oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, Kepala Sub Dit Kebijakan dan Program BNPP Nana Wahyudi, dan dikuti oleh Kepala Dinas/Badan/Bagian serta Camat Se-Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dalam pertemuan itu, Kepala Sub Program Pembinaan Daerah Perbatasan BNPP Nana Wahyudi mengungkapkan BNPP sebagai badan yang bertanggung jawab untuk mengelola daerah perbatasan akan berupaya memfasilitasi usulan pembangunan
dari Kabupaten Meranti yang masuk dalam kawasan terluar dan daerah perbatasan Indonesia.

Namun agar pembangunan infrastruktur di Meranti dapat di koordinasi oleh BNPP dengan Kementerian terkait, Nana Wahyudi meminta SKPD yang ada di Meranti memasukan usulan dengan data-data pendukung yang lengkap.

"BNPP bertugas menghimpun mengelola dan mengkoordinasikan usulan pembangunan degan Kementerian terkait, untuk itu BNPP berharap SKPD yang berada di Pemerintah Daerah maupun Forkopimda jika ada program dan usulan yang didukung data lengkap segera masukan ke BNPP nanti akan ditindaklanjuti ke Kementerien terkait," ujar Kepala Sub Program Pembinaan Daerah Perbatasan BNPP Nana Wahyudi.

Ia juga mminta semua SKPD untuk lebih Pro Aktif terlebih pembangunan daerah perbatasan masuk dalam Nawa Cita Presiden Jokowi tentu usulan dari Pemda menjadi prioritas. "Banyak sekali anggaran yang bisa dikelola dari pusat lewat tugas pembaguan dan lainnya, dengan berkooridnasi dengan BNPP yang difasilitasi Badan Pengelola Perbatasan didaerah silahkan jemput bola," tambah Nana Wahyudi.

Selain mendukung pembangunan Infrastruktur didaerah BNPP juga dapat membantu Bidang Kelembagaan, dalam bentuk tunjangan khusus untuk aparatur ASN yang yang bertugas di Kecamatan perbatasan, nantinya BNPP akan berkoordinasi dengan Men-PAN RB dan Menteri Keuangan membuat regulasinyanya.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, menghimbau semua SKPD untuk lebih gencar mengusulkan program kegiatannya kepada pihak BNPP, dalam rangka meraih dana APBN. "Saat ini kita harus menangkap peluang, kalau tidak dimanfaatkan kita rugi," ujar H. Said Hasyim.

Kepulauan Meranti bersama 13 Provinsi dan 41 Kabupaten Kota lainnya di Indonesia  masuk dalam daerah perbatasan yang menjadi prioritas pembangunan sesuai dengan Nawa Cita Presiden Jokowi. Namun sayangnya usulan yang masuk ke Kementerian terkait masih minim.

Diceritakan Wakil Bupati, sesuai data yang diperoleh saat mengikuti Rakor BNPP di Hotel Borobudur Jakarta beberapa bulan lalu, usulan Kabupaten Meranti yang masuk tergolong kecil, tidak seperti Kabupaten Inhil yang dapat bantuan pembangunan kantor Bupati sebesar 250 M. Begitu juga Kabupaten Pelalawan 120 M untuk rehap kantor.

"Dan sayangnya Meranti belum mengajukan untuk Kantor Bupati, Kejari, Pengadilan Negeri, Dandim, begitu juga dengan kantor Kecamatan di Pulau Merbau, dan 7 Kecamatan belum memiliki Kantor Polsek dan lainnya. Ini harus menjadi perhatian kita, termasuk juga infrastruktur jalan dan lainnya," ucap Wakil Bupati.

Saat ini seperti dikatakan Nana Wahyudi, BNPP sedang mendorong pembangunan Pos Lintas Batas (PLB) didaerah perbatasan. Yang akan dikembangkan menjadi PLBN sebagai pusat kegiatan ekonomi, keamanan dan lainnya.

Dalam dialog itu bergilir beberapa masukan dari SKPD terkait peran BNPP yang dianggap masih belum maksimal memperjuangkan dana pembangunan dari Kepulauan Meranri yang merupakan daerah terluar dan berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Seperti diutarakan oleh Kepala Dinas Perhubungan Meranti, Hendra Putra, menurutnya BNPP seolah hanya badan tapi tidak punya kewenangan alias tidak punya dana, sehingga tidak bisa mengambil kebijakan langsung soal alokasi dana APBN untuk Meranti.  "Kami berharap peran BNPP dalam mendukung infrastjtur daerah perbatasan lebih konkrit. Jangan dilempar ke Satker masing-masing (Urus sendiri ke Kementerian Terkait.red)" ujar Kepala Dinas Perhubungan curhat.

Juga ada usulan dari Camat Rangsang Mulyadi yang mengusulkan pembangunan infrastruktur jalan poros yang sangat mendukung aktifitas pertanian, juga abrasi pantai yang terus menjadi masalah penting karena menyangkut berkurangnya wikayah NKRI tergerus gelombang.[]dris

 

Wabup Meranti Tinjau Lokasi Kebakaran di Gelora, Sekaligus Serah Santunan

Selatpanjang, (riauoke.com) Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah dan menyebabkan seorang wanita paruh baya Nurmah (45) meninggal dunia, pada Kamis malam sekira pukul 20.30 wib dijalan Manggis Gg. Kelapa, Kelurahan Selatpanjang Kota. Jum'at (5/5).

Bupati Meranti Irwan,Terima Piagam Sindo Weekly Goverment Award

Selat Panjang (riauoke.com)  Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi untuk kelima kalinya kembali menerima Sindo Weekly Goverment (SWG) Award tahun 2017 kategori Perkebunan kemarin di Jakarta.




Penyerahan Piagam Sindo Weekly Goverment Award ini diserahkan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (MenDes PDTT RI), Eko Putro Sanjojo.


Menurut Humas Pemkab kepulauan Meranti H Nasruni melalui Ansari Arif mengatakan bahwa Piagam Sindo Weekly Goverment Award tahun 2017 ini merupakan piagam yang ke 5 diterima langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti sejak tahun 2014.


Hadir dalam pnganugerahan itu, selain Menteri Eko Putro Sanjojo, hadir juga Menkominfo RI, Rudiantara, Dirjen Otda Kemendagri, Soni Sumarsono, CEO MNC Group Harry Tanoe dan sejumlah kepala daerah penerima Sindo Weekly Award 2017.

Pemberian Award ini berdasarkan penilaian tim Independen yang terdiri dari Redaksi Sindo Weekly Magazine dan para praktisi dibidangnya. Penilaian ini dibandingkan secara Nasional sehingga terpilihnya Pemerintah Daerah yang benar-benar dan sungguh-sungguh serta berhasil mengembangkan potensi yang dimiliki daerah. []ris



Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir Buka Musrenbang Tahun 2017

MERANTI (riuoke.com)-Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si membuka secara langsung acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2017. kegiatan yang dikemas dengan Pengukuhan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kabupaten Kepulauan Meranti dan penyerahan Surat Tanah Hibah Pemkab. Meranti kepada Polda Riau, dipusatkan di Ballroom, Afifa Sport, Selatpanjang, Kamis (16/3).



Hadir dalam acara itu Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, Kapolda Riau Irjenpol. Zulkarnain, Wakil Ketua DPRD Riau H. Sunaryo, Sekretaris Bappeda Provinsi Riau, Ketua DPRD Fauzy Hasan, Plt. Sekdakab. Meranti Julian Norwis SE MM, Dandim, Kajari, Kabid Propam Polda Riau Kombespol. Pitoyo, Karo Ren Polda Riau Mas Gunarso Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. Barliansyah, Akademisi UGM Wahyu Hidayat, Tokoh Masyarakat/Adat/Agama dan Pemuda, serta pengusaha dan tamu lainnya.


Kegiatan diawali dengan Pembukaan Musrenbang Tingkat Kabupaten oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, dalam pidatonya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan mendukung agenda strategis Kabupaten Meranti itu, khususnya kepada Kapolda Riau Irjendpol. Zulkarnain Adinegara yang telah hadir memenuhi undangan Pemkab. Meranti.


Dikatakan Bupati, Musrenbang merupakan amanat UU No. 25 Tahun 2004 Tentang Proses Perencanaan Pembangunan Nasional yang mengharuskan dalam penyusunan anggaran pembangunan harus dilakukan secara transparan dan partisipatif dengan melibatkan seluruh pihak terkait mula dari Pemerintah, Masyarakat, Pengusaha dan lainnya. "Penyusunan Anggaran Pembangunan harus dilakukan secara Transparan dan Partisipatif hingga tersusun RAPBD yang ditindaklanjuti dengan pengesahan menjadi APBD," ujar Bupati.


Menurutnya, Sistem Perencanaan Pembangunan harus terus disempurnakan dengan cara memperkuat sistem perencanaan pembangunan itu sendiri. Caranya dengan meningkatkan kwalitas dan profesionalitas aparatur yang mampu mjalin koordinasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat dalam rangka menuntaskan persoalan-persoalan pokok yang harus mendapat perhatian komprehensif dan sungguh-sungguh.


Dan semua itu juga tidak terlepas dari dukungan keuangan, biroktasi yang baik dan iklim investasi yang kondusif, serta dukungan dari maayarakat dan teknologi.


Saat ini untuk mengatasi masalah kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dijelaskan Bupati, Pemda tengah fokus pada pembangunan infrastruktur jalan dalam rangka membuka isolasi daerah dan mempersingkat rentang kendali, Peningkatan Elektrifikasi, Air Bersih, Pendidikan, Pelayanan Kesehatan.


Tercatat tingkat kemiskinan di Kabupaten Meranti mencapai 34 Persen, Pengangguran 9 Persen lebih, IPM 63.25 yang maaih tergolong rendah, cuma pertumbuhan ekonomi Meranti berhasil diatas rata-rata Provinsi yakni 6.25.


Pengentasan kemiskinan yang saat ini sedang digesa melalui Sektor Perkebunan, Perikanan, Pertanian untuk itu Bupati berharap, Pemprov Riau dapat mendukung penyedian fasilitas sarana dan prasarana penunjang, begitu juga untuk mengatasi abrasi diwilayah pesisir yang mempersingkat batas negara 10 Meter Pertahun. "Abrasi 10 Meter Pertahun terjadi diseanjang Pulau Rangsang, kami harap hal ini menjadi prioritas pembangunan Provinsi dan Pusat," harap Bupati.


Selanjutnya seiring Kabupaten Meranti ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018, guna kenyaman terlaksananya ivent tersebut, Bupati berharap dukungan dari Pemerintan Provinsi Riau.


Bupati juga menegaskan dalam menggesa pembangunan di Kabupaten Meranti dirinya komit melakukan pendekatan pemberdayaan dan partisipasi masyarakat yang tentunya akan didukung melalui peningkatan SDM. "Ini semua dalam upaya menekan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan, Pemkab. Meranti komit memperhatikan hak-hak dasar masyaarakat  mulai dari ketersediaan sandang pangan, pendidikan yang berkwalitas, pelayanan kesehatan prima yang disinergikan dengan program Provinsi dan Pusat, sehingga mampu saling mndorong pencapaian tingkat kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan," papar Bupati.


Sementara Kapolda Riau, Irjendpol. Zulkarnain Adinegara menyikapi pengukuhan Satgas Saber Pungli yang baru saja dilakukan oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si mengatakan, kegiatan itu sesuai Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2016 dan seiring telah terbentuknya Satgas tersebut, diharapkan pemberantasan Pungli dapat berjalan secara efektif dan efisien. Ia juga menegaskan kepada pihak kepolisian yang bertugas memberantas Pungli jangan sampai terlibat Pungli karena berdasarkan pengalam aksi tangkap tangan beberapa waktu lalu, banyak oknum kepolisian yang justru terjerat.


Dicontohkannya, dari 16 kasus tangkap tangan tahun 2016 lalu, banyak oknum Kepolsian yang terjerat Pungli saat melakukan pelayanan pengurusan SIM dengan cara meminta uang melebihi aturan, selanjutnya Pungli di Pos PJR terhadap angkutan barang yang lewat dan pengurusan SKCK. "Saya tidak ingin Polisi melakuian Pungli, Jangan Sampai Kalian yang Kena Tangkap," tegasnya.


Sementara menyangkut Surat Tanah yang telah dihibahkan Pemkab. Meranti kepada Pihak Polda Riau, Kapolda mengatakan akan menindak lanjutinya dengan pembuatan sertifikat ke BPN yang dilanjutkan usulan dana pembangunan ke Mabes Polri. Saat ditanyakan apakah pembangunan dapat dilakukan ditahun ini (2017), seperti diungkapkan Kapolda dirinya dirinya sedikit pesimis namun akan tetap mengupayakan. "Yang jelas kita akan mengupayakan pembangunan dapat dilaksanakan tahun ini," papar Kapolda.


Sekedar informasi dalam kegiatan Musrenbang itu juga dilakukan sesi tanya jawab, ada beberapa hal yang diusulkan masyarakat, diantaranya H. Syahril yang meminta pembangunan jalan lingkar penghubung antar desa, kecamatan dan Kabupaten dapat menjadi prioritas, begitu juga pembangunan jembatan. Kades Tanjung Pranan curhat masalah belum jelasnya status hutan rakyat dan HTI sehingga pemanfaatan kayu hutan menjadi sulit. Terkait hal diatas Bupati menegaskan semua yang menjadi harapan maayarakat itu adalah keinginan Pemkab Meranti juga dan dirinya bersama SKPD terkait akan segera menuntaskan. (Adv. dris)

Dihadiri Kapolda Riau, Bupati Irwan Buka Musrenbang Meranti 2017

MERANTI -Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si membuka secara langsung acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2017. kegiatan yang dikemas dengan Pengukuhan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kabupaten Kepulauan Meranti dan penyerahan Surat Tanah Hibah Pemkab. Meranti kepada Polda Riau, dipusatkan di Ballroom, Afifa Sport, Selatpanjang, Kamis (16/3).

Hadir dalam acara itu Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, Kapolda Riau Irjenpol. Zulkarnain, Wakil Ketua DPRD Riau H. Sunaryo, Sekretaris Bappeda Provinsi Riau, Ketua DPRD Fauzy Hasan, Plt. Sekdakab. Meranti Julian Norwis SE MM, Dandim, Kajari, Kabid Propam Polda Riau Kombespol. Pitoyo, Karo Ren Polda Riau Mas Gunarso Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. Barliansyah, Akademisi UGM Wahyu Hidayat, Tokoh Masyarakat/Adat/Agama dan Pemuda, serta pengusaha dan tamu lainnya.
Kegiatan diawali dengan Pembukaan Musrenbang Tingkat Kabupaten oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, dalam pidatonya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan mendukung agenda strategis Kabupaten Meranti itu, khususnya kepada Kapolda Riau Irjendpol. Zulkarnain Adinegara yang telah hadir memenuhi undangan Pemkab. Meranti.

Dikatakan Bupati, Musrenbang merupakan amanat UU No. 25 Tahun 2004 Tentang Proses Perencanaan Pembangunan Nasional yang mengharuskan dalam penyusunan anggaran pembangunan harus dilakukan secara transparan dan partisipatif dengan melibatkan seluruh pihak terkait mula dari Pemerintah, Masyarakat, Pengusaha dan lainnya. "Penyusunan Anggaran Pembangunan harus dilakukan secara Transparan dan Partisipatif hingga tersusun RAPBD yang ditindaklanjuti dengan pengesahan menjadi APBD," ujar Bupati.

Menurutnya, Sistem Perencanaan Pembangunan harus terus disempurnakan dengan cara memperkuat sistem perencanaan pembangunan itu sendiri. Caranya dengan meningkatkan kwalitas dan profesionalitas aparatur yang mampu mjalin koordinasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat dalam rangka menuntaskan persoalan-persoalan pokok yang harus mendapat perhatian komprehensif dan sungguh-sungguh.

Dan semua itu juga tidak terlepas dari dukungan keuangan, biroktasi yang baik dan iklim investasi yang kondusif, serta dukungan dari maayarakat dan teknologi.
Saat ini untuk mengatasi masalah kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dijelaskan Bupati, Pemda tengah fokus pada pembangunan infrastruktur jalan dalam rangka membuka isolasi daerah dan mempersingkat rentang kendali, Peningkatan Elektrifikasi, Air Bersih, Pendidikan, Pelayanan Kesehatan.

Tercatat tingkat kemiskinan di Kabupaten Meranti mencapai 34 Persen, Pengangguran 9 Persen lebih, IPM 63.25 yang maaih tergolong rendah, cuma pertumbuhan ekonomi Meranti berhasil diatas rata-rata Provinsi yakni 6.25.
Pengentasan kemiskinan yang saat ini sedang digesa melalui Sektor Perkebunan, Perikanan, Pertanian untuk itu Bupati berharap, Pemprov Riau dapat mendukung penyedian fasilitas sarana dan prasarana penunjang, begitu juga untuk mengatasi abrasi diwilayah pesisir yang mempersingkat batas negara 10 Meter Pertahun.
"Abrasi 10 Meter Pertahun terjadi diseanjang Pulau Rangsang, kami harap hal ini menjadi prioritas pembangunan Provinsi dan Pusat," harap Bupati.

Selanjutnya seiring Kabupaten Meranti ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2018, guna kenyaman terlaksananya ivent tersebut, Bupati berharap dukungan dari Pemerintan Provinsi Riau.

Bupati juga menegaskan dalam menggesa pembangunan di Kabupaten Meranti dirinya komit melakukan pendekatan pemberdayaan dan partisipasi masyarakat yang tentunya akan didukung melalui peningkatan SDM.
"Ini semua dalam upaya menekan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan, Pemkab. Meranti komit memperhatikan hak-hak dasar masyaarakat  mulai dari ketersediaan sandang pangan, pendidikan yang berkwalitas, pelayanan kesehatan prima yang disinergikan dengan program Provinsi dan Pusat, sehingga mampu saling mndorong pencapaian tingkat kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan," papar Bupati.

Sementara Kapolda Riau, Irjendpol. Zulkarnain Adinegara menyikapi pengukuhan Satgas Saber Pungli yang baru saja dilakukan oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si mengatakan, kegiatan itu sesuai Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2016 dan seiring telah terbentuknya Satgas tersebut, diharapkan pemberantasan Pungli dapat berjalan secara efektif dan efisien. Ia juga menegaskan kepada pihak kepolisian yang bertugas memberantas Pungli jangan sampai terlibat Pungli karena berdasarkan pengalam aksi tangkap tangan beberapa waktu lalu, banyak oknum kepolisian yang justru terjerat.

Dicontohkannya, dari 16 kasus tangkap tangan tahun 2016 lalu, banyak oknum Kepolsian yang terjerat Pungli saat melakukan pelayanan pengurusan SIM dengan cara meminta uang melebihi aturan, selanjutnya Pungli di Pos PJR terhadap angkutan barang yang lewat dan pengurusan SKCK.
"Saya tidak ingin Polisi melakuian Pungli, Jangan Sampai Kalian yang Kena Tangkap," tegasnya.

Sementara menyangkut Surat Tanah yang telah dihibahkan Pemkab. Meranti kepada Pihak Polda Riau, Kapolda mengatakan akan menindak lanjutinya dengan pembuatan sertifikat ke BPN yang dilanjutkan usulan dana pembangunan ke Mabes Polri. Saat ditanyakan apakah pembangunan dapat dilakukan ditahun ini (2017), seperti diungkapkan Kapolda dirinya dirinya sedikit pesimis namun akan tetap mengupayakan. "Yang jelas kita akan mengupayakan pembangunan dapat dilaksanakan tahun ini," papar Kapolda.

Sekedar informasi dalam kegiatan Musrenbang itu juga dilakukan sesi tanya jawab, ada beberapa hal yang diusulkan masyarakat, diantaranya H. Syahril yang meminta pembangunan jalan lingkar penghubung antar desa, kecamatan dan Kabupaten dapat menjadi prioritas, begitu juga pembangunan jembatan. Kades Tanjung Pranan curhat masalah belum jelasnya status hutan rakyat dan HTI sehingga pemanfaatan kayu hutan menjadi sulit. Terkait hal diatas Bupati menegaskan semua yang menjadi harapan maayarakat itu adalah keinginan Pemkab Meranti juga dan dirinya bersama SKPD terkait akan segera menuntaskan. []Adv/ Idris

Kakanwil Agama Prov Riau, Serahkan SK Pembentukan 4 KUA Baru di Meranti

Meranti (riauoke.com) Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M SI, (31/1/2017) pada acara Raker Kemenag Meranti Tahun 2017 di Ball Room Afifa Lantai 2 Jalan Banglas Selatpanjang menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan 4 Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.




SK dengan nomor 727 Tentang Pembentukan Kantor Urusan Agama Kecamatan Tahun 2016 menetapkan Kecamatan Rangsang Pesisir, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kecamatan Tebing Tinggi Timur dan Kecamatan Pulau Merbau sebagai KUA baru yang akan segera dioperasionalkan.

"Dengan adanya pemekaran wilayah kecamatan dan untuk meningkatkan pelayanan dibidang perkawinan dan bimbingan masyarakat Islam perlu dibentuk Kantor Urusan Agama, dan Kabupaten Meranti dibentuk 4 KUA Kecamatan baru. Untuk itu, Kakan Kemenag Meranti hendaknya segera menujuk kepala sementara agar KUA tersebut bisa segera berorasi, karena untuk Kepala KUA Defenitif tentu akan melewati ketentuan, yaitu assessment," himbau Kakanwil.

Sementara itu Kakan Kemenag Meranti, H Miskam MA melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Sulman, terkait dengan hal tersebut mengungkapkan, 4 (empat) Kantor Urusan Agama (KUA) baru di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti direncanakan segera diresmikan. Seperti di ketahui, beberapa Kecamatan hasil pemekaran memang belum mempunyai Kantor Urusan Agama (KUA) sendiri dan masih bergabung di Kecamatan induk.

"Saat ini kita tengah mempersiapkan segala sesuatunya, orangnya sudah ada, tinggal penempatan di masing-masing KUA yang sedang dirumuskan," ujar Sulman menjawab kebenaran penunjukan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang masih kosong.

Menurut Sulman, ada beberapa Kecamatan yang belum memiliki Kantor Urusan Agama Islam (KUA) dan bergabung dengan Kecamatan Induk. "Sudah lama kita usulkan, insyaallah akan segera terealisasi". Tambah Sulman.

Seperti diketahui, Kecamatan yang belum memiliki Kantor Urusan Agama (KUA) yaitu Kecamatan Rangsang Pesisir, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kecamatan Tebing Tinggi Timur dan Kecamatan Pulau Merbau.

Dengan adanya Kantor Urusan Agama (KUA) tersebut diharapkan dapat menjadi penyambung informasi bagi Kementerian Agama sekaligus melakukan pembinaan Keagamaan di wilayah Kecamatan tersebut. [] ril

Wabup Said Hasyim Pimpin Apel Diklat Dasar GP Ansor Banser Kepulauan Meranti

TEBING TINGGI BARAT (Riauoke.com)-Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim menjadi inspektur upacara (Irup) sekaligus membuka resmi upacara kependidikan dasar (PKD) GP Ansor dan pendidikan dasar Banser tahun 2017 se -Kabupaten Kepulauan Meranti. Apel berlangsung di lapangan sepakbola Jalan Utama Desa Gogok Darussalam Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jum'at (20/1) siang.


Turut hadir acara tersebut, Pengurus PP GP Ansor Pusat Abdul Hafit dan Imam Gusman, Pengurus PW GP Ansor  Provinsi Riau Ibadullah dan Selamat, Ketua DPC GP Ansor Kabupaten Meranti Dr Cand M Tartib MSi beserta pengurus, Anggota DPRD Kabupaten Meranti Edi Mashyudi, Wakapolres Meranti Dr Wawan, Plt Kadispora Kabupaten Meranti Drs H Ismail Arsyad MSi, Perwakilan TNI, Sekcam Kecamatan Tebing Tinggi Barat  Suyatno, Camat Pulau Merbau Husni Gamal, Tokoh masyarakat dan para undangan lainnya.


Dalam amanatnya, Wabup Said Hasyim mengatakan atas nama Pemda Meranti mengucapkan selamat atas terselenggaranya Diklat Dasar  kepada pengurus gerakan pemuda Ansor dan semoga pendidikan ini akan membawa kita menjadi disiplin dan menjaga keutuhan NKRI.


"OLeh karena itu, tentunya harapan saya kedepannya gerakan pemuda Ansor dan Banser di Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi sehat, kuat dan berdedikasi yang tinggi untuk menjaga keutuhan bangsa dan Negara Indonesia ini," ujar Said.


Masih Kata Said Hasyim pula, organisasi Ansor dan Banser ini sudah ada sebelum Negara RI ini merdeka. Sehingga gerakan pemuda Ansor ini bisa mengukuhkan dan mempertahankan leluhur dan Negara Indonesia ini.


' Alhamdulilah sekarang ini kita menikmati kemerdekaan itu dan kepada peserta untuk bisa serius mengikuti pelatihan ini yang sebagai wujud undang -undang bela Negara," katanya.


Diceritakan singkat oleh Wabup Said Hasyim, Negara Indonesia sekarang ini masih aman dan tenang. Tetapi kita lihat di Negara luar sana, adanya perperangan dan saling mengambil bahkan ingin menguasai. Sedangkan di Indonesia dimulai dengan masuknya narkoba dan obat -obat terlarang yang akan membunuh pemuda Indonesia perlahan-lahan.


"Untuk itu, mari kita saling bersinergi dan bekerja sama  memerangi narkoba maupun lainnya yang akan perlahan -lahan generasi muda Indonesia hilang khususnya generasi pemuda Kabupaten Meranti," imbuhnya.


Sementara itu Hal senada di Katakan,  Ketua DPC GP Ansor  Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr Cand M Tartib MSi mengatakan peserta pelatihan tersebut berjumlah 270, yang diikuti tujuh kecamatan dan sebagian perwakilan dari Kabupaten Siak.


Untuk kecamatan tebing tinggi timur dan kecamatan rangsang pesisir dalam waktu dekat akan kami bentuk pengurus PAC GP Ansor dan Banser ini.


"Sehingga tujuan diklat dasar GP Ansor dan Banser ini agar dapat para pengurus bisa terdidik disiplin dan bisa menjaga pemerintah daerah maupun keutuhan Negara Indonesia ini kedepannya," ucapnya. []win

Tebing Tinggi Meranti Gelar Pisah Sambut Camat

SELATPANJANG (riauoke.com)  Malam pisah sambut camat Tebing Tinggi dari Camat Drs Asrorudin Msi Kepada camat Drs Riski Hidayat S. STK Msi dan Sektaris Kecamatan Tebing Tinggi dari bapak Suyatno Spd Kepada Aziz Efendi dengan masyarakat Kecamatan Tebing Tinggi.

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Kamis 16 November 2017

FRPD Akan Gelar Diskusi Dana Desa

FRPD Akan Gelar Diskusi Dana Desa

Bangkinang Kota (riauoke.com)- Serikat rakyat miskin indonesia (SRMI), liga mahasiswa nasional demokrasi (LMND), dewan...

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Oktober 2017

Pemkab Siak Akan Bantu 12 Parpol Peseta Pemilu

Siak (riauoke.com) Pemerintah Kabupaten Siak akan memberikan bantuan keuangan kepada 12 partai politik peserta pemilu...