Sabtu, 18 Agustus 2018

Lahan Seluas 8 Hektar di Desa Menaming Rohul Ludes Terbakar

ROHUl (riauoke.com) Lebih Kurang Delapan Hektar lahan yang sudah selesai di nimas tumbang di Desa Menaming Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (6/8/2017) sore hangus terbakar.

Penjual Bendera dan Umbul-umbul mulai “menjamur” di Rohul

ROHUL (riauoke.com)- Menjelang HUT ke-72 kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2017 mendatang, sejumlah pedagang “menjamur” menjajakan bendera merah putih dan umbul-umbul di sudut kota Pasir Pengaraian kabupaten Rokan Hulu, tepatnya di sepanjang jalan Tuanku Tambusai dan jalan Diponegoro Pasir Pengaraian.



Dari pantauan di lapangan, para penjual bendera merah putih dan umbul-ubul musiman ini sudah ada sejak dua pekan terakhir.



Salah seorang penjual bendera dan umbul-umbul, Homes Hasibuan mengaku untuk tahun ini, permintaan bendera dan umbul-umbul meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.



Untuk harga bendera yang dijual ditempatnya bervariasi mulai dari Rp.5 ribu ukuran kecil hingga Rp.40 ribu dengan ukuran besar dan dalam sehari dirinya bisa menjual puluhan bendera dan umbul-ubul.



Dirinya juga mengaku, omset yang dia raih sepekan sebelum HUT kemerdekaan ini mencapai Jutaan rupiah perharinya, sebab masyarakat mulai berbondong-bondong untuk membeli pernak-pernik untuk menyemarakan hari kemerdekaan.



“Paling banyak kemaren pernah dapat Rp2 juta dalam sehari lah, kalau sekarang malah pembeli cendrung menurun jelang 17 Agustus tiba,” ungkapnya, Ahad (6/8/2017) saat ditemui ditempat jualannya di dekat jembatan batang lubuh.



Sementara itu, tukimin salah seorang perangkat desa mengaku membeli bendera dan umbul-umbul untuk ditempat di kantor desa dan disepanjang jalan poros di desanya untuk memeriahkan hari kemerdekaan RI ke 72 tahun ini.



“Kita ingin memeriahkan hari kemerdekaan RI dengan memasang bendera dan umbul-umbul di kampung nanti,” katanya singkat seraya meninggalkan lokasi jualan bendera dan umbul-umbul di dekat jembatan batang lubuh.[] adv.hms


Suasana Haru Warnai Pelepasan 442 JCH Rohul dari Masjid Agung

ROHUL (riauoke.com)- Sebanyak 442 Jemaah Calon Haji (JCH) asal kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (5/8/2017) siang sekitar pukul 13.30 WIB mulai diberangkatkan dari Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian menuju kota Pekanbaru dengan menggunakan 13 bus carteran.



Pelepasan ratusan jemaah haji tersebut dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah kabupaten Rokan Hulu, Ir. Damri Harun didampingi oleh Kapolres Rohul, AKBP Yusup Rahmanto, Kakan Kemenag Rohul, H. Syahrudin, Kabag Kesra, Danramil Rambah dan perwakilan Forkopimda lainnya.



Suasana haru tampak saat keluarga melepas JCH kloter 9 asal kabupaten Rokan Hulu di Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian. Peluk erat, jabat tangan dan pesan terucap sebelum satu persatu calon jamaah haji masuk ke dalam bus.



Saat bus mulai diberagkatkan lambaian tangan mengiringi keberangkatan bus yang ditumpangi jamaah  calon haji. Terlihat ada 13 bus yang digunakan untuk memberangkatkan jamaah calon haji kabupaten Rokan Hulu.



Mereka menuju kota Pekanbaru dan menginap semalam di hotel Grand Elite dan Hotel Pengeran dan esoknya baru diberangkatkan ke asrama haji Batam lalu kemudian diberangkat ke tanah suci Mekah.



Sekretaris daerah kabupaten Rokan Hulu, Damri Harun mengaku tak ada satupun jemaah calon haji yang batal berangkat tahun ini, semuanya masih bisa melaksanakan rukun islam yang kelima tersebut walaupun harus menggunakan alat bantu.



Dia juga berpesan kepada jemaah calon haji untuk dapat menjaga kesehatannya selama menjalani ibadah haji, mengingat cuaca di mekah yang cukup ekstrim panasnya.



“Jumlah jemaah yang pergi kita harapkan sama dengan waktu kembali ketanah air nanti, kita minta mereka menjaga kesehatannya,” ucap Sekda disela-sela pemberangkatan JCH di Masjid Agung.



Pada tahun ini, proses pemberangkatan jemaah haji di Rohul berdeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pada tahun ini JCH tidak lagi diberangkatkan dari Bandara Tuanku Tambusai menuju Batam, namun menggunkan jalur darat dengan menggunakan bus ke kota Pekanbaru, baru diberangkatkan ke embakasi batam dan selanjutnya ke tanah suci Mekah.[] adv.humas



Pertama di Riau, Pemkab Rohul Pindahkan Kas Daerah ke BRI



ROHUL (Riauoke)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, telah Menandatangani Momerandum Of Under Standing (MoU) kerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk, Senin (01/8/2017) kemaren di Kantor Bupati Rohul, Pasir Pengaraian.

 

Ternyata ini Alasan Bupati Suparman Pindahkan Kas Daerah ke BRI

ROHUL (riauoke.com)-‎ Bupati Rokan Hulu, H. Suparman S.Sos M.Si, ternyata mempunyai alasan sendiri dengan memindahkan kas umum daerah dari Bank Riau Kepri (BRK) ke PT. Bank Republik Indonesia (BRI) Cabang Pasir Pengaraian.



Dimana, kas daerah sudah resmi pindah ke BRI pada Senin (31/7/2017) pagi lalu, setelah Bupati Rohul Suparman didampingi‎ Sekretaris Daerah Rohul Ir. Damri,tandatangani nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) dengan Pimpinan Kantor Wilayah BRI Pekanbaru Erizal, didampingi Pimpinan Kantor Cabang BRI Pasir Pengaraian, Bhakti Agung Siswanto.



Dari penandatangan yang dilaksanakan di lobby Kantor Bupati Rohul‎, pengelolaan kas daerah resmi dipindahkan ke BRI. Sehungga, seluruh transaksi keuangan, baik penerimaan dan pengeluaran daerah akan dilayani melalui BRI yang dikenal punya jaringan terluas.



Bupati Suparman menyatakan, pemindahan kas daerah‎ dari BRK ke BRI bukan tanpa alasan. Saat ini Pemkab Rohul berupa semaksimal mungkin dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).



“Peningkatan sektor pajak dan UMKM, Pemkab Rohul membutuhkan layanan Perbankan dengan sistem teknologi informasi mutakhir, serta dapat menjangkau seluruh wilayah dan memberikan pelayanan maksimal ke seluruh lapisan‎ masyarakat,” jelasnya, Ahad (6/8/2017).



Pemindahan kas daerah, jelas Bupati Suparman, juga sudah melalui proses penilaian terhadap sejumlah Perbankan. Pemkab Rohul tertarik dan memilih BRI karena didasari berbagai pertimbangan.



"BRI mempunyai jaringan terluas, bisa menjangkau seluruh wilayah pedesaan dan punya tekhnologi informasi Perbankan yang canggih," ungkap Bupati Suparman.



Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini menambahkan bahwa pelayanan di BRI juga memberikan kemudahan‎ terhadap seluruh masyarakat dalam bertransaksi, salah satu contoh pembayaran pajak.



Termasuk masyarakat pedesaan yang awalnya kesulitan membayar pajak karena jauhnya jarak tempuh ke tempat pembayaran pajak, dan harus keluarkan biaya operasional cukup besar, tentu nya itu akan dimudahkan adanya pemindahan kas daerah ke BRI, sebab bank BUMN ini sudah tersebar di hampir seluruh kecamatan.



“Selama ini masyarakat harus keluarkan biaya operasional lebih besar dibandingkan besaran biaya pajak yang harus mereka bayar. Ini yang jadi kerisauan kita. Kita menginginkan, masyarakat nyaman sehingga mereka tidak berat lagi membayar pajak," kata Bupati Suparman.



Mantan Ketua KNPI Riau mengaku, Pemkab Rohul juga dapat melakukan pemantauan progres peningkatan PAD yang saat ini sedang digenjot oleh Pemda. Setiap sektor PAD akan punya rekening khusus di BRI untuk memudahkan Pemkab Rohul dalam mengontrol progres perkembangan PAD.[]ADV/HUMAS


Bupati Suparman Buka Pekan Panutan PBB-P2 dan Penyerahan SPPT PBB-P2


ROHUL (Riauoke.com)- Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), realisas Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masih rendah pada 2016. Ditargetkan, realisasi tercapai pada 2017.‎





Demikian dikatakan Kepala Bapenda Rohul Jonni Muchtar‎, dalam sambutannya di acara Pekan Panutan PBB-P2 dan Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2017, di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian,‎ Rabu (19/7/2017) sore.‎

Acara dihadiri Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Dihadiri Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, Ketua LAM Rohul H. Zulyadaini, Danramil 02 Rambah Kapten Arm. Alza Septendi, Direktur Perusda Rokan Hulu Jaya Jenewar Efendi,‎ Camat serta Kades/ Lurah se-Rohul, serta perwakilan BPN Rohul.‎

Jonni mengungkapkan target PBB-P2 di APBD Rohul tahun anggaran 2016 sebesar Rp11,750 miliar, namun hanya bisa terealisasi Rp7,278 miliar atau sekira 61,94 persen.‎ Sedangkan target di APBD Rohul 2017 ditingkatkan menjadi Rp14,250 miliar, namun hingga Juni 2017 baru terealisasi Rp1,550 miliar atau baru 11 persen.

Jonni mengakui ada beberapa kendala dihadapi dalam mencapai realisasi PBB-P2, di antaranya ada kesalahan dalam SPPT PBB, SPPT disinyalir tidak sampai ke wajib pajak, kesadaran dan kepatuhan wajib pakak masih rendah, dan belum optimalnya kinerja Bapenda Rohul.‎

Saat ini, diakui ‎Jonni, Bapenda Rohul hanya mengeluarkan SPPT bagi desa yang realisasi PBB-P2 di atas 52 persen. Sedangkan bagi desa yang realisasinya di bawah 52 persen, akurasi data dianggap belum memadai dan SPPT belum dicetak.‎ Bapenda Rohul memberikan waktu satu bulan ke pihak pemerintah desa ‎untuk mengklarifikasi, memeriksa, dan memverifikasi DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak) sudah diberikan saat acara.‎

Menurutnya, SPPT yang dicetak ada di dalam DHKP. Pemerintah desa diminta memeriksa DHKP yang sudah diterima, dan blanko yang diberikan harus dipenuhi seluruh persyaratan yang sudah ada di perundang-undangan berlaku. ‎Saat ini, ungkap Jonni, ada 51 ribu wajib pajak PBB-P2 yang sdh direkam datanya oleh Bapenda Rohul, namun SPPT yang baru dicetak untuk 51 desa‎. ‎

"Jadi ada 92 desa sudah dicetak DHKP nya. Silahkan pemerintah desa memeriksa DHKP tersebut, apakah salah atau benar data yang sudah direkam untuk desa masing-masing," imbaunya.‎ Jonni optimis target realisasi 2017 tercapai bila Camat dan Kades ikut membantu Bapenda Rohul dalam menggali potensi pajak.‎

"Akan tetapi dengan waktu berjalan‎, mudah-mudahan kita sudah menerima usulan perbaikan data dari desa. Kami optimis bisa mencapai ‎target tersebut," sampainya.‎ Selain menggali PBB-P2, Bapenda Rohul mulai tahun ini juga akan mengoptimalkan PAD, baik dari sektor pajak Galian C, reklame,‎ serta pajak hotel, rumah makan dan restoran.‎

"Semua potensi pajak yang ada akan kita garap. Ini semua demi lancarnya pembangunan di Kabupaten Rokan Hulu," tutup Kepala Bapenda Rohul Jonni Muchtar.‎ Sementara itu, Bupati Rohul Suparman mengharapkan seluruh pajak harus dioptimalkan untuk kelanjutan pembangunan di daerah berjuluk Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau.‎

Bupati‎ mengimbau Camat dan Kades/ Lurah se-Rohul untuk proaktif dalam mengejar potensi pajak di daerahnya, termasuk memperbaiki data objek pajak dan wajib pajak yang belum akurat di lapangan.‎ "Dari kegiatan ini diharapkan Kades, Lurah dan Camat memahami bagaimana menggali potensi pajak daerah yang sedang kita galakkan," harapnya.‎

Bupati Suparman mengatakan harus ada kesepakatan seluruh pihak, bagaimana Kabupaten Rohul dibangun sesuai ketentuan dan‎ peraturan berlaku.‎ Camat sebagai ujung tombak pemerintah daerah, juga diminta mengoptimalkan seluruh potensi pajak di wilayah tugasnya.

"Apalagi objek pajak tidak membayar pajak, ini yang merisaukan kami. Dan ini yang ingin kami lakukan tindakan tegas, sehingga tidak ada lagi niat jahat wajib pajak untuk melakukan tindakan-tindakan bodoh hyang selama ini biasa mereka dilakukan," tegasnya.‎

Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini berharap wajib pajak, pengusaha, dan investor ikut memberikan kontribusi nyata. Apa yang menjadi hak pemerintah daerah harus dibayar, dan pemerintah siap melindungi.‎

Orang nomor satu di Kabupaten Rohul ini mengaku akan memberikan reward‎ kepada Camat yang bisa menggali potensi pajak, dan memberikan data akurat data wajib pajak, termasuk yang melebihi target.‎

"Bila melebihi target yang ditetapkan akan kita beri penghargaan. Namun bagi Camat yang lemah di dalam melaksanakan tugas akan kita berikan sanksi dengan menonjobkan dan tidak mempercayakan lagi jabatan Camat kepada beliau," tegas Bupati Rohul Suparman.‎

Masih di acara diprakarsai Bapenda Rohul, Bupati Suparman memberikan secara simbolis SPPT PBB-P2 kepada Kades dan Lurah.‎

Bupati Suparman menjadi wajib pertama yang membayar PBB-P2, yakni membayar PBB-Perumah dinas Bupati. Demikian juga diikuti oleh Kapolres Rohul, Danramil 02 Rambah, Direktur Perusda Rokan Hulu Jaya, dan lainnya.(ADV/HUMAS)



Foto : Bupati Rokan Hulu, H. Suparman, S.Sos. M.Si saat membuka acara Pekan Panutan PBB-P2 dan Penyerahan SPPT PBB-P2 di Masjid Agung-1

Undang Perusahaan ke Rumah Dinas, Bupati Suparman Minta Kontribusi Perusahaan ke Daerah

 

ROHUL (Riauoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si, untuk kedua kalinya mengundang seluruh perusahaan perkebunan, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan Migas, di rumah dinasnya di Pasirpangaraian, Rabu (12/7/2017) malam.




‎Pertemuan difasilitasi oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohul dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Kepala Bapenda Rohul Jonni Muchtar, Kepala Disnakbun Rohul Sri Hardono.


‎Hadir juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rohul Hen Irpan, Kepala Samsat Rohul Zulkafli, Kepala Dinas Perizinan Rohul Ridarmanto, Kepala BPKA Rohul Jaharuddin, dan lainnya.‎



‎Pada pertemuan tersebut, Bupati Suparman mengharapkan seluruh perusahaan perkebunan dan PKS di daerahnya menjadi Pahlawan Devisa bagi‎ pembangunan di Kabupaten Rohul. Ia berjanji akan memberikan penghargaan kepada perusahaan yang telah ikut berkontribusi bagi pembangunan daerah.‎‎



‎Sedikitnya empat poin kembali ditekankan Bupati Rohul Suparman ke seluruh perusahaan. Pertama‎, meminta/ mewajibkan seluruh perusahaan di Rohul membuat NPWP naungan KPP Pratama Bangkinang yang menaungi Kabupaten Rohul.


‎ Kedua, perusahaan diminta membayar seluruh kewajiban ke kas negara menggunakan NPWP yang sudah di bawah naungan KPP Pratama Bangkinang.‎
‎ K‎etiga, seluruh perusahaan diminta yang punya mobil/ alat berat operasional untuk membalik nama kendaraan ke plat nomor BM seri Rohul.


‎Terakhir, ke empat, perusahaan diminta memberikan data fakta ke petugas Bapenda Rohul jika dilakukan uji petik.‎


‎Bupati Suparman mengaku senang dan tetap menjaga seluruh investor karena telah berinvestasi di‎ daerahnya. Sayangnya, ada sejumlah perusahaan yang tidak peduli dengan pembangunan Kabupaten Rohul, dan terkesan “kucing-kucingan” dalam memberikatan data fakta di lapangan.


‎Hasil pertemuan pertama, diakuinya sudah ada beberapa perusahaan yang membalikkan nama NPWP perusahaan ke KPP Pratama Bangkinang. Demikian juga plat nomor kendaraan sudah dibaliknamakan ke plat seri Rohul.‎


‎Ia mengharapkan seluruh perusahaan‎ di daerahnya ikut peduli dengan pembangunan di Kabupaten Rohul ke depan. Selama ini daerah seperti dijadikan bahan politik oleh perusahaan, ibarat WC (water closed). Saat diperlukan didatangi, dan setelah buang hajat‎ ditinggalkan.‎


‎ "Kami tidak mau dijadikan seperti itu. Kami ingin bukti nyata perusahaan dan jadi Pahlawan Devisa bagi Kabupaten Rokan Hulu," harap mantan Ketua DPRD Provinsi Riau ini.‎


Mantan ketua DPRD Riau ini kembali mengancam akan mengusir atau menutup perusahaan yang tidak peduli dan tidak berkontribusi terhadap pembangunan daerah.


‎Diakuinya, kondisi APBD Rohul saat ini sedang sulit, demikian juga dana APBN.‎ Karena adanya intruksi pemerintah pusat agar daerah menggali potensi, maka Pemkab Rohul berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD melalui seluruh sektor.


‎Selain itu, Bupati Suparman mengaku acara pertemuan dengan seluruh perusahaan ini juga upaya bersama memajukan pembangunan daerah.
‎"Saya selaku Bupati akan membuat laporan kondisi riil perusahaan yang ada di Rokan Hulu. Kita akan menerbitkan buku perijinan dan perpajakan, dan akan kami serahkan ke pihak-pihak berwenang," ungkapnya.



‎ Ia mengharapkan seluruh perusahaan‎ menerapkan pepatah “Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung”. Ia tidak ingin hanya melihat asap dari cerobong milik PKS, sementara mereka tidak memenuhi kewajibannya ke daerah.(ADV/HUMAS)

 

Foto ; Bupati Rokan Hulu, H. Suparman mengundang seluruh perusahaan yang ada di Wilayahnya ke Rumah Dinas Bupati Rohul

Bupati Suparman Desak Gubri Segera Selesaikan Sengketa Lima Desa Rohul-Kampar

ROHUL (Riuoke.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman S.Sos, M.Si, desak Gub‎ernur Riau (Gubri) Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, MBA agar secepatnya lesaikan sengketa perbatasan daerah antara Kabupaten Rohul dan Kabupaten Kampar di lima desa.

Group Dikmaba Sembilan Delapan dan Sepolwan Dua Satu

Pekanbaru (riauoke.com), Group DSD (Dikmaba Sembilan Delapan ) dan SDS ( Sepolwan Dua Satu ), merupakan Bintara Polri baik pria maupun wanita angkatan tahun 1997-1999, dijajaran Polda Riau yang diketuai Aipda Pol Risman Nurhendri. SH, mengadakan buka bersama dengan jajaran pengurus serta anggota  se Polda Riau.


 


Pelaksanaan  buka bersama tersebut dilaksanakan di Gaharu hotel Furaya Pekanbaru (18/6) kemarin, adapun thema yang mereka usung pada kesempatan itu adalah, “ Merajut kebersamaan didalam kebhinekaan guna menjalin persaudaraan demi terwujutnya solidaritas “ sesama anggota Polri.


Menurut Risman, “ jumlah anggota semuanya baik itu yang sudah menjadi Perwira maunpun yang masih Bintara yang berada dijajaran Polda Riau sekitar kurang lebih 50 orang bertugas dimasing-masing Polres mapun Polresta”.


Dikatakan, forum ini dibentuk adalah sebagai wadah untuk saling mengenal sesama rekan satu angkatan dan menjalin silaturahmi serta kekompakan antar SDS dan DSD yang berada dijajaran Polda Riau, dalam wadah ini juga dicetuskan ide dari seluruh anggota bahwa perlu ada satu lagi wadah untuk memberikan berupa santunan terhadap anak anak yatim yang orang tuanya berasal dari DSD dan SDS.


Sementara itu kedepannya pada tahun 2017 ini juga sekaligus dibahas rencana program kerja DSD dan SDS kedepannya, sehingga group ini tetap eksis sebagai organisasi yang solid. (Syamsir.S).

Bupati Rohul, Suparman Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadaniya Siak 2017

 

Rokan Hulu (riauoke.com)  Bupati Kabupaten Rokan Hulu, H Suparman, S.Sos M.Si memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Siak 2017 di Taman Kota Pasir Pengaraian, Senin (19/6/2017). Dalam operasi itu Bupati Suparman menargetkan Rohul Zero Insiden.


Turut hadir dalam kegiatan apel pasukan tersebut, Kapolres Rokan Hulu AKBP Yusup Rahmanto SIk, MH, Dandim 303 KPR yang diwakili oleh Kapten Alza Seftendi, Kajari Pasir Pengaraian, Freddy Daniel Simanjuntak. SH. M.hum, Ketua Pengadilan Negari Pasir Pengaraian Sarudi, SH, Kalapas Pasir Pengaraian Muhammad Lukman, Waka Polres Rohul Kompol Setiawan Eko Prasetyo, Para Kabag, Kasat Polres Rohul, Para Kapolsek Jajaran Polres Rohul.

Dalam kesempatan itu Kapolres Rokan Hulu, AKBP  Yusup Rahmanto mengatakan untuk pengamana  berlalu lintas dan kamtibmas selama 16 hari, pihaknya sudah mendirikan posko pengamanan di Tiga jalur pintu masuk ke Rohul dan Satu di kota Pasir Pengaraian.

Adapun Ke-4 titik pos pengamanan tersebut, yakni di Pos Pengamanan Kabun, simpang TB Tandun, Pasir Pengaraian dan Pos Pengamanan di Dalu-Dalu Kecamatan Tambusai.

Pada acara gelar pasukan tersebut,  juga dilakukan pemusnahan minuman ketas (Miras) hasil Ops Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan ( K2YD) tahap II TMT 15 Mei 2017 S/d 18 Juni 2017  sebayak 1.224 botol.


Selain itu juga makanan dan minuman kadaluarsa,  barang tanpa beacukai, dan tanpa izin BPOM sebanyak 569 bungkus, petasan / mercon yang terdiri sebanyak 9.930 biji. Penyitaan barang bukti tersebut berdasarkan Surat Perintah perampasan /pemusnahan SP. SITA / 01/ VI/ 2017/Reskrim tgl 5 juni 2017.


Surat Kapolres Rohul Nomor : B /324/ VI /2017 tgl 01 juni 2017 tentang permohonan izin untuk pemusnahan benda sitaaan barang bukti.
Surat Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian Nomor : 210 /Pen. Pid/2017/ PN.Prp tanggal 05 Juni 2017. Surat Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian Nomor : 210 /Pen. Pid/2017/ PN.Prp tanggal 14 Juni 2017 tentang penetapan persetujuan penyitaan.


Thema operasi dan apel gelar pasukan Siak- 2017 itu, yakni kita tingkatkan Sinergi Polri dengan instansi terkait. dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman dalam perayaan hari raya idul fitri 1438 H / 2017 M.



Selesai kegiatan Pemusnahan hasil K2YD Polres Rohul Tahap II Bupati Rohul dan Kapolres Rohul giat Pengecekan Pos Pengamanan Ramadniya Siak 2017 di depan Masjid Agung Islamic Centre Pasir Pengaraian.[] adv.hms

 

Foto: Bupati Rohul H. Suparman bersama Forkopimda Rohul di Pos Pengamanan Arus Mudik di Depan Masjid Agung Islamic Centre Pasir Pengaraian

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Juli 2018

NasDem Kampar Serahkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg Ke KPUD Kampar

NasDem Kampar Serahkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg Ke KPUD Kampar

Bangkinang Kota (riauoke.com) - DPD Partai NasDem Kampar antarkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg yang diminta...