Kamis, 18 Oktober 2018

Bupati Suparman Minta Tanaman Hijau di RTH dan Ruang Publik Ditata Rapi


ROHUL (Riauoke.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terus melakukan penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan ruang publik serta tanaman di jalur hijau yang ada di ibu kota kabupaten maupun di jalan jalur dua ibu kota kecamatan se-Rohul.





Bahkan Bentuk keseriusan penataan tanaman hijau baik di jalur dua, RTH dan ruang publik di Kecamatan Rambah, Bupati Rohul, H.Suparman, S.Sos, M.Si, turun langsung melihat tanaman hias di jalur dua, RTH termasuk ruang publik yang ada di Komplek Perkantoran Pemkab Rohul serta jalan Lingkar Km 4 Pasir Pangaraian.


Karena penataan RTH, ruang publik dan jalur hijau salah satu dari Visi Misi Kabupaten Rohul "menata kota membangun desa". Tidak hanya fisik, namun tumbuhan hijau yang ada harus ditata dengan baik.


Saat turun ke lapangan, terlihat  Suparman, memotong pohon yang bercabang dengan mesin senso, untuk menata keindahan pohon pelindung di Jalan Lingkar Km 4 Pasirpangaraian.


"Kita sudah sampaikan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Rohul, dalam menata dengan baik tanaman hijau, pohon pelindung yang berada di pedestrian, jalur dua, RTH dan ruang publik di lapangan Pematang Baih. Sehingga tanaman itu tertata rapi dan indah," katanya, Senin (28/8/2017)


Usai merapikan dan menata pohon pelindung yang bercabang dengan senso, dirinya  mengakui, bahwa dengan tertata rapi,  tanaman hias maupun pohon pelindung yang berada di pedestrian, jalur hijau, RTH dan ruang publik, selain menambah kerapian, keindahan kota, juga akan meningkatkan akses visiblitas para pengunjung di pedestrian yang sejuk.


"Saya berharap, RTH yang dibangun Pemkab Rohul dapat menjadi tempat penelitian serta pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa. Dengan adanya tanaman langka khas lokal. Selain RTH dan ruang publik dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bersosialsasi,‎" ungkapnya.


Lebih lanjut dijelaskanya, tidak hanya membangun fisik, namun taman, RTH, ruang publik juga harus ditata rapi termasuk  tumbuhan yang sudah ada. Ditambahnya, Bila pohonnya bercabang dan mengganggu pengguna jalan, agar segera dirapikan, sehingga tanaman hijau terlihat indah dan rapi.


Bukan hanya di ibukota kabupaten saja, terang Bupati lagi, tanaman hijau, pohon pelindung yang ada di pedestrian dan dijalan jalur dua di Ibukota Kecamatan di Rohul, harus ditata dan dirapikan.


"Saya berharap Juga, masyarakat bersama-sama menjaga, memelihara tanaman penghijauan yang ada di pedestrian, median jalan di ruas jalur dua di kecamatan," harapnya.(ADV/HUMAS)


Foto : Bupati Rokan Hulu Suparman.S.Sos. M.Si .memotong kayu pakai mesin seinso saat peninjaun pembersihan taman di pingir jalan tuanku tambusai


10 Pejabat Eselon II Hasil Evaluasi Jabatan pimpinan tinggi Pratama dilantik

 

 

ROHUL (riauoke)- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kamis (10/8)  Resmi melantik dan mengambil sumpah 10 Pejabat eslon II dilingkungan Pemkab Rohul. Ke-10 Pejabat Yang dilantik ini, adalah pejabat yang telah lulus uji Kompetensi dan Evaluasi Jabatan pimpinan tinggi Pratama.





Pelantikan Yang digelar di Aula Pertemuan Kantor Bupati Rohul lantai III ini, berlangsung Khidmat. Hadir dalam Proses Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Pejabat Eselon II tersebut, Kepala PN Sarudi, Wakpolres Rohul Kompol Setiawan Eko Prasetya, Kalapas Lukman Hakim, Serta beberapa Pejabat dilingkungan Pemkab Rohul.


Dari 10 pejabat yang dilantik, 5 pejabat diantaranya mengalami mutasi ke jabatan lain, sementara 5 Pejabat lainya tetap menduduki jabatan lamanya. 5 Pejabat yang di mutasi tersebut seperti , Sekretaris DPRD Sariaman, yang dimutasi menjadi kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Staf Ahli  Bupati Dipendri dilantik menjadi kepala Dinas Perpustakaan Arsip Rohul.


Kemudian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan perikanan  Ir. M.Ruslan Msi, dilantik sebagai Asisten II bidang ekonomi dan kesejahtraraan rakyat Setda Rohul. Kepala Dinas Perternakan dan Perkebunan Sri Hardono dilantik sebagai kepala dinas ketahanan pangan dan perikanan. Serta Kepala Kesbangpol Rohul Budia kasino ditunjuk menjadi Kepala Seretariat DPRD Rohul.


Sementara 5 Pejabat yang tetap menjabat di jabatan lamanya. Yaitu  Drs Hen irfan msi sebagai kepala Dinas Lingkungan Hidup,  Ridarmanto.Sstp  sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Hari islami ST MT, sebagai Kadis Koperasi UKM Transmigrasi Dan Tenaga Kerja. Mubrizal SP.MM sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikulutra. serta  Yulisman sebagai Kadis Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berncana.


Dalam Arahanya, Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu menyatakan dari 19 Jabatan yang di lakukan Evaluasi Kompetensi Jabatan pimpinan tinggi Pratama 8 orang belum di nyatakan berhasil dan  1 orang mundur.


“Saya ucapkan selamat kepada Pejabat yang dilantik, kepada yang belum berhasil itu bukan artinya pejabat itu tidak punya kemampuan, tapi kemampuan yang dimiliki pejabat yang belum lulus itu, perlu ditingkatkan lagi,” ucap Sekda.


Kepada Pejabat Yang dilantik tetap dijabatan lamanya, sekda berpesan untuk meningkatkan kemampuan dalam memimpin organisasi Perangkat daerah sehingga OPD yang dipimpinya bisa berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat.


“Sementara Pejabat yang dimutasi ke jabatan baru, saya harapkan segera belajar dengan cepat dan menyesuaikan diri di posisi baru, sehingga tidak terkendala dalam melaksanakan tugas,” Sekda


Sekda Menambahkan, Bagi OPD yang Pejabat Pratamanya non job atau kosong karena Mutasi jabatan, Seperti Dinas PUPR, Dinas Perumahan dan Kawasan permukiman, Badan Kepegawaian Pelatihan dan pendidikan (BKPP), Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Perternakan dan Perkebunan, Kesbangpol, Sementara waktu dijabat Sekretaris Dinas Sebagai Pelaksana Tugas (Plt)  Kepala Dinas.(ADV/HMS)

 

Foto ; Sekdakab Rohul Saat Melantik 10 Pejabat Eselon II di Aula Kantor Bupati Rohul

 

Lahan Seluas 8 Hektar di Desa Menaming Rohul Ludes Terbakar

ROHUl (riauoke.com) Lebih Kurang Delapan Hektar lahan yang sudah selesai di nimas tumbang di Desa Menaming Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (6/8/2017) sore hangus terbakar.

Penjual Bendera dan Umbul-umbul mulai “menjamur” di Rohul

ROHUL (riauoke.com)- Menjelang HUT ke-72 kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2017 mendatang, sejumlah pedagang “menjamur” menjajakan bendera merah putih dan umbul-umbul di sudut kota Pasir Pengaraian kabupaten Rokan Hulu, tepatnya di sepanjang jalan Tuanku Tambusai dan jalan Diponegoro Pasir Pengaraian.



Dari pantauan di lapangan, para penjual bendera merah putih dan umbul-ubul musiman ini sudah ada sejak dua pekan terakhir.



Salah seorang penjual bendera dan umbul-umbul, Homes Hasibuan mengaku untuk tahun ini, permintaan bendera dan umbul-umbul meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.



Untuk harga bendera yang dijual ditempatnya bervariasi mulai dari Rp.5 ribu ukuran kecil hingga Rp.40 ribu dengan ukuran besar dan dalam sehari dirinya bisa menjual puluhan bendera dan umbul-ubul.



Dirinya juga mengaku, omset yang dia raih sepekan sebelum HUT kemerdekaan ini mencapai Jutaan rupiah perharinya, sebab masyarakat mulai berbondong-bondong untuk membeli pernak-pernik untuk menyemarakan hari kemerdekaan.



“Paling banyak kemaren pernah dapat Rp2 juta dalam sehari lah, kalau sekarang malah pembeli cendrung menurun jelang 17 Agustus tiba,” ungkapnya, Ahad (6/8/2017) saat ditemui ditempat jualannya di dekat jembatan batang lubuh.



Sementara itu, tukimin salah seorang perangkat desa mengaku membeli bendera dan umbul-umbul untuk ditempat di kantor desa dan disepanjang jalan poros di desanya untuk memeriahkan hari kemerdekaan RI ke 72 tahun ini.



“Kita ingin memeriahkan hari kemerdekaan RI dengan memasang bendera dan umbul-umbul di kampung nanti,” katanya singkat seraya meninggalkan lokasi jualan bendera dan umbul-umbul di dekat jembatan batang lubuh.[] adv.hms


Suasana Haru Warnai Pelepasan 442 JCH Rohul dari Masjid Agung

ROHUL (riauoke.com)- Sebanyak 442 Jemaah Calon Haji (JCH) asal kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (5/8/2017) siang sekitar pukul 13.30 WIB mulai diberangkatkan dari Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian menuju kota Pekanbaru dengan menggunakan 13 bus carteran.



Pelepasan ratusan jemaah haji tersebut dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah kabupaten Rokan Hulu, Ir. Damri Harun didampingi oleh Kapolres Rohul, AKBP Yusup Rahmanto, Kakan Kemenag Rohul, H. Syahrudin, Kabag Kesra, Danramil Rambah dan perwakilan Forkopimda lainnya.



Suasana haru tampak saat keluarga melepas JCH kloter 9 asal kabupaten Rokan Hulu di Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian. Peluk erat, jabat tangan dan pesan terucap sebelum satu persatu calon jamaah haji masuk ke dalam bus.



Saat bus mulai diberagkatkan lambaian tangan mengiringi keberangkatan bus yang ditumpangi jamaah  calon haji. Terlihat ada 13 bus yang digunakan untuk memberangkatkan jamaah calon haji kabupaten Rokan Hulu.



Mereka menuju kota Pekanbaru dan menginap semalam di hotel Grand Elite dan Hotel Pengeran dan esoknya baru diberangkatkan ke asrama haji Batam lalu kemudian diberangkat ke tanah suci Mekah.



Sekretaris daerah kabupaten Rokan Hulu, Damri Harun mengaku tak ada satupun jemaah calon haji yang batal berangkat tahun ini, semuanya masih bisa melaksanakan rukun islam yang kelima tersebut walaupun harus menggunakan alat bantu.



Dia juga berpesan kepada jemaah calon haji untuk dapat menjaga kesehatannya selama menjalani ibadah haji, mengingat cuaca di mekah yang cukup ekstrim panasnya.



“Jumlah jemaah yang pergi kita harapkan sama dengan waktu kembali ketanah air nanti, kita minta mereka menjaga kesehatannya,” ucap Sekda disela-sela pemberangkatan JCH di Masjid Agung.



Pada tahun ini, proses pemberangkatan jemaah haji di Rohul berdeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pada tahun ini JCH tidak lagi diberangkatkan dari Bandara Tuanku Tambusai menuju Batam, namun menggunkan jalur darat dengan menggunakan bus ke kota Pekanbaru, baru diberangkatkan ke embakasi batam dan selanjutnya ke tanah suci Mekah.[] adv.humas



Pertama di Riau, Pemkab Rohul Pindahkan Kas Daerah ke BRI



ROHUL (Riauoke)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, telah Menandatangani Momerandum Of Under Standing (MoU) kerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk, Senin (01/8/2017) kemaren di Kantor Bupati Rohul, Pasir Pengaraian.

 

Ternyata ini Alasan Bupati Suparman Pindahkan Kas Daerah ke BRI

ROHUL (riauoke.com)-‎ Bupati Rokan Hulu, H. Suparman S.Sos M.Si, ternyata mempunyai alasan sendiri dengan memindahkan kas umum daerah dari Bank Riau Kepri (BRK) ke PT. Bank Republik Indonesia (BRI) Cabang Pasir Pengaraian.



Dimana, kas daerah sudah resmi pindah ke BRI pada Senin (31/7/2017) pagi lalu, setelah Bupati Rohul Suparman didampingi‎ Sekretaris Daerah Rohul Ir. Damri,tandatangani nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pimpinan Kantor Wilayah BRI Pekanbaru Erizal, didampingi Pimpinan Kantor Cabang BRI Pasir Pengaraian, Bhakti Agung Siswanto.



Dari penandatangan yang dilaksanakan di lobby Kantor Bupati Rohul‎, pengelolaan kas daerah resmi dipindahkan ke BRI. Sehungga, seluruh transaksi keuangan, baik penerimaan dan pengeluaran daerah akan dilayani melalui BRI yang dikenal punya jaringan terluas.



Bupati Suparman menyatakan, pemindahan kas daerah‎ dari BRK ke BRI bukan tanpa alasan. Saat ini Pemkab Rohul berupa semaksimal mungkin dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).



“Peningkatan sektor pajak dan UMKM, Pemkab Rohul membutuhkan layanan Perbankan dengan sistem teknologi informasi mutakhir, serta dapat menjangkau seluruh wilayah dan memberikan pelayanan maksimal ke seluruh lapisan‎ masyarakat,” jelasnya, Ahad (6/8/2017).



Pemindahan kas daerah, jelas Bupati Suparman, juga sudah melalui proses penilaian terhadap sejumlah Perbankan. Pemkab Rohul tertarik dan memilih BRI karena didasari berbagai pertimbangan.



"BRI mempunyai jaringan terluas, bisa menjangkau seluruh wilayah pedesaan dan punya tekhnologi informasi Perbankan yang canggih," ungkap Bupati Suparman.



Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini menambahkan bahwa pelayanan di BRI juga memberikan kemudahan‎ terhadap seluruh masyarakat dalam bertransaksi, salah satu contoh pembayaran pajak.



Termasuk masyarakat pedesaan yang awalnya kesulitan membayar pajak karena jauhnya jarak tempuh ke tempat pembayaran pajak, dan harus keluarkan biaya operasional cukup besar, tentu nya itu akan dimudahkan adanya pemindahan kas daerah ke BRI, sebab bank BUMN ini sudah tersebar di hampir seluruh kecamatan.



“Selama ini masyarakat harus keluarkan biaya operasional lebih besar dibandingkan besaran biaya pajak yang harus mereka bayar. Ini yang jadi kerisauan kita. Kita menginginkan, masyarakat nyaman sehingga mereka tidak berat lagi membayar pajak," kata Bupati Suparman.



Mantan Ketua KNPI Riau mengaku, Pemkab Rohul juga dapat melakukan pemantauan progres peningkatan PAD yang saat ini sedang digenjot oleh Pemda. Setiap sektor PAD akan punya rekening khusus di BRI untuk memudahkan Pemkab Rohul dalam mengontrol progres perkembangan PAD.[]ADV/HUMAS


Bupati Suparman Buka Pekan Panutan PBB-P2 dan Penyerahan SPPT PBB-P2


ROHUL (Riauoke.com)- Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), realisas Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masih rendah pada 2016. Ditargetkan, realisasi tercapai pada 2017.‎





Demikian dikatakan Kepala Bapenda Rohul Jonni Muchtar‎, dalam sambutannya di acara Pekan Panutan PBB-P2 dan Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2017, di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian,‎ Rabu (19/7/2017) sore.‎

Acara dihadiri Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Dihadiri Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Ketua LAM Rohul H. Zulyadaini, Danramil 02 Rambah Kapten Arm. Alza Septendi, Direktur Perusda Rokan Hulu Jaya Jenewar Efendi,‎ Camat serta Kades/ Lurah se-Rohul, serta perwakilan BPN Rohul.‎

Jonni mengungkapkan target PBB-P2 di APBD Rohul tahun anggaran 2016 sebesar Rp11,750 miliar, namun hanya bisa terealisasi Rp7,278 miliar atau sekira 61,94 persen.‎ Sedangkan target di APBD Rohul 2017 ditingkatkan menjadi Rp14,250 miliar, namun hingga Juni 2017 baru terealisasi Rp1,550 miliar atau baru 11 persen.

Jonni mengakui ada beberapa kendala dihadapi dalam mencapai realisasi PBB-P2, di antaranya ada kesalahan dalam SPPT PBB, SPPT disinyalir tidak sampai ke wajib pajak, kesadaran dan kepatuhan wajib pakak masih rendah, dan belum optimalnya kinerja Bapenda Rohul.‎

Saat ini, diakui ‎Jonni, Bapenda Rohul hanya mengeluarkan SPPT bagi desa yang realisasi PBB-P2 di atas 52 persen. Sedangkan bagi desa yang realisasinya di bawah 52 persen, akurasi data dianggap belum memadai dan SPPT belum dicetak.‎ Bapenda Rohul memberikan waktu satu bulan ke pihak pemerintah desa ‎untuk mengklarifikasi, memeriksa, dan memverifikasi DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak) sudah diberikan saat acara.‎

Menurutnya, SPPT yang dicetak ada di dalam DHKP. Pemerintah desa diminta memeriksa DHKP yang sudah diterima, dan blanko yang diberikan harus dipenuhi seluruh persyaratan yang sudah ada di perundang-undangan berlaku. ‎Saat ini, ungkap Jonni, ada 51 ribu wajib pajak PBB-P2 yang sdh direkam datanya oleh Bapenda Rohul, namun SPPT yang baru dicetak untuk 51 desa‎. ‎

"Jadi ada 92 desa sudah dicetak DHKP nya. Silahkan pemerintah desa memeriksa DHKP tersebut, apakah salah atau benar data yang sudah direkam untuk desa masing-masing," imbaunya.‎ Jonni optimis target realisasi 2017 tercapai bila Camat dan Kades ikut membantu Bapenda Rohul dalam menggali potensi pajak.‎

"Akan tetapi dengan waktu berjalan‎, mudah-mudahan kita sudah menerima usulan perbaikan data dari desa. Kami optimis bisa mencapai ‎target tersebut," sampainya.‎ Selain menggali PBB-P2, Bapenda Rohul mulai tahun ini juga akan mengoptimalkan PAD, baik dari sektor pajak Galian C, reklame,‎ serta pajak hotel, rumah makan dan restoran.‎

"Semua potensi pajak yang ada akan kita garap. Ini semua demi lancarnya pembangunan di Kabupaten Rokan Hulu," tutup Kepala Bapenda Rohul Jonni Muchtar.‎ Sementara itu, Bupati Rohul Suparman mengharapkan seluruh pajak harus dioptimalkan untuk kelanjutan pembangunan di daerah berjuluk Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau.‎

Bupati‎ mengimbau Camat dan Kades/ Lurah se-Rohul untuk proaktif dalam mengejar potensi pajak di daerahnya, termasuk memperbaiki data objek pajak dan wajib pajak yang belum akurat di lapangan.‎ "Dari kegiatan ini diharapkan Kades, Lurah dan Camat memahami bagaimana menggali potensi pajak daerah yang sedang kita galakkan," harapnya.‎

Bupati Suparman mengatakan harus ada kesepakatan seluruh pihak, bagaimana Kabupaten Rohul dibangun sesuai ketentuan dan‎ peraturan berlaku.‎ Camat sebagai ujung tombak pemerintah daerah, juga diminta mengoptimalkan seluruh potensi pajak di wilayah tugasnya.

"Apalagi objek pajak tidak membayar pajak, ini yang merisaukan kami. Dan ini yang ingin kami lakukan tindakan tegas, sehingga tidak ada lagi niat jahat wajib pajak untuk melakukan tindakan-tindakan bodoh hyang selama ini biasa mereka dilakukan," tegasnya.‎

Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini berharap wajib pajak, pengusaha, dan investor ikut memberikan kontribusi nyata. Apa yang menjadi hak pemerintah daerah harus dibayar, dan pemerintah siap melindungi.‎

Orang nomor satu di Kabupaten Rohul ini mengaku akan memberikan reward‎ kepada Camat yang bisa menggali potensi pajak, dan memberikan data akurat data wajib pajak, termasuk yang melebihi target.‎

"Bila melebihi target yang ditetapkan akan kita beri penghargaan. Namun bagi Camat yang lemah di dalam melaksanakan tugas akan kita berikan sanksi dengan menonjobkan dan tidak mempercayakan lagi jabatan Camat kepada beliau," tegas Bupati Rohul Suparman.‎

Masih di acara diprakarsai Bapenda Rohul, Bupati Suparman memberikan secara simbolis SPPT PBB-P2 kepada Kades dan Lurah.‎

Bupati Suparman menjadi wajib pertama yang membayar PBB-P2, yakni membayar PBB-Perumah dinas Bupati. Demikian juga diikuti oleh Kapolres Rohul, Danramil 02 Rambah, Direktur Perusda Rokan Hulu Jaya, dan lainnya.(ADV/HUMAS)



Foto : Bupati Rokan Hulu, H. Suparman, S.Sos. M.Si saat membuka acara Pekan Panutan PBB-P2 dan Penyerahan SPPT PBB-P2 di Masjid Agung-1

Undang Perusahaan ke Rumah Dinas, Bupati Suparman Minta Kontribusi Perusahaan ke Daerah

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si, untuk kedua kalinya mengundang seluruh perusahaan perkebunan, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan Migas, di rumah dinasnya di Pasirpangaraian, Rabu (12/7/2017) malam.




‎Pertemuan difasilitasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohul dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Kepala Bapenda Rohul Jonni Muchtar, Kepala Disnakbun Rohul Sri Hardono.


‎Hadir juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rohul Hen Irpan, Kepala Samsat Rohul Zulkafli, Kepala Dinas Perizinan Rohul Ridarmanto, Kepala BPKA Rohul Jaharuddin, dan lainnya.‎



‎Pada pertemuan tersebut, Bupati Suparman mengharapkan seluruh perusahaan perkebunan dan PKS di daerahnya menjadi Pahlawan Devisa bagi‎ pembangunan di Kabupaten Rohul. Ia berjanji akan memberikan penghargaan kepada perusahaan yang telah ikut berkontribusi bagi pembangunan daerah.‎‎



‎Sedikitnya empat poin kembali ditekankan Bupati Rohul Suparman ke seluruh perusahaan. Pertama‎, meminta/ mewajibkan seluruh perusahaan di Rohul membuat NPWP naungan KPP Pratama Bangkinang yang menaungi Kabupaten Rohul.


‎ Kedua, perusahaan diminta membayar seluruh kewajiban ke kas negara menggunakan NPWP yang sudah di bawah naungan KPP Pratama Bangkinang.‎
‎ K‎etiga, seluruh perusahaan diminta yang punya mobil/ alat berat operasional untuk membalik nama kendaraan ke plat nomor BM seri Rohul.


‎Terakhir, ke empat, perusahaan diminta memberikan data fakta ke petugas Bapenda Rohul jika dilakukan uji petik.‎


‎Bupati Suparman mengaku senang dan tetap menjaga seluruh investor karena telah berinvestasi di‎ daerahnya. Sayangnya, ada sejumlah perusahaan yang tidak peduli dengan pembangunan Kabupaten Rohul, dan terkesan “kucing-kucingan” dalam memberikatan data fakta di lapangan.


‎Hasil pertemuan pertama, diakuinya sudah ada beberapa perusahaan yang membalikkan nama NPWP perusahaan ke KPP Pratama Bangkinang. Demikian juga plat nomor kendaraan sudah dibaliknamakan ke plat seri Rohul.‎


‎Ia mengharapkan seluruh perusahaan‎ di daerahnya ikut peduli dengan pembangunan di Kabupaten Rohul ke depan. Selama ini daerah seperti dijadikan bahan politik oleh perusahaan, ibarat WC (water closed). Saat diperlukan didatangi, dan setelah buang hajat‎ ditinggalkan.‎


‎ "Kami tidak mau dijadikan seperti itu. Kami ingin bukti nyata perusahaan dan jadi Pahlawan Devisa bagi Kabupaten Rokan Hulu," harap mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini.‎


Mantan ketua DPRD Riau ini kembali mengancam akan mengusir atau menutup perusahaan yang tidak peduli dan tidak berkontribusi terhadap pembangunan daerah.


‎Diakuinya, kondisi APBD Rohul saat ini sedang sulit, demikian juga dana APBN.‎ Karena adanya intruksi pemerintah pusat agar daerah menggali potensi, maka Pemkab Rohul berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD melalui seluruh sektor.


‎Selain itu, Bupati Suparman mengaku acara pertemuan dengan seluruh perusahaan ini juga upaya bersama memajukan pembangunan daerah.
‎"Saya selaku Bupati akan membuat laporan kondisi riil perusahaan yang ada di Rokan Hulu. Kita akan menerbitkan buku perijinan dan perpajakan, dan akan kami serahkan ke pihak-pihak berwenang," ungkapnya.



‎ Ia mengharapkan seluruh perusahaan‎ menerapkan pepatah “Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung”. Ia tidak ingin hanya melihat asap dari cerobong milik PKS, sementara mereka tidak memenuhi kewajibannya ke daerah.(ADV/HUMAS)

 

Foto ; Bupati Rokan Hulu, H. Suparman mengundang seluruh perusahaan yang ada di Wilayahnya ke Rumah Dinas Bupati Rohul

Bupati Suparman Desak Gubri Segera Selesaikan Sengketa Lima Desa Rohul-Kampar

ROHUL (Riuoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si, desak Gub‎ernur Riau (Gubri) Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, MBA agar secepatnya lesaikan sengketa perbatasan daerah antara Kabupaten Rohul dan Kabupaten Kampar di lima desa.

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Kamis 23 Agustus 2018

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Presiden Apresiasi Perjuangan Anthony

Jakarta (riauoke.com) Saat dijenguk oleh Presiden, Anthony tengah dirawat di ruang medis. “Masyarakat Indonesia bangga...

Politik

Kamis 11 Oktober 2018

Deklaraikan Dukungan pada Petahana di Pilpres 2019, Bawaslu Riau Akan Panggil Para Kepala Daerah

PEKANBARU (riauoke.com)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau akan melakukan pemanggilan terhadap Gubernur Terpilih dan Bupati/Walikota...