Kamis, 24 Mei 2018

Sat Lantas Polres Siak Bagi Bagi Air Bersib

Sungai Apit (riauoke.com) - Satuan Polisi Lalu-lintas (Sat Lantas) Polres  Siak, melaksanakan kegiatan bagi-bagi air bersih secara gratis, dalam rangka peringatan HUT Polisi Lalu-lintas ke-62 di kampung Tanjung Kuras, kecamatan sungai apit, kabupaten siak, Jumat (15//9/2017)




Kegiatan pembagian air bersih dilaksanakan di kampung Tanjung Kuras, yang dipimpin lansung oleh Kasat Lantas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anindhata dan di damping oleh Bripda Lusi, Bripda Sabrina, Bripda Sari Tobing, kanit lantas sungai apit Bripda Try Aris sanjaya, Bhabinkamtimas kampung tanjung kuras Bripka Aris susanto beserta rombongan.

Kapolres Siak melalui Kasat Lantas Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anindhata mengatakan dalam HUT Lantas ke-62 yang jatuh pada tanggal 22 September 2017. Maka dari itu kita bagi bagikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan, yang saat ini dilaksanakan dikampung Tanjung kuras, kecamatan sungai apit

Sementara air bersih yang dibagikan kepada masyarakat menggunakan tiga unit mobil tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter.

" Bakti sosial bagi-bagi air bersih yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Siak ini bertujuan agar lebih mendekatkan diri antara Polri dan masyarakat serta mengantisipasi dampak kekeringan yang dihadapi masyarakat," ungkapnya

Penghulu Tanjung Kuras Lozet mengucapkan terima kasih kepada Satuan Polisi Lalu-lintas (Sat Lantas) Polres  Siak yang telah peduli terhadap masyarakat khususnya kampung tanjung kuras. Tentunya kita berharap kegiatan ini terus berkesenabungan kedepan dan tidak hanya kepada tanjung kuras tetapi kepada masyarakat yang membutuhkan. Ungkap penghulu kampung Tanjung Kuras Lozet

Pantauan awak media dilapangan Masyarakat yang melihat kedatangan anggota Sat Lantas Polres Siak dan mobil tangki air bersih langsung berbondong-bondong mendekati mobil tangki. Sejumlah masyarakat datang membawa ember maupun jerigen untuk menampung air.

Tidak hanya mengisi ember maupun jerigen untuk menampung air, anggota Sat Lantas juga mengantarkan langsung ke rumah penduduk air yang sudah ditampung dengan menggunakan gerobak.

Masyarakat yang mendapatkan bantuan air bersih sangat senang dengan kedatangan anggota Sat Lantas yang membawa air bersih.

“Kami sangat senang dengan kedatangan Bapak-bapak Polisi yang membawakan air bersih kepada kami. Kebetulan di wilayah kami sangat sulit mendapatkan air bersih. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Polisi karena masih peduli dengan masyarakat kecil seperti kami,” kata warga tanjung kuras.  [] Abas.ril

Wabup Siak Hadiri Rakernas di Jakarta bersama Presiden Jokowi.

Jakarta (riauoke.com) Hari ini Wakil Bupati Siak Alfedri hadiri penyelenggaraan rapat kerja nasional "Rakernas" akutansi dan pelaporan keuangan pemerintah tahun 2017, dengan tema " akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara untuk indonesia sejahtera" di istana negara, Kamis (14/9/17).

Rakernas ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dan dihadiri oleh para Menteri, Lembaga, Gubernur/Bupati/Walikota, Sekretaris Jenderal, aparat pengawasan intern pemerintah dan pimpinan institusi terkait.

Penyelenggaraan rakernas ini, bertujuan untuk meningkatkan komitmen Menteri/pimpinan lembaga, gubernur, bupati, walikota, meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara; membangun kesadaran bahwa tujuan pengelolaan keuangan daerah yg transparan dan akuntabel adalah mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berkeadilan. Meningkatkan pemanfaatan informasi yang tersaji pada laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dlm rangka meningkatkan manfaat bagi masyarakat.

Setiap rupiah yang dialokasikan di dalam APBN dan APBD merupakan amanat dari rakyat yang harus di kelola oleh pemerintah secara propesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.
Untuk itu pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan secara efektif dan efisien dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan, mengurangi kesenjangan ekonomi, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat.

Saat di jumpai seusai acara, Wakil Bupati Siak H. Alfedri mengatakan, dari Arahan pak Presiden supaya dilakukan simplifikasi administrasi pertanggungjawaban keuangan, dan akuntansi keuangan tidak hanya beoriantasi prosedur dan teknis semata, tetapi harus beroriantasi kepada hasil dan tujuan, memastikan hasil setiap program dan kegiatan tersebut. Kemudian laporan keuangan mengacu pada PMK 173 Tahun 2017.

“Selain itu, Menteri Keuangan juga mengatakan, kemungkinan DAU 2018 terjadi penurunan. Hal tersebut diakibatkan dasar anggaran pendapatan untuk perhitungannya dikeluarkan bersifat earmark, seperti pendapatan BLU yakni pendapatan samsat yang sebetulnya digunakan langsung (tidak masuk ke kas negara), dan formula Dana Desa yang berdasarkan rumus yg selama ini 10 % akan menjadi 18 s/d 20 %”, ujar Alfedri.

13 September 2017 Jama'ah Haji Siak Tiba di Tanah Air

Siak (riauoke.com)-Kalau tidak ada aral melintang,sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, Jema'ah Haji asal Kabupaten Siak, akan tiba di tanah air pada hari Rabu, Tanggal 13 September 2017,bertolak dari Bandara King Abdul Azis kota Jeddah menuju ke Bandara Hang Nadim Batam.



“Insya’allah, jika tidak ada halangan Jema'ah Haji Kababupaten Siak akan mendarat di Bandara Hang Nadim Batam pada hari rabu tanggal 13 September 2017. diperkirakan pesawat mendarat dibandara sekitar pukul 23.00 atau 23.30 WIB. Hal ini disampaikan oleh Kabag Kesejahteraan (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Siak Yurnalis pada hari Jam'at (08/09/2017).



Ketika di konfirmasi,Yurnalis menambahkan, Jumlah Jema'ah Haji yang diberangkatkan tahap I berjumlah 252 orang, tahap II berjumlah 7 orang sampai saat ini, jumlah jema'ah Haji yang meninggal di tanah suci sebanyak 3 orang. saat ini terdapat 2 orang Jema'ah Haji masih dirawat di RS atas nama Bapak Anton Siswoyo (Koto Gasib) dan Bapak Suhana asal Kecamatan (Dayun).di menghimbau agar mendo'akan kepada kedua jema'ah agar segera cepat sembuh dan bisa kembali ke tanah air bersama 249 Jema'ah Haji lainnya.



“Jema'ah Haji Kabupaten Siak direncanakan tiba di Asrama Haji Batam diperkirakan pada pukul 01.00 WIB dini hari. Pada hari Kamis, 14 September 2017. dan sekitar pukul 06.00 Wib paginya, Jema'ah Haji diberangkatkan dari Asrama Haji menuju Pelabuhan Sekupang Batam.kemudian pada pukul 07.00 WIB, Jema'ah Haji bertolak menuju Pelabuhan Sekupang Batam dan siap di berangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Buton Siak Sri Indrapura. diperkirakan kapal ferry yang ditumpangi Jemaah Haji Kabupaten Siak tiba dipelabuhan Buton sekitar jam 12.00 WIB.



Ia juga mengharapkan kepada seluruh keluarga Jemaah Haji Kabupaten Siak untuk bersama-sama mendoakan orang tua atau saudara kiranya, agar mereka semua dalam kondisi yang sehat, dan kembali dalam keadaan sehat agar dapat berkumpul bersama keluarga,pungkasnya humas/adiriansyah

Produk Unggulan Tualang Timur, Siak, Diminati Pasar Luar Negeri

Siak (riauoke.com)-Bisa dikatakan seluruh bagian pohon kelapa sawit bernilai guna, selain buah, daun dan batang, lidi atau tulang daun kelapa juga bisa diolah menjadi kerajinan bernilai ekonomis. Dan tentunya bisa menambah penghasilan keluarga.

Lidi sawit itu  bisa disulap menjadi kerajinan menarik yang unik dan diminati konsumen di pasar domestik maupun internasional. Tentunya dengan dukungan dari pemerintah daerah, karena umumnya perajin limbah lidi sawit berdomisili di kawasan perkebunan yang jauh dari kawasan perkotaan.

Untuk membuat kerajinan menarik dari lidi sawit butuh ketekunan dan kesabaran, seperti yang dilakukan kelompok wanita tani (KWT) di kampung Tualang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Salah satu contoh KWT yang sukses dibina oleh pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Koperasi dan UMKM (usaha mikro kecil menengah).

Dengan modal limbah lidi kelapa sawit dan pernis, Nurhalimah bersama kelompoknya mengubah lidi sawit menjadi aneka kerajinan anyaman nan unik, seperti anyaman piring dan tempat buah. Dia merasakan dukungan dan binaan yang berikan kepada kelompoknya sangat bermanfaat, sehingga bisa menambah penghasilan keluarga.

"Alhamdulillah orderan anyaman lidi sawit sudah mencapai ribuan.  KWT kamipun berkembang dari 1 kelompok menjadi 2 kelompok. Sampai saat ini kami masih mengerjakan orderan pemesan dan masih terbuka menerima orderan baru," ungkap Nurhalimah melalui telepon selulernya, Kamis (7/9) malam.

Konsumen kami lanjut dia, ada dari Jakarta dan luar negeri, tapi yg banyak dari Pekanbaru dan Perawang. Bahkan ada pelanggan yang rutin pesan sebanyak 100 pcs setiap bulannya.

Dijelaskannya, keberhasilan kami ini melalui pembinaan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Nur Oktafiani dari dinas Pertanian kabupaten Siak. Dan bantuan CSR PT Aneka Inti Persada serta lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat Universitas Riau (LPPM UR).

"Terima kasih kami ucapkan kepada PT Aneka Inti Persada melalui CSR- nya. LPPM UR dan terutama  Pemerintah Kabupaten Siak yang telah mendukung kami," ujar  Nurhalimah.

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak memberikan dukungan dan memdampingi dalam membantu memasarkan dan mempromosikan produk mereka, sampai dikenal  masyarakat luas.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM melalui Kepala Bidang UMKM Noni Paningsih mengaku percaya dengan kolaborasi dari berbagai pihak, yang baik ini bisa mengembangkan pelaku UKM lainnya. 

Ditempat yang berbeda Bupati Siak Syamsuar saat acara pembukaan bazar kemarin mengaku senang dengan produk-produk UKM yang ditampilkan. "Ini artinya masyarakat sudah menanggapi apa yang kami sarankan, tiap-tiap kampung  mempunyai satu produk unggulan," ungkap Syamsuar.

Bisa kita lihat bersama sambungnya, setiap bazar menampilkan usaha kreatif dari setiap kecamatan. Pria yang suka jajanan kampung itu meminta kepada dinas terkait untuk membantu pelaku usaha terkait kemasan produk, masa berlaku makanan, dan label halal dari MUI.

"Desain kemasan atau tempat makanan tersebut buatlah semenarik mungkin, kemudian ada masa berlaku makanan dan yang terpenting ada label halalnya. Ini sangat penting untuk mendukung promosi wisata halal kita ," tandas Syamsuar.humas/adiriansyah

Stand Dinas Sosial di MTQ Siak Sediakan Layanan SKTM

Siak (riauoke.com)-Jika anda mengunjungi pameran Stand di Musabaqah Tilawati Qur'an (MTQ) Tingkat Kabupaten Siak yang ke 17 pada tahun ini, anda jangan lupa singah lama di stand milik Dinas Sosial (Dinsos). Disini selain menyediakan Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) Juga menedia prodak unggulan seperti: Minuman Jahe yang sudah dikemas dengan apik juga menjual Jamur Tiram serta produk lainnya.

Stand pameran milik Dinas Sosial Kabupaten Siak, Menampilkan hal yang berbeda.  Semula stand ini dari jauh terlihat tertutup rapat, namun setelah kita masuk kedalamnya, ruangan terasa sejuk dan nyaman. Di sini Bagi masyarakat yang hedak mengurus surat rekomendasi untuk melengkapi persyaratan bagi yang inggin berobat mengunakan Jaminan Kesejateraan Daerah (Jamkesda) bisa datang langsung ke stand Dinas Sosial.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Siak Wan Idris Kamis, 07/09/2017 mengatakan, Stan Dinas Sosial pada tahun ini menampilkan sedikit berbeda dari tahun-tahun lalu. Dalam rangka memeriahkan MTQ Kabupaten Siak Kami Melayani masyarakat yang inggin membuat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk layanan pengobatan bagi masyarakat Kabupaten Siak di stand pameran.

“Masyarakat langsung datang ke stand disana petugas pelayanan sudah dijadwalkan dan siap melayani masyarakat yang hendak mebutuhkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Bupati Siak pada tahun 2017 ini, terkait dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tidak mampu.  Bahwa Jamkesda hanya diperuntukan bagi masyarakat yang miskin yang benar-benar tidak mampu.

“Dinas Sosial bekerjasama dengan Dinas kesehatan, RSUD,  Kecamatan,  Kelurahan,  Serta Kampung Se-Kabupaten Siak. Berdasarkan data yang masuk,  Dinsos akan memverifikasi data tersebut,  oleh petugas yang sudah disiapkan,  dan turun langsung kelapangan apakah masyarakat tersebut layak diberikan rekomendasi SKTM untuk digunakan sebagai persyaratan pendukung bagi masyarakat yang akan berobad di RSUD mengunakan Jamkesda terang Wan Idris.”

Wan Idris juga menjelaskan bagi masyarakat yang akan mengambil Rekom dari Dinsos, untuk dapat melengkapi persyaratan sebagi beriku: 1. Mengisi folmulir, 2. KTP, 3.KK, 4. Surat Rujukan dari Puskesmas atau Rumah Sakit,  serta  SKTM dari Kepala Kampung atau Camat.

Begitu juga bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi penyandang disabilitas (Tuna Netra) sdh kita anggarkan sesuai proposal yang sdh masuk dan diverifikasi. Kerja sama melalui dunia usaha dengan program CSR perusahaan juga sudah kita lakukan ini semua kita lakukan untuk membantu masyarakat dalam pengembangan usahanya.

"Kita juga sudah lakukan seperti memberikan bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas (Tuna Netra) yang ada di Kecamatan Sei. Apit, bantuan juga diberikan berupa peralatan pangkas rambut di kampung Rempak Siak, dan lain-lain."rilis/adiriansyah





Bernostaldia Masa Kecil, Wabup Siak Menjala Ikan di Buantan

Siak (riauoke.com)-Ketangkasan yang pernah dilakukannya di masa kecil, membuat Alfedri tak canggung menggunakan jaring (jala) untuk menangkap ikan patin di kolam Antoni warga Dusun Kuala Mandau kampung Buatan I. Sebagai Wakil Bupati Siak, dia tak sungkan dan gengsi melakukan hal-hal sederhana tersebut.

Saat diajak untuk melihat proses pembuatan ikan salai oleh Camat Koto Gasib Dicky Sofyan, kebetulan di sebelahnya ada kolam ikan. Ia langsung menyingsingkan lengan bajunya dan mengambil jala lalu melemparkannya ke kolam tersebut.

"Tak menyangka saya, ternyata pak Alfedri bisa menjala juga," teriak Antoni pemilik kolam. Alfedri saat itu ditemani Pj. Penghulu Buatan I Irna Juita, sengaja diajak kerumah Antoni, ketua kelompok Nelayan Jaya. Begitu masuk kehalaman rumah Antoni, sudah mulai tercium aroma khas dari ikan salai yang sedang di asap.

Memang tidak setiap hari kami membuat ikan salai ini, karena kami harus menunggu hasil tangkapan dari nelayan dan jumlahnya pun tidak terlalu banyak, tutur Antoni, Kamis (7/9) di rumahnya.

Meski proses pembuatan ikan salai atau ikan asap, yang dilakukan oleh Antoni masih sangat sederhana namun citarasa dan aroma khas ikan asap miliknya banyak diminati. Hal itu terbukti saat acara Pencanangan Kampung KB di halaman kantor Penghulu Buatan I, gerai oleh-oleh khas Buatan I Ikan Salai habis diborong pengunjung.

Untuk membantu meningkatkan hasil tangkapan ikan bagi nelayan, pemerintah kabupaten Siak melalui Dinas Perikanan dan Peternakan akan menyalurkan bantuan di tahun 2017 ini, berupa kapal fiber dan bantuan 1 unit pos pengawas perikanan di Sungai Kayu Ara.

Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan kab. Siak Susilawati menuturkan, Bantuan kapal fiber tersebut berjumlah 26 unit, yang akan disalurkan ke kelompok nelayan yang sudah terbentuk koperasi.

Dijelaskan Susi, kegiatan tersebut direalisasikan melalui dana APBN tahun 2017. Selain bantuan tersebut, nelayan di kabupaten Siak juga diberikan bantuan asuransi jiwa, bantuan fasilitasi sertifikat tanah nelayan, dan bantuan alat tangkap ikan.

Sementara Dinas Koperasi dan UMKM (usaha mikro kecil menengah) kabupaten Siak melalui Kabid UMKM Noni Paningsih mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang bertitik pada UMKM sebagai penggerak utama dalam rangka peningkatan kesejahteraan para pelaku UKM (usaha kecil menengah) sendiri.

Peran kami membantu memasarkan dan mempromosikan produk dari masyarakat. Kendala saat ini adalah produksi dari pelaku UKM yang terbatas, sehingga belum bisa melayani permintaan pasar, terang Noni.rilis/adiriansyah

Wabup Siak Sebut Koperasi Jadikan Masyarakat Mandiri Kembangkan Usahanya

Siak (riauoke.com)-)Wakil Bupati Siak Alfedri hadiri acara Hari Koperasi Ke 70 tahun yang dilaksanakan di halaman kantor Koperasi Rimba Mutiara  Banso, Kampung Kualo Gasib Kecamatan Koto Gasib, Kamis (7/9/17).

Wan Fajri Aulia Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kab.Siak mengatakan, bersempena dengan Hari Ulang Tahun Koperasi Ke 70 tahun, dengan mengusung Tema Koperasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat Yang Berkeadilan, Untuk  Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), juga bertujuan sebagai penyemangat motifasi dalam mengembangkan UMKM oleh masyarakat Siak.

"Semoga ini bisa menjadi motifasi dalam mengembangkan umkm di Kab Siak. Selain itu, ini merupakan kegiatan tahunan serta  momen untuk kesejahteraan dan pemerataan masyarakat sehingga tidak adanya kesenjangan ekonomi masyarakat, tentunya ini termasuk dari  tugas kita semua", kata Wan Fajri.

Eriyanto selaku Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau menambahkan, peringatan hari koperasi hanya baru dilaksanakan di pekanbaru dan di Kabupaten Siak saja, untuk itu ia mengatakan, dilaksanakannya kegiatan ini juga bertujuan sebagai membangun sinergi bisnis managemen koperasi sehingga koperasi yang ada di Kabupaten Siak menjadi lebih baik untuk masyarakat.

"Kita tidak lagi mengacu kepada jumlah koperasi, namun kualitas yang diharapkan, sehingga kesejahteraan masyarakat sekitar bisa meningkat dengan selalu berinovasi bagi koprasi tersebut. Mari kita bersama sama meningkatkan kualitasnya, sehingga koperasi yang ada bisa semakin maju dan berinovatif dalam mengembangkan usaha usahanya. Selain itu pemerintah juga selalu berupaya dalam memberikan pelatihan dan pembinaan terhadap koperasi", kata Eriyanto.

Senada dikatakan Wakil Bupati Siak Alfedri, Pemerataan kesejahteraan masih belum bisa dirasakan oleh masyarakat, sehingga melalui koperasi diharapkan masyarakat bisa menjadi mandiri untuk mengembangkan usahanya,serta bisa diwujudkan dalam bentuk keberhasilan masyarakat dalam mengelola usahanya baik usaha kecil mikro maupun menengah.

"Berbagai pembinaan disana sini harus bisa kita lakukan,sehingga kedepan harapannya bagaimana bisa meningkat dan bisa berinovasi dalam mengelola koperasi yang aktif dan menjadi sukses. Kami ingin menjadikan koperasi untuk bisa  mendorong dalam memberikan kesejahteraaan bagi masyarakat, sehingga transparansi dalam pengelolaan koperasi sangat diharapkan, maupun terhadap pengembangan IT nya yang bisa memacu perkembangan daerah", kata Alfedri.

Kedepan, ia mengharapkan agar koperasi dan umkm bisa bersinergi bersama perusahaan lain, untuk dikembangkan kembali dengan harapan bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,  dengan pengelolaan yang baik dan berinovasi.

Sebelumnya dilakukan penyerahan Piagam  Penghargaan Koperasi Berprestasi 1, 2 dan 3, koperasi omset terbesar, koperasi SHU terbesar, RAT tercepat 2017, yaitu:

Koperasi Rimba Muitiara Juara 1KUD Buantan Jaya Juara 2

KUD Karya Tani juara 3


Koperasi Islamic Center Madinatul Ulum (kategori koperasi pelaksana RAT tercepat.)


KUD. Mitra Usaha kategori Koperasi SHU terbesar.


Koperasai Air Kehidupan kategori koperasi Omset terbesar.


Bpk. Rawiyan Akhmad kategori kepala kampung peduli koperasi.


Novendra Kasmara kategori Camat peduli Koprasi


Basuki Rahmat kategori PPKL terbaik.[] humas/adiriansyah

Wakil Bupati Siak Canangkan 13 Kampung KB

Siak (riauoke.com)-Salam KB," ucap Alfedri diawal sambutannya. Kemudian dijawab oleh para undangan yang hadir, "dua anak cukup, bahagia dan sejahtera, laki-laki dan perempuan jangan di bedakan dan termasuk para kader kampung KB Buatan I.


Alfedri meminta kepada seluruh Camat dan  Penghulu untuk mendorong warganya menyukseskan Program Kampung KB. Hal itu disampaikanya pada Pencanangan Kampung KB di halaman kantor Penghulu Kampung Buatan I, Dusun Teluk Rimba, Koto Gasib, Kamis (07/09/2017) pagi.


"Kampung KB, ini merupakan bentuk kegiatan terpadu kemudian dikembangkan sebagai inovasi publik dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.


13 kecamatan di Siak telah kita canangkan menjadi kampung KB. Hal ini dilakukan untuk pemerataan jumlah penduduk, yang berdampak pada pemerataan pembangunan ekonomi, sehingga akan membawa masyarakat pada tingkat kesejahteraan yang lebih baik.


Sementara Kepala BKKBN Riau Yenrizal Makmur mengatakan Pencanangan Kampung KB ini merupakan program Pemerintah yang telah dijalankan sejak Januari 2016 dan pertama kali dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo di Kabupaten Cirebon.


Pembentukan Kampung KB dimaksudkan agar manfaat dari program KB dapat langsung dirasakan oleh masyarakat terutama yang ada di daerah miskin, padat penduduk, wilayah aliran sungai, terpencil atau perbatasan, kawasan industri dan dengan akses pelayanan kesehatan yang minim.


Menurut Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan pencanangan Kampung KB Kadri Yafis mengatakan,   kampung KB ini merupakan program Inovasi yang dilaksanakan oleh BKKBN dalam rangka mewujudkan program pemerintah yaitu membangun negara dari pinggiran.

Dilanjutkan Kadri,  BKKBN membuat roadmap 1 kecamatan 1 Kampung KB, sehingga seluruh kecamatan memiliki 1 kampung KB.

13 kampung KB diseluruh kecamatan itu antara lain, Tumang, Kota Ringin, Lubuk Tilan, Buatan I, Jayapura, Selat Guntung, Tanjung Kuras, Perincit, Harmonis, Gabung Makmur, Bencah Umbai, Minas Timur, dan Kandis.

Masih kata Kadri, untuk kampung Tualang tahun 2016 lalu telah di tetapkan sebagai kampung KB, karena jumlah penduduk dan wilayah yang lebih besar. Kegiatan ini bersumber dari dana APBN perwakilan BKKBN riau tahun 2017.


Setelah peresmian Kampung KB, dilanjutkan dengan penandatangan prasasti kampung KB oleh Wakil Bupati Siak, penyerahan BKB Kit serta Genre Kit, Penyerahan piagam penghargaan dan tropi lomba, dan kegiatan  pelayanan KB untuk masyarakat kampung Buatan I.


Turut hadir Camat Koto Gasib selaku tuan rumah, Plt Penghulu Buatan I, Kepala Kependudukan dan Keluarga Berencana Propinsi Riau, Kapolsek Koto Gasib, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak Rasidah Alfefri, para Camat beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, dan sejumlah Penghulu.humas/adiriansyah

Perdana, Ada Layanan Pijat Sehat di Stan Dinsos Siak

Siak (riauoke.com)-Perlehatan MTQ Kabupaten Siak ke 17  tahun ini  berlangsung meriah dan unik. Pasalnya, di salah satu stan tersedia layanan pijit kesehatan.



Tidak seperti stan lainnya, stan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Siak ini pintunya tertutup rapat. Ada apa? Setelah ditelusuri, ternyata didalam stan ada penyejuk ruangan, yang membuat para pengunjung terasa nyaman dan sejuk.



Bagi masyarakat yang datang, pihak Dinsos telah menyiapkan 8 orang tenaga pijat (massage) pria dan wanita yang terlatih dan terampil serta bersetifikat. Mereka itu tenaga pijat (terapis) alumni dari Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna dari Bandung dan PSBN-Tuah Sakato dari Sumatera Barat.



Mereka telah belajar dan dilatih memijit, refleksi, tsiatshu, totok wajah, selama 2 sampai 4 tahun. Dan saat ini para terapis telah membuka usaha pijat dirumah masing-masing.



Agusman (40), salah seorang terapis asal Minas, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Sosial yang telah memperhatikan mereka. sehingga dulunya mereka terkucilkan dan tidak produktif, tapi sekarang lebih percaya diri dan lebih produktif seperti masyarakat yang normal. Hal itu dsampaikan Agus kepada Wakil Bupati Siak Alfedri, saat berkunjung ke stan tersebut, Senin (4/9) lalu.



"Saya mewakili kawan-kawan mengucapkan terimakasih kepada Pemkab. Siak yang telah membantu kami. Kalau kami tidak diikutsertakan dalam pelatihan dan keterampilan beberapa waktu yang lalu, tentu kami masih seperti yang dulu, pemalu dan tidak percaya diri," tutur Agus



Menanggapi hal itu Wakil Bupati Siak Alfedri mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Siak terus berkomitmen untuk memperhatikan masyarakat miskin dan tidak mampu terkhusus penyandang disabilitas (cacat) yang ada di Kabupaten Siak.



“Kita tetap membantu dengan menyiapkan anggaran untuk penyandang disabilitas (cacat) berat.  Pada tahun ini,  kita tambah kuotanya menjadi 72 orang, masing-masing menerima Rp. 300.000/bulan selama 12 bulan,” jelas Alfedri.



Begitu juga penyandang cacat yang membutuhkan alat bantu seperti kursi roda, alat bantu dengar, tongkat kruk, brace untuk kaki dan lain-lain. Dan anggarannya sudah dialokasikan pada tahun ini.



Alfedri menambahkan, kita juga memberikan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi penyandang disabilitas, sudah kita anggarkan sesuai proposal yang sudah masuk dan diverifikasi. Kerja sama melalui dunia usaha dengan program CSRnya sdh dilakukan seperti bantuan kaki palsu di kecamatan Sungai Apit,  bantuan peralatan pangkas rambut di kampung Rempak Siak, dan lain-lain.



Dilain pihak Kepala Dinas Sosial melalui Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Wan Idris mengatakan, stand bazar tahun ini berani tampil beda dengan memberikan layanan pijit kesehatan bagi pengunjung.



"Ide menampilkan layanan pijat ini sudah 2 tahun yang lalu diusulkan dan baru tahun ini terwujud, berkat dukungan teman-teman Dinsos dan peserta pelatihan penyandang tuna netra yang telah dilatih." Jelasnya Wan Idris.



Ia pun berharap masyarakat datang melihat pameran dan stand bazar, khususnya stand Dinas Sosial. Layanan yang diberikan dengan tarif untuk pijat atau refleksi di stan sebesar  Rp. 80.000/jam, kalau diluar stan dalam arti dipanggil, diantar dan dijemput oleh petugas kami kerumah pelanggan sebesar Rp100.000/jam.



“Dengan demikian secara tidak langsung kita menolong saudara-saudara kita penyandang cacat, khususnya penyandang disabilitas netra (tuna netra) yang merupakan warga Siak juga, disamping sebagai ladang amal bagi kita,” ungkap Wan Idris.



Dijelaskannya pula, pihaknya telah menyiapkan kontak person untuk layanan panggilan kerumah Hp. 082173004440. Kamar pijat di stand kami siapkan ruangan ber AC sebagai motto kami “Kepuasan Pelanggan adalah Kebanggaan Kami”.humas/adiriansyah

Peserta Mr Marine Tourism Asal Siak Ini Minta Doa Bupati Syamsuar

Siak (riauoke.com)-Langkah kaki Syamsuar terhenti, Ia dicegat pemuda bertanjak di pelataran Masjid Sultan Syarif Hasyim, usai shalat dzuhur Senin (4/9/2017) kemarin.

Finalis Bujang Dara Siak 2016 itu sengaja menjumpai Syamsuar untuk memberitahukan perihal kesiapannya mengikuti ajang pemilihan Mister Marine Tourism.

"Awak bilo berangkat ke Bali, macam mano persiapan untuk karantinanyo," tanya Syamsuar kepada Mahesha Elpan Durima yang biasa di sapa Pandu.

Ditanya orang nomor satu di Siak itu,  Pandu dengan sedikit sungkan menjawab, "persiapan Insya Allah sudah 90% Pak, keberangkatan saya tanggal sekitar tanggal 26 atau 27 september mendatang," sebut Pandu.

Remaja yang gemar makan gulai ubi itu mengaku bangga bisa ketemu dan sempat selfie dengan Bupati Siak itu. "Suatu kehormatan luar biasa bagi saya, bisa bertemu langsung dengan pak Bupati" sebutnya.

Ia merasa bangga, senang dan haru saat berada bersama pemimpin negeri Istana. "Saya selalu ingat pesan beliau, teruslah berbuat yang terbaik untuk Kabupaten Siak. Jangan mudah menyerah, berdoa dan berusaha semaksimalnya. Yakinlah, Allah SWT selalu memberikan jalan yang terbaik untuk hambanya yang terus berusaha".

Tak lupa Pandu turut mendoakan agar Datuk Setia Amanah itu menjadi orang nomor satu di Riau, sehingga Riau semakin maju menanjak, cemerlang, terbilang, dan gemilang.

Mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Bisnis di Universitas Riau berpesan, agar generasi muda Siak harus bangga jadi orang Siak dengan semua potensi yang ada. Ia juga menghimbau rekan-rekannya sesama generasi muda, untuk dapat berperan aktif menjaga lingkungan dan ikut serta mempromosikan potensi wisata Kabupaten Siak.

Tak lupa, kepada masyarakat luas ia memohon dukungan sebagai finalis perwakilan Siak, Riau, pada lomba Mister Marine Tourism 2017, yang berlangsung di Bali nanti rilis/adiriansyah

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Rabu 23 Mei 2018

Kampar Gerai Pertama Garuda Indonesia di Riau

Kampar Gerai Pertama Garuda Indonesia di Riau

Bupati Kampar (riauoke.com): Berikan Implikasi Bagi Pembangunan KamparBangkinang (KAMPARKAB) : Dengan dibukanya Gerai Garuda Indonesia...

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Rabu 23 Mei 2018

Lagi, Ayat Cahyadi Dkk Turun Gunung Ikut Menangkan Syamsuar-Edy

Lagi, Ayat Cahyadi Dkk Turun Gunung Ikut Menangkan Syamsuar-Edy

PEKANBARU (riauoke.com) – Ketua Pemenangan PKS Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi kembali turun gunung, berkampanye...