Rabu, 21 Pebruari 2018

Bupati Siak Imbau Petani Syukuri Nikmat Agar Allah Menambahnya

Bungaraya (riauoke.com)-Ini merupakan acara dari Masyarakat kelompok Tani Bungaraya yang diselenggarakan setiap tahunnya, dengan tujuan sebelum turun kesawah untuk meminta keberkahan serta memanjatkan do'a kepada Allah SWT, sehingga tanaman yang mereka tanam bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan ketika dalam melakukan pengerjaan mereka tidak mendapatkan suatu halangan dengan harapan produksi tanaman padi bisa semakin meningkat,hal tersebut yang dikatakan Bupati Syamsuar ketika menghadiri acara doa turun sawah musim tanam di Kampung Bungaraya Kecamatan Bungaraya, Selasa (29/8/17).





Syamsuar juga menuturkan,kegiatan memanjatkan doa sebelum turun kesawah atau turun ke Bumi, juga sebagai meminta keberkahan kepada Allah, sehingga kedepan hasil produksi padi bisa jauh lebih meningkat lagi.untuk ditahun ini,menurut  Syamsuar masih ada yang turun maupun ada pula yang tetap hasil produksi dari para petani,untuk itu ia menegaskan agar perlunya upaya peningkatatan dalam keterampilan bagi para petani agar hasil produksi padi bisa jauh lebih baik lagi melalui ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga kesejahteraan bisa meningkat bagi para petani baik dari usaha pertanian,peternakan yang daya saingnya jauh lebih meningkat pula.



"Kita ini ibarat wayang, hanya bisa mengikuti saja, semuanya Allah yang mengatur.mari kita mendakatkan diri kepada Allah dan selalu bersyukur, sehingga diberikan rahmat kepada kita semua,demikian pula dalam hal peningkatan untuk pertanian, kita telah mempunyai taman teknologi pertanian yang saat ini dipusatkan di Sungai Mandau, untuk itu, ini lah upaya kita untuk meningkatkan keterampilan bagi para petani sehingga produksi pertanian bisa semakin baik pula peningkatannya melalui ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada di taman teknologi pertanian di kecamatan sungai Mandau, sehingga kedepan kesejahteraan bisa meningkat pula untu para petani maupun peternakan denga daya saing yang tinggi pula”, jelas Syamsuar.

Senada dikatakan oleh Camat Bungaraya Hendy Derhavin,untuk peningkatan produksi padi agak merosot ditahun ini,ia mengharapkan kedepan, para petani bisa lebih semakin giat dengan harapan kepada pemerintah untuk selalu berupaya bersama dalam memberikan bantuan yang dibutuhkan bagi para petani agar produksi padi bisa jauh lebih meningkat lagi untuk kedepannya.

“Kami mengharapkan kepada petani untuk bisa memberikan dukungan atas apa yang akan diperbuat oleh Pemerintah untuk kemajuan pertanian.selain itu,Produksi Padi pada tahun ini ada yang tetap Ada pula juga yang turun,untuk itu, kita harus tetap menanamkan kekompakan dan tingkatkan komunikasi kebersamaan sehingga tidak adanya terpecah belah demi kemajuan kita bersama’’,Ujar Hendy Derhavin.



Sebelumnya, Poniman perwakilan dari Kelompok Tani menuturkan,untuk ditahun ini kemerosotan dari Hasil Produksi Padi hanya mencapai 8 ton,dengan rata rata 5 ton dari luas area yang digarap para petani,sehingga ia berharap agar kedepan keberhasilan para petani bisa lebih memuaskan dan meningkat hasil produksinya.



walaupun Produksi padi pada tahun ini kata Poniman,merosot dengan per hektar 8 ton,dengan rata 5 ton,kita pun masih bersyukur,petani pun juga tidak kapok,sehingga kedepan para petani harus semakin giat,semoga kedepan bisa lebih baik.selain itu pula,para petani juga membutuhkan modal,kami berharap agar pemerintah bisa ikut membantu para petani sehingga kedepan bisa menghasikan produksi padi yang lebih baik dan meningkat mutunya”,pungkasnya humas/adiriansyah.

Siak Tuan Rumah KePanahan 2017

Siak (riauoke.com)-Geliat olahraga panahan di Provinsi Riau semakin tampak. Dalam rangka menyongsong even Kejurnas Panahan di Aceh bulan Nopember 2017, Pemprov Perpani Riau mengadakan Kejurda Panahan Provinsi Riau yang akan dilaksanakan di Siak Sri Indrapura, 29 September 2017 mendatang.

Husni Thamrin selaku ketua umum perpani Riau, ketika mengecek persiapan panitia pelaksana yakni Pengkab Perpani Siak, mengatakan bahwa even Kejurda ini sangat penting bagi para atlet untuk mengukur sejauh mana hasil latihan selama ini. Disamping itu juga untuk menyeleksi atlet panahan yang akan mewakili Prop Riau diajang Kejurnas mendatang. Sehingga diharapkan semua Pengkab/Pengkot/Klub Panahan yang ada di Riau untuk berpartisipasi.

Disamping itu, ketua Pelaksana Kejurda, Siswanto menyatakan, persiapan panitia menyambut kedatangan atlet dari 9 Pengkab/Pengkot Perpani yang ada di Riau semakin dimatangkan.

Insyaallah di Siak, selain bertarung merebut total 210 medali dan hadiah jutaan rupiah, atlet dan official juga bisa menikmati suguhan keindahan pariwisata siak.

Nomor2 yg dipertandingkan yaitu Recurve pa/pi jarak 90, 70, 50 dan 30 m, compound pa/pi jarak 90, 70, 50 dan 30 m, Nasional pa/pi jarak 50, 40, 30 m dan 4 pertandingan tambahan yakni Nasional U-13 pa/pi jarak 10 m, Nasional U-17 pa/pi jarak 20 m, Nasional Eksekutif jarak 20 m dan Compound Eksekutif jarak 30 m.

Terakhir harapan Ketua Panitia Pelaksana mudah2an Siak sukses dalam pelaksanaan Kejurda tahun ini, sukses pelaksanaan dan sukses prestasi imbuhnya,[] rilis/adiriansyah

Alarm Persalinan dari Siak Masuk Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Terbaik Indonesia

Siak (riauoke.com)-Kabupaten Siak tak henti-hentinya torehkan prestasi di tingkat Nasional, terutama di bidang pelayan publik. Setelah masuk ke dalam Top 99 Inovasi Publik tahun 2017, kini Alarm Persalinan karya bidan desa asal Kecamatan Kerinci Kanan ini, mendapatkan penghargaan kembali karena masuk ke dalam Top 40 Inovasi Pelayanan Publik terbaik tahun 2017.



Penghargaan tersebut berdasarkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 40 tahun 2017, tentang di tetapkannya Top 40 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2017. Dan langsung di serahkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang diwakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, yang di dampingi oleh Kemendagri dan Kemenpan-RB.



Kabupaten Siak merupakan satu-satunya Kabupaten di Provinsi Riau yang mendapatkan penghargaan tersebut, dan satu di antara dua Kabupaten di Sumatra yang mendapat Top 40 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2017.



Penghargaan ini di berikan bersamaan dengan di bukanya acara Pekan Kerja Nyata (PKN) Revolusi Mental tahun 2017, di Stadiun Manahan Solo, Banjarsari, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Jum’at (25/8/17).



Saat di jumpai seusai acara, Bupati Siak H. Syamsuar dengan wajah tersenyum mengatakan ucapan syukur atas prestasi yang telah didapatkan oleh Kabupaten Siak.



“Dari 3054 Inovasi Pelayanan Publik yang dilaksanakan oleh Kementrian/Lembaga/Pemerintah Daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMN), Siak berhasil masuk ke dalam Top 40 Inovasi Pelayanan Publik terbaik Se-Indonesia, ini sebuah prestasi yang luar biasa,” kata Pemimpin Negeri Istana itu.



Lanjutnya, dengan adanya penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Siak, dan juga bagi seluruh dinas agar selalu berinovasi untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.



“Nanti sewaktu lebaran haji, kami akan melaksanakan syukuran di Kecamatan Kerinci Kanan, dan sebelumnya kami juga akan menyempatkan diri untuk shalat Idul Adha di sana,” ucap Datuk Setia Amanah tersebut.



Senada dengan yang di ucapkan oleh Bupati Siak, kepala Puskesmas Kerinci Kanan Dr. Deasari mengungkapkan rasa terharunya karena ia tidak menyangka bahwa alarm persalin yang merupakan inovasi mereka berhasil masuk ke dalam Top 40 Inovasi Pelayanan Publik terbaik Se-Indonesia tahun 2017.



“Inovasi ini tercipta berawal karena angka kematian ibu dan bayi di Kecamatan Kerinci Kanan sangat tinggi, oleh karena itu kami mencari cara untuk mengurangi angka tersebut. Alhamdulillah semenjak adanya Alarm Persalinan ini, angka kematian ibu dan bayi di Kecamatan Kerinci Kanan jauh berkurang,” jelas dokter yang mempunyai paras wajah cantik itu.



Dalam kesempatan ini, turut mendampingi Bupati Siak, Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan, Kadis Kesehatan Kab.Siak Toni Candra, dua orang perwakilan bidan dan dokter dari Kecamatan Kerinci Kanan, Kabag Organisasi Setda Kab.Siak Kharial Azmi dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kab.Siak Wan Saiful Effendi.

Berikut rincian penerima penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2017, terdiri dari 7 kementerian, 1 dari Kepolisian RI, 6 provinsi, 13 kabupaten, 8 kota, 1 BUMN.rilis/adiriansyah

Wabup Siak Pimpin rapat RFK dan Capaian Kinerja OPD

Siak (riauoke.com)-Wakil Bupati Siak Alfedri memimpin rapat Realisasi fisik dan Keuangan seta Capaian Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilaksanakan bertempat di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Kantro Bupati Siak Kamis (24/8/17).





Rapat yang diadakan tersebut bertujuan sebagai penyampaian laporan keuangan serta capain kinerja yang selama ini telah dilaksanakan dari setiap masing masing Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kabupaten Siak.dalam rapat tersebut dihadiri dari masing masing Organisasi Perangkat Daerah ruang lingkup Pemerintah Kabupaten Siak serta para Camat.



Ketika membuka rapat Realisasi Fisik dan Keuangan serta Capaian Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Afedri mengatakan,perkembangan dari realisasi fisik dari bulan juni 2017 cukup bagus peningkatannya.namun untuk peningkatan keuangan,dikarenakan kondisi pendapatan daerah yang telah masuk ke kas daerah dari bulan juni sekitar 2 persen untuk realisasi keuangannya, sehingga masih banyaknya menunggu antrian untuk di realisasikan nya Surat Penyediaan Dana (SPD) .untuk itu ,ia menambahkan pada saat ini telah  dilihat minimal seharusnya 3 bulan dalam realisasi fisik  desember tinggal pencairannya saja.



“Pada hari ini kita bisa melaksanakan rapat dari masing masing kegiatan pembangunan yang dilaksanakn dari masing masing OPD dimulai pada bulan juli tahun 2017.dilihat memang proses fisik dari masing masing opd sudah mencapai 46,24 persen.sedangkan hasil keuangan mencapai 36,21 persen,sehingga ini cukup bagus terhadap peningkatannya,” kata Alfedri.





Beliau juga meminta kepada setiap opd yang hadir maupun camat pada rapat tersebut untuk menjelaskan dan menyampiakan dari setiap laporan keuangan di tahun ini,sehingga apa saja yang jadi kendala agar bisa secepatnya diselesaikan ,menyangkut dengan rasionalisasi untuk perubahan apbd tahun 2017 nantinya juga akan dibahas kembali,pungkasnya.[]rilis/adiriansyah.

Peghulu Tualang Siak Sambut Baik Sosialisasi TP4D

Siak (riauoke.com)-Penghulu Tualang Juprianto menyambut baik kegiatan sosialisasi dalam rangka pengelolaan dana kampung yang ditaja Kejaksaan Negeri Siak, Kamis (24/8) pagi. Menurutnya kegiatan ini sangat besar manfaatnya, karena dapat menambah wawasan dalam rangka menjalankan tugas terkait tata kelola keuangan kampung.



“Kegiatan TP4D yang kami ikuti tadi, sangat membantu kami selaku Penghulu, dalam mengawal dan mendampingi kinerja kampung dalam pengelolaan anggaran kampung. Apalagi anggaran yang berasal dari Dana Desa dan ADD sangat tinggi, serta dituntut akuntabel dan transparan,” terang Juprianto usai mengikuti sosialiasi TP4D di Kantor Bupati.



Menurut dia, program tersebut bisa membantu aparatur pemerintah kampung termasuk penghulu untuk menghindari perbuatan yang melawan hukum. Karena pihaknya diawasi langsung oleh tim TP4D kejaksaan negeri Siak, selain itu kami juga bisa berkonsultasi terkait aturan hukum dan permasalahan hukum yang lain yang biasa terjadi di wilayahnya.



Selanjutnya hasil dari sosialisasi ini akan kami tindaklanjuti di tingkat kampung, dan kami kordinasikan dengan jajaran pemerintahan kampung. “Pertanggung jawabab dilaporkan secara periodik kepada pemerintah kecamatan dan selanjutnya pihak kecamatan melaporkan kepada Pemkab,” ujar penghulu dua periode itu.



Saat ini Pemerintah Kampung Tualang sudah menggunakan Simkeudes. Meski belum online, tapi dapat mempermudah kerja dan keseragaman antar kampung.



“Dengan aplikasi Sistem Keuangan Desa (SisKeuDes), pengelolaan dana desa dapat semakin mudah dilakukan. Termasuk dalam melakukan pelaporan sehingga meminimalisasi tindakan korupsi,” pungkasnya.



Sementara itu Wakil Bupati Siak Alfedri mengatakan, agar dana desa terserap maksimal untuk kepentingan seluruh masyarakat sesuai maksud dan tujuan pemanfaatannya. Selain itu, masyarakat terutama di desa-desa harus ikut menikmati hasil pembangunan sehingga setiap program pemerintah harus berkesinambungan agar manfaatnya terus dinikmati masyarakat.



“Alokasi pemanfaatan dana kampung itu masih banyak digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Padahal, dananya bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi kerakyatan,” kata Alfedri.



Dijelaskannya, upaya menggerakan perekonomian desa itu akan dicapai melalui empat program unggulan, yakni pembentukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), penetapan produk unggulan desa (Prudes), pembuatan embung (waduk mini), dan pembuatan sarana olah raga (Raga).



“Prioritas penggunaan dana desa tahun 2018 mengarah kepada, untuk program unggulan desa dan program unggulan kawasan desa. Jadi diharapkan setiap kampung menetapkan tiga unggulan kampung dan kawasan unggulan kampung,” sebut mantan Kabag Keuangan itu.



Suami Rasidah itu mengharapkan, setiap kampung desa diminta agar menentukan produk unggulannya dan fokus mengembangkan hal tersebut. Dengan fokus pada produk unggulan maka diharapkan terdapat peningkatan produksi yang tinggi. []adiriansyah

Antisipasi Penyimpangan, Kejari Siak Berikan Sosialisasi TP4D

Siak (riauoke.com)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak, Kamis (24/8/2017), menggelar Sosialisasi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan Dan Pembangunan Daerah (TP4D). Kegiatan itu mengambil tema mari bangkit dan membangun kampung untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat kampung.



Acara yang berlangsung di aula lantai II kantor Bupati Siak tersebut membahas pengelolaan dana kampung. yang bertujuan untuk menghilangkan keraguan aparatur negara dalam mengambil keputusan. Selain itu ditujukan untuk perbaikan birokrasi bagi percepatan program-program strategis, serta terserapnya anggaran secara optimal.



Hal ini diharapkan oleh Asisten Pengawasan Kejati Riau selaku Plh Kajari Siak Jasri Umar dapat mendorong iklim investasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Serta terlaksana penegakan hukum efektif dengan mengutamakan pencegahan.



“Ini bagian dari upaya pencegahan, Kejaksaan sudah memberikan warning sejak dini untuk pencegahan tindak pidana korupsi, kendati demikian apabila pencegahan tipikor yang lakukan Kejaksaan tidak digubris oleh Penghulu maka tidak ada pilihan mereka akan ditindak,” ujar Jasri Umar.



Ia mengatakan, antisipasi penyimpangan anggaran tidak hanya dilakukan di tingkat pejabat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab), namun juga sampai tingkat Pemerintah Desa (kampung), mengingat saat ini desa juga mendapatkan anggaran untuk dana desa yang sangat besar dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.



Sementara Wakil Bupati Siak Alfedri saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini sebagai momentum dan mereview bagaimana mengelola dana kampung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga bermanfaat bagi masyarakat.



“Jika kampung ini masyarakat sejahtera, mandiri dan baik, serta madani maka bangsa Indonesia ini menjadi negara yang maju,” kata Alfedri.



Oleh sebab itu kata Alfedri, dari awal-awal ini harus dikelola dengan baik, dari mulai perencanaan hingga pada laporan evaluasi. Karenanya, perlu usaha prefentif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, yang dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.



Sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen Kejari Siak Agung Setiadi selaku Ketua TP4D menyampaikan, kegiatan sosialiasi dan desa dan TP4D secara serentak dilakukan diseluruh Indonesia. Sasarannya bagi aparatur pemerintah kampung, dan bertujuan untuk menambah pemahaman dan pengetahuan bagi aparatur pemerintah kampung dalam rangka tata kelola dana desa yang baik dan benar, serta bebas dari korupsi.



Tampak hadir Camat sekabupaten Siak, Penghulu dan aparatur kampung, staf Inspektorat, Bappeda, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, dan Bagian Hukum Setda Kab. Siak serta sarjana pendamping kampung.humas.

Bupati Syamsuar Buka Turnamen Sepakbola Camat Siak Cup

Siak (riauoke.com)-Bupati Siak Syamsuar membuka turnamen sepakbola Camat Siak Cup sempena perayaan HUT RI 72. Pembukaan bola kaki yang berlangsung di stadion kampung Rempak tersebut, ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati yang bergelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Syamsuar Darmodipuro.


Pembukaan yang berlansung pada hari Senin, 21 Agustus 2017 sore, dihadiri  camat Siak Aditya Citra, sejumlah pejabat, KUA kecamatan Siak, peserta turnamen, serta masyarakat kelurahan kampung Rempak dan sekitarnya.


Bupati Syamsuar dalam sambutannya, menyambut baik dengan dilaksanakannya turnamen sepakbola ini karena melalui kegiatan positif seperti ini akan lahir pemain-pemain sepakbola yang unggul yang dapat maju membawa harum nama baik Siak dari segi olahraga khususnya sepakbola.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi kepada pemerintah kecamatan Siak yang turut andil dalam mempersiapkan para atlit disamping untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-72,” ujar Syamsuar.



Harapan saya lanjut dia, junjung tinggi sportifitas, bermain secara professional, dan ini bisa dijadikan ajang pemanasan persiapan Porprov di Kampar mendatang.


Sementara itu Camat Siak Aditya Citra dalam laporannya mengatakan, Peserta yang mengikuti kompetisi ini ada 25 tim.  Antara lain dari, Tualang 2 tim, Koto Gasib 2 tim, Dayun 1 tim, Mempura 4 tim, Sungai Apit 1 tim, Pusako 2 tim, dan kecamatan Siak sebanyak 13 tim.



Aditya menambahkan, sebelumnya telah dilaksanakan turnamen futsal yang dibuka oleh Wakil Bupati Siak, yang diikuti oleh tim dari kecamatan Siak dan sejumlah tim dari kecamatan lain. Selain itu juga turut serta tim dari kabupaten Bengkalis, Sungai Pakning, Pelelawan, Dumai, dan Pekanbaru.


Tim Bintang Farm’s dari kecamatan Siak keluar sebagai juara pertama, juara II tim dari kabupaten Bengkalis, Juara III tim Anak Lado dari kecamatan Siak dan juara ke IV tim dari kota Dumai.



Kegiatan turnamen futsal tersebut berlangsung dari 18-20 Agustus 2017 di lapangan Kelakap Futsal kelurahan Kampung Dalam, dengan memperebutkan piala dan uang pembinaan.rilis/adiriansyah

Ibukota Kecamatan Pusako Siak Kini Dihiasi Taman

Pusako (riauoke.com)-Kecamatan Pusako, Siak, kini dihiasi taman. Posisinya tepat di depan  rumah dinas Camat Pusako. Taman itu direncanakan kelak akan dialokasikan sebagai sarana bermain anak-anak.

 

 

Demikian disampaikan Ketua Masyarakat Peduli Lingkungan Pusako Samsul Bahari, Selasa (22/8/17).

 

 

"Dengan semangat dan kemauan, sedikit demi sedikit, alhamdulillaah, hutan taman kota ini dapat dilestarikan," kata Samsul Bahari yang juga anggota Satpol PP Pusako ini.

 

Awalnya, hutan itu kita kelola dengan dana swadaya. Dilestarikannya hutan itu, tak terlepas pula dari dukungan Camat Pusako Andi Putra, SSTP dan Penghulu Kampung Pusako Misrizal.

 

"Kita berharap dengan adanya hutan kota ini, dapat menarik minat wisatawan dari luar daerah untuk datang menikmati kampung ini. Saya juga berharap, Kampung Pusako ini di masa yang akan datang akan semakin maju dan berkembang. (adiriansyah)

Eko Prasetyo: Banyak Pelajaran yang Kami Dapatkan di Sini

Siak (riauoke.com)-Eko Prasetyo (24), salah seorang mahasiswa teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Pekanbaru Provinsi Riau, mengatakan banyak pelajaran yang kami dapatkan selama berada di Kabupaten Siak.

“Dari pertama kami sampai di Siak, banyak hal yang membuat kami senang, mulai dari masyarakatnya yang ramah, kekompakan masyarakat dan juga mereka menggap kami seperti saudaranya. Inilah yang menjadi bahan pembelajaran untuk kami, agar bisa di terapkan di dalam kehidupan sehari-hari,” ucap anak dari bapak Joko Warsito dan ibu Suparni itu.

Sebelumnya, ia bersama 200 mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Riau lainnya telah selesai melaksanakan kegiatan KKN selama kurang lebih satu bulan. Terbagi dari 10 kelompok yang di tempatkan di setiap Kampung se-Kabupaten Siak.

“Saya bersama 9 orang mahasiswa lainnya di tempatkan di Kampung Tumang, Kecamatan Siak. Disana kami telah melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya sosialisasi dan pemberian nama jalan dan gang, penanaman pohon kurang lebih 100 batang, dan juga pemberian pembekalan ilmu kepada ibu-ibu disana berupa membuat tas rajutan berbahan dasar benang wo,” kata pria yang memakai tanjak itu.

Kemudian Bupati Siak H. Syamsuar mengucapkan terimakasih, karena telah mempercayakan Kabupaten Siak sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan KKN Universitas Muhammadiyah Riau tahun 2017.

“Banyak pelajaran tambahan yang adek dapatkan ketika melaksanakan KKN, yang tidak di temukan di bangku kuliah salah satunya ilmu dalam bermasyarakat. Oleh karena itu, Jadikanlah pelajaran tambahan tersebut sebagai pembimbing dalam kehidupan adek-adek sehari-hari”, kata Pemimpin Negeri Istana itu pada saat membuka Seminar KKN-PPM Universitas Muhammadiyah Riau, serta Edukasi dan literan keuangan bagi masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, Senin (21/8/17) di ruang rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak.

Selain itu Syamsuar juga berpesan, kalau kita tidak mendapatkan restu kedua orang tua pada saat ingin melakukan sesuatu, jangan sesekali di bantah. Karena kesuksesan atau keberhasilan kalian berawal dari restu dari kedua orang tua.humas/adiriansyah.

Ketua IWO Pusat Lantik Kepengurusan IWO Siak

Siak (riauoke.com)“Tanah melayu ini saya sebut negeri puisi, dimana penyair tumbuh dengan hebatnya,” begitu kata ketua umum DPP Ikatan Wartawan Online (IWO) Jodi Yudono di Gedung Mahratu Siak.



Ia terkagum dengan masyarakat negeri Istana, yang menghargai keberagaman dan perbedayaan. Itu dibuktikan saat dirinya sarapan di “Cina Town” nya Siak. Meski baru sekilas melihat kota Siak, Jodhi berpendapat orang Siak bisa hidup rukun dalam perbedaan.



“Saya langsung betah tinggal di Siak ini, karena semuanya puitis. Apa yang saya lihat puitis, orang-orangnya pun puitis. Tadi saya sempat singgah di pecinan, yang masih terjaga dengan baik. Hal ini menunjukkan masyarakat disini menghargai perbedaan,” kata jurnalis yang juga dikenal sebagai budayawan ini.



Dua bait pantun yang dibacakan Jodhi, mengawali sambutannya yang disambut tepuk tangan dari Bupati Siak Syamsuar dan undangan yang menghadiri Acara pengukuhan IWO kabupaten Siak periode 2017-2023, Senin (21/8) pagi.



Lebih lanjut, pria yang sudah 25 tahun mengabdi di Grup Kompas Gramedia itu mengatakan, mengutip kata-kata dari pemiliki Facebook, situasi saat ini adalah pasca kebenaran. Maksudnya, tidak jelas mana yang benar dan mana yang salah, mana yang harus di percaya dan mana yang tidak.Maka salah satu cara atau solusinya adalah kita berkawan, kita berkumpul. Untuk apa? Untuk mencari solusi bersama. Siapa tahu, dengan berkumpul dan berorganisasi ini persoalan hidup bisa kita atasi.



Ditambahkan Jodhi, berorganisasi itu salah satu siasat untuk mempertahankan hidup. Itulah substansi dari kebudayaan, karena kebudayaan adalah siasat untuk mempertahankan hidup.



Jika anda menggunakan teknologi tapi tidak mempertimbangkan tradisi, maka anda tidak akan pernah kuat berdiri. Karena tradisi adalah akar dari kehidupan. Namun, jika anda hanya bertahan pada tradisi, dan tidak mempertimbangkan teknologi, maka siap-siaplah anda menjadi bangkai.



Jadi menurutnya, Ikatan Wartawan Online (IWO) ini di bayangkan jadi rumah yang nyaman bagi kita, rumah yang kondusif untuk kita bekerja, berkarya dan untuk berbagi. Karena zaman sekarang ini, orang berorganisasi untuk berbagi bukan lagi untuk mengejar kekuasaan.



Dunia pers ini sudah harus mempertimbangkan teknologi, agar bisa bertahan. Berapa banyak dari media cetak ini sudah mati. Bahkan media-media besar pun pendapatannya berkurang.



Diujung sambutan mas Jodhi sapaan akrabnya berpesan, dalam bekerja itu banyak ketawa, artinya kita nikmati hidup ini dengan banyak riang, maka bergembiralah dalam menjalankan organisasi ini. Jangan sampai berorganisasi kita tidak menghasilkan apa-apa.

Pada kesempatan itu, Jodhi Yudono resmi kukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Siak periode 2017-2022.



Sementara, Bupati Siak Syamsuar saat membuka dialog terbuka dengan tema Keterbukaan Informasi Publik dan Jurnalis, menyampaikan peran media sebagai mitra strategis Pemkab dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.



“Kami sangat senang dengan kehadiran dari IWO ini, karena media adalah mitra pemerintah daerah. Dan sebagai ujung tombak penyampaian informasi yang baik dan benar kepada masyarakat,” ujar Syamsuar.



Suami dari Misnarni itu menambahkan, pihak pemerintah bersama aparat penegak hukum mewanti-wanti tehadap isu-isu negatif yang dapat memecah belah persatuan, dan kesatuan NKRI.



Adapun susunan kepengurusan DPD IWO Kabupaten Siak periode 2017-2022 sebagai Ketua DPD IWO Siak Kavilah Sumarito (riauterkini.com), Sekertaris DPD IWO Siak Dwi Purwanto (riaukontras.com), Bendahara Masroni (riaurealita.com), Bidang-Bidang, Kaderisasi dan anggota Ketua Muhammad Taufik (tabloidlugas.com), Advokasi Bidang Hukum Ketua Jefrizal (prodesanews.com),

Ketua Fitriadi (mandiripos.com),

anggota Lastri (liputanriau.com).Acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB, berlangsung lancar walau sedikit tertunda dari jadwal yang telah ditentukan (tertunda selama satu jam). Namun, acara pengukuhan dan dialog terbuka tetap berlanjut hingga selesai.rilis/humas

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Jumat 16 Februari 2018

Jaring Bibit Unggul Daerah, PBSI Riau Gelar Sirprov Permata Open

Jaring Bibit Unggul Daerah, PBSI Riau Gelar Sirprov Permata Open

PEKANBARU (riauoke.com)- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Riau bekerja sama dengan PB...

Politik

Senin 19 Februari 2018

Cagubri Syamsuar Yakinkan Masyarakat Dirinya Gubernur Riau Bukan Riau Pesisir

Cagubri Syamsuar Yakinkan Masyarakat Dirinya Gubernur Riau Bukan Riau Pesisir

Kampar (riauoke.com) Kunjungan kampanye dialogis Calon Guberur Riau (Cagubri) Syamsuar, kali ini berada di Kabupaten...