Kamis, 24 Mei 2018

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Siak Buka FGD Pembinaan Perkebunan Kelapa Sawit

Siak (riauoke.com)-Pelaksanaan Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab Siak Budhi Yuwono, membuka secara resmi acara Peserta Focus Group Discussion (FGD) Analisis Kerangka Peraturan dan Kelembagaan. dalam Rangka Pembinaan Perkebunan Kelapa Sawit Swadaya di Kabupaten Siak bertempat di Ruang Rapat Sri Indrapura, Selasa (5/9/17).

 

Dilaporkan oleh Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UR Suwondo selaku panitia pelaksana acara, jumlah peserta dalam FDG sebanyak 31 orang yang terhimpun dari berbagai unsur.



Selanjutnya yang melatarbelakangi pertemuan ini adalah melihat pada salah satu kendala utama dalam mencapai keberlanjutan petani swadaya adalah kurangnya fasilitasi dan pengembangan kapasitas bagi petani swadaya. sebagian besar petani kecil bersertifikasu di riau adalah "peruntungan yang mendapat dukungan dari perusahaan atau promotor non-negara seperti LSM atau donor.



"Melalui kegiatan penelitian kerjasama LPPM UR dsn WRI Indonesia berusaha untuk mempromosikan revitalisasi unit usaha kecil yang dipimpin oleh Pemkab Siak sebagai agen transformasi menuju keberlanjutan petani kecil. Dengan demikian peningkatan kerangka peraturan dan kelembagaan petani swadaya diharapkan dapat mempercepat implementasi perkebunan sawit lestari," sebutnya.



Sementara itu, menurut Budhi godaan kelapa sawit menjadi daya tarik semua orang untuk membangun usaha kelapa sawit, namun perlunya memperhatikan hal untuk berkelanjutan perkebunan kelapa sawit itu sendiri.



"Dalam berkebun kelapa sawit kita harus memperhatikan hal-hal untuk berkeberlanjutannya, diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian No 19 Th 2011 tentang Pedoman kelapa sawit berkelanjutan, makanya kita juga berharap perkebunan kelapa sawit ini bisa berkelanjutan, Kalau saya lihat berlanjut tidaknya perkebunan kelapa sawit, khususnya yang diragukan oleh masyarakat terlihat dari beberapa hal, yakni dari segi legalitas kepemilikan lahan dan kualitas dari buah yang dihasilkan oleh masyarakat," sebutnya.



Kami menyambut baik FGD ini, lanjut mantan Kabag TAPEM setda kab siak ini, kami mengharap ada masukan terhadap pemda, dan kami juga memaklumi dari banyaknya perkebunan kelapa sawit masyarakat dan tidak menutup kemungkinan banyaknya masalah yang disampaikan oleh pemda sehingga masyarakat juga menuntut untuk mencari solusi penyelesaikan permasalahan.



Selanjutnya ia menyebutkan bahwa solusi permasalahan pokoknya adalah masalah legalitas dan investasi masyarakat dalam menanam lahan kembali. Untuk itu perlunya kelembagaan dari swadaya perkebunan kelapa sawit, sehingga nantinya ada organisasi yang mewadahi petani dan juga pendampingan untuk mereka mengadukan banyak hal, dengan harapan kesejahteraaan dan keberlanjutan dari mata pencaharian mereka selaku petani kelapa sawit dapat terus berlanjut dan hasilnya bisa diterima oalh dunia. Dalam arti kata minyak kelapa sawit yang dihasilkan sawit tidak ditolak perusahaan di dunia, imbuhnya. []humas/adiriansyah

Bupati Siak Bantah Isu Pengurangan Tunjangan Pegawai dan Honorer

Siak (riauoke.com)-Kemaren sempat merebak tentang adanya isu Honor dan Tunjangan Pegawai akan dikurangi.

 

"Untuk itu,melalui kesempatan ini saya sampaikan, tidak akan ada lagi pengurangan honor maupun pengurangan  tunjangan pegawai, bahkan kita sekarang ini bersiap siap seandainya ada peningkatan pendapatan daerah yang signifikan, sehingga saya juga meminta kepada dinas pendapatan untuk menggenjot penerimaan dana, tentu bukan hal yang mustahil untuk ditingkatkan lagi masalah gaji honorer maupun tunjangan pegawai," kata Bupati Siak Syamsuar usai melaksanakan Apel Pagi bersama di halaman Kantor Bupati Siak, Senin (4/9/17).

 

Syamsuar juga menghimbau kepada yang hadir dalam Apel pagi tersebut, untuk saat ini banyaknya isu yang tidak benar agar jangan mudah percaya,sehingga bisa mengurangi kinerja para pegawai yang ada di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak,hal itu yang ia kemukaan secara langsung pada Apel Senin pagi yang hadir,terdiri dari Aparatur Sipil Negara dan Tenaga Honorer.



“ini baru saja saya nak maju ke Pilkada sudah banyak isu isu yang tak sedap di sebarkan,jadi itu pun tak lak mungkin saya lakukan.apa lagi dana sekarang ini sudah sangat kecil,ditambah lagi tunjangan di perkecil,tak pulak saya tega. jadi saya tegaskan kepada saudara saudara yang hadir, saya juga tetap mengamati kerja tim anggaran pendapatan daerah  dan saya tidak akan melakukan hal hal yang tentunya dapat mengurangi kinerja dari para pegawai,karena keberhasilan saudara dalam bekerja,ini semua dalam rangka tentunya bagaimana perbaikan kesejahteraan untuk semakin tahun semakin lebih baik," ucap Syamsuar.




Syamsuar juga mengharapkan agar adanya ketenangan,karena selama ini saya mencermati adanya isu yang tidak bertanggung jawab yang disebarkan dari pihak tertentu.untuk itu ini akan saya luruskan kembali permasalahnnya terhadap berita miring agar tidak menimbulkan keresahan yang bisa menimbulkan kinerja para Pegawai dan honorer,Tutup Syamsuar. []adiriayansyah

Diributkan Netizen, Kadispar Klarifikasi Pembangunan Ticketing Gate Istana Siak

Siak (riauoke.com)-Sebuah bangunan yang baru dimulai pekerjaannya oleh Dinas Pariwisata yang berlokasi tepat di depan sisi kanan garbang masuk Istana Siak Aserayah Al-Hasyimiyah mendapat tanggapan beragam dari warga Siak, baik di media on line maupun media sosial (medsos). Warga mengira bangunan tersebut adalah toilet umum.



Opini yang berkembang di tengah-tengah warga Siak tentang kegiatan ini semakin melebar tidak jelas, seperti diMedia Sosial Facebook (FB) dan Whats App (WA) yang terjadi saat ini. Padahal Pembangunan gedung ini akan digunakan untuk ticketing gate  yang masuk kedalam Kawasan Istana, Merupakan fasilitas penunjang bagi kemajuan pariwisata siak.



Warga menilai bangunan kegiatan ini, peruntukannya fasilitas umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) seperti toilet umum dan ruang ganti. ini jelas-jelas menyalahi tata letak dan etika membangun, karena toilet umum membelakangi makam Sultan Siak.



Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak Fauzi Asni angkat bicara "Tujuan kito bukan bangun WC tapi bangun tempat tiket, perhatikan saja setelah bangunan dah jadi nanti fungsi dan kegunaannyo kalau dah siap untuk apo."



Mohon kepada warga Siak untuk tidak membesar-besarkan hal ini, Karena kegiatan ini didanai mengunakan Alokasi Dana Khusus (DAK) APBN Anggaran tahun 2017." Hal ini diungkapkannya pada Senin (04/09/2017) di Siak Sri Indrapura.



Lebih jelas Fauzi menerangkan "Kegiatan ini  bantuan dari pemerintah pusat,  Dan Kegiatan-kegiatan yang di banggun melalui Dana DAK APBN ini bisa diusulkan berbentuk Program Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) saja. Sehingga nama kegiatannya di dalam data base harus berupa Pembangunan Toilet atau Ruang Ganti. "



"Jadi kepada Warga Siak mohon untuk dapat dipahami dan dimengerti, Karena nantinya Gedung hanya difungsikan sebagi tempat penjualan tiket atau TICKETING GATE bagi para pengunjung yang hendak masuk ke Kawasan Istana Siak dan sekitarnya, Bukan WC umum."



"Kita semua berkomitmen untuk mendukung memajukan dunia pariwisata Siak, kedepan Kita siapkan Ticketing Gate dengan satu tiket pengunjung dapat berwisata di 4 (empat) tempat (Seperti kawasan Wisata yg terdiri dari Balai Kerapatan, Masjid Sultan Istana dan sampai ke Klenteng)."



"Sayo berharap kesimpang siuran opini yang terjadi di medsos beberapa minggu terhakir ini dapat terjawab, Kalaulah ini masih dipermasalahkan juga, kita khawatir kedepannya akan susah lagi untuk mendapatkan bantuan dana dari APBN, dan nantinya akan berimbas pada lambatnya pengembangan Pariwisata Siak terang Fauzi. humas/adiriansyah

Bupati Siak: Terobosan Sistem Digital Harus diterapkan di Badan Kepegawaian

Siak (riauoke.com)-Usai melaksanakan Apel bersama di Halaman Kantor Bupati Siak,Bupati  Syamsuar Menyerahkan SK (Surat Keputusan) Kenaikan Pangkat Periode Oktober 2017 secara simbolis  kepada Perwakilan dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (4/9/17).



Lebih kurang Sebanyak 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak,dibagikan SK nya oleh Bupati Syamsuar untuk kenaikan Pangkat Periode Oktober 2017 Ditahun ini usai dilaksanakannya Apel Pagi bersama,dengan harapannya  kepada Bagian Kepegawaian kiranya terhadap  aturan yang berkaitan dengan kenaikan pangkat,agar bisa dipermudah dan bisa sekaligus naik pangkat secara otomatis, sesuai dengan waktu yang tidak harus menunggu usulan melalui tahap pertimbangan dan dikaji bersama BKN, sehingga  diera digital ini semua bisa diperbuat dalam brangka memberika pelayanan kepada ASN,selain itu pula menurut Syamsuar pelayanan publik ini bukan hanya untuk Masyarakat,namun juga termasuk untuk Aparatur Sipil Negara,ucap Syamsuar.



“Kalau pelayanan publik terhadap masyarakat bagus,sementara pelayanan terhadap anggota kita kurang bagus,ini juga dikatakan belum baik.oleh karena itu saya sampaikan kepada bagian Kepegawaian bahwa  kita tidak bekerja lagi seperti dulu,sehingga adanya keterlambatan kenaikan pangkat. kiranya ini dapat menjadi perhatian untuk melakukan perbaikan dengan harapan sepanjang teman kita ini tidak ada masalah,tentu kita naikan pangkatnya dan menerima SK dengan sebaik baiknya”,Ujar Bupati Syamsuar.



Bupati Syamsuar juga mengatakan,pada saat ini kita meyiapkan pelayann perizinan dengan hanya tinggal tanda tangan saja seperti pelayanan perizinan Dinas penanaman modal dan terpadu masih melalui media Handphone,Syamsuar mengharapkan untuk kedepan, agar kiranya masyarakat yang akan mengurus perizinan tidak perlu lagi menunggu kepala dinas untuk menandatangani,namun melalui sistem digital semua teratasi dengan baik,begitu juga seharusnya yang akan diterapkan oleh Badan Kepegawaian untuk pengurusan yang berkaitan dengan kenaikan pangkat dan lainnya untuk ASN ke depannya.





‘’Hal ini barangkali yang harus diperbuat,untuk masyarakat bisa kita buat,   sedangkan untk pegawai kenapa tidak,ini yang hargus kita buat kedepannya,baik kepada pegawai,guru yang nantinya tidak perlu lagi mengurus kenaikan pangkat untuk datang kekantor Bdan Kepegawaian,namun hanya melalui sistem digital saja semua bisa teratasi,ini juga harus menjadi pertimbangan kita semua agar pelayanan terhadap semua ini bisa kita lakukan dan dilaksanakan,pungkasnya humas/adiriansyah.

Pemkab Siak Berkomitmen Sukseskan Gerakan Menuju 100 Smart City

Siak (riauoke.com)-Pemkab Siak berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya meningkatkan pelayanan publik yang cepa, efesien  dengan mengunakan teknologi.



Melakukan pembangunan menggunakan pendekatan smart city dalam dunia yang makin dinamis saat ini bukan lagi pilihan, melainkan sudah menjadi kebutuhan, khususnya bagi pemerintah daerah dalam memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien. Dibutuhkan kerja keras dan komitmen yang tinggi dalam mewujudkan hal tersebut, agar apa yang diharapkan dapat terwujud.



Wakil Bupati Siak H. Alfedri diselah-selah kesibukannya, menyempatkan diri untuk melihat jalannya bimbingan teknis (Bimtek) Smart City yang dimana pesertanya berasal dari seluruh perwakilan OPD, UPT, serta Kecamatan seKabupaten Siak. Acara yang berlangsung di ruang siak sri indrapura room Kantor Bupati Siak Rabu (30/08/2017) yang dimana sebagai pelaksana bimtek adalah Dinas Kominfo Kabupaten Siak.



Wakil Bupati Siak Alfedri dalam arahannya mengungkapkan dirinya Bersama bapak Bupati Siak H. Syamsuar dalam membangun daerah ini berkomitmen ingin memberikan pelayanan yang berkualitas, cepat dan efisien kepada masyarakat Kabupaten Siak, Dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Karena sudah saat nya kita menciptakan aplikasi yang berbasi on line, tujuannya untuk mempermudah masyarakat dalam kepengurusan.



Gerakan mewujudkan 100 Smart City (kabupaten/kota) yang digagas Kementrian Komunikasi dan Informasi secara resmi telah diluncurkan pada tanggal 20 Mei 2017 yang lalu di Kota Makassar, Gerakan ini dalam rangka mewujudkan 100 Smart City di Indonesia pada tahun (2017-2019) dari 100 Kabupaten/kota tersebut salah satunya termasuk nama kabupaten siak. Sehingga kita di minta untuk merumuskan apa yang menjadi pokus pada arah kebijakan kota pintar yaitu Smart Kepariwisataan, Smart UKM, dan Pertanian dan pangan.



“Gagas Kementrian Komunikasi dan Informasi meminta usulan-usulan daerah dalam program 100  Smart City atau kota cerdas diindonesia, Siak juga coba mengusulkan, Alhamdulillah siak termasuk dalam 25 yang terpilih Smart City. Kita yang sudah masuk ini dengan tahapan terencana dengann baik, terarah, terukur kita harus menyikapi ini dan menyambut dengan baik. Oleh karena itu bapak-bapak ini lah yang mentukan keberhasilan smart city.”



Kabupaten Siak yang dinahkodai dua pemimpin hebat ini, telah banyak mengukir prestasi baik tingkat daerah dan juga tingkat nasional. Tidak hanya itu saja penghargaan yang didapat oleh kabupaten siak juga cukup banyak. Ini menandakan keberhasilan kepemimpinan Syamsuar dan Alkfedri dalam mengelolah pemerintah daerah.



“Komitmen dua pemimpin siak ini, inggin menjadikan kabupaten siak sebagai kota hijau, kota kreatif, kota sehat, dan ia juga menginginkan siak menjadi kota pintar. Apa yang sudah diraih saat ini merupakan modal kita untuk menuju siak smart city. Apa yang sudah kita buat seperti aplikasi persalinan dini dan lain-lain. ini tak lain dalam rangka mempermudah masyarakat dalam pelayanan”



Kehadiran Alfedri, untuk melihat jalannya bimtek dan mengcek apesnsi peserta bimtek satu-persatu, untuk memastikan OPD mana yang tidak mengirimkan pesertanya. Akan kita tegur dan mengingatkan pimpinanya. Dalam kesempatan itu di hadapan puluhan peserta Bimtek Smart City Alfedri mengungkapkan seluruh peserta bimtek hendaknya dapat mengikuti ini dengan sunguh-sunguh serius.



Sementara itu Kadis Kominfo Siak Arfan Usman saat ditemui seusai acara mengtakan bimtek ini merupakan yang kedua kali dinya diadakan, Dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Komunikasi RI Dr. Winarno beliau pakar Smart City juga sebagi Dosen Universitas Muliti Media Nusantara (UMN) Jakarta serta Afandi Wartawan Kompas Gramedia.



Arfan menambahkan tujuan dari kegiatan ini adalah mempersiapkan aparatur dalam mendukung program menuju Siak Smart City. Meningkatkan pelayanan publik melalui tekologi, Setiap

masalah yang terpetakan itu bisa lansung dibuatkan solusi teknologinya. Dengan begitu, pelayanan publik bisa lebih efektif dan efisien.humas/adiriansyah

IEC Diakui Mampu Bantu Siapkan Anak Siak yang Siap Bersaing

Siak (riauoke.com)-Saya mengucapkan terimakasih kepada iec Siak, yang telah membantu menyiapkan anak Siak untuk bisa bersaing di dalam dunia kerja, semoga kedepannya iec Siak ini bisa terus berkembang, dan terus menciptakan anak Siak yang siap kerja dan siap bersaing.

Hal tersebut di ucapkan oleh Asisten Administrasi Umum H. Jamaluddin pada saat menghadiri Acara Pelantikan dan Pengukuhan Lulusan Program Profesi 1 tahun Istana Education College (IEC) Siak Sri Indrapura Angkatan III & IV tahun 2015/2016, bertempat di Gedung Maharatu, Rabu (30/8/17).

Lanjutnya, kami mengucapkan selamat kepada adik-adik yang telah selesai dalam mengikuti pendidikan profesi selama 1 tahun ini, dan juga kepada anak-anak yang telah mendapatkan hasil maksimal yakni menjadi lulusan terbaik.

“Jadikanlah ilmu yang telah kalian dapatkan tersebut, sebagai modal untuk meniti karir kedepannya. Dan jangan pernah puas dengan ilmu yang di dapatkan, masih ada jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi, seperti D3, S1 dan seterusnya”, harap Asisten III itu.

Masih kata Jamal, bagi siswa yang sudah mendapatkan pekerjaan saya ucapkan selamat. Dan bagi yang belum, mari kita kreatif untuk membangun  usaha karena daerah kita merupakan salah satu tujuan wisata populer di Provinsi Riau, Ujarnya. 

Hal Senada Disampaikan Asisten III itu, Ketua Yayasan IEC Siak Bambang Susilo Menjelaskan, dengan perkembangan ilmu dan teknologi, telah membuat perubahan-perubahan di usia pendidikan. Oleh karena itu, Istana Education College (IEC) Siak yang merupakan salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Siak mempunyai solusinya, yakni dengan di bentuknya program profesi 1 tahun kata Bambang Susilo. 

“Program profesi 1 tahun ini,lanjut Susilo, nantinya akan di ajarkan berbagai macam keahlian dan keterampilan, yang pastinya sangat di butuhkan di dunia kerja. Dan juga modal untuk bersaing dengan para pencari kerja lainnya,” harapnya.

Dalam program profesi 1 tahun, ada beberapa jurusan yang tersedia.yaitu Seperti Jurusan Teknik Informatika, jurusan Desain Grafis, jurusan management bisnis, dan jurusan sekretaris dan administrasi perkantoran. Di akhir semester, siswa /i tersebut akan melaksanakan magang kerja, hal ini bertujuan untuk menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari selama ini, dan memperkenalkan siswa/i kepada dunia pekerjaan, jelasnya Susilo. 

Tahun 2017,ini.tambah Bambang Susilo lagi,peserta didik IEC Siak yang telah selesai mengikuti program profesi 1 tahun sebanyak 65 orang. Yang tergabung dari angkatan III dan IV tahun 2015/2016, dari 4 jurusan, diantaranya jurusan Jurusan Teknik Informatika 18 orang, jurusan Disain Grafis 12, jurusan management bisnis 2, dan jurusan sekretaris dan administrasi perkantoran 33 orang. rilis/adiriansyah

Bupati Siak Imbau Petani Syukuri Nikmat Agar Allah Menambahnya

Bungaraya (riauoke.com)-Ini merupakan acara dari Masyarakat kelompok Tani Bungaraya yang diselenggarakan setiap tahunnya, dengan tujuan sebelum turun kesawah untuk meminta keberkahan serta memanjatkan do'a kepada Allah SWT, sehingga tanaman yang mereka tanam bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan ketika dalam melakukan pengerjaan mereka tidak mendapatkan suatu halangan dengan harapan produksi tanaman padi bisa semakin meningkat,hal tersebut yang dikatakan Bupati Syamsuar ketika menghadiri acara doa turun sawah musim tanam di Kampung Bungaraya Kecamatan Bungaraya, Selasa (29/8/17).





Syamsuar juga menuturkan,kegiatan memanjatkan doa sebelum turun kesawah atau turun ke Bumi, juga sebagai meminta keberkahan kepada Allah, sehingga kedepan hasil produksi padi bisa jauh lebih meningkat lagi.untuk ditahun ini,menurut  Syamsuar masih ada yang turun maupun ada pula yang tetap hasil produksi dari para petani,untuk itu ia menegaskan agar perlunya upaya peningkatatan dalam keterampilan bagi para petani agar hasil produksi padi bisa jauh lebih baik lagi melalui ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga kesejahteraan bisa meningkat bagi para petani baik dari usaha pertanian,peternakan yang daya saingnya jauh lebih meningkat pula.



"Kita ini ibarat wayang, hanya bisa mengikuti saja, semuanya Allah yang mengatur.mari kita mendakatkan diri kepada Allah dan selalu bersyukur, sehingga diberikan rahmat kepada kita semua,demikian pula dalam hal peningkatan untuk pertanian, kita telah mempunyai taman teknologi pertanian yang saat ini dipusatkan di Sungai Mandau, untuk itu, ini lah upaya kita untuk meningkatkan keterampilan bagi para petani sehingga produksi pertanian bisa semakin baik pula peningkatannya melalui ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada di taman teknologi pertanian di kecamatan sungai Mandau, sehingga kedepan kesejahteraan bisa meningkat pula untu para petani maupun peternakan denga daya saing yang tinggi pula”, jelas Syamsuar.

Senada dikatakan oleh Camat Bungaraya Hendy Derhavin,untuk peningkatan produksi padi agak merosot ditahun ini,ia mengharapkan kedepan, para petani bisa lebih semakin giat dengan harapan kepada pemerintah untuk selalu berupaya bersama dalam memberikan bantuan yang dibutuhkan bagi para petani agar produksi padi bisa jauh lebih meningkat lagi untuk kedepannya.

“Kami mengharapkan kepada petani untuk bisa memberikan dukungan atas apa yang akan diperbuat oleh Pemerintah untuk kemajuan pertanian.selain itu,Produksi Padi pada tahun ini ada yang tetap Ada pula juga yang turun,untuk itu, kita harus tetap menanamkan kekompakan dan tingkatkan komunikasi kebersamaan sehingga tidak adanya terpecah belah demi kemajuan kita bersama’’,Ujar Hendy Derhavin.



Sebelumnya, Poniman perwakilan dari Kelompok Tani menuturkan,untuk ditahun ini kemerosotan dari Hasil Produksi Padi hanya mencapai 8 ton,dengan rata rata 5 ton dari luas area yang digarap para petani,sehingga ia berharap agar kedepan keberhasilan para petani bisa lebih memuaskan dan meningkat hasil produksinya.



walaupun Produksi padi pada tahun ini kata Poniman,merosot dengan per hektar 8 ton,dengan rata 5 ton,kita pun masih bersyukur,petani pun juga tidak kapok,sehingga kedepan para petani harus semakin giat,semoga kedepan bisa lebih baik.selain itu pula,para petani juga membutuhkan modal,kami berharap agar pemerintah bisa ikut membantu para petani sehingga kedepan bisa menghasikan produksi padi yang lebih baik dan meningkat mutunya”,pungkasnya humas/adiriansyah.

Siak Tuan Rumah KePanahan 2017

Siak (riauoke.com)-Geliat olahraga panahan di Provinsi Riau semakin tampak. Dalam rangka menyongsong even Kejurnas Panahan di Aceh bulan Nopember 2017, Pemprov Perpani Riau mengadakan Kejurda Panahan Provinsi Riau yang akan dilaksanakan di Siak Sri Indrapura, 29 September 2017 mendatang.

Husni Thamrin selaku ketua umum perpani Riau, ketika mengecek persiapan panitia pelaksana yakni Pengkab Perpani Siak, mengatakan bahwa even Kejurda ini sangat penting bagi para atlet untuk mengukur sejauh mana hasil latihan selama ini. Disamping itu juga untuk menyeleksi atlet panahan yang akan mewakili Prop Riau diajang Kejurnas mendatang. Sehingga diharapkan semua Pengkab/Pengkot/Klub Panahan yang ada di Riau untuk berpartisipasi.

Disamping itu, ketua Pelaksana Kejurda, Siswanto menyatakan, persiapan panitia menyambut kedatangan atlet dari 9 Pengkab/Pengkot Perpani yang ada di Riau semakin dimatangkan.

Insyaallah di Siak, selain bertarung merebut total 210 medali dan hadiah jutaan rupiah, atlet dan official juga bisa menikmati suguhan keindahan pariwisata siak.

Nomor2 yg dipertandingkan yaitu Recurve pa/pi jarak 90, 70, 50 dan 30 m, compound pa/pi jarak 90, 70, 50 dan 30 m, Nasional pa/pi jarak 50, 40, 30 m dan 4 pertandingan tambahan yakni Nasional U-13 pa/pi jarak 10 m, Nasional U-17 pa/pi jarak 20 m, Nasional Eksekutif jarak 20 m dan Compound Eksekutif jarak 30 m.

Terakhir harapan Ketua Panitia Pelaksana mudah2an Siak sukses dalam pelaksanaan Kejurda tahun ini, sukses pelaksanaan dan sukses prestasi imbuhnya,[] rilis/adiriansyah

Alarm Persalinan dari Siak Masuk Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Terbaik Indonesia

Siak (riauoke.com)-Kabupaten Siak tak henti-hentinya torehkan prestasi di tingkat Nasional, terutama di bidang pelayan publik. Setelah masuk ke dalam Top 99 Inovasi Publik tahun 2017, kini Alarm Persalinan karya bidan desa asal Kecamatan Kerinci Kanan ini, mendapatkan penghargaan kembali karena masuk ke dalam Top 40 Inovasi Pelayanan Publik terbaik tahun 2017.



Penghargaan tersebut berdasarkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 40 tahun 2017, tentang di tetapkannya Top 40 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2017. Dan langsung di serahkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang diwakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, yang di dampingi oleh Kemendagri dan Kemenpan-RB.



Kabupaten Siak merupakan satu-satunya Kabupaten di Provinsi Riau yang mendapatkan penghargaan tersebut, dan satu di antara dua Kabupaten di Sumatra yang mendapat Top 40 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2017.



Penghargaan ini di berikan bersamaan dengan di bukanya acara Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental tahun 2017, di Stadiun Manahan Solo, Banjarsari, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Jum’at (25/8/17).



Saat di jumpai seusai acara, Bupati Siak H. Syamsuar dengan wajah tersenyum mengatakan ucapan syukur atas prestasi yang telah didapatkan oleh Kabupaten Siak.



“Dari 3054 Inovasi Pelayanan Publik yang dilaksanakan oleh Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMN), Siak berhasil masuk ke dalam Top 40 Inovasi Pelayanan Publik terbaik Se-Indonesia, ini sebuah prestasi yang luar biasa,” kata Pemimpin Negeri Istana itu.



Lanjutnya, dengan adanya penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Siak, dan juga bagi seluruh dinas agar selalu berinovasi untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.



“Nanti sewaktu lebaran haji, kami akan melaksanakan syukuran di Kecamatan Kerinci Kanan, dan sebelumnya kami juga akan menyempatkan diri untuk shalat Idul Adha di sana,” ucap Datuk Setia Amanah tersebut.



Senada dengan yang di ucapkan oleh Bupati Siak, kepala Puskesmas Kerinci Kanan Dr. Deasari mengungkapkan rasa terharunya karena ia tidak menyangka bahwa alarm persalin yang merupakan inovasi mereka berhasil masuk ke dalam Top 40 Inovasi Pelayanan Publik terbaik Se-Indonesia tahun 2017.



“Inovasi ini tercipta berawal karena angka kematian ibu dan bayi di Kecamatan Kerinci Kanan sangat tinggi, oleh karena itu kami mencari cara untuk mengurangi angka tersebut. Alhamdulillah semenjak adanya Alarm Persalinan ini, angka kematian ibu dan bayi di Kecamatan Kerinci Kanan jauh berkurang,” jelas dokter yang mempunyai paras wajah cantik itu.



Dalam kesempatan ini, turut mendampingi Bupati Siak, Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan, Kadis Kesehatan Kab.Siak Toni Candra, dua orang perwakilan bidan dan dokter dari Kecamatan Kerinci Kanan, Kabag Organisasi Setda Kab.Siak Kharial Azmi dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kab.Siak Wan Saiful Effendi.

Berikut rincian penerima penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2017, terdiri dari 7 kementerian, 1 dari Kepolisian RI, 6 provinsi, 13 kabupaten, 8 kota, 1 BUMN.rilis/adiriansyah

Wabup Siak Pimpin rapat RFK dan Capaian Kinerja OPD

Siak (riauoke.com)-Wakil Bupati Siak Alfedri memimpin rapat Realisasi fisik dan Keuangan seta Capaian Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilaksanakan bertempat di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Kantro Bupati Siak Kamis (24/8/17).





Rapat yang diadakan tersebut bertujuan sebagai penyampaian laporan keuangan serta capain kinerja yang selama ini telah dilaksanakan dari setiap masing masing Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kabupaten Siak.dalam rapat tersebut dihadiri dari masing masing Organisasi Perangkat Daerah ruang lingkup Pemerintah Kabupaten Siak serta para Camat.



Ketika membuka rapat Realisasi Fisik dan Keuangan serta Capaian Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Afedri mengatakan,perkembangan dari realisasi fisik dari bulan juni 2017 cukup bagus peningkatannya.namun untuk peningkatan keuangan,dikarenakan kondisi pendapatan daerah yang telah masuk ke kas daerah dari bulan juni sekitar 2 persen untuk realisasi keuangannya, sehingga masih banyaknya menunggu antrian untuk di realisasikan nya Surat Penyediaan Dana (SPD) .untuk itu ,ia menambahkan pada saat ini telah  dilihat minimal seharusnya 3 bulan dalam realisasi fisik  desember tinggal pencairannya saja.



“Pada hari ini kita bisa melaksanakan rapat dari masing masing kegiatan pembangunan yang dilaksanakn dari masing masing OPD dimulai pada bulan juli tahun 2017.dilihat memang proses fisik dari masing masing opd sudah mencapai 46,24 persen.sedangkan hasil keuangan mencapai 36,21 persen,sehingga ini cukup bagus terhadap peningkatannya,” kata Alfedri.





Beliau juga meminta kepada setiap opd yang hadir maupun camat pada rapat tersebut untuk menjelaskan dan menyampiakan dari setiap laporan keuangan di tahun ini,sehingga apa saja yang jadi kendala agar bisa secepatnya diselesaikan ,menyangkut dengan rasionalisasi untuk perubahan apbd tahun 2017 nantinya juga akan dibahas kembali,pungkasnya.[]rilis/adiriansyah.

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Rabu 23 Mei 2018

Kampar Gerai Pertama Garuda Indonesia di Riau

Kampar Gerai Pertama Garuda Indonesia di Riau

Bupati Kampar (riauoke.com): Berikan Implikasi Bagi Pembangunan KamparBangkinang (KAMPARKAB) : Dengan dibukanya Gerai Garuda Indonesia...

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Rabu 23 Mei 2018

Lagi, Ayat Cahyadi Dkk Turun Gunung Ikut Menangkan Syamsuar-Edy

Lagi, Ayat Cahyadi Dkk Turun Gunung Ikut Menangkan Syamsuar-Edy

PEKANBARU (riauoke.com) – Ketua Pemenangan PKS Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi kembali turun gunung, berkampanye...