Minggu, 27 Mei 2018

Wakil Bupati Siak Apresiasi Perpustakaan Trotoar

SIAK (riauoke.com)-Turunnya minat baca masyarakat di era digital saat ini, membuat anak-anak muda yang tergabung dalam komunitas pemuda Siak berinisiatif untuk membuat “taman bacaan”. Ini salah satu bentuk kepedulian anak-anak muda dalam membantu pembangunan didaerahnya. “Sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca bagi masyarakat yang ada di Siak, kami membuat perpustakaan trotoar yang berada seputaran Taman Mahratu depan istana Siak,” kata Anggi, salah seorang penggagas perpustakaan trotoar.



Anggi bersama kawan-kawannya sudah tiga bulan ini memulai kegiatan yang tak lazim itu. Ia ceritakan kepada tim liputan Humas Setda Kab. Siak,  hanya beberapa orang saja yang mau singgah dan membaca buku-buku yang telah disediakannya.



“Kami berinisiatif membuka taman bacaan ini untuk menambah wawasan dan ilmu masyarakat, melalui berbagai buku bacaan yang telah kami sediakan. Mulai dari buku bacaan untuk anak-anak dan buku bacaan umum,” tutur Anggi, Senin (30/10/2017), usai upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda.



Ditambahkan Anggi, kami sangat mengharapkan bagi warga yang ingin menyumbang buku, kemudian buku yang tersedia belum bisa dibawa pulang, kecuali kawan-kawan terdekat saja. 



Anggi juga berharap agar kedepan Perpustakaan Trotoar ini semakin diminati masyarakat sehingga membaca buku menjadi budaya (kebiasaan) dimasyarakat kabupaten Siak.



Atas insiatif itu, Pemerintah Kabupaten Siak memberikan apresiasinya melalui sebuah piagam penghargaan.  Karena dinilai membantu pemerintah dalam menggalakkan Siak gemar membaca, yang telah dicanangkan oleh Bupati Siak tahun 2013 yang lalu.



Saat ditemui usai upacara, Wakil Bupati Siak Alfedri mengatakan, adanya perpustakaan trotoar ini, akan menarik minat baca serta ikut menggalakkan minat baca di hati Masyarakat Siak. Apa lagi saat ini anak-anak muda dan masyarakat kita sudah mulai jarang membaca.    



“Saya apresiasi, kreatifitas anak-anak muda kita ini. Sembari berwisata, masyarakat kita bisa membaca di ruang terbuka tersebut,” ujar Alfedri di halaman kantor Bupati Siak.



Alfedri berharap, adanya perpustakaan trotoar ini, minat baca masyarakat bisa meningkat. Dengan membaca bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Selain itu, dengan diserahkannya penghargaan ini, tentu semangat anak-anak muda pendiri perpustakaan trotoar tambah semangat. Begitu juga dengan masyarakat yang ikut mendukung minat baca dengan menyumbangkan buku-buku kepada pengurus perpustakaan trotoar tersebut.



Pada kesempatan itu juga, diserahkan penghargaan kepada Ketua DPRD Siak kategori pembina terbaik pemuda kreatif, komunitas Tanjak, UMKM Telajak Art, Komunitas Pengrajin, Komunitas Seni, Karateka Inkanas Riau dari kabupaten Siak, Atlet Dayung, pelajar SMA, dan lain-lain.rilis humas/adi.

Wakil Bupati Siak Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89

Siak (Riauoke.com)Wakil Bupati Siak Pimpin Upacara  Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89, di halaman kantor Bupati Siak, Senin (30/10/2017) pagi.

Menariknya, dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, puluhan pemuda-pemudi mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Upacara memperingati hari Sumpah Pemuda berjalan hikmad dan teratur, Wabup Alfedri menyampaikan amanah dari menteri pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dimana pemuda dan pemudi haruslah bersatu untuk membantu membangun negeri yang sangat dicinta ini. "Hendaknya janganlah terpengaruh dengan politik adu domba sehingga terjadi perpecahan mari sama sama menjaga persatuan dan kesatuan," sebutnya.

Selain itu disampaikannya, jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. "Kalau sekedar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan kondisi sekarang yang sudah satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air, tapi ini bukan tujuan akhir," kata Alfedri.

Usai upacara, dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada pemuda kabupaten Siak yang dinilai telah berkarya dan berkontribusi terhadap pembangunan di kabupaten Siak.

Hadir saat itu sejumlah unsur Forkopimda, Sekda kab Siak, yang diikuti pelajar SMP, SMA, Pemuda Pancasila, KNPI, Pegawai Honorer, ASN, Polri dan TNI.
[]adi

Save

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Siak Meriah, Momen Mempersatukan NKRI

Bungaraya (riauoke.com) - Hari  Sumpah Pemuda diperingati tanggal 28 Oktober  2017, upacara pukul 08-00 wib mulai dengan Komandan Upacara guru penjaskes SD Negeri 01 Buantan Lestari. Inspektur upacara Kepala Babinkamtibmas Kampung Buantan Lestari Kecamatan Bungaraya pak Rasidi   dipusatkan di Mapolsek Bungaraya (28/10) juga dihadiri   Winto Spd kepsek SD Negeri 01 Buantan Lestari.


Menurut Winto momen HUT Sumpah Pemuda sebagai ideologi bangsa Indonesia merupakan bagian dari jati diri bangsa. “Dengan kita memperingati hari kelahiran Pemuda ini agar kita bisa menghadapi tantangan global kedepan dalam meneguhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

Dalam menjaga kebhinekaan bangsa Indonesia, menurut Winto. Pancasila memang sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia dan ini sudah diteguhkan lagi dengan memperingati setiap tahunnya.

“Supaya ke depan dengan tantangan global ini bersama-sama anak bangsa Indonesia meneguhkan komitmen untuk mempertahankan dan mengamalkan Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 45,” katanya usai menjadi pembina upacara.[] adiriansyah)

Demi Tingkatkan Produksi Pangan Siak, 10 Desa Dapat Bantuan Mesin Alsintan dari Pusat

Siak (riauoke.com)- Pemerintah Kabupaten Siak kerjasama dengan Pemerintah Pusat untuk membantu peningkatan hasil produksi pangan terhadap petani yang ada Untuk mempermudah cetak ladang sawah membalikan tanah dan menghaluskan serta membajak dan merotarinya.

Hal itu Disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Siak Budiman Safari kepada wartawan (riauoke.com) di Siak Jumat (27/10)  menyampaikan, bantuan mesin mesin alsintan 13 unit mesin itu dari pusat untuk dibagikan kepada masing masing kelompok tani yang ada sebanyak 10 kelompok tani Kabupaten Siak.kata Budiman Safari Kadis Pertanian Siak ini.

Menurutnya, dengan adanya mesin mesin alsintan tersebut kata Budiman Safari.guna mempermudah cara pengelolaan olahan tanah membalikan tanah dan menghaluskanya membajak dan lain sebagainya ini semua tidak terlepas berkat wujud kepedulian pemerintah Kabupaten Siak kerjasama Pemerintah pusat sehingga,petani kita dapat terbantu dengan mesin mesin itu kata  Budiman Safari. Dahulu menurut dia, petani sangat sulit  dan lambat mengolah lahan mereka. Sekarang tidak lagi bekerja dengan mesin mulai musim tanam sampai memanen hasil pangan mereka itu serba mesin menjadi cepat.

Kita sangat mengharapkan,mudah mudahan,dengan mesin mesin itu nanti supaya hasil produksi padi petani kita di Kabupaten Siak lebih meningkat 5 kali tanam Dalam setahun (IP250) pintanya.

Masing masing Desa/ kelompok Tani yang menerima peralatan mesin alsintan itu 1.Desa Muara Kelantan Kecamatan Sungai Mandau.

2.Desa Muara Kelantan Kecamatan Sungai Mandau.

3.Desa Muara Kelantan Kecamatan Sungai Mandau.

4.Desa Sungai Tengah Kecamatan Sungai Tengah.

5.Desa Sungai Tengah.

6 Desa Muara Kelantan Kecamatan Sungai Mandau.

7.Desa Muara Kelantan.Kecamatan Sungai Mandau.

8.Desa Muara Kelantan Kecamatan Sungai Mandau.

9.Desa Kemuning Muda Kecamatan Bungaraya.

10 Desa Bungaraya. []adiriansyah

Asisten lll Sekda Siak Resmikan Kampung Sadar BPJS

Bungaraya (riauoke.com)-Mewakili Bupati Siak H Syamsuar MSI.yang berhalangan datang,  Asisten lll Administrasi Umum Sekda Kabupaten Siak Drs Jamaludin MSI. turun ke Kampung Buantan Lestari, Kecamatan Bungaraya, Jumat (27/10) untuk meresmikan Kampung Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

 

Kedatangannya disambut semarak tabuhan kompang oleh warga kampung itu. Penghulu Sadeli menunggu di Kantor Camat setempat bersama tokoh masyarakat.

Jamaluddin kata sambutan mengatakan,dalam rangka pencanagan peresmian kampung sadar bpjs yang selama ini kita kenal dulunya Jamkesda sekarang sudah berubah menjadi BPJS.dan BPJS ini ada empat program pertama  jaminan kecelakaan kerja.jaminan kematian, jaminan hari tua jaminan pensiun.untuk itu melalui BPJS ini kami mengharapkan kepada elemen masyarakat dan saya berharap penghulu kampung bisa mendaftarkan ketenaga kerjaan baik kampung sendiri maupun kampung lain bisa mengetahui  marilah kita dukung program BPJS ini pemerintah kabupaten siak sangat mendukung berjalanya program BPJS ini urainya Jamaluddin Asisten lll Sekda Kabupaten Siak ini.


Kepala Cabang (Kacab) BPJS Perwakilan Siak Rini Rahmat Yani Zai.mengatakan.ini salah satu untukmembangun masyarakat yang pingiran hampir 75 persen jiwa  ketenaga kerjaan kabupaten siak yang membutuhkan tenaga kerja BPJS ada empat program yaitu perlidungan pekerja indonesia pertama.jaminan kecelakaan kerja.jaminan kematian.jaminan hari tua.dan jaminan pensiun.kami ingin mensejahterakan dan melindungi masyarakat kabupaten siak melalui BPJS ini dapat berjalan berkesinambungan bagi tenaga kerjaan yang diprogramkanya bapak Presiden kita RI Joko Widodo. dapat membantu ketenaga kerjaan di wilayah kabupaten kita siak ini Ujar Rini Rahmat Yani Kacab Perwakilan BPJS Siak ini.

Sementara itu Penghulu kampung Buantan Lestari Sadeli.menyambut baik dan berterimakasi banyak dengan terlaksanaya program BPJS dikampung kita ini dapat berkesinambungan  dan membantu ketenaga kerjaan dan elemen masyarakat pintanya Sadeli Penghulu Buantan Lestari (adiriansyah)

Kisah Sukses Perawat Siak di Ajang Nasional

Siak (riauoke.com) Waktu sudah menunjukkan pukul 21.10 WIB, saat Eki menginjakkan kakinya di kediamannya yang berlokasi di komplek BRI kecamatan Sungai Apit. Sebagai seorang tenaga farmasi di UPT Puskesmas Sungai Apit, hal itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya, kadang baru bisa meninggalkan tugas bila mendapat pengganti jaga. Hari minggu atau libur hanya impian, karena mereka mendapatkan libur sesuai rotasi jadwal yang telah ditetapkan.

Pria lajang yang hobi membaca itu menemukan data yang dirilis oleh CDC (Centers for Disease Control and Prevention) tahun 2013 bahwa kesalahan pengobatan (medication error) merupakan penyebab kematian ketiga setelah penyakit jantung dan kanker.

Dari sanalah yang melatarbelakangi Eki Naldi, S.Farm.,Apt. melakukan penerapan Poli CP atau membuat buku saku interaksi obat, labeling dan farmasi klinis (pocket drug interaction, labeling and clinical pharmacist). Tujuannya adalah untuk mencegah kesalahan pengobatan (medication error) di UPTD Puskesmas Sungai Apit, yang berdampak pada peningkatan keselamatan pasien (pasien safety) dan sekaligus peningkatan kualitas pelayanan di puskesmas.

Selain itu menurut  Eki, meningkatnya jenis dan jumlah obat di fasilitas kesehatan, meningkatnya permasalahan terkait obat, mulai dari interaksi obat, poli farmasi dan penyimpanan. Semuanya bermuara munculnya kesalahan pengobatan tersebut. Artinya, masyarakat (pasien) harus dilindungi dari kesalahan tersebut, inilah pentingnya apoteker di puskesmas, kata Eki kepada Humas Setdakab Siak, Rabu (4/10/2017) kemarin.

Artinya sambung Eki, pasien harus sabar saat menebus obat di apotik, baik di puskesmas maupun di rumah sakit. "Semua resep yang masuk harus di analisis (screening) terlebih dahulu oleh apoteker, dan itu butuh waktu. bukan sekedar diambil obatnya terus diberikan kepasien, bukan sesederhana itu," terangnya.

Inovasi yang dibuat Pria kelahiran 29 Oktober 1984 itu membawanya terpilih sebagai tenaga kesehatan teladan tingkat provinsi Riau tahun 2017 kategori farmasi/apoteker dan sekaligus tingkat nasional. "Alhamdulillah saya mewakili Riau untuk tingkat nasional dan mendapat peringkat ke 3 dalam kategori kefarmasian," tutur Alumnus Universitas Sumatera Utara itu.

Selain itu lanjutnya, dari 12 orang, dirinya salah satu perwakilan tenaga kesehatan yang diundang ke Istana Negara untuk mengikuti rangkaian upacara 17 Agustus bersama Presiden RI. Total tenaga kesehatan yang memperoleh anugerah sebagai nakes teladan sebanyak 258 orang. Dan penghargaan tersebut langsung diserahkan oleh Menteri Kesehatan.

Di lain pihak, Ns. Desy Yarsita, S.Kep, salah seorang perawat yang juga bertugas di Puskesmas Sungai Apit, terpilih mewakili Provinsi Riau dalam Pemilihan Perawat Teladan Nasional 2016 silam,  setelah lolos dari beberapa tahapan seleksi yang sangat ketat. Namun sayang, Desy hanya bisa masuk 10 besar nasional.

Desy saat itu berinovasi membuat penyulingan air gambut menjadi air bersih dan layak untuk diminum, tentunya setelah dimasak terlebih dahulu. Ia pun berhasil sebagai pemenang I sebagai Tenaga Kesehatan Teladan Kategori Paramedis tingkat Provinsi Riau Tahun 2016.

Tak tinggal diam, rekan sejawatnya, Yusniati, Amk berhasil membawa harum nama Kabupaten Siak. Kelompok Asuhannya berhasil mewakili Provinsi Riau dalam perlombaan Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur. Dua hari yang lalu tim penilai tingkat nasional telah melakukan verifikasi langsung di lokasi.

Perawat Puskesmas Sungai Apit itu melakukan kegiatan tersebut di akhir bulan April 2016 lalu, yang dimulai dengan pertemuan lintas sektor dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat Dusun Tanjung Layang Kampung Tanjung Kuras.

"Respon masyarakat disana cukup bagus, untuk tahap awal kami tanam 10 jenis tanaman toga, dan Alhamdulillah sekarang sudah sampai 80 jenis tanaman," kata Yusniata kepada Humas Pemkab Siak.

Dijelaskannya, hasil dari toga tersebut dijual sebagai tambahan penghasilan keluarga dan sisanya dikonsumsi sendiri, kemudian ada yang diolah menjadi jamu kering dan minuman jahe serbuk.

Inilah beberapa kisah sukses tenaga kesehatan, dimana sebagian besar waktu para tenaga kesehatan tercurahkan untuk menyelesaikan tugas administratif, melayani pasien, pembinaan di posyandu, mengantar rekam medis hingga mengantar pasien dirujuk ke RSUD.

Melalui penghargaan tersebut, tenaga kesehatan di puskesmas, diharapkan tidak hanya melakukan kegiatan yang sudah rutin, namun juga terus melakukan inovasi dan kreasi yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal kesehatan. []rls

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Masyarakat Benayah Taja Film G 30 S/PKI

Pusako (riauoke.com) Sempena Hari Kesaktian Pancasila dan HUT TNI 5 Oktober 1945- 2017  Camat Pusako Andi Putra SSTP, mengajak warga masyarakatnya sekecamatan menyaksikan  nobar pemberontakan G 30 September / PKI 1965. Tampak hadir dalam nonton bareng tersebut Camat Pusako Andi Putra SSTP, Babinsa 06 Pusako L Budiman NST. Pjb Penghulu Benayah Pauziah. Ketua  Bapekam, tokoh  agama, tokoh MUI, UPTD Pendidikan, Upika Kecamatan RT/RK Pejabat Pemerintahan Kampung Krani. Kadus, anak anak pelajar tingkat SD,SMP,Sederajat, serta puluhan masyarakat.menyaksikan flm penghianatan yang berlangsung khidmat tersebut.

Koramil Sungai Apit Siak Tayangkan Flm Sejarah G30S/PKI

Pusako (riauoke.com) Dalam rangka menyambut datangnya HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 5 Oktober 1945 2017 mendatang, Koramil dan Camat Pusako  Sungai Apit, tayang flm Gerakan 30 S PKI. Acara dipusatkan di areal taman ibu kota Kecamatan (26/9) malam.

Koramil 03/Siak Gelar Nobar Film G 30 S/PKI

Siak Sri Indrapura (riauoke.com) Sebanyak 450 peserta didik nonton bareng (nobar) Film Gerakan 30 September PKI, Senin (25/09/17) siang, di aula SMK Negeri 1 Mempura, Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak. Terlihat begitu semangat dan rasa haru dari seluruh siswa yang sedang  menonton film tersebut.

Kadiskannak Siak Sebut Pencegahan Rabies Lebih Baik daripada Mengobati

Siak Sri Indpaura (riauoke.com) Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit hewan menular yang disebabkan oleh virus, bersifat akut serta menyerang susunan syaraf pusat hewan berdarah panas dan manusia. Rabies bersifat zoonosis artinya penyakit tersebut dapat menular dari hewan ke manusia. Penyakit tersebut sangat berbahaya dan belum ada obatnya. Apabila gejala klinis sudah timbul selalu diikuti dengan kematian baik pada hewan ataupun manusia.


Hewan yang menularkan rabies pada manusia adalah anjing, kucing, dan kera/monyet. Lebih dari 90% kasus rabies pada manusia ditularkan oleh anjing. Oleh karena itu anjing menjadi objek utama kegiatan pemberantasan rabies.

Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Siak Susilawati menyebutkan, di kabupaten Siak kasus gigitan anjing sebanyak 31 kasus. Dari 31 kasus tersebut yang dinyatakan bebas observasi sebanyak 28 kasus, sedangkan kasus anjingnya hilang setelah menggigit sebanyak 3 kasus. “Alhamdulillah dari hasil laboratorium dinyatakan bebas atau 0 kasus,” sebut Susi, saat menyambut rombongan Rapat Koordinasi Rabies se-Sumatera, Kamis (14/9) kemarin di Siak.

Dilanjutkannya, upaya pencegahan dan pemberantasan rabies dilakukan dengan menghindari kejadian penggigitan dan melakukan vaksinasi rabies pada anjing, kucing dan kera/monyet peliharaan secara teratur setiap tahun. Selain itu realisasi vaksinasi rabies pada tahun 2017 sebanyak 2870, sampai saat ini tim vaksinasi rabies sekabupaten masih tengah melakukan door to door.

“Setiap tahun kami rutin melakukan pencegahan melalui penyuluhan dan vaksinasi rabies secara door to door dilapangan, oleh petugas kesehatan hewan medis verteriner dan paramedic veteriner di masing-masing kecamatan,” ujarnya.



Peserta Rakor kunjungi Istana

Rapat Koordinasi Rabies se-Sumatera dilaksanakan di Pekanbaru beberapa waktu yang lalu, melakukan kunjungan wisata ke negeri Istana. Daerah bekas kerajaan Islam itu, memiliki daya tarik tersendiri selain jarak yang cukup dekat dengan ibukota propinsi.

Usai sholat zuhur dan ke makam Sultan, pesera rakor diajak melihat istana, pasar seni, kelenteng, dan menyusuri Tepian Bandar Sungai Jantan. Tak sedikit pujian dan kekaguman dari peserta rakor tersebut, mulai dari kebersihan, keramahan dan aset peninggalan istana yang terawat. Tak luput pula komentar seru dari peserta terhadap masakan pacri terong dan asam pedas tapah serta ikan salai selais.

125 orang yang terdiri dari kepalas dinas dan kepala bidang propinsi dan kabupaten se Sumatera itu tak lupa membeli oleh-oleh, baik bahan dari dekranas, maupun dari pasar seni Siak, tanjak, batik Siak, dan pernak-pernik lainnya sangat diminati oleh pengunjung.

Dilain kesempatan, Bupati Siak Syamsuar menyebutkan masih banyak potensi objek wisata yang bisa dikunjungi. Seperti Danau Naga Sakti di Pusako, Jembatan Teluk Masjid, hutan mangrove di rawa mekar jaya di Sungai Apit, makam Putri Kaca Mayang di Koto Gasib, makam Tengku Buang Asmara di Mempura, dan lain-lain.

Terkait hal itu Bupati dua periode itu telah melakukan upaya terhadap pengembangan usaha ekonomi kreatif di Siak. Serta langkah-langkah inovasi untuk promosi potensi Siak ke tingkat Nasional bahkan Internasional. Misalnya menjalin kerjasama dengan Bandung Creatif City Forum (BCCF) dan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) untuk pengembangan ekonomi kreatif di Siak, dalam rangka mempersiapkan kabupaten Siak sebagai salah satu kunjungan wisata unggulan di Sumatera.

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Rabu 23 Mei 2018

Lagi, Ayat Cahyadi Dkk Turun Gunung Ikut Menangkan Syamsuar-Edy

Lagi, Ayat Cahyadi Dkk Turun Gunung Ikut Menangkan Syamsuar-Edy

PEKANBARU (riauoke.com) – Ketua Pemenangan PKS Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi kembali turun gunung, berkampanye...