Minggu, 16 Desember 2018

Momentum Nuzul Quran, Bupati Sukiman Ajak Masyarakat Jadikan Al-Quran Sebagai Sebagai Pedoman Hidup


Rohul (Riauoke.com)- Pelaksanaan Peringatan Nuzulul Quran pada malam 17 Ramadan 1439 H yang dipusatkan di Masjid Agung Islamic Madani Islamic Center (MAIC) Rokan Hulu, Jumat (1/6) malam berlangsung hikmat dan sukses.

 

Pemerintah Daerah Rokan Hulu Kembali Raih Predikat WTP dari BPK RI

ROHUL (Riauokecom)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali mempertahankan penilaian predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI Perwakilan Riau.

Predikat Opini WTP yang diraih dimasa kepemerintahan H Sukiman selaku Bupati Rokan Hulu, dimulai dari penilaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Rohul tahun 2016 dan LKPD tahun 2017.

Penilaian LHP atas LKPD Rohul tahun 2017 itu, diserahkan secara langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Harry Purwaka, kepada Bupati Rokan Hulu H Sukiman, di aula lantai II kantor BPK RI Perwakilan Riau di Pekanbaru, Senin (28/5/2018) petang.

Turut menyaksikan Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Pejabat Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Rohul, Kasubag Perencanaan Evaluasi dan Pelakporan Inspektorat Rohul Muslim SE MSi.

Bupati Rohul H Sukiman dalam sambutannya, saat acara penyerahan hasil penilaian WTP tersebut, mengatakan, atas nama Pemkab Rohul menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa banggsanya dapat mempertahankan penilaian predikat opini WTP terhadap penilaian LHP atas LKPD Rohul tahun 2017 yang telah diberikan BPK RI Perwakilan Riau.

Diakuinya, penilaian BPK ini, sebelumnya telah melakukan audit keuangan di Pemkab Rohul, dan dari penilaian itu, Pemkab Rohul mendapatkan Opini WTP Dengan Pragraf Penjelasan.

''Dari opini yang diberikan BPK, kami menilai bahwa Pemkab taat kepada aturan dan azas hukum, sehingga opini ini didapatkan. Tentu kami yakin BPK bekerja profesional dalam mengaudit. Sebab Tahun lalu, kita juga mendapat penilaian WTP dari BPK RI atas LHP terhadap LKPD Rohul tahun 2016,'' ungkap Bupati Rohul H Sukiman terkait Rohul terima predikat opini WTP atas LHP LKPD Rohul tahun anggaran 2017.

Penilaian Opini WTP yang diraih dimasa kepemerintahannya, lanjut Sukiman, itu semua berkat kerja keras OPD dan kerjasama yang baik dengan tim, dan merupakan kebanggaan, dan sekaligus menjadi tantangan kedepan.

‘’Minimal harus dapat dipertahankan dan jika bisa ditingkatkan untuk mendapatkan WTP tanpa ada catatan-catatan yang diberikan BPK RI,’’ jelasnya.

Sukiman mengatakan kalau pun ada catatan yang diberikan BPK RI, pemerintah daerah segera menindaklanjuti sebelum tenggat waktu yang telah ditetapkan. Terutama Kepala OPD selaku kuasa pengguna anggaran agar serius dalam melakukan pencatatan aset keuangan.

Yang jelas, lanjut mantan Dandim Inhil itu,  penilaian predikat opini WTP ini, suatu prestasi selain sebagai penilaian terhadap kinerja Pemkab Rohul. Disamping suatu bukti,  laporan keuangan tahun 2017 yang disajikan Pemkab Rohul sudah memenuhi kriteria standar akuntasi pemerintah daerah.

Sukiman mengaku, Pemkab Rohul tahun lalu menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani, atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi.

Penghargaan itu, atas dasar keseriusan dan ketaatan dalam menyusun menyajikan laporan sesuai dengan standar akutansi pemerintah daerah yang mendapat penilaian opini WTP dari BPK.

‘’Piagam penghargaan yang diterima Pemkab Rohul itu, atas komitmen pemerintah daerah dalam pengelolaan penatausaan keuangan daerah. Dimana setiap laporan tahunan dilakukan audit oleh BPK dan secara reguler setiap tahunnya,’’ jelasnya.

Sementara itu Kepala BPK RI Perwakilan Riau Harry Purwaka menyampaikan penilaian WTP yang diberikan kepada Pemkab Rohul, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan atas LKPD tahun 2017 dengan memberikan opini WTP DPP pada Pemkab Rohul.

Dia menyampaikan ucapan selamat kepada Pemkab Rohul dalam hal ini Bupati H Sukiman, atas keberhasilannya dalam mempertahankan penilaian WTP, dan berharap prestasi ini terus dipertahankan dan lebih ditingkatkan dimasa mendatang.  (ADV/Humas)


Dijadikan Taman Asri, Bupati Intruksikan Semua OPD Tanam Pohon di Hutan Kota

ROHUL (Riauokecom)- Hutan kota di areal perkantoran Bina Praja Pemkab Rokan Hulu (Rohul), kini mulai ditanami pohon pelindung serta beragam pohon buah-buahan.

Diperkirakan, luas hutan kota 28 hektar tersebut, diproyeksikan menjadi taman asri untuk lokasi santai, olahraga atau jogging bagi masyarakat dan pegawai di jajaran Pemkab Rohul.

Dalam upaya membuat hutan kota menjadi taman asri, Bupati Rohul H. Sukiman,‎ bersama Pejabat Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, Asisten II Setdakab Rohul Ir. Muhammad Ruslan M.Si, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya serta pegawai, ikut langsung menanam pohon.

Penanaman pohon pelindung dan pohon buah-buahan dilaksanakan, sesuai intruksi Bupati Rohul agar masing-masing OPD atau Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Pemkab Rohul, minimal menanam 10 batang pohon di kawasan hutan kota yang membentang di areal perkantoran Pemkab Rohul.

Disela penanaman pohon, Bupati Rohul Sukiman, ingatkan masing-masing OPD agar bukan hanya menanam saja, namun ikut merawat tanaman yang sudah ditanam di hutan kota, sehingga diharapkan pohon bermanfaat sebagai penghijauan, dan penghasil oksigen yang bermanfaat bagi manusia.


Kemudian, dengan berbagai jenis pohon yang ditanam oleh OPD di hutan kota, seperti pohon matoa, jati, meranti, serta pohon buah-buahan seperti manggis, rambutan, mangga, sukun, nangka mini varietas Pasir Pangaraian, serta jenis lainnya maka keanekaragaman pohon kedepannya akan terlihat.

Melalui penanaman pohon penghijauan, diakui Bupati Sukiman, ju‎ga dilakukan di kawasan perkantoran dan rumah dinas Bupati dan rumah dinas Wakil Bupati Rohul.

“Kemudian, kita berupaya secara bertahap, akan mengelola hutan kota ini menjadi sebuah taman yang asri dan alami," terang Bupati Rohul Sukiman.

Bupati Sukiman mengungkapkan rencananya, melalui Dinas Perumahan dan Permukiman Rohul, akan dianggarkan untuk pembangunan jalan setapak semenisasi diperkirakan 1,8 kilometer.

Lalu, jalan setapak tersebut sambung Bupati Sukiman, akan dimanfaatkan untuk olahraga atau jogging masyarakat di kawasan hutan kota, sekaligus untuk memperindah hutan kota.‎ Kemudian, bila ada kegiatan maka bisa digelar di hutan kota tersebut. (ADV/Humas )


Ribuan Pelajar Rohul Meriahkan Pawai Semarak Ramadhan 1439 Hijriah

 

ROHUL (Riauokecom) - Gema akan memasuki bulan Ramadan 1439 H di Kabupaten Rokan Hulu yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Suluk saat ini sudah mulai dirasakan.

Itu dibuktikan dengan digelarnya acara pembukaan pawai Semarak Ramadan 1439 H oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu yang dipusatkan di ruas jalan Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian, Senin (30/4/2018).

Kegiatan pawai semarak Ramadan yang konsisten dilaksanakan setiap tahun oleh pemerintah daerah itu, tidak lain mempertahankan syiar islam dengan melaksanakan berbagai kegiatan yang sudah menjadi tradisi ditengah masyarakat Rohul dalam menyambut datangnya bulan Ramadan 1439 H di Kabupaten Rokan Hulu.

Selain di sejumlah kecamatan melaksanakan acara Khatam Quran dan kegiatan keagamaan lainnya. Menjelang memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Rohul menggelar acara pawai Semarak Ramadan yang di ikuti ribuan pelajar dari jenjang SD, SLTP dan SLTA di Kabupaten Rohul.

Pawai semarak Ramadan yang dilaksanakan selama sepekan kedepan itu, berlangsung meriah dan disambut antusias oleh pelajar dan siswa dari jenjang pendidikan yang ada.    Secara resmi, pembukaan sekaligus pelepasan peserta Pawai Semarak Ramadan 1439 H tingkat kabupaten itu, dilaksanakan oleh Bupati Rohul H Sukiman yang diwakilkan kepada Asisten II Setda Rohul Ir M Ruslan yang ditandai dengan pengangkatan bendera.

Turut mendampingi Forkopimda, Sekretaris LAM Rohul H Azhari SE, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rohul Drs Yusmar MSi, Pemimpin PT BRI Cabang Pasirpengaraian H Bhakti Agung Siswanto SE, tokoh masyarakat, tokoh agama di Pasirpengaraian.

Terpantau, kemeriahan pawai semarak Ramadan yang diikuti pelajar dan majelis guru di jenjang pendidikan SD, SLTP dan SLTA itu, menjadi perhatian bagi masyarakat dan pedagang rumah toko (Ruko) yang berada di tepi ruas jalan Tuanku Tambusai.

Berbagai macam aktifitas dari peserta pawai yang berasal dari masing-masing sekolah tersebut menampilkan kreasi, miniature bernuansa islami sebagai bentuk kegembiraan dari para pelajar dan majelis guru dalam dalam menyambut masuknya bulan Ramadan tahun ini di Kabupaten Rohul.

Pawai Pekan semarak ramadan 1439 H yang merupakan kegiatan rutin tahunan Pemkab Rohul ini, terlaksana bekerjasama dengan Pengelola Masjid Agung Islamic Center (MAIC) Rohul itu, mendapat respon positif ditengah masyarakat di ibukota Kabupaten Rohul Pasirpengaraian dan sekitarnya.

Bupati Rohul H Sukiman melalui Asisten II Setda Rohul Ir M Ruslan MSi, mengaku sangat terharu dan gembira, melihat antusias ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan dalam mengikuti pawai semarak Ramadan 1439 H yang pesertanya sangat luar biasa, memadati jalan ruas Tuanku Tambusai Pasirpengaraian.

Kegiatan rutin tahunan ini, sebagai bentuk konsisten Pemkab Rohul dalam mempertahankan syiar Islam di negeri seribu suluk. Selain kegiatan ini bentuk kegembiraan masyarakat, menggaungkan dan menggemakan dalam dua pekan kedepan akan memasuki bulan Ramadan 1439 H.

Ruslan mengatakan peserta pawai Semarak Ramadan dengan pesertanya remaja dan anak sekolah itu, dapat memberikan kebiasaan nantinya, sebelum masuk bulan Ramadan, diingatkan dengan meriah seperti ini.

Dia mengharapkan semangat dan spirit para pelajar dalam menyambut datangnya bulan Ramadan di Rohul, dapat dipetik hikmahnya oleh generasi muda Rokan Hulu kedepan. Karena dengan adanya pawai semarak Ramadan ini, menimbulkan kreatifitas, inovatif terhadap anak. Sehingga setiap tahun diharapkan adanya karya dan kreatifitas generasi muda.

‘’Pawai yang digelar dalam memeriahkan menyambut bulan Ramadan ini, dapat membangun semangat kreatifitas pelajar dan terjalinnya hubungan ukwah islamiah, persatuan kesatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membesarkan agama Allah SWT di Rohul,’’ tuturnya. (ADV/Humas)


Bupati Rokan Hulu Dukung Tradisi Adat Mandai Ulu Taon di Bagas Rarangan Haiti

ROHUL (Riauoke.com)- Ribuan masyarakat Mandaliling dari Napitu Huta (tujuh Kampung red) di Rokan Hulu (Rohul), Rabu (25/4/2018), ikut meramaikan tradisi adat tahunan Mandai Ulu Taon (makan bersama), yang dipusatkan di Bagas Rarangan Huta Haiti, Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah.   


Kegiatan dihadiri Bupati Rohul, H Sukiman, Ketua DPRD Kelmi Amri SH, sejumlah anggota DPRD, termasuk Raja raja Napitu Huta yang dikenal Sutan Naopat Mangaraja Natolu serta Sutan Maratur Mangaraja Marbaris, juga dihadiri Raja Melayu dari Luhak Rambah serta para pejabat di jajaran Pemkah Rohul, mantan Sekda Rohul Syarifuddin Nst, sejumlah pejabat Forkopimda, Camat Rambah, Kades Rambah Tengah Barat Sofian, termasuk perangkat desa, di Desa Rambah Tengah Barat dan Sialang Jaya.


Bupati Rohul H Sukiman dalam sambutannya menyatakan, bahwa tradisi Mandai Ulu Taon yang diperingati saat ini harus dilestarikan, karena itu sebagai ciri khas dan tradisi secara turun temurun dari Napitu Huta.


Kemudian, kegiatan yang dilaksanakan juga sebagai bentuk solidaritas dan adat yang diwarisi oleh masyarakat Napitu Huta, sejak dari nenek moyang Boru Namora Suri Andung Jati.


“Melalui Mandai Ulu Taon ini, juga dimaksudkan, mengingat sejarah perjuangan anak seorang Raja Mandailing  yakni Boru Namora Suri Andung Jati. Sehingga tradisi adat di Napitu Huta kedepannya akan dijadikan agenda tahunan, khususnya bagi masyarakat Mandailing Napitu Huta,” kata Bupati Sukiman


Berdasarkan laporan ketua kegiatan, Damri Nasution,  Mandai Ulu Taon digelar atas peran serta seluruh masyarakat Napitu Huta. Kegiatan itu sendiri, sebagai bentuk syukur ke Sang Pencipta setiap tahunnya agar meningkat hasil pertanian masyarakat. Kegiatan itu sendiri, sudah dilaksanakan sejak Nenek moyang.  


Dari cerita yang berkembang di kalangan masyarakat Mandailing, Raja perempuan Boru Namora Suri Andung Jati pergi ke alam kayangan dengan meninggalkan jejak kakinya yang saat ini masih bisa dilihat diarea Bagas Rarangan Huta Haiti atau di dusun Kaiti III Desa Rambah Tengah Barat (RTB), Kecamatan Rambah atau dikenal "Tompat Keramat".


“Boru Namora Suri Andung Jati yang bermarga Nasution dalam sejarah diceritakan merupakan seorang raja dari sebuah kerajaan di Padang Galugur – Panyabungan (Tapanuli Selatan) di abad XIV. Namun karena terjadi perang saudara, maka guna menghindari perang Boru Namora Suri Andung Jati mengungsi dan membawa pengikutnya menuju tanah melayu yakni Pasir Pangaraian,yang dahulunya disebut "Pasir Panggorean"


“Boru Namora dan pengikutnya kemudian mendiami dan mendirikan sebuah perkampungan bernama Huta Haiti sekitar 3 km dari pusat kota kabupaten Rohul dengan Panglima Perang seorang  Raja Perempuan, yang dikenal dengan nama Sutan Laut Api yang juga bermarga Nasution,” kata Damri Nasution Bergelar Maraja Huta Tinggi.


Kemudian, saat kerajaan Rambah terjadi peperangan dengan kerajaan Melayu Rokan, maka warga Mandailing yang dipimpin Boru Namora Suri Andung Jati membantu kerajaan Rambah. Atas bantuan dari bala tentara Napitu Huta, kerajaan Rambah memenangkannya.Lalu Raja Rokan bersama anggotanya mundur tanpa lakukan perlawanan, sehingga kemenangan berada di raja rambah,tanpa harus melakukan peperangan.


“Sebagai ungkapan rasa terima kasih atas bantuan itu, Raja Rambah menghadiahkan tanah wilayat dengan istilah" Tanah Sebingkah-Aur serumpun" ke tiap tiap kampung Mandailing Napitu Huta, yang tetap menjaga adat istiadat dan bahasa mandailing.


Dari raja-raja di Napitu Huta lebih di Kenal dengan sebutan Sutan Naopat Mangaraja Natolu sutan maratur Mangaraja marbaris antara lain ,Sutan Laut api (Marga Nasution) di Huta Kubu Baru,Sutan Tuah (Marga Nasution) di Huta Haiti,Sutan Silindung (Marga Nasution) di Huta Tangun,Sutan Kumalo Bulan (Marga Nasution) di Huta Menaming,Mangaraja Liang (Marga Nasution) di Huta Tanjung Berani,Mangaraja Liang (Marga Nasution) di Huta Sunge Pinang,Mangaraja Timbalan (Marga Lubis) di Huta Pawan


Kades Rambah Tengah Barat, Sofian Daulay mengaku, keunikan tradisi Mandai Ulu Taon itu, Makan Bersama dilakukan dengan menggunakan daun pisang sebagai piring tempat nasi, baik dia seorang Raja, atau seorang pejabat sekalipun sama dengan masyarakat biasa.


Acara ditutup dengan makan bersama, setelah sebelumnya Bupati bersama Ketua DPRD dan raja-raja Napitu Huta, mengunjungi jejak peninggalan Boru Namora Suri Andung Jati yang persis berada di Bagas Rarangan juga berdampingan dengan Makam Sutan Laut Api. (ADV/Humas Pemkab Rohul)

Bupati H Sukiman Bersama Ikatan Dokter Indonesia Rohul Gelar Bhakti Sosial Stanting di Desa Menaming

 

ROHUL (Riauoke.com) –Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Rokan Hulu dan 8 organisasi kesehatan lainnya, laksanakan bhakti sosial bersama Jaringan Komunikasi Kesehatan (Jarkomkes), di PasarMenaming, Kecamatan Rambah, Kamis (19/04/18) siang.


Dikegiatan bhakti sosial tahun 2018, IDI Rohul bekerja sama dengan 8 organisasi profesi kesehatan lainnya di Rohul, seperti Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), PC IAI Rohul, Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium (PATELKI), Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) DPD Persagi Rohul, dan DPD Persatuan Akhli Gizi (Persagi).


Di bhakti sosial bersama,digelar berbagai progam kesehatan yang dilaksanakan secara langsung di lokasi Pasar Menaming, yang dihadiri Bupati Rohul, H.Sukiman, Kadiskes dr Bambang, Ketua IDI Dr Zuldi Afki Sp.P, Camat Rambah Muhammad Franovandi SIP Msi Camat Rambah Hilir Agus Salim SSos, Kepala desa Menaming Firdaus Daulay ,Lurah Pasir Pangaraian Mukhlis SE, serta puluhan dokter, bidan, perawat , serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.


Ketua Panitia pelaksana Jarkomkes, menyatakan ada 8 organisasi melaksanakan kegiatan bhakti sosial tersebut.
Dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas terlaksananya kegiatan , juga kepada kepala desa (Kades) Menaming, yang sudah bekerja keras mempersiapkan desatersebut menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan Jamkorkes ini.


“Digelarnya  pelaksanaan kegiatan bhakti sosial bersama, dilaksanakan di beberapa tempat . IDI Rohul iuga akan lakukan pemeriksaan kadar HB,Eradikasi TB,serta pemeriksaan kesehatan masyarakat lainnya," Kata Dokter Spesialis Paru ini.


Ketua IDI Rohul juga mengaku, dipilihnya Desa Menaming sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bhakti sosial oleh IDI Rohul, disebabkan pernah ditemukan kasus gizi buruk beberapa waktu lalu di Desa yang berbatas dengan Kecamatan Bangun Purba.


Bupati Rohul H.Sukiman dalam sambutannya mengatakan, bhakti sosial bersama yang digelar IDI Cabang Rohul dan 8 organisasi profesi kesehatan Rohul diharapkan mampu membangun Jaringan Komuniasi Kesehatan (Jarkomkes).


“Melalui kegiatan yang dilaksanakan, saya berharap kasus stanting yang ada di 10 desa di Rohul bisa diatasi. Karena awalnya, kita tidak mengetahui stanting itu apa, namun setelah di informasikan ke kita, baru paham apa itu stanting. Jelasnya melalui kegiatan yang diprakarsai IDI bersama organisasi profesi kesehatan lainya maka ini diharapkan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” harap Bupati.


Kades Menaming Firdaus berterima kasih, karena desa mereka menjadi tempat kegiatan Jarkomkes, sehingga secara perlahan masyarakat di desanya bisa terbebas stanting. Juga berterima kasih ke Bupati H Sukiman, serta instansi terkait lainnya yang sudah melakukan bhakti sosial kesehatan termasuk pemberian susu dan makanan sehat untuk balita.


Juga di kegiatan itu, adanya penyaluran bantuan sembako, juga obat obatan, yang diberikan oleh BRI Cabang Pasir Pangaraian dan Bank Mandiri Rohul. (ADV/Humas Pemkab Rohul)



Bupati Rohul H Sukiman Tanam Perdana Pohon Aren di Desa Rokan Timur

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu, H. Sukiman menghadiri acara penananaman perdana pohon aren di kebun milik kelompok tani di Desa Rokan Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, Senin (16/4/2018).


Pada penanaman perdana di Kebun Aren Desa Rokan Timur tersebut, Bupati Sukiman didampingi istrinya juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul Hj. Peni Herawati, serta para Kepala Dinas dan Kepala Badan di lingkungan Pemkab Rohul.


Pada penanaman perdana tersebut, Bupati Rohul Sukiman meminta kepada perusahaan dan warga Desa Rokan Timur harus saling jujur dalam membangun kerjasama.
"Kunci keberhasilan suatu kerjasama antara masyarakat dan perusahaan adalah kejujuran, kalau jujur saya yakin masyarakat akan menerima hasilnya," sampai Bupati Sukiman, sebelum penanaman pohon aren perdana.


Selain itu, Bupati Rohul Sukiman juga mengharapkan perusahaan dan masyarakat harus saling bekerjasama demi terciptanya mitra yang baik, dan saling menguntungkan ke depannya.


Bukan itu saja, Sukiman juga menghimbau kepada masyarakat dan perusahaan untuk tetap kompak, tidak sampai terjadi konflik di kemudian hari yang berpotensi memecah belah, apalagi sampai jatuh korban.
"Yang penting jujur-jujur sajalah, supaya kebun aren yang dibangun bersama-sama ini bermanfaat bagi kita semua," harapnya.‎



Adanya perkebunan aren ‎di Desa Rokan Timur ini, Bupati Sukiman juga mengharapkan kebun ini dapat menopang perekonomian masyarakat sekitar, sehingga taraf hidup atau ekonomi masyarakat tempatan terus meningkat.
"Semoga dengan adanya kebun aren ini bisa menjadikan Desa Rokan Timur semakin dikenal masyarakat luas dan meningkatkan perekonomian masyarakatnya," harapnya lagi.



Masih di tempat sama, Mahardi selaku perwakilan Riau mewakili PT. Mohas Resty Kolaka menerangkan di tahap awal, bibit pohon aren yang ditanam sebanyak 10 ribu pohon di atas lahan sekira 50 hektare.



Ia mengungkapkan setelah berusia antar 5 tahun atau 6 tahun, pohon aren yang ditanam bersama ini sudah bisa dilakukan pemanenan, dengan estimasi 15 liter per pohon.
Untuk kerjasama pembangunan kebun aren, diakui Mahardi menggunakan pola kemitraan atau KKPA. Selain pohon aren, mereka juga akan menanam pohon kelapa di atas lahan 50 hektare tersebut.‎


"Jadi polanya nanti KKPA, nantinya penananmannya juga tidak hanya aren saja, melainkan juga pohon kelapa," tandas Mahardi.(ADV/HUMAS PEMKAB ROHUL)





Bupati Sukiman, Diberi Gelar “Panglimo Pekaso” Setelah Masuk Suku Kandang Kopuh

 

ROHUL (Riauoke.com)- Dari kegiatan prosesi masuk suku adat istiadat Melayu Luhak Rambah, Bupati Rokan Hulu (Rohul) H.Sukiman diberi gelar Panglimo Pakaso (Panglima Perkasa), setelah dirinya resmi masuk Suku Melayu Kandang Kopuh, yang digelar pagi hingga siang Selasa,(3/4/2018).



Dalam proses penabalan suku Kandang Kopuh kepada Bupati Rohul H Sukiman bergelar Panglimo Pakaso, diumumkan ke khalayak ramai dan undangan, yang dihadiri parta Pucuk Suku Kandang Kopuh Luhak Rambah, Herman. Hr. SE. Di kegiatan itu, acara adat yang sama kepada Hj Peni Herawati yang merupakan istri H Sukiman, ikut ditabalkan untuk masuk Suku Melayu Bonuo Luhak Rambah dengan pucuk Suku Syamsuar.



Prosesi penabalan masuk suku baik Bupati Rohul H.Sukiman beserta istri Hj Peni Herawati, digelar di kawasan Rumah Makan H Along, Pulai Rambai Desa Rambah kecamatan Rambah Hilir, yang merupakan kediaman H Amril.



Kegiatan yang berlangsung meriah dan melalui prosesi adat Melayu, dihadiri Ketua LAMR  Rohul H.Zulyadaini, H.Syamsir.J sebagai Sukong Pucuk Suku Kandang Kopuh, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Kajari Fredy Daniel Simanjuntak.SH.MH, mantan Bupati Rohul dua priode juga tokoh masyarakat Riau, Drs H Achmad M.Si, Khalifah Umar, anggota DPRD Riau Hj Magdalisni , para tokoh adat dari Luhak Rambah serta tokoh adat dari LKA di Kabupaten Rohul.



Dari penabalan masuk suku Kandang Kopuh Bupati Rohul H Sukiman bergelar Panglimo Pakaso, juga dihadiri para pejabat Eselon II, III di lingkungan Pemkab Rohul, serta para Camat dan kepala desa/ lurah di Rohul.



Usai penabalan prosesi masuk suku oleh Bupati Rohul H Sukiman ke Suku Melayu Kandang Kopuh, berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat dengan kaum soko dan urang Semondo, induk induk adat dalam suku Kandang Kopuh Luhak Rambah menunjuk Herman Hr.SE sebagai Pucuk Suku Kandang Kopuh Luhak Rambah, H.Syamsir J sebagai Sukong Pucuk Suku Kandang Kopuh Luhak Rambah.



Juga menunjuk Rusli sebagai Tuo Sumondo laki laki, Syofyan sebagai Imam dalam kaum, Ernina Walis S.Pd sebagai Tuo Sumondo perempuan, Hj Nurbaiti sebagai Bundo Kanduong, H.A.Latif.M.M.Pd selaku Sekretaris pucuk, Muhklis SE selaku Wakil Sekretaris pucuk, Amrizal sebagai protokol, Marzuki dan Abdur Rahman sebagai Hulubalang.



Ketua LAMR Rohul, H.Zulyadaini usai kegiatan masuk suku menyatakan, bahwa gelar maupun suku yang didapatkan H Sukiman, diharapkan kedepannya bisa mempererat silaturraahmi sesama masyarakat Melayu di Rohul, serta dengan suku-suku lainnya di Rohul.



“Intinya, dimana bumi di pijak disitu langit dijunjung. Sosok Bupati Rohul H Sukiman, sudah masuk suku bersama istrinya. Dengan harapan, keduanya nantinya bisa berbaur dengan seluruh suku Melayu yang ada di Rohul ini. Kemudian, agar bisa mengenal siapa siapa pucuk suku, dan siapa siapa saja yang jadi kaum kita dalam suku tersebut,” harap H Zul.



H Sukiman bergelar Panglimo Pakaso usai penabalan dirinya masuk suku Kadang Kopuh mengaku, dirinya tidak meminta untuk diberikan gelar ke dirinya. Sehingga, gelar yang diberikan tersebut akan menjadi tanggungjawab besar dirinya dan melakukan hal-hal yang lebih baik lagi juga akan menjaga.



Ditanya dengan sosok Bupati H Sukiman yang sudah masuk Suku Melayu Kandang Kopuh, apakah itu menjadi bukti kecintaan dirinya terhadap masyarakat dan Kabupaten Rohul, diakuinya itu merupakan anugrah apalagi dirinya diberikan penghargaan dari suku.



“Gelar Panglimo Pakaso yang diberikan oleh suku, itu akan menjadi sejarah sekali dalam hidup. Sehingga berharap kita selalu bisa diberikan keselamatan,”



“Kemudian juga berharap junrnalis juga ikut berperan membantu, karena saya sangat berharap jurnalistik melalui tulisannya, akan menimbulkan hati nurani masyarakat membangun Rohul dalam hal segala perbedaan yang ada,” harap  H Sukiman.



Usai kegiatan, dilanjutkan makan bersama dengan cara adat, yang dilanjutkan berikan ucapan selamat kepada H Sukiman dan Hj Peni Sukiman, dari para tamu dan undangan, serta para tokoh adat, tokoh agama, serta pengurus LKA di 5 Luhak di Rohul, juga dari pegawai OPD yang hadir. (ADV/ Humas Pemkab Rohul)   





Bupati rokan Hulu Bagikan E-KTP KepadaSiswa di SMKN I Rambah yang Sudah PRR

 

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman, Rabu (14/3/2018) pagi, membagikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang sudah Print Ready Recortrd (PRR), kepada sejumlah pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Rambah.


Kegiatan penyerahan KTP-el ke para pelajar menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), H Syaiful Bahri, S.Sos, dilakukan simbolis ke pelajar tingkat SLTA se-derajat di Rohul.


“Di kecamatan Rambah ada 265 KTP-el yang baru tercetak dan sudah PRR. Sementara, untuk se-Rohul sudah selesai cetak 1.418 KTP-el, dari total 3.010 keping KTP-el yang PPR  untuk di 5 kecamatan dari 16 kecamatan, yakni Kecamatan Rambah, Ujung Batu, Tambusai Utara, Tambusai, dan Kunto Darussalam,” terang Syaiful Bahri.


Kemudian jelas Syaiful lagi, sisanya lagi dicetak kini terus dicetak oleh pegawai di Disdukcapil Rohul setiap harinya. Kemudian sida dari KTP-el yang sudah tercetak,  ssanya akan dibagikan per kecamatan langsung ke sekolah bersangkutan guna menghindari percaloan.



Bupati Rohul H Sukiman yang hadir bersama Kepsek serta mejelis guru SMKN I Rambah  serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Rohul berharap, agar pelajar yang sudah mendapatkan KTP-el bisa memanfaatkannya dengan baik. KTP-el selain sebagai pengenal indentitas diri, juga bermanfaat untuk hal hal penting lainnya sehingga keberadaannya harus dijaga dengan baik.


“Kemudian, bagi masyarakat yang belum miliki KTP-el agar segera lakukan perekaman. Karena untuk pelayanan, baik itu KK, KTP, akte seluruh digratiskan dan tidak dikutip bayaran. Kemudian kepada pelahar, agar selalu menghindari serta jauhi pemakaian dan penyalahgunaan narkoba,” imbau Bupati H Sukiman.


Sementara, Syaiful Bahri juga mengakui, KTP-el yang sudah tercetak dan belum tercetak, merupakan hasil jemput bola petugasnya di 25 sekolah tingkat SLTA dan pesantren di 16 kecamatan se- Rohul. Namun baru 5 kecamatan yang sudah tercetak, dimana ada 3.010 keping KTP-el yang sudah PPR hasil perekeman se-Rohul untu tahun 2018.



“Kita mengejar target Dirjen Kependukan dan Pencatatan Sipil, untuk pelaksanaan Pilpres dan Pilek. Kwrena nenairnya, mereka harus menggunakan KTP-el. Sehingga bagi masyarakat di dalam dan luar kota, yang belum lakukan perekeman maka segera melakukan perrkemana bisa di UPTD atau di kantor Disdukcapil Rohul,” harapnya.


Kata Syaiful, saat ini pihaknya sudah melakukan pererakaman e-KTP mencapai 96, 42 persen. Sisdanya ada 4 persen lagi warga rohul yang belum perekemanan, sedangkan ditargetkan tahun 2018 ini harus sudah 100 persen dari total wajib KTP di Rohul 368.983. Kemudian yang  sudah perakaman 35.5774  dan yang belum perekaman 13.208. Data tersebut, merupakan data kita yang dilaporkan Dirjen Kependukan dan Pencatatan Sipil,” katanya. (ADV/Humas Pemkab Rohul)

Bupati Rohul H Sukiman Buka Turnamen Bola Kaki Pemuda Lubuk Bendahara Cup V

 

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, secara resmi membuka open turnamen sepak bola Pemuda Cup 5  Lubuk Bendahara Championship, yang dipusatkan di lapangan Bola kaki Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, Selasa (6/3/2018) sore.‎


Pembukaan turmanen tersebut, dihadiri mantan Bupati Rohul H.Ramlan Zas SH gelar Datuk Tumenggung beserta  istri, Ketua KONI Rohul Indra Gunawan atau Ujang Lurah,  sejumlah pengurus KONI Rohul, Anggota DPRD Rohul dari Fraksi PAN Sahril Topan, Dosen UIR Pekan Baru, Kades Lubuk Bendahara Yusro Fadly, sejumlah tokoh masyarakat Lubuk Bendahara dan perangkat desa, juga ratusan masyarakat pencinta bola kaki yang menyaksikan open turnamen.


Kades Lubuk Bendahara Yusro Fadly  berterima kasih, terutama ke Bupati Rohul H Sukiman, yang sudah berkenan hadir dan membuka resmi open ‎turnamen sepak Bola Pemuda Cup V Lubuk Bendahara Championship,  kepada KONI Rohul, pihak donatur, dan Sponsorship serta masyarakat dan pemuda, sehingga acara open Turnamen bisa terlaksana  dengan sukses," ungkap Yusro.


Kata Kades Yusro Fadly, dirinya berharap di tahun 2019 mendatang, Pemkab Rohul bisa menganggarkan dana untuk pembangunan Stadion mini di desa Lubuk Bendahara.  Karena, pembangunan saat ini sudah menelan dana ratusan juta rupiah dan  masih membutuhkan tambahan fasilitas diantaranya masih minimnya tempat duduk untuk para pengunjung.


Ungkap Yusro, pembangunan stadion Mini di Rohul hanya ada dua yakni di desa Lubuk  Bendahara dan satu lagi di Kelurahan Dalu Dalu Kecamatan Tambusai, temasuk perpustakaan mini di  Rohul juga hanya ada dua, satu di desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam dan yang satu lagi berada di desa Lubuk Bendahara.



Bupati Rohul H Sukiman dalam amanatnya berjanji, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin memajukan olah raga di Negeri Seribu Suluk, serta menyalurkan bakat generasi muda di bidang olah raga agar para generasi muda kita terhindar dari bahaya penyalah gunaan narkotika.


“Jaga sportifitas agar turnamen berjalan dengan aman dan lancar, sehingga tidak ada keributan, tim yang kalah harus legowo mengakui kehebatan tim lawan, karena kita semua bersaudara, jadikan olah raga ini menjadi ajang silaturrahmi antara kita,” ungkap Bupati Sukiman.


Pada pembukaan turnamen, ditandai tendangan bola pertama oleh Bupati Rohul H.Sukiman, didampingi ketua KONI Rohul Indra Gunawan, dilanjutkan pembubuhan dua buah tanda tangan ke spanduk pertanda acara pembukaan Turnamen Pemuda Lubuk Bendahara Cup V.


Ketua KONI Rohul, Indra Gunawan juga menyambut baik, atas pelaksanaan turnamen yang memperebutkan tropy bergilir, serta uang tunai Rp50 juta, dengan hadiah utama Rp18 juta. Dirinya berharap, melalui kegiatan turnaman tersebut akan menjauhkan dari bahaya narkoba, dan menjaring bibit-bibit berpertasi.


“Kita mendukung kegiatan positif ini, dan kedepannya daerah lainnya juga hendaknya melaksanakan kegiatan semacam ini. Kita juga berharap, Pemkab Rohul bisa membangun stadion mini, di daerah yang memang aktif melaksanakan kegiatan olahraga,” harap Indra Gunawan.


Kedes Yusron Fadly, di turnamen yang digelar kali ini diikuti 55 club sepak bola dan sekolah sepak bola, baik dari Rohul, kabupaten tetangga di Provinsi Riau serta kabupaten/kota di Povinsi Sumatera Barat juga Sumatera Utara. Nantinya, dalam pertandingan diberlakukan sistim gugur. Dipertandingan perdana, mempertemukan kesebelasan Luben FC Vs Porprov Sumatera Barat. (ADV/HUMAS Pemkab Rohul)



JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Rabu 12 Desember 2018

Wadahi Potensi Kaum Muda, PPI Kampar Gelar Turnamen Futsal

Bangkinang (riauoke.com) Untuk mewadahi para pecinta olah raga futsal di Kampar, Persatuan Paskibraka Indonesia (PPI)...

Politik

Kamis 13 Desember 2018

Anggota DPRD Bengkalis Tinner Wetbet Tumanggor Kunjungi Konstituennya di Mandau

Anggota DPRD Bengkalis Tinner Wetbet Tumanggor Kunjungi Konstituennya di Mandau

Bengkalis/Duri (Riauoke. Com) Anggota DPRD Bengkalis Tinner Wetbet Tumanggor dari Partai PKPI mengikuti rapat perangkat...