Minggu, 18 November 2018

50 Kepsek, Pengawas dan Komite Dapat Bimtek Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga




ROHUL (Riauokecom)- Sebanyak 50 peserta terdiri dari perwakilan Kepala sekolah (Kepsek) Sekolah Dasar (SD), Kepsek SMP, pengawas PAUD Dikmas, pengawas SD, IGTK, HIMPAUDI, Forum PKBM serta perwakilan komite, mendapat Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga.

Kegiatan Diklat, ditaja Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Rohul, yang dannya dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, melalui Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Dikmas Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga Jakarta, dipusatkan di Hotel Gelora Bhakti, Pasir Pangaraian.

Dikatakan Kepala Bidang PAUD Dikmas, Hj Zamrat.S.Pdi, Senin (2/7/2018), kegiatan Bimtek Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga digelar selama 4 hari, terhitung 28 Juni hingga 1 Juli 2018, dimana kegiatan yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku pendidikan keluarga. Juga untuk mendorong serta memberikan pendampingan serta pengawasan satuan pendidikan terhadap implementasi pelatihan keluarga dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Berharap, nantinya ke 50 peserta Bimtek bisa mendapatkan pengetahuan dari kegiatan tersebut, sehingga bisa disampaikan ke sekolah-sekolah di Rohul. Kita berterima kasih, kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Dikmas Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, yang sudah mempercayakan Rohul kegiatan diklat tahun ini,”

“Juga berterima kasih, kepada Kepala Disdikpora H Ibnu Ulya, yang sudah memberikan suport dan dukungan sehingga kegiatan ini berjalan hingga akhir kegiatan. Berharap, ini bermanfaat bagi peningkatakn pendidikan di Rohul terutama Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga,” sebut Zamat.

Kepala Disdikpora Rohul H Ibnu Ulya pada pembukaan kegiatan, Kamis malam kemarin, juga berharap dengan adanya kegiatan Bimtek tersebut diharapkan bisa koptensi pengawas, penilik, kepsek di Rohul. Itu dalam rangka pengembangan pendidikan keluarga, terutama di Departemen Pendidikan yang sudah berdiri 3 tahun, sehingga setiap jenjang pendidikan di Rohul nantinya agar menciptakan sekolah nyaman bagi peserta dididik.

Kemudian, melalui Bimtek juga diharapkan bisa meningkatkan akhlak, mental serta dalam pendidikan pra sekolah, kelompok belajar. Sehingga semua elemen yang ada  nantinya mereka bisa memberikan pemahaman ke sekolah-sekolah.

“Kita berupaya dan berusaha semaksimal mungkin, dalam melengkapi sarana prasana. Juga melengkapi tenaga pendidik dan harapan pendidikan. Bahkan hasil UNBK, kita termasuk berbangga dari hasil UANBK tahun ini, kita berada di peringkat 7 dan seluruh SMP di Rohul juga sudah hampir seluruhnya sudah melaksanakan UANBK,”
“Bagi peserta Bimtek, diharapkan nantinya sebagai perpanjangan tangan Pemkab Rohul terutama Disdikpora, menyampaikan ke masyarakat akan pentingnya Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga,” tegas Ibnu Ulya.

Di Bimtek tersebut, dihadiri Kepala Seksi Kemitraan Satuan Pendidikan Adi Irawan, Fasilitator pusat Kemendikbud Syah Mahesti Wisayani sekaligus sebagai pemateri, juga menghadirkan fasilitator daerah Elda Susita, Tri Alfina Lstari juga Bellaili.

Kepala Seksi Kemitraan Satuan Pendidikan Adi Irawan didampingi Syah Mahesti Wisayani menyatakan, tahun ini sudah 310 termasuk Rohul yang jadi sasaran Bintek pengawas, penilik, komite, dan perwakilan kepsek organisasi mitra pendidikan keluarga.

“Tahun ini untuk Rohul, sekitar 50 peserta yang kita berikan diklat, dimana total materi Bintek yang selama 4 hari. Peserta diinapkan, karena sampai dari jam 8 pagi hingga jam 09.30 Wib mereka diberikan pendidikan dan pelatihan. Ini ternyata pertama kalinya ini diberikan Bintek di Rohul,” kata Adi Irawan.

Kepada 50 peserta Bimtek jelas Zamrat, nantinya akan mendapatkan sertifikat dan dicantumkan jam belajar mereka selama Bimtek. Sehingga, diharapkan peserta yang sudah ikuti Bimtek kedepannya akan menjadi penyambung lidah dalam memberikan pendidikan, pembinaan khususnya Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga. (ADV/Humas)

Semaraknya Idul Fitri 1439 H di Negeri Seribu Suluk

Garleri Foto

Semaraknya Idul Fitri 1439 H  di Negeri  Seribu Suluk


ROKAN HULU- (riauoke.com)  Kemeriahan dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pemkab Rokan Hulu menggelar berbagai  kegiatan. Dimulai dengan  Pawai Takbir keliling, dilaksanakan Kamis malam  14 Juni 2018 sekitar pukul 20:00 Wib di Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya depan Islamic Center Rokan Hulu.  

Keesokan harinya,  Jumat pagi,  15 Juni 2018 digelar sholat Idul Fitri berjemaah di Mesjid Agung Madani Islamic Centre Rokan Hulu.

Usai sholat ID,  Open House di rumah dinas Bupati Rokan Hulu H.Sukiman yang dihadiri  Pejabat Pemkab Rokan Hulu, Tokoh Masyarakat, dan masyarakat Kota Pasir Pengaraiyan dan masyarakat dari  Enam Belas Kecamatan yang ada di kabupaten Rokan Hulu. Berikut Galeri Fotonya . (naskah dan Foto : Humas Pemkab Rokan Hulu).


Pelepasan Mobil hias undian pertama oleh Bupati Rokan Hulu H. Sukiman didampingi Kapolres Rohul Hasyim. (foto atas)








Bupati Rohul H. Sukiman menyampaikan sambutan pada acara malam Pawai Takbiran menyambut Idul Fitri 1439 H, Kamis 14 Juni 2018, malam sekitar pukul 20.00 wib.




 

 

Bupati Rokan Hulu H. Sukiman beserta isteri, menyalami sekaligus bermaaf maafan dengan Masyarakat yang datang saat Open House.



 

 

Foto bersama Bupati Rokan Hulu beserta isteri saat Open House di rumah Dinasnya.

 


 


Foto bersama Sekda Rohul Abdul Haris,anggota DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra,Rusli Ahmad,Bupati Sukiman.



Foto bersama Bupati Rokan Hulu beserta keluarga saat Open House di rumah Dinasnya.


Bupati Minta Objek WisataBukit Sunset di Batu Ropit Dikembangkan, Sensasi Keindahan Matahari Pagi dan Sore



ROHUL (Riauoke.com)- Ojek wisata baru yang dikenalkan pemuda dan Komunitas Pecinta Alam Bujang Manjo Adventure "Bukit Sunset" ( matahari tenggelam) di Dusun Sei Bungo Desa Sialang Jaya kecamatan Rambah kabupaten Rokan Hulu (Rohul)-Riau sungguh mempesona.


Saat ini, ratuasan  pengunjung lokal dan  dari berbagai daerah sudah mendatanhi kawasan obyek wisata Bukit Sunset  yang jaraknya 30 Menit atau sekitar 8 KM dari Kota Pasir Pangaraian.

Bahkan, wisata baru yang dikelola Pemerintah Desa Sialang Jaya di Bukit Sunset,  mempunyai keunikan. Bahkan wisata itu bagaikan mencakar langit karena indahnya alam di sekeliling Bukit Sunset masih asri. Malahan bila di pagi hari kita akan bisa menikmati sensasi bagai berada di atas awan sedangkan di sore hari kita akan menikmati sensasi melihat matahari tenggelam juga pemandangan batu ropit yang menjulang tinggi. Kini Bukit Sunset bagaikan mutiara yang lama terkubur.

Bukan hanya itu saja, para pengunjung Bukit Sunset juga akan terpacu adrenalinya, karena pengunjung harus ekstra berhati-hati di sepanjang jalan yang penuh rintangan jurang terjal. Kemudian jalan semenisasi yang masih  banyak berlubang ditambah banyaknya tikungan sehingga harus menghidupkan klakson sepeda motor, karena untuk menuju Bukit Sunset hanya  bisa dilalui dengan mengendari sepeda motor.


Kepala Desa Sialang Jaya, Yuherman Daulay mengatakan, wisata yang ada di daerah mereka kini pemuda desa yang mengelolanya. Bahkan, pihak desa melalui BUMDEsa di desa tersebut sudah berikan ganti rugi untuk lahan objek wisata Bukit Sunset.


“Kita berharap, objek wisata baru yang dikelola pemuda bisa mendapatkan hingkam PAD bagi pemasukan desa. Kemudian, kita juga akan terus melakukan pembenahan, sehingga Bukit Sunset tersebut bisa jadi wisata yang banyak dikunjungi masyarakat,” harap Yuherman Daulay.


Kemudian dikatakan Wakil Ketua Pemuda Desa Sialang Jaya Rahmat Saputra yang juga sebagai motor penggerak pemuda didampingi Ketua Pemuda Dusun Sei Bungo, Riky Hasibun menyatakan, mereka sanggat berterima kasih ke setiap pengunjung karena sudah bersusah payah menempuh ke Bukit Sunset serta sudah menpromosikan objek wisata di Negeri Seribu Suluk.


Rahmat berharap, dengan adanya objek wisata yang di daerah tersebut diharapkan pemuda bisa terhidar dari bahaya narkoba. Kemudian, dapat menghindari tidakan kriminal.


“Selain objek wisata Bukit Sunsert, di desa Sialang Jaya juga memiliki objek wisata Air Panas Hapanasan, Danau Cipogas , Air Terjun Lembah Cipogas juga air terjun Sei Pantasan. Dengan potensi alam dan objek wisata yang cukup banyak, maka kita dengan pemuda harus bisa bersama-sama mengelolanya dengan baik demi kemajuan Desa sialang Jaya,” harap Rahmat.


Rahmat juga bertekad, dengan dukungan Kepala desa serta seluruh perangkat Desa Sialang Jaya termasuk BUMDEsa di desa tersebut, dirinya bersama pemuda lainnya ingin mnciptakan lapangan pekerjaan bagi pemuda yang kreatif khususnya di bidang pariwisata.


“Namun yang paling terpenting, pemuda bisa terhindar dari pengaruh lingkungan yang tidak baik. Kini tujuan tersebut mulai terlihat, sehingga kami terimakasih ke semua pihak yang sudah membantu kami,” harap Rahmat.


Kemudian, para pemuda berharap desa atau dinas terkait bisa beri solusi cara pengelolaan objek -objek wisata yang ada di desa mereka. Sehingga pemuda nantinya jadi penonton atau cuma sebatas nama saja. Sehingga tekad pemuda mulai saat ini, harus bangakit menuju desa mandiri.


Kades Sialang Jaya  Yuherman Daulay, juga sangat berterimakasih ke pemuda yang bisa mengelola objek wisata Bukit Sunset dengan baik. Dirinya bersama seluruh perangkat tahun 2018 ini juga akan  menganggarkan dari ADD untuk membangun Spots Foto di dekat air terjun lembah Sipogas.

Sementara itu, Bupati Rohul H Sukiman, sangat mendukung pihak pemerintah desa di Rohul yang bisa mengembangkan potensi alamnya untuk pariwisata. Karena, saat ini objek wisata di Rohul yang banyak belum tergarap dengan maksimal, sehingga dengan digrapnya objek wisata maka bisa meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan.


“Manfaatkan keindahan alam untuk bisa menjadi objek wisata. Karena, dengan banyaknya pengunjung ke wisata di suatu desa maka akan berdampak meningkatnya ekonomi masyarakat di desa tersebut. Kedepannya, pariwisata merupakan potensi PAD yang cukup besar bila dikelola dengan baik,” kata Bupati Sukiman.


Bupati juga mengaku, bahwa Kabupaten Rohul memiliki banyak potensi Sumber Daya Alam (SDM) sehingga sudah saatnya dikelola dan ditata menjadi objek wisata. Berharap, dengan begitu maka dapat meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan juga membuka peluang kerja bagi pemuda tempatan yang menganggur.


“Kita mendukung objek wisata di Rohul dikelola dengan baik, berharap ini bisa tingkatkan ekonomi masyarakat di Negeri Seribu Suluk,” harap Bupati. (ADV/Humas )


Rohul Raih Juara I BKR Nasional, Bupati Sukiman : Ini Berkat Gotong Royong Masyarakat


ROHUL (Riauokecom)- Bupati Rokan Hulu  H. Sukiman, ikut menghadiri syukuran di Desa Kota Baru, Kecamatan Kunto Darussalam, Rabu (11/6/2018), atas dua prestasi ‎membanggakan diraih daerahnya di tingkat Nasional serta 1 tingkat Provinsi Riau.

Kedua gelar juara yang diraih Kabupaten Rohul, yakni mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional juara pertama nasional Lomba Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR) yang diraih BKR Sahabat Setia Desa Kota Baru, Kecamatan Kunto Darussalam, diketuai Indah Walistyananya SPd.

Atas prestasi tersebut, ‎Indah yang merupakan tenaga pendidik di SDN 008 Kunto Darussalam, Kota Baru berhak menerima piala dan piagam penghargaan‎ diserahkan oleh Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo, di acara Jambore Puncak Harganas di Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), digelar 5-7 Juli 2018.

Kemudian, Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara, berhasil raih juara Prakarti Madya III Tingkat Nasional, sebagai Pelaksana terbaik PHBS Kategori Kabupaten Tahun 2018 Dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Tahun 2018 di Manado, Sulut.

Kemudian, di Gedung Idrus Tin-tin Pekanbaru, Rohul raih juara I Parada Tari. Bentuk rasa syukur atas prestasi tersebut, masyarakat Desa Kota Baru gelar syukuran yang dihadiri Bupati Rohul Sukiman, Penjabat Sekda Rohul H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj. Peni Herawati, para Kepala Dinas dan Kepala Badan di lingkungan Pemkab Rohul, Camat dan Upika Kunto Darussalam.

Selain itu, Juga hadir Kepala Desa dan Lurah serta perangkat desa se-Kunto Darussalam, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Organisasi Wanita, Anggota BKR Sahabat Setia dan remaja di Kecamatan Kunto Darussalam.

Pada kesempatan itu, Bupati Rohul H. Sukiman dalam sambutannya mengatakan, dengan terpilihnya BKR Sahabat Setia Desa Kota Raya sebagai juara pertama di tingkat nasional merupakan hasil kerja keras BKR dan dukungan segenap masyarakat, dan atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

Termasuk prestasi juara di bidang PHBS yang diraih Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara cukup membanggakan bagi Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Rohul sendiri, juga lomba Tari tingkat Provinsi Riau.

Jelas Bupati Sukiman, keberhasilan di tingkat nasional tidak terlepas dari kebersamaan dan gotong rotong diterapkan seluruh instansi yang ada selama ini. Diakuinya, bahkan sampai-sampai dirinya mendesak seluruh pimpinan OPD terkait untuk turun langsung ke Desa Bangun Jaya.

“Hasilnya terpilih sebagai juara nasional, sehingga kunci keberhasilan yakni kebersamaan dan gotong royong," jelas Bupati Rohul Sukiman.

Bupati Sukiman mengatakan, untuk mensukseskan Lomba BKR dan PHBS tingkat nasional memang harus dilakukan dengan kerjasama dan gotong royong, sehingga program kerja tidak terasa berat.

Setiap instansi yang terlibat juga punya peran masing-masing, ada yang membuat taman, bersihkan parit, penghijauan, dan sarana penunjang kebersihan lainnya.

Bupati mengaku salut dan bangga, dengan Bumdes di Desa Kota Raya, Kecamatan Kunto Darussalam. Bumdes yang awalnya bermodal Rp 450 juta, kini asetnya ‎sudah mencapai sekira Rp16 miliar.

“Karena rakyatnya, pamongnya rukun semua. Ini harus dicontoh bagi desa lainnya," imbau Bupati Sukiman.

kesempatyan itu, Bupati Rohul H. Sukiman juga memuji Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul yang meraih juara pertama di Parade Tari Daerah di tingkat Provinsi Riau. Ia juga berharap, di lomba tingkat nasional yang akan digelar Agustus 2018, Kabupaten Rohul kembali meraih juara nasional untuk Parade Tari Daerah.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul Hj Peni Herawati Sukiman dalam sambutannya melaporkan, 7 Juli 2018 sejumlah pengurus, termasuk dirinya ikut menghadiri puncak Harganas 2018 di Manado, Sulut.

Hj Peni mengaku sangat bangga, karena di perhelatan tingkat nasional tersebut, Kabupaten Rohul yang mewakili Provinsi Riau menyabet dua juara membanggakan, yakni Lomba Kelompok BKR dan PHBS.

Sebut Peni lagi, diajang lomba Kelompok BKR dan PHBS, Tim Penggerak PKK Rohul bekerjasama dengan BKKBN dengan PKK Provinsi Riau.

"Atas kedua prestasi yang diraih juga tidak lepas dari dukungan bapak Bupati Rokan Hulu. Dimana semua tim, baik dari PKK maupun Satker terkait, terus bekerja siang maupun malam," ungkap Peni.

“Mari kita tingkatkan kekompakan kita dan bekerja keras, jangan mengenal lelah demi kemajuan daerah kita, sebab tanpa didasari dengan kekompakan dan kerja keras kita tidak bisa meraih sesuatu seperti apa yang kita cita-citakan,” Harap Hj Peni Herawati Sukiman.(ADV/HUMAS)

Momentum Nuzul Quran, Bupati Sukiman Ajak Masyarakat Jadikan Al-Quran Sebagai Sebagai Pedoman Hidup


Rohul (Riauoke.com)- Pelaksanaan Peringatan Nuzulul Quran pada malam 17 Ramadan 1439 H yang dipusatkan di Masjid Agung Islamic Madani Islamic Center (MAIC) Rokan Hulu, Jumat (1/6) malam berlangsung hikmat dan sukses.

 

Pemerintah Daerah Rokan Hulu Kembali Raih Predikat WTP dari BPK RI

ROHUL (Riauokecom)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali mempertahankan penilaian predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI Perwakilan Riau.

Predikat Opini WTP yang diraih dimasa kepemerintahan H Sukiman selaku Bupati Rokan Hulu, dimulai dari penilaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Rohul tahun 2016 dan LKPD tahun 2017.

Penilaian LHP atas LKPD Rohul tahun 2017 itu, diserahkan secara langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Harry Purwaka, kepada Bupati Rokan Hulu H Sukiman, di aula lantai II kantor BPK RI Perwakilan Riau di Pekanbaru, Senin (28/5/2018) petang.

Turut menyaksikan Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Pejabat Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Rohul, Kasubag Perencanaan Evaluasi dan Pelakporan Inspektorat Rohul Muslim SE MSi.

Bupati Rohul H Sukiman dalam sambutannya, saat acara penyerahan hasil penilaian WTP tersebut, mengatakan, atas nama Pemkab Rohul menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa banggsanya dapat mempertahankan penilaian predikat opini WTP terhadap penilaian LHP atas LKPD Rohul tahun 2017 yang telah diberikan BPK RI Perwakilan Riau.

Diakuinya, penilaian BPK ini, sebelumnya telah melakukan audit keuangan di Pemkab Rohul, dan dari penilaian itu, Pemkab Rohul mendapatkan Opini WTP Dengan Pragraf Penjelasan.

''Dari opini yang diberikan BPK, kami menilai bahwa Pemkab taat kepada aturan dan azas hukum, sehingga opini ini didapatkan. Tentu kami yakin BPK bekerja profesional dalam mengaudit. Sebab Tahun lalu, kita juga mendapat penilaian WTP dari BPK RI atas LHP terhadap LKPD Rohul tahun 2016,'' ungkap Bupati Rohul H Sukiman terkait Rohul terima predikat opini WTP atas LHP LKPD Rohul tahun anggaran 2017.

Penilaian Opini WTP yang diraih dimasa kepemerintahannya, lanjut Sukiman, itu semua berkat kerja keras OPD dan kerjasama yang baik dengan tim, dan merupakan kebanggaan, dan sekaligus menjadi tantangan kedepan.

‘’Minimal harus dapat dipertahankan dan jika bisa ditingkatkan untuk mendapatkan WTP tanpa ada catatan-catatan yang diberikan BPK RI,’’ jelasnya.

Sukiman mengatakan kalau pun ada catatan yang diberikan BPK RI, pemerintah daerah segera menindaklanjuti sebelum tenggat waktu yang telah ditetapkan. Terutama Kepala OPD selaku kuasa pengguna anggaran agar serius dalam melakukan pencatatan aset keuangan.

Yang jelas, lanjut mantan Dandim Inhil itu,  penilaian predikat opini WTP ini, suatu prestasi selain sebagai penilaian terhadap kinerja Pemkab Rohul. Disamping suatu bukti,  laporan keuangan tahun 2017 yang disajikan Pemkab Rohul sudah memenuhi kriteria standar akuntasi pemerintah daerah.

Sukiman mengaku, Pemkab Rohul tahun lalu menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani, atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi.

Penghargaan itu, atas dasar keseriusan dan ketaatan dalam menyusun menyajikan laporan sesuai dengan standar akutansi pemerintah daerah yang mendapat penilaian opini WTP dari BPK.

‘’Piagam penghargaan yang diterima Pemkab Rohul itu, atas komitmen pemerintah daerah dalam pengelolaan penatausaan keuangan daerah. Dimana setiap laporan tahunan dilakukan audit oleh BPK dan secara reguler setiap tahunnya,’’ jelasnya.

Sementara itu Kepala BPK RI Perwakilan Riau Harry Purwaka menyampaikan penilaian WTP yang diberikan kepada Pemkab Rohul, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan atas LKPD tahun 2017 dengan memberikan opini WTP DPP pada Pemkab Rohul.

Dia menyampaikan ucapan selamat kepada Pemkab Rohul dalam hal ini Bupati H Sukiman, atas keberhasilannya dalam mempertahankan penilaian WTP, dan berharap prestasi ini terus dipertahankan dan lebih ditingkatkan dimasa mendatang.  (ADV/Humas)


Dijadikan Taman Asri, Bupati Intruksikan Semua OPD Tanam Pohon di Hutan Kota

ROHUL (Riauokecom)- Hutan kota di areal perkantoran Bina Praja Pemkab Rokan Hulu (Rohul), kini mulai ditanami pohon pelindung serta beragam pohon buah-buahan.

Diperkirakan, luas hutan kota 28 hektar tersebut, diproyeksikan menjadi taman asri untuk lokasi santai, olahraga atau jogging bagi masyarakat dan pegawai di jajaran Pemkab Rohul.

Dalam upaya membuat hutan kota menjadi taman asri, Bupati Rohul H. Sukiman,‎ bersama Pejabat Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, Asisten II Setdakab Rohul Ir. Muhammad Ruslan M.Si, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya serta pegawai, ikut langsung menanam pohon.

Penanaman pohon pelindung dan pohon buah-buahan dilaksanakan, sesuai intruksi Bupati Rohul agar masing-masing OPD atau Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Pemkab Rohul, minimal menanam 10 batang pohon di kawasan hutan kota yang membentang di areal perkantoran Pemkab Rohul.

Disela penanaman pohon, Bupati Rohul Sukiman, ingatkan masing-masing OPD agar bukan hanya menanam saja, namun ikut merawat tanaman yang sudah ditanam di hutan kota, sehingga diharapkan pohon bermanfaat sebagai penghijauan, dan penghasil oksigen yang bermanfaat bagi manusia.


Kemudian, dengan berbagai jenis pohon yang ditanam oleh OPD di hutan kota, seperti pohon matoa, jati, meranti, serta pohon buah-buahan seperti manggis, rambutan, mangga, sukun, nangka mini varietas Pasir Pangaraian, serta jenis lainnya maka keanekaragaman pohon kedepannya akan terlihat.

Melalui penanaman pohon penghijauan, diakui Bupati Sukiman, ju‎ga dilakukan di kawasan perkantoran dan rumah dinas Bupati dan rumah dinas Wakil Bupati Rohul.

“Kemudian, kita berupaya secara bertahap, akan mengelola hutan kota ini menjadi sebuah taman yang asri dan alami," terang Bupati Rohul Sukiman.

Bupati Sukiman mengungkapkan rencananya, melalui Dinas Perumahan dan Permukiman Rohul, akan dianggarkan untuk pembangunan jalan setapak semenisasi diperkirakan 1,8 kilometer.

Lalu, jalan setapak tersebut sambung Bupati Sukiman, akan dimanfaatkan untuk olahraga atau jogging masyarakat di kawasan hutan kota, sekaligus untuk memperindah hutan kota.‎ Kemudian, bila ada kegiatan maka bisa digelar di hutan kota tersebut. (ADV/Humas )


Ribuan Pelajar Rohul Meriahkan Pawai Semarak Ramadhan 1439 Hijriah

 

ROHUL (Riauokecom) - Gema akan memasuki bulan Ramadan 1439 H di Kabupaten Rokan Hulu yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Suluk saat ini sudah mulai dirasakan.

Itu dibuktikan dengan digelarnya acara pembukaan pawai Semarak Ramadan 1439 H oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu yang dipusatkan di ruas jalan Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian, Senin (30/4/2018).

Kegiatan pawai semarak Ramadan yang konsisten dilaksanakan setiap tahun oleh pemerintah daerah itu, tidak lain mempertahankan syiar islam dengan melaksanakan berbagai kegiatan yang sudah menjadi tradisi ditengah masyarakat Rohul dalam menyambut datangnya bulan Ramadan 1439 H di Kabupaten Rokan Hulu.

Selain di sejumlah kecamatan melaksanakan acara Khatam Quran dan kegiatan keagamaan lainnya. Menjelang memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Rohul menggelar acara pawai Semarak Ramadan yang di ikuti ribuan pelajar dari jenjang SD, SLTP dan SLTA di Kabupaten Rohul.

Pawai semarak Ramadan yang dilaksanakan selama sepekan kedepan itu, berlangsung meriah dan disambut antusias oleh pelajar dan siswa dari jenjang pendidikan yang ada.    Secara resmi, pembukaan sekaligus pelepasan peserta Pawai Semarak Ramadan 1439 H tingkat kabupaten itu, dilaksanakan oleh Bupati Rohul H Sukiman yang diwakilkan kepada Asisten II Setda Rohul Ir M Ruslan yang ditandai dengan pengangkatan bendera.

Turut mendampingi Forkopimda, Sekretaris LAM Rohul H Azhari SE, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rohul Drs Yusmar MSi, Pemimpin PT BRI Cabang Pasirpengaraian H Bhakti Agung Siswanto SE, tokoh masyarakat, tokoh agama di Pasirpengaraian.

Terpantau, kemeriahan pawai semarak Ramadan yang diikuti pelajar dan majelis guru di jenjang pendidikan SD, SLTP dan SLTA itu, menjadi perhatian bagi masyarakat dan pedagang rumah toko (Ruko) yang berada di tepi ruas jalan Tuanku Tambusai.

Berbagai macam aktifitas dari peserta pawai yang berasal dari masing-masing sekolah tersebut menampilkan kreasi, miniature bernuansa islami sebagai bentuk kegembiraan dari para pelajar dan majelis guru dalam dalam menyambut masuknya bulan Ramadan tahun ini di Kabupaten Rohul.

Pawai Pekan semarak ramadan 1439 H yang merupakan kegiatan rutin tahunan Pemkab Rohul ini, terlaksana bekerjasama dengan Pengelola Masjid Agung Islamic Center (MAIC) Rohul itu, mendapat respon positif ditengah masyarakat di ibukota Kabupaten Rohul Pasirpengaraian dan sekitarnya.

Bupati Rohul H Sukiman melalui Asisten II Setda Rohul Ir M Ruslan MSi, mengaku sangat terharu dan gembira, melihat antusias ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan dalam mengikuti pawai semarak Ramadan 1439 H yang pesertanya sangat luar biasa, memadati jalan ruas Tuanku Tambusai Pasirpengaraian.

Kegiatan rutin tahunan ini, sebagai bentuk konsisten Pemkab Rohul dalam mempertahankan syiar Islam di negeri seribu suluk. Selain kegiatan ini bentuk kegembiraan masyarakat, menggaungkan dan menggemakan dalam dua pekan kedepan akan memasuki bulan Ramadan 1439 H.

Ruslan mengatakan peserta pawai Semarak Ramadan dengan pesertanya remaja dan anak sekolah itu, dapat memberikan kebiasaan nantinya, sebelum masuk bulan Ramadan, diingatkan dengan meriah seperti ini.

Dia mengharapkan semangat dan spirit para pelajar dalam menyambut datangnya bulan Ramadan di Rohul, dapat dipetik hikmahnya oleh generasi muda Rokan Hulu kedepan. Karena dengan adanya pawai semarak Ramadan ini, menimbulkan kreatifitas, inovatif terhadap anak. Sehingga setiap tahun diharapkan adanya karya dan kreatifitas generasi muda.

‘’Pawai yang digelar dalam memeriahkan menyambut bulan Ramadan ini, dapat membangun semangat kreatifitas pelajar dan terjalinnya hubungan ukwah islamiah, persatuan kesatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membesarkan agama Allah SWT di Rohul,’’ tuturnya. (ADV/Humas)


Bupati Rokan Hulu Dukung Tradisi Adat Mandai Ulu Taon di Bagas Rarangan Haiti

ROHUL (Riauoke.com)- Ribuan masyarakat Mandaliling dari Napitu Huta (tujuh Kampung red) di Rokan Hulu (Rohul), Rabu (25/4/2018), ikut meramaikan tradisi adat tahunan Mandai Ulu Taon (makan bersama), yang dipusatkan di Bagas Rarangan Huta Haiti, Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah.   


Kegiatan dihadiri Bupati Rohul, H Sukiman, Ketua DPRD Kelmi Amri SH, sejumlah anggota DPRD, termasuk Raja raja Napitu Huta yang dikenal Sutan Naopat Mangaraja Natolu serta Sutan Maratur Mangaraja Marbaris, juga dihadiri Raja Melayu dari Luhak Rambah serta para pejabat di jajaran Pemkah Rohul, mantan Sekda Rohul Syarifuddin Nst, sejumlah pejabat Forkopimda, Camat Rambah, Kades Rambah Tengah Barat Sofian, termasuk perangkat desa, di Desa Rambah Tengah Barat dan Sialang Jaya.


Bupati Rohul H Sukiman dalam sambutannya menyatakan, bahwa tradisi Mandai Ulu Taon yang diperingati saat ini harus dilestarikan, karena itu sebagai ciri khas dan tradisi secara turun temurun dari Napitu Huta.


Kemudian, kegiatan yang dilaksanakan juga sebagai bentuk solidaritas dan adat yang diwarisi oleh masyarakat Napitu Huta, sejak dari nenek moyang Boru Namora Suri Andung Jati.


“Melalui Mandai Ulu Taon ini, juga dimaksudkan, mengingat sejarah perjuangan anak seorang Raja Mandailing  yakni Boru Namora Suri Andung Jati. Sehingga tradisi adat di Napitu Huta kedepannya akan dijadikan agenda tahunan, khususnya bagi masyarakat Mandailing Napitu Huta,” kata Bupati Sukiman


Berdasarkan laporan ketua kegiatan, Damri Nasution,  Mandai Ulu Taon digelar atas peran serta seluruh masyarakat Napitu Huta. Kegiatan itu sendiri, sebagai bentuk syukur ke Sang Pencipta setiap tahunnya agar meningkat hasil pertanian masyarakat. Kegiatan itu sendiri, sudah dilaksanakan sejak Nenek moyang.  


Dari cerita yang berkembang di kalangan masyarakat Mandailing, Raja perempuan Boru Namora Suri Andung Jati pergi ke alam kayangan dengan meninggalkan jejak kakinya yang saat ini masih bisa dilihat diarea Bagas Rarangan Huta Haiti atau di dusun Kaiti III Desa Rambah Tengah Barat (RTB), Kecamatan Rambah atau dikenal "Tompat Keramat".


“Boru Namora Suri Andung Jati yang bermarga Nasution dalam sejarah diceritakan merupakan seorang raja dari sebuah kerajaan di Padang Galugur – Panyabungan (Tapanuli Selatan) di abad XIV. Namun karena terjadi perang saudara, maka guna menghindari perang Boru Namora Suri Andung Jati mengungsi dan membawa pengikutnya menuju tanah melayu yakni Pasir Pangaraian,yang dahulunya disebut "Pasir Panggorean"


“Boru Namora dan pengikutnya kemudian mendiami dan mendirikan sebuah perkampungan bernama Huta Haiti sekitar 3 km dari pusat kota kabupaten Rohul dengan Panglima Perang seorang  Raja Perempuan, yang dikenal dengan nama Sutan Laut Api yang juga bermarga Nasution,” kata Damri Nasution Bergelar Maraja Huta Tinggi.


Kemudian, saat kerajaan Rambah terjadi peperangan dengan kerajaan Melayu Rokan, maka warga Mandailing yang dipimpin Boru Namora Suri Andung Jati membantu kerajaan Rambah. Atas bantuan dari bala tentara Napitu Huta, kerajaan Rambah memenangkannya.Lalu Raja Rokan bersama anggotanya mundur tanpa lakukan perlawanan, sehingga kemenangan berada di raja rambah,tanpa harus melakukan peperangan.


“Sebagai ungkapan rasa terima kasih atas bantuan itu, Raja Rambah menghadiahkan tanah wilayat dengan istilah" Tanah Sebingkah-Aur serumpun" ke tiap tiap kampung Mandailing Napitu Huta, yang tetap menjaga adat istiadat dan bahasa mandailing.


Dari raja-raja di Napitu Huta lebih di Kenal dengan sebutan Sutan Naopat Mangaraja Natolu sutan maratur Mangaraja marbaris antara lain ,Sutan Laut api (Marga Nasution) di Huta Kubu Baru,Sutan Tuah (Marga Nasution) di Huta Haiti,Sutan Silindung (Marga Nasution) di Huta Tangun,Sutan Kumalo Bulan (Marga Nasution) di Huta Menaming,Mangaraja Liang (Marga Nasution) di Huta Tanjung Berani,Mangaraja Liang (Marga Nasution) di Huta Sunge Pinang,Mangaraja Timbalan (Marga Lubis) di Huta Pawan


Kades Rambah Tengah Barat, Sofian Daulay mengaku, keunikan tradisi Mandai Ulu Taon itu, Makan Bersama dilakukan dengan menggunakan daun pisang sebagai piring tempat nasi, baik dia seorang Raja, atau seorang pejabat sekalipun sama dengan masyarakat biasa.


Acara ditutup dengan makan bersama, setelah sebelumnya Bupati bersama Ketua DPRD dan raja-raja Napitu Huta, mengunjungi jejak peninggalan Boru Namora Suri Andung Jati yang persis berada di Bagas Rarangan juga berdampingan dengan Makam Sutan Laut Api. (ADV/Humas Pemkab Rohul)

Bupati H Sukiman Bersama Ikatan Dokter Indonesia Rohul Gelar Bhakti Sosial Stanting di Desa Menaming

 

ROHUL (Riauoke.com) –Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Rokan Hulu dan 8 organisasi kesehatan lainnya, laksanakan bhakti sosial bersama Jaringan Komunikasi Kesehatan (Jarkomkes), di PasarMenaming, Kecamatan Rambah, Kamis (19/04/18) siang.


Dikegiatan bhakti sosial tahun 2018, IDI Rohul bekerja sama dengan 8 organisasi profesi kesehatan lainnya di Rohul, seperti Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), PC IAI Rohul, Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium (PATELKI), Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) DPD Persagi Rohul, dan DPD Persatuan Akhli Gizi (Persagi).


Di bhakti sosial bersama,digelar berbagai progam kesehatan yang dilaksanakan secara langsung di lokasi Pasar Menaming, yang dihadiri Bupati Rohul, H.Sukiman, Kadiskes dr Bambang, Ketua IDI Dr Zuldi Afki Sp.P, Camat Rambah Muhammad Franovandi SIP Msi Camat Rambah Hilir Agus Salim SSos, Kepala desa Menaming Firdaus Daulay ,Lurah Pasir Pangaraian Mukhlis SE, serta puluhan dokter, bidan, perawat , serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.


Ketua Panitia pelaksana Jarkomkes, menyatakan ada 8 organisasi melaksanakan kegiatan bhakti sosial tersebut.
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas terlaksananya kegiatan , juga kepada kepala desa (Kades) Menaming, yang sudah bekerja keras mempersiapkan desatersebut menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan Jamkorkes ini.


“Digelarnya  pelaksanaan kegiatan bhakti sosial bersama, dilaksanakan di beberapa tempat . IDI Rohul iuga akan lakukan pemeriksaan kadar HB,Eradikasi TB,serta pemeriksaan kesehatan masyarakat lainnya," Kata Dokter Spesialis Paru ini.


Ketua IDI Rohul juga mengaku, dipilihnya Desa Menaming sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bhakti sosial oleh IDI Rohul, disebabkan pernah ditemukan kasus gizi buruk beberapa waktu lalu di Desa yang berbatas dengan Kecamatan Bangun Purba.


Bupati Rohul H.Sukiman dalam sambutannya mengatakan, bhakti sosial bersama yang digelar IDI Cabang Rohul dan 8 organisasi profesi kesehatan Rohul diharapkan mampu membangun Jaringan Komuniasi Kesehatan (Jarkomkes).


“Melalui kegiatan yang dilaksanakan, saya berharap kasus stanting yang ada di 10 desa di Rohul bisa diatasi. Karena awalnya, kita tidak mengetahui stanting itu apa, namun setelah di informasikan ke kita, baru paham apa itu stanting. Jelasnya melalui kegiatan yang diprakarsai IDI bersama organisasi profesi kesehatan lainya maka ini diharapkan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” harap Bupati.


Kades Menaming Firdaus berterima kasih, karena desa mereka menjadi tempat kegiatan Jarkomkes, sehingga secara perlahan masyarakat di desanya bisa terbebas stanting. Juga berterima kasih ke Bupati H Sukiman, serta instansi terkait lainnya yang sudah melakukan bhakti sosial kesehatan termasuk pemberian susu dan makanan sehat untuk balita.


Juga di kegiatan itu, adanya penyaluran bantuan sembako, juga obat obatan, yang diberikan oleh BRI Cabang Pasir Pangaraian dan Bank Mandiri Rohul. (ADV/Humas Pemkab Rohul)



JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Kamis 23 Agustus 2018

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Jakarta (riauoke.com) Saat dijenguk oleh Presiden, Anthony tengah dirawat di ruang medis. “Masyarakat Indonesia bangga...

Politik

Sabtu 10 November 2018

Bersama Ketum PAN, 12 November, Sandi Uno Balik Kampung ke Riau

Bersama Ketum PAN, 12 November, Sandi Uno Balik Kampung ke Riau

Pekanbaru (riauoke.com) Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Salahuddin Uno dijadwalkan akan balik kampung lagi ke...