Kamis, 18 Oktober 2018

Bupati Rohul Canangkan Desa Koto Ranah sebagai Kampung Wisata Pertama‎

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman mencanangkan Desa Koto Ranah, Kecamatan Kabun, sebagai Kampung Wisata‎ pertama di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk atau Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau.


Pencanangan Kampung Wisata di lapangan bola kaki Desa Koto Ranah, sekaligus pembukaan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) Universitas‎ Pasir Pengaraian (UPP) ke-8, serta Pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Koto Ranah, dan Bujang Manjo Sungai Bungo Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah.


Acara turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul Drs. Yusmar M.Si, para Asisten, sejumlah Kepala‎ Satuan Kerja di lingkungan Pemkab Rohul, serta Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP) DR. Adolf Bastian M.Pd.


Rektor UPP, Adolf Bastian, berterima kasih kepada Kepala Disparbud Rohul Yusmar yang telah melibatkan mahasiswa UPP dalam kegiatan dalam membangkitkan potensi pariwisata di Kabupaten Rohul.‎ Ia juga salut dengan Bupati Rohul Sukiman karena bersedia membuka KBM UPP di Desa Koto Ranah meski acara di malam hari.


Menurut Adolf, KBM UPP mengacu terhadap Tri Darma perguruan tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Atas poin ketiga, nilai Pengabdian Masyarakat, mahasiswa baru UPP dari 6 Fakultas 18 program studi diajarkan berbakti kepada masyarakat.
Melalui KBM, mahasiswa UPP diharapkan Adolf benar-benar peduli dengan masyarakat dan lingkungan dalam kegiatan.


Pada KBM UPP ke-8 diikuti sekira 500-an mahasiswa ini, ungkap Adolf, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan, seperti penghijauan atau penanaman pohon, pembersihan masjid,‎ perbaikan jalan, dan edukasi di sekolah. Pada KBM kali ini, tambah Adolf, mahasiswa UPP juga akan berdialog langsung dengan masyarakat Desa Koto Ranah, serta memberikan pemahaman‎ tentang fungsi mahasiswa di tengah-tengah masyarakat, sebagai pelopor dari perbaikan-perbaikan sarana di Desa Koto Ranah.



Adolf mengakui pada KBM kali ini diikuti mahasiswa baru UPP, dan sebagai‎ pembentukan watak dan sikap prilaku mahasiswa dengan cara tinggal dan mengabdi untuk masyarakat.
"Karena pada akhirnya besok, mereka juga akan kembali ke masyarakat," jelas Adolf.


Rektor UPP Adolf Bastian berpesan kepada mahasiswa UPP yang tengah mengikuti KBM selama empat hari untuk menjaga kesehatan dan menjaga kekompakan, serta menjaga tata krama‎, sebab di setiap daerah berbeda budaya, sehingga mahasiswa harus belajar budaya di setiap daerah.


‎Masih di tempat sama, ‎Bupati Rohul Sukiman berterima kasih kepada Kepala Disparbud Rohul Yusmar, Rektor UPP Adolf Bastian, serta seluruh aparat desa dan kecamatan karena telah bersama-sama dalam melakukan persiapan sehingga acara KBM UPP di Desa Koto Ranah berjalan lancar.


Menurut Bupati Sukiman, KBM merupakan penempahan kader bangsa. Sebelum menjadi pemimpin, mahasiswa harus dipersiapkan sejak sekarang. Selain harus punya kemampuan akademis, mahasiswa juga harus bertaqwa kepada Allah SWT, sehingga menjadi pemimpin yang bertaqwa.


Soal permintaan Kades Koto Ranah soal jalan, Bupati ‎Sukiman mengaku akan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohul untuk memperbaiki jalan menuju puncak Ranah yang masih perlu dilakukan perbaikan.
"‎Saya cuma ingin Desa Koto Ranah itu bagus sampai sana (Puncak Menggapai Matahari di Puncak Ranah)," sampai Sukiman dalam sambutannya.

Selain itu, Bupati Sukiman mengajak warga Desa Koto Ranah untuk terus menggalakkan gotong royong di desa, sehingga desa yang telah dicanangkan sebagai Kampung Wisata pertama di Kabupaten Rohul tersebut semakin bagus lagi. Selaku pemerintah daerah, kata Bupati Sukiman, pihaknya sangat mendukung KBM UPP di Desa Koto Ranah. Salah satu tujuannya agar mereka terhindar dari kegiatan negatif, seperti Narkoba, minuman keras, dan aksi kejahatan lain.


Sukiman mengaku Pemkab Rohul dengan kemampuan yang ada dalam melakukan pembenahan seluruh objek wisata yang ada di Negeri Seribu Suluk, salah satunya melakukan perbaikan jalan di Desa Koto Ranah ke arah puncak yang masih perlu dibantu oleh pemerintah daerah.

 

Adanya promosi tanjak yang dilakukan mahasiswa UPP di Desa Koto Ranah, diakui Bupati Rohul Sukiman sangat bagus, sehingga tanjak melayu khas Rohul bernama Unak Serantau tersebut dikenal oleh masyarakat Rohul dan masyarakat luar daerah. "Ini harus kita tingkatkan dan lestarikan terus, karena ini budaya Melayu kita, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung," ujar mantan pria yang sudah dua kali menjabat sebagai Wakil Bupati Rohul.



"Intinya pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini (KBM UPP dan pariwisata), baik untuk mahasiswa dan memajukan Kampung Wisata ini,"‎ tutup Bupati Rohul Sukiman.
‎Sementara, Kepala Disparbud Rohul Yusmar mengaku sangat puas, sebab KBM di Desa Koto Ranah diikuti sekira 500 mahasiswa UPP dari seluruh fakultas.

Terkait antusias Bupati Rohul Sukiman atas pengembangan pariwisata, Yusmar mengaku Disparbud Rohul akan terus mendata seluruh destinasi wisata yang ada di Negeri Seribu Suluk, termasuk makanan khas atau kuliner.


Yusmar mengaku sejauh ini, Disparbud sudah mendata sekira 67 destinasi‎ wisata yang ada di Kabupaten Rohul, baik berupa objek wisata alam, budaya, religius, wisata minat khusus, dan kuliner sebagai makanan khas di suatu daerah yang ikut memberikan kontribusi besar bagi wisatawan untuk datang ke daerah wisata.


Menurutnya, peran mahasiswa dibutuhkan dalam pengembangan destinasi, sebab mereka lebih senang berkomunikasi dan memberikan informasi melalui media sosial yang ada sekarang ini. "Mahasiswa ini ibaratnya kaum menengah, mereka bisa ke bawah dan ke atas.‎ Komunikasi di mahasiswa itu beda dengan anak-anak sekolah dan orang dewasa."


"Makanya kita harapkan peran mereka‎ itu adalah peran yang strategis yang bisa mengembangkan baik ke atas atau ke bawah di bidang pariwisata,\" harap Yusmar.(ADV/Humas Pemkab Rohul)

Bupati Rokan Hulu H Sukiman, Buka FKP Untuk Susun Rancangan RKPD Tahun 2019

 

ROHUL (Riauoke.com)- Terkait penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) 2019, Bupati Rohul, H Sukiman mengimbau, pemerintah desa, UPTD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohul, prioritaskan perencanaan program pembangunan untuk kepentingan masyarakat.


Kemudian jelas Bupati H Sukiman lagi, juga diminta agar membuat perencanaan kegiatan pembangunan dan pengelolaan anggaran hingga pertanggungjawabannya, yang harus mengacu pada mekanisme dan aturan yang berlaku.


‘’Saya tegaskan, ditahun 2019 merupakan tahun ketiga dari implementasi RPJMD Rohul tahun 2016-2021. Tahap ini, program kegiatan yang akan disusun nantinya kelanjutan dan penyempurnaan terhadap program kegiatan OPD yang belum terlaksana pada RPJMD. Sehingga, seluruh OPD menyusun program yang benar-benar mencerminkan pencapain visi dan Misi RPJMD Rohul,’’ tegas Bupati Rohul, H Sukiman, Rabu (21/2/2018), usai membuka FKB dalam rangka penyusunan rancangan awal RKPD Rohul 2019, di Pendopo rumah dinas Wabup Rohul.



Tegas Bupati lago, karena rancangan awal RKPD Rohul tahun 2019 ini, nantinya akan  jadi pedoman dalam penyusunan Rancangan Rencana Kerja OPD. Dengan adanya FKB, maka diharapkan dapat mempertegas rumusan prioritas sasaran pembangunan daerah pada tahun 2019.


Kegiatan tersebut, ditaja Bappeda Rohul, dihadiri Kajari Rohul, Kapolres Rohul, Kalapas Klas II B Pasir Pangaraian, para kepala dinas, badan, kantor, camat se-Rohul, serta Kepala Bappeda Rohul Nifzar.


Kepala Bappeda Rohul Nifzar MIp menyatakan, FKP Rohul yang dilaksanakan merupakan penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2019. Tujuannya, untuk menjaring aspirasi dan harapan dari para pemangku kepentingn terhadap prioritas sasaran pembangun Rohul serta merumuskan masukan dan saran terhadap rancangan awal RKPD Rohul 2019, yang nantinya akan menjadi pedoman dalam menyusunan Rancangan Renja OPD.


“Masukan dan saran dari pemangku kepentingan terhadap RKPD 2019, nantinya akan menjadi pedoman Rencana Kerja OPD. FKP ini, mempertegas, rumusan prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2019. Tentunya saran, masukan dan rumusan awal terhadap RKPD 2019, mengacu kepada Visi dan Misi RPJMD Rohul 2016-2021,’’ tegas Nifzar.


Bupati H Sukiman mengaku, bahwa rancangan awal RKPD Rohul 2019, untuk melihat hasil kinerja pembangunan yang sudah dicapai pada tahun sebelumnya, fenomena yang ada, isu strategsi yang akan dihadapi pada tahun pelaksanaan RKPD serta mempertimbangkan sinergitas antar sektor dan antar wilayah dengan memperhatikan ketersediaan sumber daya yang terbatas.


Usai kegiatan FKB, akan dilanjutkan dengan Forum SKPD dan Musrenbang tingkat Kabupaten. Karena sebelumnya, sudah dilaksanakan Musrenbang tingkat desa dan Kecamatan se Rohul. Artinya, penyusunan perencanaan program pembangunan tahun 2019, dimulai dari Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, Musrenbang kabupaten termasuk didalamnya hasil reses dan penalaahan pokok pokok pikiran Anggota DPRD Rohul.



Dimana, dokumen RKPD Rohul tahun 2019,  merupakan kumpulan dari kebutuhan dan keinginan masyarakat Rohul secara keseluruhan dan bukan parsial.


“Apa yang dihasilkan dalam Musrenbang desa, kecamatan, termasuk Kbupaten, itulah yang dituangkan ke dalam RKPD, yang menjadi pedoman dalam penusunan KUA PPAS dan RAPBD Rohul 2019 mendatang. Sehingga pelaksanaan FKB yang digelar Bappeda Rohul, merupakan konsep awal dalam penyusunan RKPD Rohul,’’ sebut Bupati H Sukiman, yang juga mantan Dandim Inhil.(ADV/HUMAS Pemkab Rohul)



Dilantik Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, Sukiman Resmi Jadi Bupati Rokan Hulu Defenitif

 

 

 

Pasir Pengaraian (riauoke.com)- Tepat pukul 16.00 WIB, Rabu (14/2/2018), H. Sukiman resmi dilantik menjadi Bupati Rokan Hulu (Rohul) defenitif masa sisa jabatan 2016 – 2021 oleh Gubernur Riau, H. Arsyadjuliandi Rahman di Gedung Daerah Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru.


Pelantikan Sukiman sebagai Bupati Rohul itu berdasarkan Surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 131.14-227 tertanggal 12 Februari 2018.
Usai pelantikan Bupati Rohul tersebut, Gubri Andi Rahman berpesan kepada Sukiman agar tetap melanjutkan pembangunan di Rohul.


Gubernur Riau juga minta Sukiman agar memperhatikan pemerataan pembangunan infrastruktur, sehingga setiap pembangunan yang dilaksanakan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Tingkatkan pelayanan dan jaga jalannya pemerintahan tetap berjalan seperti biasa serta memperhatikan pemerataan pembangunan,“ harap Andi Rahman.


Setelah dilantik, Sukiman dengan tegas dan lantang pun membacakan pakta integritas di hadapan Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman dan Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim.

Dalam fakta integritas yang dibacakan itu berkaitan dengan tak akan meminta dan menerima pemberian dalam bentuk apa pun dan dari siapapun, berkaitan dengan jabatannya.(ADV/ Humas Pemkab Rohul)




Plt Bupati Rohul Sukiman Komitmen Kembangkan PAUD di Negeri Seribu Suluk

 

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Plt Bupati Rokan Hulu, H Sukiman, komit terhadap pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Rohul. Dirinya berharap, Ketua Himpunan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Rohul periode 2016-2020 Hj Peni Herawati Sukiman yang baru dilantik bisa mengembangkan PAUD di Rohul.


“Karena, melalui PAUD kita bisa mendidik karakter anak sejak dini, dan diharapkan PAUD mampu mendidik anak-anak sehingga mereka nantinya bisa menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Anak-anak sejak dini agar dibina sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) mereka bisa menjadi anak yang berguna kedepannya,” harap Plt Bupati Rohul, Senin (5/2/2018).


Juga diharapkan, agar Ketua HIMPAUDI Rohul yang baru terpilih, kedepannya bisa meningkatkan PAUD juga bagi tenaga pendidik yang ada. Sehingga, anak-anak Rohul sejak dini akan memiliki kreatifitas dan SDM yang handal, apalagi karakter anak harus dibangun sejak dini.


“Peran PAUD dan HIMPAUDI sangat besar, dan Pemkab Rohul berharap sekali pendidikan anak sejak dini bisa dibangun dengan baik. Apalagi di Rohul, keberadaan PAUD terbanyak di Riau sehingga perlunya pembinaan lebih baik lagi kedepannya,” sebut H Sukiman.


Sikapi pernyataan Plt Bupati Rohul, Ketua HIMPAUDI Hj Peni Herawati Sukiman yang baru dilantik, dirinya siap menjalankan amanah yang diberikan ke dirinya,. Termasuk melaksanakan tugas sesuai harapan pemkab Rohul.


Bahkan usai di lantik, Senin kemarin, Ketua HIMPADI Rohul terpilih bersama Plt Bupatu Rohul H Sukiman, turun memantau gedung PAUD yang baru dibangun di belakang Kantor Camat Rambah. Mereka melihat APE yang sudah tersedia. Namun, Plt Bupatyi dan Ketua HIMPAUDI yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Rohul, sangat menyanyangkan karena PAUD tersebut belum mendapatkan perhatian, dan belum teraliri listrik.


Plt Bupati dan pengurus HIMPAUDI Rohul, akan menggelar rapat bersama Disdikpora Rohul untuk membahas persiapan pengoperasian PAUD tersebut. Nantinya, juga membicarakan guru PAUD yang mengajar, termasuk persiapan penerimaan murid PAUD di sekolah tersebut.


Apalagi, jelas H Sukiman, untuk mengoperasionalkan PAUD tersebut, masih banyak mobiler yang harus dibutuhkan, selain listrik, meja guru, lemari ATK, kursi anak, permainan luar ruangan. PAUD yang belum difungsikan ini dapat menampung 20 anak serta minimal ada 4 guru PAUD yang mengajar nantinya.


Peni Sukiman juga menegaskan, komitmennya untuk mengembangkan dan memajukan PAUD di Rohul, dalam rangka membentuk karatkter anak melalui PAUD, sehingga anak Rohul bisa menjadi anak yang berprestasi guna membentuk SDM anak yang handal.


“Saat ini, setiap desa di Rohul sudah berdiri 3-6 PAUD. Kita sudah membantu anggaran untuk operasional PAUD di Rohul melalui bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikucurkan Pemkab Rohul,”


“Dana itu termasuk honor guru Paud dan aktifitas kegiatan . Kita berikan motivator, semangat kepada Guru PAUD  karen keberadaan PAUD dapat membentuk watak dan karaker sifat anak-anak tersebut ke arah lebih baik,’’ H Sukiman lagi.(ADV/HUMAS Pemkab Rohul)




Wujudkan Pemerintahan Bebas KKN, Wabup Sukiman Optimis Level Maturitas SPIP Rohul Akan Meningkat

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berada dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar meningkatkan pengawasan serta keselarasan antara visi misi tujuan dan sasaran kebijakan dalam mendukung terwujudnya misi Bupati Rohul.


Langkah untuk mewujudkan hal tersebut yang pertama, mengimplementasikan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di lingkungan masing-masing dengan membentuk satuan tugas pelaksana untuk mengidentifikasi dan menganalisa risiko. Yang kedua, penuhi seluruh dokumen yang dibutuhkan sebagaimana yang disampaikan oleh BPKP dalam rangka peningkatan level maturitas SPIP Pemerintah Kabupaten Rohul. Dan yang ketiga adalah, mempedomani dan mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Hal itu disampaikan Wakil Bupati Rohul, H. Sukiman, dalam sambutannya saat membuka acara sosialisas Maturitas SPIP, Penandatangan Fakta Integritas dan Penyusunan Peta Resiko Tahun 2018, yang ditaja oleh Inspektorat Rohul, di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Selasa (16/1/2018). Ditegaskannya, dengan adanya penilaian resiko, diharapkan akan terdapat keselarasan vertikal dan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang  bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan optimis level maturitas SPIP Rohul akan meningkat.


“keselarasan dengan sistem perencanaan pembangunan nasional dan keselarasan horizontal yang dimaksud adalah keselarasan antara visi misi tujuan dan sasaran kebijakan serta program kegiatan yang mewujudkan atau mendukung terwujudnya misi Bupati Rohul, dalam hal penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat jelas dan terukur, serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,”tegas Sukimman.



Dalam rangka pelaksanaan kegiatan OPD diminta selalu konsultasi dan berkoordinasi, baik melalui inspektorat Kabupaten Rohul, maupun kepada BPKP Riau, untuk pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat jelas dan terukur demi terwujudnya dan terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

“Oleh sebab itu, saya sangat berterima kasih sekali atas terselenggaranya acara ini. Dimana, berdasarkan peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2008 tentang sistem pengendalian intern Pemerintah yang mengamanatkan bahwa BPKP memberikan pembinaan kepada setiap Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di dalam mengimplementasikannya,”pungkasnya.



Pada kesempatan itu juga, Wabup Rohul H Sukiman, meminta kepada BPKP Riau, agar memberikan bimbingan dan pendampingan di dalam setiap proses pemenuhan dokumen-dokumen di instansi Pemkab Rohul, demi terwujudnya dan terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang baik yang merupakan prasyaratan bagi setiap pemerintah untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai cita-cita bangsa.



Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Riau Dikdik Sadikin dalam arahannya, berharap kepada seluruh OPD yang berada dilingkungan Pemkab Rohul agar berkontribusi dalam meningkatkan SPP ke level 3. Karena SPP Rohul, selama ini dinilai masih berada dibawah level 3.
“mohon partisipasi dari semua OPD. Jangan sampai ada OPD yang sudah bagus kemudian dirusak oleh DPD yang gak bagus. Karena kita bicaranya dalam kumulatif seluruh Pemda. Untuk itu saya berpesan, jangan jadi hilang dalam susu sebelanga hanya karena nila setitik,” tegasnya.


Pada kesempatan itu juga, Dikdik, menegaskan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan secara jelas, serta bebas dari KKN.


Sosialisasi Maturitas SPIP, Penandatangan Fakta Integritas dan Penyusunan Peta Resiko Tahun 2018 yang digelar di Sapadia Hotel, tersebut dihadiri seluruh Kepala Dinas, Badan dan Kantor yang ada dilingkungan Pemkab Rohul, dan seluruh Camat se Rohul. (ADV/Humas Pemkab Rohul)

Wakil Bupati Sukiman, Mengembalikan Julukan “Negeri Seribu Suluk” Untuk Rokan Hulu

 

ROHUL (Riauoke.com)- “Negeri Seribu Suluk” sebagai julukan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), akan diganti dan disosialisasikan kembali untuk menggantikan “Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau” yang dirancang oleh mantan Bupati Rohul, H. Suparman, S.Sos MSi.


Pertimbangan pengembalian sebutan “Negeri Seribu Suluk” ini dilakukan, menindak lanjuti aspirasi masyarakat, tokoh masyarakat, dan para tokoh lainnya yang meminta kepada Wakil Bupati Rohul, H. Sukiman, supaya “Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau” yang dirancang pada masa kepemimpinan Suparman, diganti dengan “Negeri Seribu Suluk”.


Hal itu disampaikan Wakil Bupati Rohul, H. Sukiman kepada wartawan, Ahad (14/1/2018) di Pasir Pengaraian. Disampaikan, dari kajian dan masukan yang disampaikan para tokoh Rohul, bahwa julukan “Negeri Seribu Suluk” untuk Kabupaten Rohul, seharusnya tidak perlu diganti lagi karena telah mengakomodir seluruh kepentingan yang ada didalamnya.


“Rokan Hulu ini sudah berusia 17 tahun. Kalau di ibaratkan dengan manusia, sudah berusia dewasa dan memiliki identitas yang jelas dimata masyarakat. Nah, apabila namanya diganti dengan nama lain, tentu masyarakat lainnya kaget dan heran. Kenapa harus diganti?, tanya Sukiman heran


“Pengembalian sebutan ini berdasarkan masukan, para tokoh dan pendiri Rohul, yang disampaikan ke kita. Karena julukan Negeri seribu suluk ini memiliki makna tentang Rohul yang religius. Dan ini sudah mendunia. Untuk itu kedepannya, julukan untuk Rohul tetap Negeri Seribu Suluk, titik. Jangan ditambah lagi,”tegas  H. Sukiman.


Sekedar mengingatkan, julukan Negeri Seribu Suluk untuk Kabupaten Rohul,  ini lahir di era kepemimpinan Bupati Rohul pertama Ramlan Zas. Bahkan dibawah ke pemimpinan Achmad, pun sematan negeri seribu suluk untuk Rokan Hulu masih tetap di pertahankan. Tapi dibawah kepemimpinan Suparman, “negeri seribu suluk” digantinya dengan “Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau”. (ADV/HUMAS Pemkab Rohul)




Wakil Bupati Rohul, Sukiman Lantik 13 PAW Ketua dan Anggota BPD

 

 

ROHUL (Riauoke.com)– Wakil Bupati Rokan Hulu (Wabup) Rohul H. Sukiman, Senin (8/1/2018) pagi, melantik 13 Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua dan pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 8 Kecamatan di Rohul.



Kegiatan yang dipusatkan di aula lantai III Kantor Bupati Rohul, ditandai pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara, dipimpin Wabup Sukiman, yang juga dihadiri Asisten I Juni Syafrin S.Sos, M.Si, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Jufri, juga hadir Camat Pendalian IV Koto, Kades Sontang Zulfahrianto SE serta para camat juga Kades undangan lainnya.



Dimana Ketua dan anggota BPD yang dilantik dari Kecamatan Pendalian IV Koto yakni BPD Desa Sei Kandis, Bengkolan Salak, Kecamatan Tambusai BPD Sei Kumango. Kemudian dari Kecamatan Tambusai Utara dilantik BPD Desa Tanjung Medan, lalu dari Kecamatan Bonai Darussalam yakni BPD Desa Sontang.


Dari kecamatan Rambah Samo, dilantik PAW BPD Rambah Utama, Rambah Muda. Di Kecamatan Tandun BPD Tapung Jaya, Koto Tandun, sedangkan dari Kecamatan Rambah dilantik PAW BPD Desa Babusalam, lalu di Kecamatan Kabun BPD Kabun Kecamatan Tandun PAW BPD Tandun.


“Selain  PAW yang dilantik, ada juga yang sudah habis masa jabatannya, kemudian menang di Pemilihan Kepala Desa dan ada Dua Desa BPD nya diganti sesuai aturan yang berlaku,” sebut Plt Kepala DPMPD Jufri.


Kata Jufri lagi, melalui pengesahan dan pengangkatan Pimpinan dan anggota Badan Permusyawaratan Desa serta pengesahan pengangkatan PAW dilaksanakan sesuai kebutuhan masing-masing desa yang dilaksanakan pelantikan.


“Kepada BPD yang sudah dilantik dan yang masih aktif, untuk bersama Kadesnya bermusyawarah dalam meningkatkan berbagai pembangunan dan ekonomi masyarakat di wilayahnya,” harap Jufri lagi.


Wabup H Sukiman dalam arahannya, berharap usai dilantik sebagai PAW Ketua dan anggota BPD, hal itu awal BPD memberikan kontribusi pembangunan di Rohul dengan menggali apa yang ada di desanya, untuk bisa menjadi sumber daya dalam meningkatkan pembangunan dan perokonomian masyarakat.


Kemudian, diingatkan BPD yang mewakil masyarakat dan nantinya agar bisa menampung asipirasi masyarakat kemudian dibawa ke musyawarah dengan kepala desanya masing-masing.


“Bila musyarawah bersama sudah dilaksanakan sesuai dengan fungsinya BPD dan Kades, maka Insya Allah apapun program yang di kerjakan pasti dapat meningkatkan kesejahteraan masyakat,” sebut Sukiman.



Kemudian, dalam pengelolaaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dari pusat serta dana lainnya yang ada di desa, agar disilahkan dimanfaatkan sesuai aturan yang berlaku dengan bermusyawarah bersama Kadesnya sebelum kegiatan dilaksanakan.


“Saya juga ingatkan, agar bekerja sesuai aturan yang berlaku. Lakukan musyawarah sesuai tupoksinya selaku BPD dengan Kepala Desanya dan satukan perbedaan dalam sebuah kebersamaan membangun Desa,”tegas Wabup.(ADV/HUMAS Pemkab Rohul)






Pemkab Rohul Isi Pergantian Tahun Dengan Gelar Tabligh Akbar

 

 

ROHUL (Riauoke.com)- Berbeda di daerah lainnya saat mengisi malam pergantian tahun dengan berbagai pesta kembang api dan lainya, di Kabupate Rokan Hulu (Rohul) masyarakat dan Pemerintah kabupaten Rohul, mengisi malam pergantian tahun dengan Tabligh Akbar.

Plt Bupati, H Sukiman Wajibkan Pegawai Pemkab Rohul Sholat Ashar Berjamaan di Masjid Agung

http://img-static.riaupos.co/00-sukiman.jpg


Rokan Hulu (riauoke.com) Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali mewajibkan sholat berjemaah bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer beragama Muslim di Masjid Agung Islamic Centre Pasir Pengaraian.

Parade Atraksi Seni Budaya Rohul Bikin Pengunjung Pawai Takruf MTQ Riau di Dumai Takjub



Rokan Hulu (riauoke.com) Atraksi seni budaya, serta parade adat isitiadat Kabupaten Rokan hulu (Rohul) memukau puluhan ribu penonton Pawai Takruf, Pembukaan MTQ Provinsi Riau ke XXXVI di Kota Dumai.

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Kamis 23 Agustus 2018

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Jakarta (riauoke.com) Saat dijenguk oleh Presiden, Anthony tengah dirawat di ruang medis. “Masyarakat Indonesia bangga...

Politik

Kamis 11 Oktober 2018

Deklaraikan Dukungan pada Petahana di Pilpres 2019, Bawaslu Riau Akan Panggil Para Kepala Daerah

PEKANBARU (riauoke.com)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau akan melakukan pemanggilan terhadap Gubernur Terpilih dan Bupati/Walikota...