Senin, 20 Agustus 2018

Bupati Rokan Hulu Dukung Tradisi Adat Mandai Ulu Taon di Bagas Rarangan Haiti

ROHUL (Riauoke.com)- Ribuan masyarakat Mandaliling dari Napitu Huta (tujuh Kampung red) di Rokan Hulu (Rohul), Rabu (25/4/2018), ikut meramaikan tradisi adat tahunan Mandai Ulu Taon (makan bersama), yang dipusatkan di Bagas Rarangan Huta Haiti, Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah.   


Kegiatan dihadiri Bupati Rohul, H Sukiman, Ketua DPRD Kelmi Amri SH, sejumlah anggota DPRD, termasuk Raja raja Napitu Huta yang dikenal Sutan Naopat Mangaraja Natolu serta Sutan Maratur Mangaraja Marbaris, juga dihadiri Raja Melayu dari Luhak Rambah serta para pejabat di jajaran Pemkah Rohul, mantan Sekda Rohul Syarifuddin Nst, sejumlah pejabat Forkopimda, Camat Rambah, Kades Rambah Tengah Barat Sofian, termasuk perangkat desa, di Desa Rambah Tengah Barat dan Sialang Jaya.


Bupati Rohul H Sukiman dalam sambutannya menyatakan, bahwa tradisi Mandai Ulu Taon yang diperingati saat ini harus dilestarikan, karena itu sebagai ciri khas dan tradisi secara turun temurun dari Napitu Huta.


Kemudian, kegiatan yang dilaksanakan juga sebagai bentuk solidaritas dan adat yang diwarisi oleh masyarakat Napitu Huta, sejak dari nenek moyang Boru Namora Suri Andung Jati.


“Melalui Mandai Ulu Taon ini, juga dimaksudkan, mengingat sejarah perjuangan anak seorang Raja Mandailing  yakni Boru Namora Suri Andung Jati. Sehingga tradisi adat di Napitu Huta kedepannya akan dijadikan agenda tahunan, khususnya bagi masyarakat Mandailing Napitu Huta,” kata Bupati Sukiman


Berdasarkan laporan ketua kegiatan, Damri Nasution,  Mandai Ulu Taon digelar atas peran serta seluruh masyarakat Napitu Huta. Kegiatan itu sendiri, sebagai bentuk syukur ke Sang Pencipta setiap tahunnya agar meningkat hasil pertanian masyarakat. Kegiatan itu sendiri, sudah dilaksanakan sejak Nenek moyang.  


Dari cerita yang berkembang di kalangan masyarakat Mandailing, Raja perempuan Boru Namora Suri Andung Jati pergi ke alam kayangan dengan meninggalkan jejak kakinya yang saat ini masih bisa dilihat diarea Bagas Rarangan Huta Haiti atau di dusun Kaiti III Desa Rambah Tengah Barat (RTB), Kecamatan Rambah atau dikenal "Tompat Keramat".


“Boru Namora Suri Andung Jati yang bermarga Nasution dalam sejarah diceritakan merupakan seorang raja dari sebuah kerajaan di Padang Galugur – Panyabungan (Tapanuli Selatan) di abad XIV. Namun karena terjadi perang saudara, maka guna menghindari perang Boru Namora Suri Andung Jati mengungsi dan membawa pengikutnya menuju tanah melayu yakni Pasir Pangaraian,yang dahulunya disebut "Pasir Panggorean"


“Boru Namora dan pengikutnya kemudian mendiami dan mendirikan sebuah perkampungan bernama Huta Haiti sekitar 3 km dari pusat kota kabupaten Rohul dengan Panglima Perang seorang  Raja Perempuan, yang dikenal dengan nama Sutan Laut Api yang juga bermarga Nasution,” kata Damri Nasution Bergelar Maraja Huta Tinggi.


Kemudian, saat kerajaan Rambah terjadi peperangan dengan kerajaan Melayu Rokan, maka warga Mandailing yang dipimpin Boru Namora Suri Andung Jati membantu kerajaan Rambah. Atas bantuan dari bala tentara Napitu Huta, kerajaan Rambah memenangkannya.Lalu Raja Rokan bersama anggotanya mundur tanpa lakukan perlawanan, sehingga kemenangan berada di raja rambah,tanpa harus melakukan peperangan.


“Sebagai ungkapan rasa terima kasih atas bantuan itu, Raja Rambah menghadiahkan tanah wilayat dengan istilah" Tanah Sebingkah-Aur serumpun" ke tiap tiap kampung Mandailing Napitu Huta, yang tetap menjaga adat istiadat dan bahasa mandailing.


Dari raja-raja di Napitu Huta lebih di Kenal dengan sebutan Sutan Naopat Mangaraja Natolu sutan maratur Mangaraja marbaris antara lain ,Sutan Laut api (Marga Nasution) di Huta Kubu Baru,Sutan Tuah (Marga Nasution) di Huta Haiti,Sutan Silindung (Marga Nasution) di Huta Tangun,Sutan Kumalo Bulan (Marga Nasution) di Huta Menaming,Mangaraja Liang (Marga Nasution) di Huta Tanjung Berani,Mangaraja Liang (Marga Nasution) di Huta Sunge Pinang,Mangaraja Timbalan (Marga Lubis) di Huta Pawan


Kades Rambah Tengah Barat, Sofian Daulay mengaku, keunikan tradisi Mandai Ulu Taon itu, Makan Bersama dilakukan dengan menggunakan daun pisang sebagai piring tempat nasi, baik dia seorang Raja, atau seorang pejabat sekalipun sama dengan masyarakat biasa.


Acara ditutup dengan makan bersama, setelah sebelumnya Bupati bersama Ketua DPRD dan raja-raja Napitu Huta, mengunjungi jejak peninggalan Boru Namora Suri Andung Jati yang persis berada di Bagas Rarangan juga berdampingan dengan Makam Sutan Laut Api. (ADV/Humas Pemkab Rohul)

Bupati H Sukiman Bersama Ikatan Dokter Indonesia Rohul Gelar Bhakti Sosial Stanting di Desa Menaming

 

ROHUL (Riauoke.com) –Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Rokan Hulu dan 8 organisasi kesehatan lainnya, laksanakan bhakti sosial bersama Jaringan Komunikasi Kesehatan (Jarkomkes), di PasarMenaming, Kecamatan Rambah, Kamis (19/04/18) siang.


Dikegiatan bhakti sosial tahun 2018, IDI Rohul bekerja sama dengan 8 organisasi profesi kesehatan lainnya di Rohul, seperti Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), PC IAI Rohul, Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium (PATELKI), Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) DPD Persagi Rohul, dan DPD Persatuan Akhli Gizi (Persagi).


Di bhakti sosial bersama,digelar berbagai progam kesehatan yang dilaksanakan secara langsung di lokasi Pasar Menaming, yang dihadiri Bupati Rohul, H.Sukiman, Kadiskes dr Bambang, Ketua IDI Dr Zuldi Afki Sp.P, Camat Rambah Muhammad Franovandi SIP Msi Camat Rambah Hilir Agus Salim SSos, Kepala desa Menaming Firdaus Daulay ,Lurah Pasir Pangaraian Mukhlis SE, serta puluhan dokter, bidan, perawat , serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.


Ketua Panitia pelaksana Jarkomkes, menyatakan ada 8 organisasi melaksanakan kegiatan bhakti sosial tersebut.
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas terlaksananya kegiatan , juga kepada kepala desa (Kades) Menaming, yang sudah bekerja keras mempersiapkan desatersebut menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan Jamkorkes ini.


“Digelarnya  pelaksanaan kegiatan bhakti sosial bersama, dilaksanakan di beberapa tempat . IDI Rohul iuga akan lakukan pemeriksaan kadar HB,Eradikasi TB,serta pemeriksaan kesehatan masyarakat lainnya," Kata Dokter Spesialis Paru ini.


Ketua IDI Rohul juga mengaku, dipilihnya Desa Menaming sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bhakti sosial oleh IDI Rohul, disebabkan pernah ditemukan kasus gizi buruk beberapa waktu lalu di Desa yang berbatas dengan Kecamatan Bangun Purba.


Bupati Rohul H.Sukiman dalam sambutannya mengatakan, bhakti sosial bersama yang digelar IDI Cabang Rohul dan 8 organisasi profesi kesehatan Rohul diharapkan mampu membangun Jaringan Komuniasi Kesehatan (Jarkomkes).


“Melalui kegiatan yang dilaksanakan, saya berharap kasus stanting yang ada di 10 desa di Rohul bisa diatasi. Karena awalnya, kita tidak mengetahui stanting itu apa, namun setelah di informasikan ke kita, baru paham apa itu stanting. Jelasnya melalui kegiatan yang diprakarsai IDI bersama organisasi profesi kesehatan lainya maka ini diharapkan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” harap Bupati.


Kades Menaming Firdaus berterima kasih, karena desa mereka menjadi tempat kegiatan Jarkomkes, sehingga secara perlahan masyarakat di desanya bisa terbebas stanting. Juga berterima kasih ke Bupati H Sukiman, serta instansi terkait lainnya yang sudah melakukan bhakti sosial kesehatan termasuk pemberian susu dan makanan sehat untuk balita.


Juga di kegiatan itu, adanya penyaluran bantuan sembako, juga obat obatan, yang diberikan oleh BRI Cabang Pasir Pangaraian dan Bank Mandiri Rohul. (ADV/Humas Pemkab Rohul)



Bupati Rohul H Sukiman Tanam Perdana Pohon Aren di Desa Rokan Timur

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman menghadiri acara penananaman perdana pohon aren di kebun milik kelompok tani di Desa Rokan Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, Senin (16/4/2018).


Pada penanaman perdana di Kebun Aren Desa Rokan Timur tersebut, Bupati Sukiman didampingi istrinya juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul Hj. Peni Herawati, serta para Kepala Dinas dan Kepala Badan di lingkungan Pemkab Rohul.


Pada penanaman perdana tersebut, Bupati Rohul Sukiman meminta kepada perusahaan dan warga Desa Rokan Timur harus saling jujur dalam membangun kerjasama.
"Kunci keberhasilan suatu kerjasama antara masyarakat dan perusahaan adalah kejujuran, kalau jujur saya yakin masyarakat akan menerima hasilnya," sampai Bupati Sukiman, sebelum penanaman pohon aren perdana.


Selain itu, Bupati Rohul Sukiman juga mengharapkan perusahaan dan masyarakat harus saling bekerjasama demi terciptanya mitra yang baik, dan saling menguntungkan ke depannya.


Bukan itu saja, Sukiman juga menghimbau kepada masyarakat dan perusahaan untuk tetap kompak, tidak sampai terjadi konflik di kemudian hari yang berpotensi memecah belah, apalagi sampai jatuh korban.
"Yang penting jujur-jujur sajalah, supaya kebun aren yang dibangun bersama-sama ini bermanfaat bagi kita semua," harapnya.‎



Adanya perkebunan aren ‎di Desa Rokan Timur ini, Bupati Sukiman juga mengharapkan kebun ini dapat menopang perekonomian masyarakat sekitar, sehingga taraf hidup atau ekonomi masyarakat tempatan terus meningkat.
"Semoga dengan adanya kebun aren ini bisa menjadikan Desa Rokan Timur semakin dikenal masyarakat luas dan meningkatkan perekonomian masyarakatnya," harapnya lagi.



Masih di tempat sama, Mahardi selaku perwakilan Riau mewakili PT. Mohas Resty Kolaka menerangkan di tahap awal, bibit pohon aren yang ditanam sebanyak 10 ribu pohon di atas lahan sekira 50 hektare.



Ia mengungkapkan setelah berusia antar 5 tahun atau 6 tahun, pohon aren yang ditanam bersama ini sudah bisa dilakukan pemanenan, dengan estimasi 15 liter per pohon.
Untuk kerjasama pembangunan kebun aren, diakui Mahardi menggunakan pola kemitraan atau KKPA. Selain pohon aren, mereka juga akan menanam pohon kelapa di atas lahan 50 hektare tersebut.‎


"Jadi polanya nanti KKPA, nantinya penananmannya juga tidak hanya aren saja, melainkan juga pohon kelapa," tandas Mahardi.(ADV/HUMAS PEMKAB ROHUL)





Bupati Sukiman, Diberi Gelar “Panglimo Pekaso” Setelah Masuk Suku Kandang Kopuh

 

ROHUL (Riauoke.com)- Dari kegiatan prosesi masuk suku adat istiadat Melayu Luhak Rambah, Bupati Rokan Hulu (Rohul) H.Sukiman diberi gelar Panglimo Pakaso (Panglima Perkasa), setelah dirinya resmi masuk Suku Melayu Kandang Kopuh, yang digelar pagi hingga siang Selasa,(3/4/2018).



Dalam proses penabalan suku Kandang Kopuh kepada Bupati Rohul H Sukiman bergelar Panglimo Pakaso, diumumkan ke khalayak ramai dan undangan, yang dihadiri parta Pucuk Suku Kandang Kopuh Luhak Rambah, Herman. Hr. SE. Di kegiatan itu, acara adat yang sama kepada Hj Peni Herawati yang merupakan istri H Sukiman, ikut ditabalkan untuk masuk Suku Melayu Bonuo Luhak Rambah dengan pucuk Suku Syamsuar.



Prosesi penabalan masuk suku baik Bupati Rohul H.Sukiman beserta istri Hj Peni Herawati, digelar di kawasan Rumah Makan H Along, Pulai Rambai Desa Rambah kecamatan Rambah Hilir, yang merupakan kediaman H Amril.



Kegiatan yang berlangsung meriah dan melalui prosesi adat Melayu, dihadiri Ketua LAMR  Rohul H.Zulyadaini, H.Syamsir.J sebagai Sukong Pucuk Suku Kandang Kopuh, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Kajari Fredy Daniel Simanjuntak.SH.MH, mantan Bupati Rohul dua priode juga tokoh masyarakat Riau, Drs H Achmad M.Si, Khalifah Umar, anggota DPRD Riau Hj Magdalisni , para tokoh adat dari Luhak Rambah serta tokoh adat dari LKA di Kabupaten Rohul.



Dari penabalan masuk suku Kandang Kopuh Bupati Rohul H Sukiman bergelar Panglimo Pakaso, juga dihadiri para pejabat Eselon II, III di lingkungan Pemkab Rohul, serta para Camat dan kepala desa/ lurah di Rohul.



Usai penabalan prosesi masuk suku oleh Bupati Rohul H Sukiman ke Suku Melayu Kandang Kopuh, berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat dengan kaum soko dan urang Semondo, induk induk adat dalam suku Kandang Kopuh Luhak Rambah menunjuk Herman Hr.SE sebagai Pucuk Suku Kandang Kopuh Luhak Rambah, H.Syamsir J sebagai Sukong Pucuk Suku Kandang Kopuh Luhak Rambah.



Juga menunjuk Rusli sebagai Tuo Sumondo laki laki, Syofyan sebagai Imam dalam kaum, Ernina Walis S.Pd sebagai Tuo Sumondo perempuan, Hj Nurbaiti sebagai Bundo Kanduong, H.A.Latif.M.M.Pd selaku Sekretaris pucuk, Muhklis SE selaku Wakil Sekretaris pucuk, Amrizal sebagai protokol, Marzuki dan Abdur Rahman sebagai Hulubalang.



Ketua LAMR Rohul, H.Zulyadaini usai kegiatan masuk suku menyatakan, bahwa gelar maupun suku yang didapatkan H Sukiman, diharapkan kedepannya bisa mempererat silaturraahmi sesama masyarakat Melayu di Rohul, serta dengan suku-suku lainnya di Rohul.



“Intinya, dimana bumi di pijak disitu langit dijunjung. Sosok Bupati Rohul H Sukiman, sudah masuk suku bersama istrinya. Dengan harapan, keduanya nantinya bisa berbaur dengan seluruh suku Melayu yang ada di Rohul ini. Kemudian, agar bisa mengenal siapa siapa pucuk suku, dan siapa siapa saja yang jadi kaum kita dalam suku tersebut,” harap H Zul.



H Sukiman bergelar Panglimo Pakaso usai penabalan dirinya masuk suku Kadang Kopuh mengaku, dirinya tidak meminta untuk diberikan gelar ke dirinya. Sehingga, gelar yang diberikan tersebut akan menjadi tanggungjawab besar dirinya dan melakukan hal-hal yang lebih baik lagi juga akan menjaga.



Ditanya dengan sosok Bupati H Sukiman yang sudah masuk Suku Melayu Kandang Kopuh, apakah itu menjadi bukti kecintaan dirinya terhadap masyarakat dan Kabupaten Rohul, diakuinya itu merupakan anugrah apalagi dirinya diberikan penghargaan dari suku.



“Gelar Panglimo Pakaso yang diberikan oleh suku, itu akan menjadi sejarah sekali dalam hidup. Sehingga berharap kita selalu bisa diberikan keselamatan,”



“Kemudian juga berharap junrnalis juga ikut berperan membantu, karena saya sangat berharap jurnalistik melalui tulisannya, akan menimbulkan hati nurani masyarakat membangun Rohul dalam hal segala perbedaan yang ada,” harap  H Sukiman.



Usai kegiatan, dilanjutkan makan bersama dengan cara adat, yang dilanjutkan berikan ucapan selamat kepada H Sukiman dan Hj Peni Sukiman, dari para tamu dan undangan, serta para tokoh adat, tokoh agama, serta pengurus LKA di 5 Luhak di Rohul, juga dari pegawai OPD yang hadir. (ADV/ Humas Pemkab Rohul)   





Bupati rokan Hulu Bagikan E-KTP KepadaSiswa di SMKN I Rambah yang Sudah PRR

 

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman, Rabu (14/3/2018) pagi, membagikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang sudah Print Ready Recortrd (PRR), kepada sejumlah pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Rambah.


Kegiatan penyerahan KTP-el ke para pelajar menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), H Syaiful Bahri, S.Sos, dilakukan simbolis ke pelajar tingkat SLTA se-derajat di Rohul.


“Di kecamatan Rambah ada 265 KTP-el yang baru tercetak dan sudah PRR. Sementara, untuk se-Rohul sudah selesai cetak 1.418 KTP-el, dari total 3.010 keping KTP-el yang PPR  untuk di 5 kecamatan dari 16 kecamatan, yakni Kecamatan Rambah, Ujung Batu, Tambusai Utara, Tambusai, dan Kunto Darussalam,” terang Syaiful Bahri.


Kemudian jelas Syaiful lagi, sisanya lagi dicetak kini terus dicetak oleh pegawai di Disdukcapil Rohul setiap harinya. Kemudian sida dari KTP-el yang sudah tercetak,  ssanya akan dibagikan per kecamatan langsung ke sekolah bersangkutan guna menghindari percaloan.



Bupati Rohul H Sukiman yang hadir bersama Kepsek serta mejelis guru SMKN I Rambah  serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Rohul berharap, agar pelajar yang sudah mendapatkan KTP-el bisa memanfaatkannya dengan baik. KTP-el selain sebagai pengenal indentitas diri, juga bermanfaat untuk hal hal penting lainnya sehingga keberadaannya harus dijaga dengan baik.


“Kemudian, bagi masyarakat yang belum miliki KTP-el agar segera lakukan perekaman. Karena untuk pelayanan, baik itu KK, KTP, akte seluruh digratiskan dan tidak dikutip bayaran. Kemudian kepada pelahar, agar selalu menghindari serta jauhi pemakaian dan penyalahgunaan narkoba,” imbau Bupati H Sukiman.


Sementara, Syaiful Bahri juga mengakui, KTP-el yang sudah tercetak dan belum tercetak, merupakan hasil jemput bola petugasnya di 25 sekolah tingkat SLTA dan pesantren di 16 kecamatan se- Rohul. Namun baru 5 kecamatan yang sudah tercetak, dimana ada 3.010 keping KTP-el yang sudah PPR hasil perekeman se-Rohul untu tahun 2018.



“Kita mengejar target Dirjen Kependukan dan Pencatatan Sipil, untuk pelaksanaan Pilpres dan Pilek. Kwrena nenairnya, mereka harus menggunakan KTP-el. Sehingga bagi masyarakat di dalam dan luar kota, yang belum lakukan perekeman maka segera melakukan perrkemana bisa di UPTD atau di kantor Disdukcapil Rohul,” harapnya.


Kata Syaiful, saat ini pihaknya sudah melakukan pererakaman e-KTP mencapai 96, 42 persen. Sisdanya ada 4 persen lagi warga rohul yang belum perekemanan, sedangkan ditargetkan tahun 2018 ini harus sudah 100 persen dari total wajib KTP di Rohul 368.983. Kemudian yang  sudah perakaman 35.5774  dan yang belum perekaman 13.208. Data tersebut, merupakan data kita yang dilaporkan Dirjen Kependukan dan Pencatatan Sipil,” katanya. (ADV/Humas Pemkab Rohul)

Bupati Rohul H Sukiman Buka Turnamen Bola Kaki Pemuda Lubuk Bendahara Cup V

 

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, secara resmi membuka open turnamen sepak bola Pemuda Cup 5  Lubuk Bendahara Championship, yang dipusatkan di lapangan Bola kaki Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, Selasa (6/3/2018) sore.‎


Pembukaan turmanen tersebut, dihadiri mantan Bupati Rohul H.Ramlan Zas SH gelar Datuk Tumenggung beserta  istri, Ketua KONI Rohul Indra Gunawan atau Ujang Lurah,  sejumlah pengurus KONI Rohul, Anggota DPRD Rohul dari Fraksi PAN Sahril Topan, Dosen UIR Pekan Baru, Kades Lubuk Bendahara Yusro Fadly, sejumlah tokoh masyarakat Lubuk Bendahara dan perangkat desa, juga ratusan masyarakat pencinta bola kaki yang menyaksikan open turnamen.


Kades Lubuk Bendahara Yusro Fadly  berterima kasih, terutama ke Bupati Rohul H Sukiman, yang sudah berkenan hadir dan membuka resmi open ‎turnamen sepak Bola Pemuda Cup V Lubuk Bendahara Championship,  kepada KONI Rohul, pihak donatur, dan Sponsorship serta masyarakat dan pemuda, sehingga acara open Turnamen bisa terlaksana  dengan sukses," ungkap Yusro.


Kata Kades Yusro Fadly, dirinya berharap di tahun 2019 mendatang, Pemkab Rohul bisa menganggarkan dana untuk pembangunan Stadion mini di desa Lubuk Bendahara.  Karena, pembangunan saat ini sudah menelan dana ratusan juta rupiah dan  masih membutuhkan tambahan fasilitas diantaranya masih minimnya tempat duduk untuk para pengunjung.


Ungkap Yusro, pembangunan stadion Mini di Rohul hanya ada dua yakni di desa Lubuk  Bendahara dan satu lagi di Kelurahan Dalu Dalu Kecamatan Tambusai, temasuk perpustakaan mini di  Rohul juga hanya ada dua, satu di desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam dan yang satu lagi berada di desa Lubuk Bendahara.



Bupati Rohul H Sukiman dalam amanatnya berjanji, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin memajukan olah raga di Negeri Seribu Suluk, serta menyalurkan bakat generasi muda di bidang olah raga agar para generasi muda kita terhindar dari bahaya penyalah gunaan narkotika.


“Jaga sportifitas agar turnamen berjalan dengan aman dan lancar, sehingga tidak ada keributan, tim yang kalah harus legowo mengakui kehebatan tim lawan, karena kita semua bersaudara, jadikan olah raga ini menjadi ajang silaturrahmi antara kita,” ungkap Bupati Sukiman.


Pada pembukaan turnamen, ditandai tendangan bola pertama oleh Bupati Rohul H.Sukiman, didampingi ketua KONI Rohul Indra Gunawan, dilanjutkan pembubuhan dua buah tanda tangan ke spanduk pertanda acara pembukaan Turnamen Pemuda Lubuk Bendahara Cup V.


Ketua KONI Rohul, Indra Gunawan juga menyambut baik, atas pelaksanaan turnamen yang memperebutkan tropy bergilir, serta uang tunai Rp50 juta, dengan hadiah utama Rp18 juta. Dirinya berharap, melalui kegiatan turnaman tersebut akan menjauhkan dari bahaya narkoba, dan menjaring bibit-bibit berpertasi.


“Kita mendukung kegiatan positif ini, dan kedepannya daerah lainnya juga hendaknya melaksanakan kegiatan semacam ini. Kita juga berharap, Pemkab Rohul bisa membangun stadion mini, di daerah yang memang aktif melaksanakan kegiatan olahraga,” harap Indra Gunawan.


Kedes Yusron Fadly, di turnamen yang digelar kali ini diikuti 55 club sepak bola dan sekolah sepak bola, baik dari Rohul, kabupaten tetangga di Provinsi Riau serta kabupaten/kota di Povinsi Sumatera Barat juga Sumatera Utara. Nantinya, dalam pertandingan diberlakukan sistim gugur. Dipertandingan perdana, mempertemukan kesebelasan Luben FC Vs Porprov Sumatera Barat. (ADV/HUMAS Pemkab Rohul)



Bupati Rohul H Sukiman Buka Diklatsar Banser NU di Kompleks Masjid Syuhada Ujung Batu

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman, buka Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahlatul Ulama (NU) ke XII dan Fatser ke III tahun 2018, yang dipusatkan di halaman pendopo Masjid Syuhada Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu.


Kegiatan diawali upacara bendera, yang diikuti 150 peserta calon kader Banser. Kegiatan dihadiri Ketua PKK Rohul, Hj Peni Herawati Sukiman, Staff Ahli Bupati Abdul Haris, Kapolsek Ujung Batu, Panit Lalu lintas Polsek Ujung Batu Ipda Heri Sitorus, Camat Ujung Batu, para upika Ujung Batu, pengusaha muda Ujung Batu yang juga Plt KONI Rohul, Indra Gunawan, Ketua GP Ansor Riau, Purwaji SSos, Ketua GP Ansor Rohul, Sutanto, kader muslimah NU serta pengurus PAC GP Ansor se-Rohul.


Bupati Sukiman menyampaikan, bahwa keberadaan Banser NU di Rohul hendaknya dapat membangun karakter pemuda yang memiliki kepribadian yang agamis, serta cinta tanah air.


Sebutnya, pemuda sangat berperan penting dalam kemajuan suatu bangsa dan negara. Sebab itu, Pemkab Rohul sendiri sangat menyambut baik kegiatan Diklatsar Banser NU tersebut, untuk pemantapan para pemuda menghadapi era globalisasi dan perkembangan ilmu teknologi seperti saat ini.


Melalui Diklatsar Banser NU  ungkap mantan Dandim Inhil, dirinya juga berharap para kader pemuda bisa betul-betul mengikuti materi. Sehingga dapat menambah pengalaman, untuk menyambung estafet kepemimpinan Pemuda Ansor kedepan.


"Saya berpesan ke adik-adik lebih semangat ikuti latihan ini. Dan saya juga minta, Pemuda Ansor bisa jadi contoh di tengah masyarakat, demi menciptakan Rokan Hulu yang maju, mandiri dan agamis," pesan Bupato Rohul H Sukiman.


Ketua GP Ansor Rohul, Sutanto menjelaskan, bahwa Diklatsar Banser NU dilaksanakan setiap tahun. Untuk tahun ini, sudah dilaksanakan di dua kecamatan yakni, Kunto Darussalam dan Ujung Batu.


“Keguatan akan dilaksanakan selama 4 hari, pesertanya dari para pemuda pilihan Allah SWT dari 16 kecamatan, berjumlah 150 orang, 20 diantaranya adalah wanita," terangnya.


“Kemudian, materi yang akan disampaikan dalam pendidikan itu diantaranya mengenai peraturan baris-berbaris (PBB), tata cara upacara bendera, Aswaja, kebatinan dan beladiri, serta bidang ekonomi. "Pemateri berasal dari TNI dan Polri serta para ulama di Kecamatan Ujung Batu," tambahnya.

Diakhir sambutannya Ketua GP Ansor Riau, Purwaji SSos meminta, agar seluruh kader Banser NU bisa jadi garda terdepan mengantisifasi kelompok-kelompok Ciber Army yang saat ini meresahkan masyarakat, dengan menyebarkan berita hoax di media sosial (Medsos).


“Berharap Banser NU yang ikut latihan hari ini bisa jadi benteng utama di tengah masyarakat, terutama dari kelompok yang inyangmemecahkan persatuan dan kedamaian NKRI," ucapnya. (ADV/Humas Pemkab Rohul)





H Sukiman Lantik Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan dan Desa se-Rokan Hulu

 

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu H Sukiman, Ahad, (4/3/2018) siang, secara resmi melantik Bunda Paud Kabupaten Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Bunda Paud kecamatan, Kelurahan dan Bunda Paud Desa se Kabupaten Rohul.


Dalam acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Forkopimda, Kepala Dinas, Badan dan Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, Desa, Kelurahan se Rohul. Pelantikan Bunda Paud tersebut dimeriahkan dengan tarian massal 1.800 anak Paud dari perwakilan 16 kecamatan se Rohul.


Pelantikan Bunda Paud Kabupaten Rohul ditandai dengan pemasangan selempang oleh Bupati Rohul H Sukiman, sedangkan pemasangan selempang Bunda Paud Kecamatan, Kelurahan dan desa dilakukan oleh Camat, Lurah dan Kepala Desa se Rohul yang disaksikan oleh ribuan anak paud, guru paud dan tamu undangan.


Bupati Rohul H Sukiman mengucapkan selamat kepada Bunda Paud Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan Bunda Paud Desa se Rohul yang telah dikukuhkan. Tentunya, kedepan diharapkan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Rohul semakin maju dan berkembang. Dengan semangat baru dari para Bunda Paud untuk dapat memperhatikan lembaga Paud di wilayah kerjanya masing-masing.


‘’Kita harapkan, maju dan bekembangnya Paud di Kabupaten Rohul tidak terlepas peran dan dukungan dari Bunda Paud Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan desa serta guru paud se Rohul. Selain partisipasi masyarakat dan orang tua serta pihak swasta dalam mengembangkan karakter anak sejak dini,’’ ungkap Bupati Rohul H Sukiman kepada wartawan, usai mengukuhkan Bunda Paud Kabupaten Rohul Hj Peni Herwati Sukiman sekaligus Bunda Paud Kecamatan, Kelurahan dan Bunda Paud desa se-
Rohul.

Sukiman menyatakan, pemerintah daerah komitmen untuk mensuppor dan memperhatikan lembaga Paud di 16 kecamatan se Rohul. Karena Paud ini dapat memberikan rangsangan pendidikan dan membantu pertumbuhan dan perkembangan serta kesiapan anak untuk melaksanakan pendidikan lebih lanjut ke jenjang sekolah dasar.


Dia mengucapkan terimakasih kepada seluruh Guru Paud yang selama ini, dengan ikhlas, suka rela dan sungguh-sungguh membimbing anak. Selain ada yang telah mengukir berbagai prestasi yang dicapai tak hanya tingkat provinsi tapi Nasional.
‘’Paud merupakan pendidikan informal, dapat membentuk watak, karakter anak bangsa dimasa mendatang. Pentingnya pendidikan anak, khususny usia 0-6 tahun. Karena usia anak dari 0 hingga 4 tahun masa pembentukan syaraf, sementara usia 2-6 tahun masa pengisian syaraf anak dengan bermain,’’ katanya.



Dalam pada itu, Bunda Paud Kabupaten Rohul Hj Peni Herawati Sukiman menyatakan siap untuk mengembangkan Paud di Kabupaten Rohul dengan bersama-sama, bahu membahu untuk memajudkan dunia pendidikan.
‘’Kita harapkan dukungan dan suppor dari pemerintah dan instansi terkait, agar kedepan lembaga Paud di Kabupaten Rohul berprestasi dalam membentuk karakter anak, kepribadian anak yang baik, berimam dan bertakwa kepada Allah SWT,’’ ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul itu.


Dia mengharapkan Bunda Paud Kecamatan dan Desa se Rohul untuk dapat turun meninjau Paud yang ada di desa, kelurahan, dalam rangka memberikan semangat dan spirit terhadap guru PAUD dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya untuk membentuk karakter dan tumbuh kembang anak dengan baik.
‘’Disini peran guru Paud dan orang tua sangat besar, dalam membentuk karakter anak sejak dini kearah yang lebih baik,’’ ujarnya. (ADV/Humas Pemkab Rohul)



Bupati Rohul Canangkan Desa Koto Ranah sebagai Kampung Wisata Pertama‎

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman mencanangkan Desa Koto Ranah, Kecamatan Kabun, sebagai Kampung Wisata‎ pertama di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk atau Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau.


Pencanangan Kampung Wisata di lapangan bola kaki Desa Koto Ranah, sekaligus pembukaan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) Universitas‎ Pasir Pengaraian (UPP) ke-8, serta Pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Koto Ranah, dan Bujang Manjo Sungai Bungo Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah.


Acara turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul Drs. Yusmar M.Si, para Asisten, sejumlah Kepala‎ Satuan Kerja di lingkungan Pemkab Rohul, serta Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP) DR. Adolf Bastian M.Pd.


Rektor UPP, Adolf Bastian, berterima kasih kepada Kepala Disparbud Rohul Yusmar yang telah melibatkan mahasiswa UPP dalam kegiatan dalam membangkitkan potensi pariwisata di Kabupaten Rohul.‎ Ia juga salut dengan Bupati Rohul Sukiman karena bersedia membuka KBM UPP di Desa Koto Ranah meski acara di malam hari.


Menurut Adolf, KBM UPP mengacu terhadap Tri Darma perguruan tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Atas poin ketiga, nilai Pengabdian Masyarakat, mahasiswa baru UPP dari 6 Fakultas 18 program studi diajarkan berbakti kepada masyarakat.
Melalui KBM, mahasiswa UPP diharapkan Adolf benar-benar peduli dengan masyarakat dan lingkungan dalam kegiatan.


Pada KBM UPP ke-8 diikuti sekira 500-an mahasiswa ini, ungkap Adolf, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan, seperti penghijauan atau penanaman pohon, pembersihan masjid,‎ perbaikan jalan, dan edukasi di sekolah. Pada KBM kali ini, tambah Adolf, mahasiswa UPP juga akan berdialog langsung dengan masyarakat Desa Koto Ranah, serta memberikan pemahaman‎ tentang fungsi mahasiswa di tengah-tengah masyarakat, sebagai pelopor dari perbaikan-perbaikan sarana di Desa Koto Ranah.



Adolf mengakui pada KBM kali ini diikuti mahasiswa baru UPP, dan sebagai‎ pembentukan watak dan sikap prilaku mahasiswa dengan cara tinggal dan mengabdi untuk masyarakat.
"Karena pada akhirnya besok, mereka juga akan kembali ke masyarakat," jelas Adolf.


Rektor UPP Adolf Bastian berpesan kepada mahasiswa UPP yang tengah mengikuti KBM selama empat hari untuk menjaga kesehatan dan menjaga kekompakan, serta menjaga tata krama‎, sebab di setiap daerah berbeda budaya, sehingga mahasiswa harus belajar budaya di setiap daerah.


‎Masih di tempat sama, ‎Bupati Rohul Sukiman berterima kasih kepada Kepala Disparbud Rohul Yusmar, Rektor UPP Adolf Bastian, serta seluruh aparat desa dan kecamatan karena telah bersama-sama dalam melakukan persiapan sehingga acara KBM UPP di Desa Koto Ranah berjalan lancar.


Menurut Bupati Sukiman, KBM merupakan penempahan kader bangsa. Sebelum menjadi pemimpin, mahasiswa harus dipersiapkan sejak sekarang. Selain harus punya kemampuan akademis, mahasiswa juga harus bertaqwa kepada Allah SWT, sehingga menjadi pemimpin yang bertaqwa.


Soal permintaan Kades Koto Ranah soal jalan, Bupati ‎Sukiman mengaku akan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohul untuk memperbaiki jalan menuju puncak Ranah yang masih perlu dilakukan perbaikan.
"‎Saya cuma ingin Desa Koto Ranah itu bagus sampai sana (Puncak Menggapai Matahari di Puncak Ranah)," sampai Sukiman dalam sambutannya.

Selain itu, Bupati Sukiman mengajak warga Desa Koto Ranah untuk terus menggalakkan gotong royong di desa, sehingga desa yang telah dicanangkan sebagai Kampung Wisata pertama di Kabupaten Rohul tersebut semakin bagus lagi. Selaku pemerintah daerah, kata Bupati Sukiman, pihaknya sangat mendukung KBM UPP di Desa Koto Ranah. Salah satu tujuannya agar mereka terhindar dari kegiatan negatif, seperti Narkoba, minuman keras, dan aksi kejahatan lain.


Sukiman mengaku Pemkab Rohul dengan kemampuan yang ada dalam melakukan pembenahan seluruh objek wisata yang ada di Negeri Seribu Suluk, salah satunya melakukan perbaikan jalan di Desa Koto Ranah ke arah puncak yang masih perlu dibantu oleh pemerintah daerah.

 

Adanya promosi tanjak yang dilakukan mahasiswa UPP di Desa Koto Ranah, diakui Bupati Rohul Sukiman sangat bagus, sehingga tanjak melayu khas Rohul bernama Unak Serantau tersebut dikenal oleh masyarakat Rohul dan masyarakat luar daerah. "Ini harus kita tingkatkan dan lestarikan terus, karena ini budaya Melayu kita, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung," ujar mantan pria yang sudah dua kali menjabat sebagai Wakil Bupati Rohul.



"Intinya pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini (KBM UPP dan pariwisata), baik untuk mahasiswa dan memajukan Kampung Wisata ini,"‎ tutup Bupati Rohul Sukiman.
‎Sementara, Kepala Disparbud Rohul Yusmar mengaku sangat puas, sebab KBM di Desa Koto Ranah diikuti sekira 500 mahasiswa UPP dari seluruh fakultas.

Terkait antusias Bupati Rohul Sukiman atas pengembangan pariwisata, Yusmar mengaku Disparbud Rohul akan terus mendata seluruh destinasi wisata yang ada di Negeri Seribu Suluk, termasuk makanan khas atau kuliner.


Yusmar mengaku sejauh ini, Disparbud sudah mendata sekira 67 destinasi‎ wisata yang ada di Kabupaten Rohul, baik berupa objek wisata alam, budaya, religius, wisata minat khusus, dan kuliner sebagai makanan khas di suatu daerah yang ikut memberikan kontribusi besar bagi wisatawan untuk datang ke daerah wisata.


Menurutnya, peran mahasiswa dibutuhkan dalam pengembangan destinasi, sebab mereka lebih senang berkomunikasi dan memberikan informasi melalui media sosial yang ada sekarang ini. "Mahasiswa ini ibaratnya kaum menengah, mereka bisa ke bawah dan ke atas.‎ Komunikasi di mahasiswa itu beda dengan anak-anak sekolah dan orang dewasa."


"Makanya kita harapkan peran mereka‎ itu adalah peran yang strategis yang bisa mengembangkan baik ke atas atau ke bawah di bidang pariwisata,\" harap Yusmar.(ADV/Humas Pemkab Rohul)

Bupati Rokan Hulu H Sukiman, Buka FKP Untuk Susun Rancangan RKPD Tahun 2019

 

ROHUL (Riauoke.com)- Terkait penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) 2019, Bupati Rohul, H Sukiman mengimbau, pemerintah desa, UPTD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohul, prioritaskan perencanaan program pembangunan untuk kepentingan masyarakat.


Kemudian jelas Bupati H Sukiman lagi, juga diminta agar membuat perencanaan kegiatan pembangunan dan pengelolaan anggaran hingga pertanggungjawabannya, yang harus mengacu pada mekanisme dan aturan yang berlaku.


‘’Saya tegaskan, ditahun 2019 merupakan tahun ketiga dari implementasi RPJMD Rohul tahun 2016-2021. Tahap ini, program kegiatan yang akan disusun nantinya kelanjutan dan penyempurnaan terhadap program kegiatan OPD yang belum terlaksana pada RPJMD. Sehingga, seluruh OPD menyusun program yang benar-benar mencerminkan pencapain visi dan Misi RPJMD Rohul,’’ tegas Bupati Rohul, H Sukiman, Rabu (21/2/2018), usai membuka FKB dalam rangka penyusunan rancangan awal RKPD Rohul 2019, di Pendopo rumah dinas Wabup Rohul.



Tegas Bupati lago, karena rancangan awal RKPD Rohul tahun 2019 ini, nantinya akan  jadi pedoman dalam penyusunan Rancangan Rencana Kerja OPD. Dengan adanya FKB, maka diharapkan dapat mempertegas rumusan prioritas sasaran pembangunan daerah pada tahun 2019.


Kegiatan tersebut, ditaja Bappeda Rohul, dihadiri Kajari Rohul, Kapolres Rohul, Kalapas Klas II B Pasir Pangaraian, para kepala dinas, badan, kantor, camat se-Rohul, serta Kepala Bappeda Rohul Nifzar.


Kepala Bappeda Rohul Nifzar MIp menyatakan, FKP Rohul yang dilaksanakan merupakan penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2019. Tujuannya, untuk menjaring aspirasi dan harapan dari para pemangku kepentingn terhadap prioritas sasaran pembangun Rohul serta merumuskan masukan dan saran terhadap rancangan awal RKPD Rohul 2019, yang nantinya akan menjadi pedoman dalam menyusunan Rancangan Renja OPD.


“Masukan dan saran dari pemangku kepentingan terhadap RKPD 2019, nantinya akan menjadi pedoman Rencana Kerja OPD. FKP ini, mempertegas, rumusan prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2019. Tentunya saran, masukan dan rumusan awal terhadap RKPD 2019, mengacu kepada Visi dan Misi RPJMD Rohul 2016-2021,’’ tegas Nifzar.


Bupati H Sukiman mengaku, bahwa rancangan awal RKPD Rohul 2019, untuk melihat hasil kinerja pembangunan yang sudah dicapai pada tahun sebelumnya, fenomena yang ada, isu strategsi yang akan dihadapi pada tahun pelaksanaan RKPD serta mempertimbangkan sinergitas antar sektor dan antar wilayah dengan memperhatikan ketersediaan sumber daya yang terbatas.


Usai kegiatan FKB, akan dilanjutkan dengan Forum SKPD dan Musrenbang tingkat Kabupaten. Karena sebelumnya, sudah dilaksanakan Musrenbang tingkat desa dan Kecamatan se Rohul. Artinya, penyusunan perencanaan program pembangunan tahun 2019, dimulai dari Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, Musrenbang kabupaten termasuk didalamnya hasil reses dan penalaahan pokok pokok pikiran Anggota DPRD Rohul.



Dimana, dokumen RKPD Rohul tahun 2019,  merupakan kumpulan dari kebutuhan dan keinginan masyarakat Rohul secara keseluruhan dan bukan parsial.


“Apa yang dihasilkan dalam Musrenbang desa, kecamatan, termasuk Kbupaten, itulah yang dituangkan ke dalam RKPD, yang menjadi pedoman dalam penusunan KUA PPAS dan RAPBD Rohul 2019 mendatang. Sehingga pelaksanaan FKB yang digelar Bappeda Rohul, merupakan konsep awal dalam penyusunan RKPD Rohul,’’ sebut Bupati H Sukiman, yang juga mantan Dandim Inhil.(ADV/HUMAS Pemkab Rohul)



JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Juli 2018

NasDem Kampar Serahkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg Ke KPUD Kampar

NasDem Kampar Serahkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg Ke KPUD Kampar

Bangkinang Kota (riauoke.com) - DPD Partai NasDem Kampar antarkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg yang diminta...