Jumat, 23 Pebruari 2018

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Masyarakat Benayah Taja Film G 30 S/PKI

Pusako (riauoke.com) Sempena Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI 5 Oktober 1945- 2017  Camat Pusako Andi Putra SSTP, mengajak warga masyarakatnya sekecamatan menyaksikan  nobar pemberontakan G 30 September / PKI 1965. Tampak hadir dalam nonton bareng tersebut Camat Pusako Andi Putra SSTP, Babinsa 06 Pusako L Budiman NST. Pjb Penghulu Benayah Pauziah. Ketua  Bapekam, tokoh  agama, tokoh MUI, UPTD Pendidikan, Upika Kecamatan RT/RK Pejabat Pemerintahan Kampung Krani. Kadus, anak anak pelajar tingkat SD,SMP,Sederajat, serta puluhan masyarakat.menyaksikan flm penghianatan yang berlangsung khidmat tersebut.

Koramil Sungai Apit Siak Tayangkan Flm Sejarah G30S/PKI

Pusako (riauoke.com) Dalam rangka menyambut datangnya HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 5 Oktober 1945 2017 mendatang, Koramil dan Camat Pusako  Sungai Apit, tayang flm Gerakan 30 S PKI. Acara dipusatkan di areal taman ibu kota Kecamatan (26/9) malam.

Koramil 03/Siak Gelar Nobar Film G 30 S/PKI

Siak Sri Indrapura (riauoke.com) Sebanyak 450 peserta didik nonton bareng (nobar) Film Gerakan 30 September PKI, Senin (25/09/17) siang, di aula SMK Negeri 1 Mempura, Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak. Terlihat begitu semangat dan rasa haru dari seluruh siswa yang sedang  menonton film tersebut.

Kadiskannak Siak Sebut Pencegahan Rabies Lebih Baik daripada Mengobati

Siak Sri Indpaura (riauoke.com) Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit hewan menular yang disebabkan oleh virus, bersifat akut serta menyerang susunan syaraf pusat hewan berdarah panas dan manusia. Rabies bersifat zoonosis artinya penyakit tersebut dapat menular dari hewan ke manusia. Penyakit tersebut sangat berbahaya dan belum ada obatnya. Apabila gejala klinis sudah timbul selalu diikuti dengan kematian baik pada hewan ataupun manusia.


Hewan yang menularkan rabies pada manusia adalah anjing, kucing, dan kera/monyet. Lebih dari 90% kasus rabies pada manusia ditularkan oleh anjing. Oleh karena itu anjing menjadi objek utama kegiatan pemberantasan rabies.

Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Siak Susilawati menyebutkan, di kabupaten Siak kasus gigitan anjing sebanyak 31 kasus. Dari 31 kasus tersebut yang dinyatakan bebas observasi sebanyak 28 kasus, sedangkan kasus anjingnya hilang setelah menggigit sebanyak 3 kasus. “Alhamdulillah dari hasil laboratorium dinyatakan bebas atau 0 kasus,” sebut Susi, saat menyambut rombongan Rapat Koordinasi Rabies se-Sumatera, Kamis (14/9) kemarin di Siak.

Dilanjutkannya, upaya pencegahan dan pemberantasan rabies dilakukan dengan menghindari kejadian penggigitan dan melakukan vaksinasi rabies pada anjing, kucing dan kera/monyet peliharaan secara teratur setiap tahun. Selain itu realisasi vaksinasi rabies pada tahun 2017 sebanyak 2870, sampai saat ini tim vaksinasi rabies sekabupaten masih tengah melakukan door to door.

“Setiap tahun kami rutin melakukan pencegahan melalui penyuluhan dan vaksinasi rabies secara door to door dilapangan, oleh petugas kesehatan hewan medis verteriner dan paramedic veteriner di masing-masing kecamatan,” ujarnya.



Peserta Rakor kunjungi Istana

Rapat Koordinasi Rabies se-Sumatera dilaksanakan di Pekanbaru beberapa waktu yang lalu, melakukan kunjungan wisata ke negeri Istana. Daerah bekas kerajaan Islam itu, memiliki daya tarik tersendiri selain jarak yang cukup dekat dengan ibukota propinsi.

Usai sholat zuhur dan ke makam Sultan, pesera rakor diajak melihat istana, pasar seni, kelenteng, dan menyusuri Tepian Bandar Sungai Jantan. Tak sedikit pujian dan kekaguman dari peserta rakor tersebut, mulai dari kebersihan, keramahan dan aset peninggalan istana yang terawat. Tak luput pula komentar seru dari peserta terhadap masakan pacri terong dan asam pedas tapah serta ikan salai selais.

125 orang yang terdiri dari kepalas dinas dan kepala bidang propinsi dan kabupaten se Sumatera itu tak lupa membeli oleh-oleh, baik bahan dari dekranas, maupun dari pasar seni Siak, tanjak, batik Siak, dan pernak-pernik lainnya sangat diminati oleh pengunjung.

Dilain kesempatan, Bupati Siak Syamsuar menyebutkan masih banyak potensi objek wisata yang bisa dikunjungi. Seperti Danau Naga Sakti di Pusako, Jembatan Teluk Masjid, hutan mangrove di rawa mekar jaya di Sungai Apit, makam Putri Kaca Mayang di Koto Gasib, makam Tengku Buang Asmara di Mempura, dan lain-lain.

Terkait hal itu Bupati dua periode itu telah melakukan upaya terhadap pengembangan usaha ekonomi kreatif di Siak. Serta langkah-langkah inovasi untuk promosi potensi Siak ke tingkat Nasional bahkan Internasional. Misalnya menjalin kerjasama dengan Bandung Creatif City Forum (BCCF) dan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) untuk pengembangan ekonomi kreatif di Siak, dalam rangka mempersiapkan kabupaten Siak sebagai salah satu kunjungan wisata unggulan di Sumatera.

Sat Lantas Polres Siak Bagi Bagi Air Bersib

Sungai Apit (riauoke.com) - Satuan Polisi Lalu-lintas (Sat Lantas) Polres  Siak, melaksanakan kegiatan bagi-bagi air bersih secara gratis, dalam rangka peringatan HUT Polisi Lalu-lintas ke-62 di kampung Tanjung Kuras, kecamatan sungai apit, kabupaten siak, Jumat (15//9/2017)




Kegiatan pembagian air bersih dilaksanakan di kampung Tanjung Kuras, yang dipimpin lansung oleh Kasat Lantas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anindhata dan di damping oleh Bripda Lusi, Bripda Sabrina, Bripda Sari Tobing, kanit lantas sungai apit Bripda Try Aris sanjaya, Bhabinkamtimas kampung tanjung kuras Bripka Aris susanto beserta rombongan.

Kapolres Siak melalui Kasat Lantas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anindhata mengatakan dalam HUT Lantas ke-62 yang jatuh pada tanggal 22 September 2017. Maka dari itu kita bagi bagikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan, yang saat ini dilaksanakan dikampung Tanjung kuras, kecamatan sungai apit

Sementara air bersih yang dibagikan kepada masyarakat menggunakan tiga unit mobil tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter.

" Bakti sosial bagi-bagi air bersih yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Siak ini bertujuan agar lebih mendekatkan diri antara Polri dan masyarakat serta mengantisipasi dampak kekeringan yang dihadapi masyarakat," ungkapnya

Penghulu Tanjung Kuras Lozet mengucapkan terima kasih kepada Satuan Polisi Lalu-lintas (Sat Lantas) Polres  Siak yang telah peduli terhadap masyarakat khususnya kampung tanjung kuras. Tentunya kita berharap kegiatan ini terus berkesenabungan kedepan dan tidak hanya kepada tanjung kuras tetapi kepada masyarakat yang membutuhkan. Ungkap penghulu kampung Tanjung Kuras Lozet

Pantauan awak media dilapangan Masyarakat yang melihat kedatangan anggota Sat Lantas Polres Siak dan mobil tangki air bersih langsung berbondong-bondong mendekati mobil tangki. Sejumlah masyarakat datang membawa ember maupun jerigen untuk menampung air.

Tidak hanya mengisi ember maupun jerigen untuk menampung air, anggota Sat Lantas juga mengantarkan langsung ke rumah penduduk air yang sudah ditampung dengan menggunakan gerobak.

Masyarakat yang mendapatkan bantuan air bersih sangat senang dengan kedatangan anggota Sat Lantas yang membawa air bersih.

“Kami sangat senang dengan kedatangan Bapak-bapak Polisi yang membawakan air bersih kepada kami. Kebetulan di wilayah kami sangat sulit mendapatkan air bersih. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Polisi karena masih peduli dengan masyarakat kecil seperti kami,” kata warga tanjung kuras.  [] Abas.ril

Wabup Siak Hadiri Rakernas di Jakarta bersama Presiden Jokowi.

Jakarta (riauoke.com) Hari ini Wakil Bupati Siak Alfedri hadiri penyelenggaraan rapat kerja nasional "Rakernas" akutansi dan pelaporan keuangan pemerintah tahun 2017, dengan tema " akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara untuk indonesia sejahtera" di istana negara, Kamis (14/9/17).

Rakernas ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dan dihadiri oleh para Menteri, Lembaga, Gubernur/Bupati/Walikota, Sekretaris Jenderal, aparat pengawasan intern pemerintah dan pimpinan institusi terkait.

Penyelenggaraan rakernas ini, bertujuan untuk meningkatkan komitmen Menteri/pimpinan lembaga, gubernur, bupati, walikota, meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara; membangun kesadaran bahwa tujuan pengelolaan keuangan daerah yg transparan dan akuntabel adalah mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan. Meningkatkan pemanfaatan informasi yang tersaji pada laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dlm rangka meningkatkan manfaat bagi masyarakat.

Setiap rupiah yang dialokasikan di dalam APBN dan APBD merupakan amanat dari rakyat yang harus di kelola oleh pemerintah secara propesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.
Untuk itu pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan secara efektif dan efisien dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, mengurangi kesenjangan ekonomi, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat.

Saat di jumpai seusai acara, Wakil Bupati Siak H. Alfedri mengatakan, dari Arahan pak Presiden supaya dilakukan simplifikasi administrasi pertanggungjawaban keuangan, dan akuntansi keuangan tidak hanya beoriantasi prosedur dan teknis semata, tetapi harus beroriantasi kepada hasil dan tujuan, memastikan hasil setiap program dan kegiatan tersebut. Kemudian laporan keuangan mengacu pada PMK 173 Tahun 2017.

“Selain itu, Menteri Keuangan juga mengatakan, kemungkinan DAU 2018 terjadi penurunan. Hal tersebut diakibatkan dasar anggaran pendapatan untuk perhitungannya dikeluarkan bersifat earmark, seperti pendapatan BLU yakni pendapatan samsat yang sebetulnya digunakan langsung (tidak masuk ke kas negara), dan formula Dana Desa yang berdasarkan rumus yg selama ini 10 % akan menjadi 18 s/d 20 %”, ujar Alfedri.

13 September 2017 Jama'ah Haji Siak Tiba di Tanah Air

Siak (riauoke.com)-Kalau tidak ada aral melintang,sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, Jema'ah Haji asal Kabupaten Siak, akan tiba di tanah air pada hari Rabu, Tanggal 13 September 2017,bertolak dari Bandara King Abdul Azis kota Jeddah menuju ke Bandara Hang Nadim Batam.



“Insya’allah, jika tidak ada halangan Jema'ah Haji Kababupaten Siak akan mendarat di Bandara Hang Nadim Batam pada hari rabu tanggal 13 September 2017. diperkirakan pesawat mendarat dibandara sekitar pukul 23.00 atau 23.30 WIB. Hal ini disampaikan oleh Kabag Kesejahteraan (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Siak Yurnalis pada hari Jam'at (08/09/2017).



Ketika di konfirmasi,Yurnalis menambahkan, Jumlah Jema'ah Haji yang diberangkatkan tahap I berjumlah 252 orang, tahap II berjumlah 7 orang sampai saat ini, jumlah jema'ah Haji yang meninggal di tanah suci sebanyak 3 orang. saat ini terdapat 2 orang Jema'ah Haji masih dirawat di RS atas nama Bapak Anton Siswoyo (Koto Gasib) dan Bapak Suhana asal Kecamatan (Dayun).di menghimbau agar mendo'akan kepada kedua jema'ah agar segera cepat sembuh dan bisa kembali ke tanah air bersama 249 Jema'ah Haji lainnya.



“Jema'ah Haji Kabupaten Siak direncanakan tiba di Asrama Haji Batam diperkirakan pada pukul 01.00 WIB dini hari. Pada hari Kamis, 14 September 2017. dan sekitar pukul 06.00 Wib paginya, Jema'ah Haji diberangkatkan dari Asrama Haji menuju Pelabuhan Sekupang Batam.kemudian pada pukul 07.00 WIB, Jema'ah Haji bertolak menuju Pelabuhan Sekupang Batam dan siap di berangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Buton Siak Sri Indrapura. diperkirakan kapal ferry yang ditumpangi Jemaah Haji Kabupaten Siak tiba dipelabuhan Buton sekitar jam 12.00 WIB.



Ia juga mengharapkan kepada seluruh keluarga Jemaah Haji Kabupaten Siak untuk bersama-sama mendoakan orang tua atau saudara kiranya, agar mereka semua dalam kondisi yang sehat, dan kembali dalam keadaan sehat agar dapat berkumpul bersama keluarga,pungkasnya humas/adiriansyah

Produk Unggulan Tualang Timur, Siak, Diminati Pasar Luar Negeri

Siak (riauoke.com)-Bisa dikatakan seluruh bagian pohon kelapa sawit bernilai guna, selain buah, daun dan batang, lidi atau tulang daun kelapa juga bisa diolah menjadi kerajinan bernilai ekonomis. Dan tentunya bisa menambah penghasilan keluarga.

Lidi sawit itu  bisa disulap menjadi kerajinan menarik yang unik dan diminati konsumen di pasar domestik maupun internasional. Tentunya dengan dukungan dari pemerintah daerah, karena umumnya perajin limbah lidi sawit berdomisili di kawasan perkebunan yang jauh dari kawasan perkotaan.

Untuk membuat kerajinan menarik dari lidi sawit butuh ketekunan dan kesabaran, seperti yang dilakukan kelompok wanita tani (KWT) di kampung Tualang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Salah satu contoh KWT yang sukses dibina oleh pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Koperasi dan UMKM (usaha mikro kecil menengah).

Dengan modal limbah lidi kelapa sawit dan pernis, Nurhalimah bersama kelompoknya mengubah lidi sawit menjadi aneka kerajinan anyaman nan unik, seperti anyaman piring dan tempat buah. Dia merasakan dukungan dan binaan yang berikan kepada kelompoknya sangat bermanfaat, sehingga bisa menambah penghasilan keluarga.

"Alhamdulillah orderan anyaman lidi sawit sudah mencapai ribuan.  KWT kamipun berkembang dari 1 kelompok menjadi 2 kelompok. Sampai saat ini kami masih mengerjakan orderan pemesan dan masih terbuka menerima orderan baru," ungkap Nurhalimah melalui telepon selulernya, Kamis (7/9) malam.

Konsumen kami lanjut dia, ada dari Jakarta dan luar negeri, tapi yg banyak dari Pekanbaru dan Perawang. Bahkan ada pelanggan yang rutin pesan sebanyak 100 pcs setiap bulannya.

Dijelaskannya, keberhasilan kami ini melalui pembinaan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Nur Oktafiani dari dinas Pertanian kabupaten Siak. Dan bantuan CSR PT Aneka Inti Persada serta lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat Universitas Riau (LPPM UR).

"Terima kasih kami ucapkan kepada PT Aneka Inti Persada melalui CSR- nya. LPPM UR dan terutama  Pemerintah Kabupaten Siak yang telah mendukung kami," ujar  Nurhalimah.

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak memberikan dukungan dan memdampingi dalam membantu memasarkan dan mempromosikan produk mereka, sampai dikenal  masyarakat luas.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM melalui Kepala Bidang UMKM Noni Paningsih mengaku percaya dengan kolaborasi dari berbagai pihak, yang baik ini bisa mengembangkan pelaku UKM lainnya. 

Ditempat yang berbeda Bupati Siak Syamsuar saat acara pembukaan bazar kemarin mengaku senang dengan produk-produk UKM yang ditampilkan. "Ini artinya masyarakat sudah menanggapi apa yang kami sarankan, tiap-tiap kampung  mempunyai satu produk unggulan," ungkap Syamsuar.

Bisa kita lihat bersama sambungnya, setiap bazar menampilkan usaha kreatif dari setiap kecamatan. Pria yang suka jajanan kampung itu meminta kepada dinas terkait untuk membantu pelaku usaha terkait kemasan produk, masa berlaku makanan, dan label halal dari MUI.

"Desain kemasan atau tempat makanan tersebut buatlah semenarik mungkin, kemudian ada masa berlaku makanan dan yang terpenting ada label halalnya. Ini sangat penting untuk mendukung promosi wisata halal kita ," tandas Syamsuar.humas/adiriansyah

Stand Dinas Sosial di MTQ Siak Sediakan Layanan SKTM

Siak (riauoke.com)-Jika anda mengunjungi pameran Stand di Musabaqah Tilawati Qur'an (MTQ) Tingkat Kabupaten Siak yang ke 17 pada tahun ini, anda jangan lupa singah lama di stand milik Dinas Sosial (Dinsos). Disini selain menyediakan Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) Juga menedia prodak unggulan seperti: Minuman Jahe yang sudah dikemas dengan apik juga menjual Jamur Tiram serta produk lainnya.

Stand pameran milik Dinas Sosial Kabupaten Siak, Menampilkan hal yang berbeda.  Semula stand ini dari jauh terlihat tertutup rapat, namun setelah kita masuk kedalamnya, ruangan terasa sejuk dan nyaman. Di sini Bagi masyarakat yang hedak mengurus surat rekomendasi untuk melengkapi persyaratan bagi yang inggin berobat mengunakan Jaminan Kesejateraan Daerah (Jamkesda) bisa datang langsung ke stand Dinas Sosial.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Siak Wan Idris Kamis, 07/09/2017 mengatakan, Stan Dinas Sosial pada tahun ini menampilkan sedikit berbeda dari tahun-tahun lalu. Dalam rangka memeriahkan MTQ Kabupaten Siak Kami Melayani masyarakat yang inggin membuat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk layanan pengobatan bagi masyarakat Kabupaten Siak di stand pameran.

“Masyarakat langsung datang ke stand disana petugas pelayanan sudah dijadwalkan dan siap melayani masyarakat yang hendak mebutuhkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Siak pada tahun 2017 ini, terkait dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak mampu.  Bahwa Jamkesda hanya diperuntukan bagi masyarakat yang miskin yang benar-benar tidak mampu.

“Dinas Sosial bekerjasama dengan Dinas kesehatan, RSUD,  Kecamatan,  Kelurahan,  Serta Kampung Se-Kabupaten Siak. Berdasarkan data yang masuk,  Dinsos akan memverifikasi data tersebut,  oleh petugas yang sudah disiapkan,  dan turun langsung kelapangan apakah masyarakat tersebut layak diberikan rekomendasi SKTM untuk digunakan sebagai persyaratan pendukung bagi masyarakat yang akan berobad di RSUD mengunakan Jamkesda terang Wan Idris.”

Wan Idris juga menjelaskan bagi masyarakat yang akan mengambil Rekom dari Dinsos, untuk dapat melengkapi persyaratan sebagi beriku: 1. Mengisi folmulir, 2. KTP, 3.KK, 4. Surat Rujukan dari Puskesmas atau Rumah Sakit,  serta  SKTM dari Kepala Kampung atau Camat.

Begitu juga bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi penyandang disabilitas (Tuna Netra) sdh kita anggarkan sesuai proposal yang sdh masuk dan diverifikasi. Kerja sama melalui dunia usaha dengan program CSR perusahaan juga sudah kita lakukan ini semua kita lakukan untuk membantu masyarakat dalam pengembangan usahanya.

"Kita juga sudah lakukan seperti memberikan bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas (Tuna Netra) yang ada di Kecamatan Sei. Apit, bantuan juga diberikan berupa peralatan pangkas rambut di kampung Rempak Siak, dan lain-lain."rilis/adiriansyah





Bernostaldia Masa Kecil, Wabup Siak Menjala Ikan di Buantan

Siak (riauoke.com)-Ketangkasan yang pernah dilakukannya di masa kecil, membuat Alfedri tak canggung menggunakan jaring (jala) untuk menangkap ikan patin di kolam Antoni warga Dusun Kuala Mandau kampung Buatan I. Sebagai Wakil Bupati Siak, dia tak sungkan dan gengsi melakukan hal-hal sederhana tersebut.

Saat diajak untuk melihat proses pembuatan ikan salai oleh Camat Koto Gasib Dicky Sofyan, kebetulan di sebelahnya ada kolam ikan. Ia langsung menyingsingkan lengan bajunya dan mengambil jala lalu melemparkannya ke kolam tersebut.

"Tak menyangka saya, ternyata pak Alfedri bisa menjala juga," teriak Antoni pemilik kolam. Alfedri saat itu ditemani Pj. Penghulu Buatan I Irna Juita, sengaja diajak kerumah Antoni, ketua kelompok Nelayan Jaya. Begitu masuk kehalaman rumah Antoni, sudah mulai tercium aroma khas dari ikan salai yang sedang di asap.

Memang tidak setiap hari kami membuat ikan salai ini, karena kami harus menunggu hasil tangkapan dari nelayan dan jumlahnya pun tidak terlalu banyak, tutur Antoni, Kamis (7/9) di rumahnya.

Meski proses pembuatan ikan salai atau ikan asap, yang dilakukan oleh Antoni masih sangat sederhana namun citarasa dan aroma khas ikan asap miliknya banyak diminati. Hal itu terbukti saat acara Pencanangan Kampung KB di halaman kantor Penghulu Buatan I, gerai oleh-oleh khas Buatan I Ikan Salai habis diborong pengunjung.

Untuk membantu meningkatkan hasil tangkapan ikan bagi nelayan, pemerintah kabupaten Siak melalui Dinas Perikanan dan Peternakan akan menyalurkan bantuan di tahun 2017 ini, berupa kapal fiber dan bantuan 1 unit pos pengawas perikanan di Sungai Kayu Ara.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan kab. Siak Susilawati menuturkan, Bantuan kapal fiber tersebut berjumlah 26 unit, yang akan disalurkan ke kelompok nelayan yang sudah terbentuk koperasi.

Dijelaskan Susi, kegiatan tersebut direalisasikan melalui dana APBN tahun 2017. Selain bantuan tersebut, nelayan di kabupaten Siak juga diberikan bantuan asuransi jiwa, bantuan fasilitasi sertifikat tanah nelayan, dan bantuan alat tangkap ikan.

Sementara Dinas Koperasi dan UMKM (usaha mikro kecil menengah) kabupaten Siak melalui Kabid UMKM Noni Paningsih mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang bertitik pada UMKM sebagai penggerak utama dalam rangka peningkatan kesejahteraan para pelaku UKM (usaha kecil menengah) sendiri.

Peran kami membantu memasarkan dan mempromosikan produk dari masyarakat. Kendala saat ini adalah produksi dari pelaku UKM yang terbatas, sehingga belum bisa melayani permintaan pasar, terang Noni.rilis/adiriansyah

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Rabu 21 Februari 2018

Bersama Masyarakat Tembilahan, Tim KARIB Siap Menangkan Syamsuar-Edy di Inhil

Bersama Masyarakat Tembilahan, Tim KARIB Siap Menangkan Syamsuar-Edy di Inhil

Tembilahan (riauoke.com)  Riauin.com - Salah satu kandidat terkuat pada Pemilihan Gubernur Riau 2018 yakni pasangan...