Rabu, 21 Pebruari 2018

Wabup Siak Sebut Koperasi Jadikan Masyarakat Mandiri Kembangkan Usahanya

Siak (riauoke.com)-)Wakil Bupati Siak Alfedri hadiri acara Hari Koperasi Ke 70 tahun yang dilaksanakan di halaman kantor Koperasi Rimba Mutiara  Banso, Kampung Kualo Gasib Kecamatan Koto Gasib, Kamis (7/9/17).

Wan Fajri Aulia Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kab.Siak mengatakan, bersempena dengan Hari Ulang Tahun Koperasi Ke 70 tahun, dengan mengusung Tema Koperasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat Yang Berkeadilan, Untuk  Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), juga bertujuan sebagai penyemangat motifasi dalam mengembangkan UMKM oleh masyarakat Siak.

"Semoga ini bisa menjadi motifasi dalam mengembangkan umkm di Kab Siak. Selain itu, ini merupakan kegiatan tahunan serta  momen untuk kesejahteraan dan pemerataan masyarakat sehingga tidak adanya kesenjangan ekonomi masyarakat, tentunya ini termasuk dari  tugas kita semua", kata Wan Fajri.

Eriyanto selaku Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau menambahkan, peringatan hari koperasi hanya baru dilaksanakan di pekanbaru dan di Kabupaten Siak saja, untuk itu ia mengatakan, dilaksanakannya kegiatan ini juga bertujuan sebagai membangun sinergi bisnis managemen koperasi sehingga koperasi yang ada di Kabupaten Siak menjadi lebih baik untuk masyarakat.

"Kita tidak lagi mengacu kepada jumlah koperasi, namun kualitas yang diharapkan, sehingga kesejahteraan masyarakat sekitar bisa meningkat dengan selalu berinovasi bagi koprasi tersebut. Mari kita bersama sama meningkatkan kualitasnya, sehingga koperasi yang ada bisa semakin maju dan berinovatif dalam mengembangkan usaha usahanya. Selain itu pemerintah juga selalu berupaya dalam memberikan pelatihan dan pembinaan terhadap koperasi", kata Eriyanto.

Senada dikatakan Wakil Bupati Siak Alfedri, Pemerataan kesejahteraan masih belum bisa dirasakan oleh masyarakat, sehingga melalui koperasi diharapkan masyarakat bisa menjadi mandiri untuk mengembangkan usahanya,serta bisa diwujudkan dalam bentuk keberhasilan masyarakat dalam mengelola usahanya baik usaha kecil mikro maupun menengah.

"Berbagai pembinaan disana sini harus bisa kita lakukan,sehingga kedepan harapannya bagaimana bisa meningkat dan bisa berinovasi dalam mengelola koperasi yang aktif dan menjadi sukses. Kami ingin menjadikan koperasi untuk bisa  mendorong dalam memberikan kesejahteraaan bagi masyarakat, sehingga transparansi dalam pengelolaan koperasi sangat diharapkan, maupun terhadap pengembangan IT nya yang bisa memacu perkembangan daerah", kata Alfedri.

Kedepan, ia mengharapkan agar koperasi dan umkm bisa bersinergi bersama perusahaan lain, untuk dikembangkan kembali dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,  dengan pengelolaan yang baik dan berinovasi.

Sebelumnya dilakukan penyerahan Piagam  Penghargaan Koperasi Berprestasi 1, 2 dan 3, koperasi omset terbesar, koperasi SHU terbesar, RAT tercepat 2017, yaitu:

Koperasi Rimba Muitiara Juara 1KUD Buantan Jaya Juara 2

KUD Karya Tani juara 3


Koperasi Islamic Center Madinatul Ulum (kategori koperasi pelaksana RAT tercepat.)


KUD. Mitra Usaha kategori Koperasi SHU terbesar.


Koperasai Air Kehidupan kategori koperasi Omset terbesar.


Bpk. Rawiyan Akhmad kategori kepala kampung peduli koperasi.


Novendra Kasmara kategori Camat peduli Koprasi


Basuki Rahmat kategori PPKL terbaik.[] humas/adiriansyah

Wakil Bupati Siak Canangkan 13 Kampung KB

Siak (riauoke.com)-Salam KB," ucap Alfedri diawal sambutannya. Kemudian dijawab oleh para undangan yang hadir, "dua anak cukup, bahagia dan sejahtera, laki-laki dan perempuan jangan di bedakan dan termasuk para kader kampung KB Buatan I.


Alfedri meminta kepada seluruh Camat dan  Penghulu untuk mendorong warganya menyukseskan Program Kampung KB. Hal itu disampaikanya pada Pencanangan Kampung KB di halaman kantor Penghulu Kampung Buatan I, Dusun Teluk Rimba, Koto Gasib, Kamis (07/09/2017) pagi.


"Kampung KB, ini merupakan bentuk kegiatan terpadu kemudian dikembangkan sebagai inovasi publik dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.


13 kecamatan di Siak telah kita canangkan menjadi kampung KB. Hal ini dilakukan untuk pemerataan jumlah penduduk, yang berdampak pada pemerataan pembangunan ekonomi, sehingga akan membawa masyarakat pada tingkat kesejahteraan yang lebih baik.


Sementara Kepala BKKBN Riau Yenrizal Makmur mengatakan Pencanangan Kampung KB ini merupakan program Pemerintah yang telah dijalankan sejak Januari 2016 dan pertama kali dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo di Kabupaten Cirebon.


Pembentukan Kampung KB dimaksudkan agar manfaat dari program KB dapat langsung dirasakan oleh masyarakat terutama yang ada di daerah miskin, padat penduduk, wilayah aliran sungai, terpencil atau perbatasan, kawasan industri dan dengan akses pelayanan kesehatan yang minim.


Menurut Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan pencanangan Kampung KB Kadri Yafis mengatakan,   kampung KB ini merupakan program Inovasi yang dilaksanakan oleh BKKBN dalam rangka mewujudkan program pemerintah yaitu membangun negara dari pinggiran.

Dilanjutkan Kadri,  BKKBN membuat roadmap 1 kecamatan 1 Kampung KB, sehingga seluruh kecamatan memiliki 1 kampung KB.

13 kampung KB diseluruh kecamatan itu antara lain, Tumang, Kota Ringin, Lubuk Tilan, Buatan I, Jayapura, Selat Guntung, Tanjung Kuras, Perincit, Harmonis, Gabung Makmur, Bencah Umbai, Minas Timur, dan Kandis.

Masih kata Kadri, untuk kampung Tualang tahun 2016 lalu telah di tetapkan sebagai kampung KB, karena jumlah penduduk dan wilayah yang lebih besar. Kegiatan ini bersumber dari dana APBN perwakilan BKKBN riau tahun 2017.


Setelah peresmian Kampung KB, dilanjutkan dengan penandatangan prasasti kampung KB oleh Wakil Bupati Siak, penyerahan BKB Kit serta Genre Kit, Penyerahan piagam penghargaan dan tropi lomba, dan kegiatan  pelayanan KB untuk masyarakat kampung Buatan I.


Turut hadir Camat Koto Gasib selaku tuan rumah, Plt Penghulu Buatan I, Kepala Kependudukan dan Keluarga Berencana Propinsi Riau, Kapolsek Koto Gasib, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak Rasidah Alfefri, para Camat beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, dan sejumlah Penghulu.humas/adiriansyah

Perdana, Ada Layanan Pijat Sehat di Stan Dinsos Siak

Siak (riauoke.com)-Perlehatan MTQ Kabupaten Siak ke 17  tahun ini  berlangsung meriah dan unik. Pasalnya, di salah satu stan tersedia layanan pijit kesehatan.



Tidak seperti stan lainnya, stan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Siak ini pintunya tertutup rapat. Ada apa? Setelah ditelusuri, ternyata didalam stan ada penyejuk ruangan, yang membuat para pengunjung terasa nyaman dan sejuk.



Bagi masyarakat yang datang, pihak Dinsos telah menyiapkan 8 orang tenaga pijat (massage) pria dan wanita yang terlatih dan terampil serta bersetifikat. Mereka itu tenaga pijat (terapis) alumni dari Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna dari Bandung dan PSBN-Tuah Sakato dari Sumatera Barat.



Mereka telah belajar dan dilatih memijit, refleksi, tsiatshu, totok wajah, selama 2 sampai 4 tahun. Dan saat ini para terapis telah membuka usaha pijat dirumah masing-masing.



Agusman (40), salah seorang terapis asal Minas, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Sosial yang telah memperhatikan mereka. sehingga dulunya mereka terkucilkan dan tidak produktif, tapi sekarang lebih percaya diri dan lebih produktif seperti masyarakat yang normal. Hal itu dsampaikan Agus kepada Wakil Bupati Siak Alfedri, saat berkunjung ke stan tersebut, Senin (4/9) lalu.



"Saya mewakili kawan-kawan mengucapkan terimakasih kepada Pemkab. Siak yang telah membantu kami. Kalau kami tidak diikutsertakan dalam pelatihan dan keterampilan beberapa waktu yang lalu, tentu kami masih seperti yang dulu, pemalu dan tidak percaya diri," tutur Agus



Menanggapi hal itu Wakil Bupati Siak Alfedri mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Siak terus berkomitmen untuk memperhatikan masyarakat miskin dan tidak mampu terkhusus penyandang disabilitas (cacat) yang ada di Kabupaten Siak.



“Kita tetap membantu dengan menyiapkan anggaran untuk penyandang disabilitas (cacat) berat.  Pada tahun ini,  kita tambah kuotanya menjadi 72 orang, masing-masing menerima Rp. 300.000/bulan selama 12 bulan,” jelas Alfedri.



Begitu juga penyandang cacat yang membutuhkan alat bantu seperti kursi roda, alat bantu dengar, tongkat kruk, brace untuk kaki dan lain-lain. Dan anggarannya sudah dialokasikan pada tahun ini.



Alfedri menambahkan, kita juga memberikan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi penyandang disabilitas, sudah kita anggarkan sesuai proposal yang sudah masuk dan diverifikasi. Kerja sama melalui dunia usaha dengan program CSRnya sdh dilakukan seperti bantuan kaki palsu di kecamatan Sungai Apit,  bantuan peralatan pangkas rambut di kampung Rempak Siak, dan lain-lain.



Dilain pihak Kepala Dinas Sosial melalui Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Wan Idris mengatakan, stand bazar tahun ini berani tampil beda dengan memberikan layanan pijit kesehatan bagi pengunjung.



"Ide menampilkan layanan pijat ini sudah 2 tahun yang lalu diusulkan dan baru tahun ini terwujud, berkat dukungan teman-teman Dinsos dan peserta pelatihan penyandang tuna netra yang telah dilatih." Jelasnya Wan Idris.



Ia pun berharap masyarakat datang melihat pameran dan stand bazar, khususnya stand Dinas Sosial. Layanan yang diberikan dengan tarif untuk pijat atau refleksi di stan sebesar  Rp. 80.000/jam, kalau diluar stan dalam arti dipanggil, diantar dan dijemput oleh petugas kami kerumah pelanggan sebesar Rp100.000/jam.



“Dengan demikian secara tidak langsung kita menolong saudara-saudara kita penyandang cacat, khususnya penyandang disabilitas netra (tuna netra) yang merupakan warga Siak juga, disamping sebagai ladang amal bagi kita,” ungkap Wan Idris.



Dijelaskannya pula, pihaknya telah menyiapkan kontak person untuk layanan panggilan kerumah Hp. 082173004440. Kamar pijat di stand kami siapkan ruangan ber AC sebagai motto kami “Kepuasan Pelanggan adalah Kebanggaan Kami”.humas/adiriansyah

Peserta Mr Marine Tourism Asal Siak Ini Minta Doa Bupati Syamsuar

Siak (riauoke.com)-Langkah kaki Syamsuar terhenti, Ia dicegat pemuda bertanjak di pelataran Masjid Sultan Syarif Hasyim, usai shalat dzuhur Senin (4/9/2017) kemarin.

Finalis Bujang Dara Siak 2016 itu sengaja menjumpai Syamsuar untuk memberitahukan perihal kesiapannya mengikuti ajang pemilihan Mister Marine Tourism.

"Awak bilo berangkat ke Bali, macam mano persiapan untuk karantinanyo," tanya Syamsuar kepada Mahesha Elpan Durima yang biasa di sapa Pandu.

Ditanya orang nomor satu di Siak itu,  Pandu dengan sedikit sungkan menjawab, "persiapan Insya Allah sudah 90% Pak, keberangkatan saya tanggal sekitar tanggal 26 atau 27 september mendatang," sebut Pandu.

Remaja yang gemar makan gulai ubi itu mengaku bangga bisa ketemu dan sempat selfie dengan Bupati Siak itu. "Suatu kehormatan luar biasa bagi saya, bisa bertemu langsung dengan pak Bupati" sebutnya.

Ia merasa bangga, senang dan haru saat berada bersama pemimpin negeri Istana. "Saya selalu ingat pesan beliau, teruslah berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Siak. Jangan mudah menyerah, berdoa dan berusaha semaksimalnya. Yakinlah, Allah SWT selalu memberikan jalan yang terbaik untuk hambanya yang terus berusaha".

Tak lupa Pandu turut mendoakan agar Datuk Setia Amanah itu menjadi orang nomor satu di Riau, sehingga Riau semakin maju menanjak, cemerlang, terbilang, dan gemilang.

Mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Bisnis di Universitas Riau berpesan, agar generasi muda Siak harus bangga jadi orang Siak dengan semua potensi yang ada. Ia juga menghimbau rekan-rekannya sesama generasi muda, untuk dapat berperan aktif menjaga lingkungan dan ikut serta mempromosikan potensi wisata Kabupaten Siak.

Tak lupa, kepada masyarakat luas ia memohon dukungan sebagai finalis perwakilan Siak, Riau, pada lomba Mister Marine Tourism 2017, yang berlangsung di Bali nanti rilis/adiriansyah

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Siak Buka FGD Pembinaan Perkebunan Kelapa Sawit

Siak (riauoke.com)-Pelaksanaan Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab Siak Budhi Yuwono, membuka secara resmi acara Peserta Focus Group Discussion (FGD) Analisis Kerangka Peraturan dan Kelembagaan. dalam Rangka Pembinaan Perkebunan Kelapa Sawit Swadaya di Kabupaten Siak bertempat di Ruang Rapat Sri Indrapura, Selasa (5/9/17).

 

Dilaporkan oleh Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UR Suwondo selaku panitia pelaksana acara, jumlah peserta dalam FDG sebanyak 31 orang yang terhimpun dari berbagai unsur.



Selanjutnya yang melatarbelakangi pertemuan ini adalah melihat pada salah satu kendala utama dalam mencapai keberlanjutan petani swadaya adalah kurangnya fasilitasi dan pengembangan kapasitas bagi petani swadaya. sebagian besar petani kecil bersertifikasu di riau adalah "peruntungan yang mendapat dukungan dari perusahaan atau promotor non-negara seperti LSM atau donor.



"Melalui kegiatan penelitian kerjasama LPPM UR dsn WRI Indonesia berusaha untuk mempromosikan revitalisasi unit usaha kecil yang dipimpin oleh Pemkab Siak sebagai agen transformasi menuju keberlanjutan petani kecil. Dengan demikian peningkatan kerangka peraturan dan kelembagaan petani swadaya diharapkan dapat mempercepat implementasi perkebunan sawit lestari," sebutnya.



Sementara itu, menurut Budhi godaan kelapa sawit menjadi daya tarik semua orang untuk membangun usaha kelapa sawit, namun perlunya memperhatikan hal untuk berkelanjutan perkebunan kelapa sawit itu sendiri.



"Dalam berkebun kelapa sawit kita harus memperhatikan hal-hal untuk berkeberlanjutannya, diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian No 19 Th 2011 tentang Pedoman kelapa sawit berkelanjutan, makanya kita juga berharap perkebunan kelapa sawit ini bisa berkelanjutan, Kalau saya lihat berlanjut tidaknya perkebunan kelapa sawit, khususnya yang diragukan oleh masyarakat terlihat dari beberapa hal, yakni dari segi legalitas kepemilikan lahan dan kualitas dari buah yang dihasilkan oleh masyarakat," sebutnya.



Kami menyambut baik FGD ini, lanjut mantan Kabag TAPEM setda kab siak ini, kami mengharap ada masukan terhadap pemda, dan kami juga memaklumi dari banyaknya perkebunan kelapa sawit masyarakat dan tidak menutup kemungkinan banyaknya masalah yang disampaikan oleh pemda sehingga masyarakat juga menuntut untuk mencari solusi penyelesaikan permasalahan.



Selanjutnya ia menyebutkan bahwa solusi permasalahan pokoknya adalah masalah legalitas dan investasi masyarakat dalam menanam lahan kembali. Untuk itu perlunya kelembagaan dari swadaya perkebunan kelapa sawit, sehingga nantinya ada organisasi yang mewadahi petani dan juga pendampingan untuk mereka mengadukan banyak hal, dengan harapan kesejahteraaan dan keberlanjutan dari mata pencaharian mereka selaku petani kelapa sawit dapat terus berlanjut dan hasilnya bisa diterima oalh dunia. Dalam arti kata minyak kelapa sawit yang dihasilkan sawit tidak ditolak perusahaan di dunia, imbuhnya. []humas/adiriansyah

Bupati Siak Bantah Isu Pengurangan Tunjangan Pegawai dan Honorer

Siak (riauoke.com)-Kemaren sempat merebak tentang adanya isu Honor dan Tunjangan Pegawai akan dikurangi.

 

"Untuk itu,melalui kesempatan ini saya sampaikan, tidak akan ada lagi pengurangan honor maupun pengurangan  tunjangan pegawai, bahkan kita sekarang ini bersiap siap seandainya ada peningkatan pendapatan daerah yang signifikan, sehingga saya juga meminta kepada dinas pendapatan untuk menggenjot penerimaan dana, tentu bukan hal yang mustahil untuk ditingkatkan lagi masalah gaji honorer maupun tunjangan pegawai," kata Bupati Siak Syamsuar usai melaksanakan Apel Pagi bersama di halaman Kantor Bupati Siak, Senin (4/9/17).

 

Syamsuar juga menghimbau kepada yang hadir dalam Apel pagi tersebut, untuk saat ini banyaknya isu yang tidak benar agar jangan mudah percaya,sehingga bisa mengurangi kinerja para pegawai yang ada di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak,hal itu yang ia kemukaan secara langsung pada Apel Senin pagi yang hadir,terdiri dari Aparatur Sipil Negara dan Tenaga Honorer.



“ini baru saja saya nak maju ke Pilkada sudah banyak isu isu yang tak sedap di sebarkan,jadi itu pun tak lak mungkin saya lakukan.apa lagi dana sekarang ini sudah sangat kecil,ditambah lagi tunjangan di perkecil,tak pulak saya tega. jadi saya tegaskan kepada saudara saudara yang hadir, saya juga tetap mengamati kerja tim anggaran pendapatan daerah  dan saya tidak akan melakukan hal hal yang tentunya dapat mengurangi kinerja dari para pegawai,karena keberhasilan saudara dalam bekerja,ini semua dalam rangka tentunya bagaimana perbaikan kesejahteraan untuk semakin tahun semakin lebih baik," ucap Syamsuar.




Syamsuar juga mengharapkan agar adanya ketenangan,karena selama ini saya mencermati adanya isu yang tidak bertanggung jawab yang disebarkan dari pihak tertentu.untuk itu ini akan saya luruskan kembali permasalahnnya terhadap berita miring agar tidak menimbulkan keresahan yang bisa menimbulkan kinerja para Pegawai dan honorer,Tutup Syamsuar. []adiriayansyah

Diributkan Netizen, Kadispar Klarifikasi Pembangunan Ticketing Gate Istana Siak

Siak (riauoke.com)-Sebuah bangunan yang baru dimulai pekerjaannya oleh Dinas Pariwisata yang berlokasi tepat di depan sisi kanan garbang masuk Istana Siak Aserayah Al-Hasyimiyah mendapat tanggapan beragam dari warga Siak, baik di media on line maupun media sosial (medsos). Warga mengira bangunan tersebut adalah toilet umum.



Opini yang berkembang di tengah-tengah warga Siak tentang kegiatan ini semakin melebar tidak jelas, seperti diMedia Sosial Facebook (FB) dan Whats App (WA) yang terjadi saat ini. Padahal Pembangunan gedung ini akan digunakan untuk ticketing gate  yang masuk kedalam Kawasan Istana, Merupakan fasilitas penunjang bagi kemajuan pariwisata siak.



Warga menilai bangunan kegiatan ini, peruntukannya fasilitas umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) seperti toilet umum dan ruang ganti. ini jelas-jelas menyalahi tata letak dan etika membangun, karena toilet umum membelakangi makam Sultan Siak.



Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak Fauzi Asni angkat bicara "Tujuan kito bukan bangun WC tapi bangun tempat tiket, perhatikan saja setelah bangunan dah jadi nanti fungsi dan kegunaannyo kalau dah siap untuk apo."



Mohon kepada warga Siak untuk tidak membesar-besarkan hal ini, Karena kegiatan ini didanai mengunakan Alokasi Dana Khusus (DAK) APBN Anggaran tahun 2017." Hal ini diungkapkannya pada Senin (04/09/2017) di Siak Sri Indrapura.



Lebih jelas Fauzi menerangkan "Kegiatan ini  bantuan dari pemerintah pusat,  Dan Kegiatan-kegiatan yang di banggun melalui Dana DAK APBN ini bisa diusulkan berbentuk Program Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) saja. Sehingga nama kegiatannya di dalam data base harus berupa Pembangunan Toilet atau Ruang Ganti. "



"Jadi kepada Warga Siak mohon untuk dapat dipahami dan dimengerti, Karena nantinya Gedung hanya difungsikan sebagi tempat penjualan tiket atau TICKETING GATE bagi para pengunjung yang hendak masuk ke Kawasan Istana Siak dan sekitarnya, Bukan WC umum."



"Kita semua berkomitmen untuk mendukung memajukan dunia pariwisata Siak, kedepan Kita siapkan Ticketing Gate dengan satu tiket pengunjung dapat berwisata di 4 (empat) tempat (Seperti kawasan Wisata yg terdiri dari Balai Kerapatan, Masjid Sultan Istana dan sampai ke Klenteng)."



"Sayo berharap kesimpang siuran opini yang terjadi di medsos beberapa minggu terhakir ini dapat terjawab, Kalaulah ini masih dipermasalahkan juga, kita khawatir kedepannya akan susah lagi untuk mendapatkan bantuan dana dari APBN, dan nantinya akan berimbas pada lambatnya pengembangan Pariwisata Siak terang Fauzi. humas/adiriansyah

Bupati Siak: Terobosan Sistem Digital Harus diterapkan di Badan Kepegawaian

Siak (riauoke.com)-Usai melaksanakan Apel bersama di Halaman Kantor Bupati Siak,Bupati  Syamsuar Menyerahkan SK (Surat Keputusan) Kenaikan Pangkat Periode Oktober 2017 secara simbolis  kepada Perwakilan dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (4/9/17).



Lebih kurang Sebanyak 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak,dibagikan SK nya oleh Bupati Syamsuar untuk kenaikan Pangkat Periode Oktober 2017 Ditahun ini usai dilaksanakannya Apel Pagi bersama,dengan harapannya  kepada Bagian Kepegawaian kiranya terhadap  aturan yang berkaitan dengan kenaikan pangkat,agar bisa dipermudah dan bisa sekaligus naik pangkat secara otomatis, sesuai dengan waktu yang tidak harus menunggu usulan melalui tahap pertimbangan dan dikaji bersama BKN, sehingga  diera digital ini semua bisa diperbuat dalam brangka memberika pelayanan kepada ASN,selain itu pula menurut Syamsuar pelayanan publik ini bukan hanya untuk Masyarakat,namun juga termasuk untuk Aparatur Sipil Negara,ucap Syamsuar.



“Kalau pelayanan publik terhadap masyarakat bagus,sementara pelayanan terhadap anggota kita kurang bagus,ini juga dikatakan belum baik.oleh karena itu saya sampaikan kepada bagian Kepegawaian bahwa  kita tidak bekerja lagi seperti dulu,sehingga adanya keterlambatan kenaikan pangkat. kiranya ini dapat menjadi perhatian untuk melakukan perbaikan dengan harapan sepanjang teman kita ini tidak ada masalah,tentu kita naikan pangkatnya dan menerima SK dengan sebaik baiknya”,Ujar Bupati Syamsuar.



Bupati Syamsuar juga mengatakan,pada saat ini kita meyiapkan pelayann perizinan dengan hanya tinggal tanda tangan saja seperti pelayanan perizinan Dinas penanaman modal dan terpadu masih melalui media Handphone,Syamsuar mengharapkan untuk kedepan, agar kiranya masyarakat yang akan mengurus perizinan tidak perlu lagi menunggu kepala dinas untuk menandatangani,namun melalui sistem digital semua teratasi dengan baik,begitu juga seharusnya yang akan diterapkan oleh Badan Kepegawaian untuk pengurusan yang berkaitan dengan kenaikan pangkat dan lainnya untuk ASN ke depannya.





‘’Hal ini barangkali yang harus diperbuat,untuk masyarakat bisa kita buat,   sedangkan untk pegawai kenapa tidak,ini yang hargus kita buat kedepannya,baik kepada pegawai,guru yang nantinya tidak perlu lagi mengurus kenaikan pangkat untuk datang kekantor Bdan Kepegawaian,namun hanya melalui sistem digital saja semua bisa teratasi,ini juga harus menjadi pertimbangan kita semua agar pelayanan terhadap semua ini bisa kita lakukan dan dilaksanakan,pungkasnya humas/adiriansyah.

Pemkab Siak Berkomitmen Sukseskan Gerakan Menuju 100 Smart City

Siak (riauoke.com)-Pemkab Siak berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya meningkatkan pelayanan publik yang cepa, efesien  dengan mengunakan teknologi.



Melakukan pembangunan menggunakan pendekatan smart city dalam dunia yang makin dinamis saat ini bukan lagi pilihan, melainkan sudah menjadi kebutuhan, khususnya bagi pemerintah daerah dalam memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien. Dibutuhkan kerja keras dan komitmen yang tinggi dalam mewujudkan hal tersebut, agar apa yang diharapkan dapat terwujud.



Wakil Bupati Siak H. Alfedri diselah-selah kesibukannya, menyempatkan diri untuk melihat jalannya bimbingan teknis (Bimtek) Smart City yang dimana pesertanya berasal dari seluruh perwakilan OPD, UPT, serta Kecamatan seKabupaten Siak. Acara yang berlangsung di ruang siak sri indrapura room Kantor Bupati Siak Rabu (30/08/2017) yang dimana sebagai pelaksana bimtek adalah Dinas Kominfo Kabupaten Siak.



Wakil Bupati Siak Alfedri dalam arahannya mengungkapkan dirinya Bersama bapak Bupati Siak H. Syamsuar dalam membangun daerah ini berkomitmen ingin memberikan pelayanan yang berkualitas, cepat dan efisien kepada masyarakat Kabupaten Siak, Dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Karena sudah saat nya kita menciptakan aplikasi yang berbasi on line, tujuannya untuk mempermudah masyarakat dalam kepengurusan.



Gerakan mewujudkan 100 Smart City (kabupaten/kota) yang digagas Kementrian Komunikasi dan Informasi secara resmi telah diluncurkan pada tanggal 20 Mei 2017 yang lalu di Kota Makassar, Gerakan ini dalam rangka mewujudkan 100 Smart City di Indonesia pada tahun (2017-2019) dari 100 Kabupaten/kota tersebut salah satunya termasuk nama kabupaten siak. Sehingga kita di minta untuk merumuskan apa yang menjadi pokus pada arah kebijakan kota pintar yaitu Smart Kepariwisataan, Smart UKM, dan Pertanian dan pangan.



“Gagas Kementrian Komunikasi dan Informasi meminta usulan-usulan daerah dalam program 100  Smart City atau kota cerdas diindonesia, Siak juga coba mengusulkan, Alhamdulillah siak termasuk dalam 25 yang terpilih Smart City. Kita yang sudah masuk ini dengan tahapan terencana dengann baik, terarah, terukur kita harus menyikapi ini dan menyambut dengan baik. Oleh karena itu bapak-bapak ini lah yang mentukan keberhasilan smart city.”



Kabupaten Siak yang dinahkodai dua pemimpin hebat ini, telah banyak mengukir prestasi baik tingkat daerah dan juga tingkat nasional. Tidak hanya itu saja penghargaan yang didapat oleh kabupaten siak juga cukup banyak. Ini menandakan keberhasilan kepemimpinan Syamsuar dan Alkfedri dalam mengelolah pemerintah daerah.



“Komitmen dua pemimpin siak ini, inggin menjadikan kabupaten siak sebagai kota hijau, kota kreatif, kota sehat, dan ia juga menginginkan siak menjadi kota pintar. Apa yang sudah diraih saat ini merupakan modal kita untuk menuju siak smart city. Apa yang sudah kita buat seperti aplikasi persalinan dini dan lain-lain. ini tak lain dalam rangka mempermudah masyarakat dalam pelayanan”



Kehadiran Alfedri, untuk melihat jalannya bimtek dan mengcek apesnsi peserta bimtek satu-persatu, untuk memastikan OPD mana yang tidak mengirimkan pesertanya. Akan kita tegur dan mengingatkan pimpinanya. Dalam kesempatan itu di hadapan puluhan peserta Bimtek Smart City Alfedri mengungkapkan seluruh peserta bimtek hendaknya dapat mengikuti ini dengan sunguh-sunguh serius.



Sementara itu Kadis Kominfo Siak Arfan Usman saat ditemui seusai acara mengtakan bimtek ini merupakan yang kedua kali dinya diadakan, Dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Komunikasi RI Dr. Winarno beliau pakar Smart City juga sebagi Dosen Universitas Muliti Media Nusantara (UMN) Jakarta serta Afandi Wartawan Kompas Gramedia.



Arfan menambahkan tujuan dari kegiatan ini adalah mempersiapkan aparatur dalam mendukung program menuju Siak Smart City. Meningkatkan pelayanan publik melalui tekologi, Setiap

masalah yang terpetakan itu bisa lansung dibuatkan solusi teknologinya. Dengan begitu, pelayanan publik bisa lebih efektif dan efisien.humas/adiriansyah

IEC Diakui Mampu Bantu Siapkan Anak Siak yang Siap Bersaing

Siak (riauoke.com)-Saya mengucapkan terimakasih kepada iec Siak, yang telah membantu menyiapkan anak Siak untuk bisa bersaing di dalam dunia kerja, semoga kedepannya iec Siak ini bisa terus berkembang, dan terus menciptakan anak Siak yang siap kerja dan siap bersaing.

Hal tersebut di ucapkan oleh Asisten Administrasi Umum H. Jamaluddin pada saat menghadiri Acara Pelantikan dan Pengukuhan Lulusan Program Profesi 1 tahun Istana Education College (IEC) Siak Sri Indrapura Angkatan III & IV tahun 2015/2016, bertempat di Gedung Maharatu, Rabu (30/8/17).

Lanjutnya, kami mengucapkan selamat kepada adik-adik yang telah selesai dalam mengikuti pendidikan profesi selama 1 tahun ini, dan juga kepada anak-anak yang telah mendapatkan hasil maksimal yakni menjadi lulusan terbaik.

“Jadikanlah ilmu yang telah kalian dapatkan tersebut, sebagai modal untuk meniti karir kedepannya. Dan jangan pernah puas dengan ilmu yang di dapatkan, masih ada jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi, seperti D3, S1 dan seterusnya”, harap Asisten III itu.

Masih kata Jamal, bagi siswa yang sudah mendapatkan pekerjaan saya ucapkan selamat. Dan bagi yang belum, mari kita kreatif untuk membangun  usaha karena daerah kita merupakan salah satu tujuan wisata populer di Provinsi Riau, Ujarnya. 

Hal Senada Disampaikan Asisten III itu, Ketua Yayasan IEC Siak Bambang Susilo Menjelaskan, dengan perkembangan ilmu dan teknologi, telah membuat perubahan-perubahan di usia pendidikan. Oleh karena itu, Istana Education College (IEC) Siak yang merupakan salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Siak mempunyai solusinya, yakni dengan di bentuknya program profesi 1 tahun kata Bambang Susilo. 

“Program profesi 1 tahun ini,lanjut Susilo, nantinya akan di ajarkan berbagai macam keahlian dan keterampilan, yang pastinya sangat di butuhkan di dunia kerja. Dan juga modal untuk bersaing dengan para pencari kerja lainnya,” harapnya.

Dalam program profesi 1 tahun, ada beberapa jurusan yang tersedia.yaitu Seperti Jurusan Teknik Informatika, jurusan Desain Grafis, jurusan management bisnis, dan jurusan sekretaris dan administrasi perkantoran. Di akhir semester, siswa /i tersebut akan melaksanakan magang kerja, hal ini bertujuan untuk menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari selama ini, dan memperkenalkan siswa/i kepada dunia pekerjaan, jelasnya Susilo. 

Tahun 2017,ini.tambah Bambang Susilo lagi,peserta didik IEC Siak yang telah selesai mengikuti program profesi 1 tahun sebanyak 65 orang. Yang tergabung dari angkatan III dan IV tahun 2015/2016, dari 4 jurusan, diantaranya jurusan Jurusan Teknik Informatika 18 orang, jurusan Disain Grafis 12, jurusan management bisnis 2, dan jurusan sekretaris dan administrasi perkantoran 33 orang. rilis/adiriansyah

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Jumat 16 Februari 2018

Jaring Bibit Unggul Daerah, PBSI Riau Gelar Sirprov Permata Open

Jaring Bibit Unggul Daerah, PBSI Riau Gelar Sirprov Permata Open

PEKANBARU (riauoke.com)- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Riau bekerja sama dengan PB...

Politik

Senin 19 Februari 2018

Cagubri Syamsuar Yakinkan Masyarakat Dirinya Gubernur Riau Bukan Riau Pesisir

Cagubri Syamsuar Yakinkan Masyarakat Dirinya Gubernur Riau Bukan Riau Pesisir

Kampar (riauoke.com) Kunjungan kampanye dialogis Calon Guberur Riau (Cagubri) Syamsuar, kali ini berada di Kabupaten...