Sabtu, 18 Agustus 2018

Bupati Syamsuar Buka Turnamen Sepakbola Camat Siak Cup

Siak (riauoke.com)-Bupati Siak Syamsuar membuka turnamen sepakbola Camat Siak Cup sempena perayaan HUT RI 72. Pembukaan bola kaki yang berlangsung di stadion kampung Rempak tersebut, ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati yang bergelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Syamsuar Darmodipuro.


Pembukaan yang berlansung pada hari Senin, 21 Agustus 2017 sore, dihadiri  camat Siak Aditya Citra, sejumlah pejabat, KUA kecamatan Siak, peserta turnamen, serta masyarakat kelurahan kampung Rempak dan sekitarnya.


Bupati Syamsuar dalam sambutannya, menyambut baik dengan dilaksanakannya turnamen sepakbola ini karena melalui kegiatan positif seperti ini akan lahir pemain-pemain sepakbola yang unggul yang dapat maju membawa harum nama baik Siak dari segi olahraga khususnya sepakbola.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi kepada pemerintah kecamatan Siak yang turut andil dalam mempersiapkan para atlit disamping untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke-72,” ujar Syamsuar.



Harapan saya lanjut dia, junjung tinggi sportifitas, bermain secara professional, dan ini bisa dijadikan ajang pemanasan persiapan Porprov di Kampar mendatang.


Sementara itu Camat Siak Aditya Citra dalam laporannya mengatakan, Peserta yang mengikuti kompetisi ini ada 25 tim.  Antara lain dari, Tualang 2 tim, Koto Gasib 2 tim, Dayun 1 tim, Mempura 4 tim, Sungai Apit 1 tim, Pusako 2 tim, dan kecamatan Siak sebanyak 13 tim.



Aditya menambahkan, sebelumnya telah dilaksanakan turnamen futsal yang dibuka oleh Wakil Bupati Siak, yang diikuti oleh tim dari kecamatan Siak dan sejumlah tim dari kecamatan lain. Selain itu juga turut serta tim dari kabupaten Bengkalis, Sungai Pakning, Pelelawan, Dumai, dan Pekanbaru.


Tim Bintang Farm’s dari kecamatan Siak keluar sebagai juara pertama, juara II tim dari kabupaten Bengkalis, Juara III tim Anak Lado dari kecamatan Siak dan juara ke IV tim dari kota Dumai.



Kegiatan turnamen futsal tersebut berlangsung dari 18-20 Agustus 2017 di lapangan Kelakap Futsal kelurahan Kampung Dalam, dengan memperebutkan piala dan uang pembinaan.rilis/adiriansyah

Ibukota Kecamatan Pusako Siak Kini Dihiasi Taman

Pusako (riauoke.com)-Kecamatan Pusako, Siak, kini dihiasi taman. Posisinya tepat di depan  rumah dinas Camat Pusako. Taman itu direncanakan kelak akan dialokasikan sebagai sarana bermain anak-anak.

 

 

Demikian disampaikan Ketua Masyarakat Peduli Lingkungan Pusako Samsul Bahari, Selasa (22/8/17).

 

 

"Dengan semangat dan kemauan, sedikit demi sedikit, alhamdulillaah, hutan taman kota ini dapat dilestarikan," kata Samsul Bahari yang juga anggota Satpol PP Pusako ini.

 

Awalnya, hutan itu kita kelola dengan dana swadaya. Dilestarikannya hutan itu, tak terlepas pula dari dukungan Camat Pusako Andi Putra, SSTP dan Penghulu Kampung Pusako Misrizal.

 

"Kita berharap dengan adanya hutan kota ini, dapat menarik minat wisatawan dari luar daerah untuk datang menikmati kampung ini. Saya juga berharap, Kampung Pusako ini di masa yang akan datang akan semakin maju dan berkembang. (adiriansyah)

Eko Prasetyo: Banyak Pelajaran yang Kami Dapatkan di Sini

Siak (riauoke.com)-Eko Prasetyo (24), salah seorang mahasiswa teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Pekanbaru Provinsi Riau, mengatakan banyak pelajaran yang kami dapatkan selama berada di Kabupaten Siak.

“Dari pertama kami sampai di Siak, banyak hal yang membuat kami senang, mulai dari masyarakatnya yang ramah, kekompakan masyarakat dan juga mereka menggap kami seperti saudaranya. Inilah yang menjadi bahan pembelajaran untuk kami, agar bisa di terapkan di dalam kehidupan sehari-hari,” ucap anak dari bapak Joko Warsito dan ibu Suparni itu.

Sebelumnya, ia bersama 200 mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Riau lainnya telah selesai melaksanakan kegiatan KKN selama kurang lebih satu bulan. Terbagi dari 10 kelompok yang di tempatkan di setiap Kampung se-Kabupaten Siak.

“Saya bersama 9 orang mahasiswa lainnya di tempatkan di Kampung Tumang, Kecamatan Siak. Disana kami telah melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya sosialisasi dan pemberian nama jalan dan gang, penanaman pohon kurang lebih 100 batang, dan juga pemberian pembekalan ilmu kepada ibu-ibu disana berupa membuat tas rajutan berbahan dasar benang wo,” kata pria yang memakai tanjak itu.

Kemudian Bupati Siak H. Syamsuar mengucapkan terimakasih, karena telah mempercayakan Kabupaten Siak sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan KKN Universitas Muhammadiyah Riau tahun 2017.

“Banyak pelajaran tambahan yang adek dapatkan ketika melaksanakan KKN, yang tidak di temukan di bangku kuliah salah satunya ilmu dalam bermasyarakat. Oleh karena itu, Jadikanlah pelajaran tambahan tersebut sebagai pembimbing dalam kehidupan adek-adek sehari-hari”, kata Pemimpin Negeri Istana itu pada saat membuka Seminar KKN-PPM Universitas Muhammadiyah Riau, serta Edukasi dan literan keuangan bagi masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, Senin (21/8/17) di ruang rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak.

Selain itu Syamsuar juga berpesan, kalau kita tidak mendapatkan restu kedua orang tua pada saat ingin melakukan sesuatu, jangan sesekali di bantah. Karena kesuksesan atau keberhasilan kalian berawal dari restu dari kedua orang tua.humas/adiriansyah.

Ketua IWO Pusat Lantik Kepengurusan IWO Siak

Siak (riauoke.com)“Tanah melayu ini saya sebut negeri puisi, dimana penyair tumbuh dengan hebatnya,” begitu kata ketua umum DPP Ikatan Wartawan Online (IWO) Jodi Yudono di Gedung Mahratu Siak.



Ia terkagum dengan masyarakat negeri Istana, yang menghargai keberagaman dan perbedayaan. Itu dibuktikan saat dirinya sarapan di “Cina Town” nya Siak. Meski baru sekilas melihat kota Siak, Jodhi berpendapat orang Siak bisa hidup rukun dalam perbedaan.



“Saya langsung betah tinggal di Siak ini, karena semuanya puitis. Apa yang saya lihat puitis, orang-orangnya pun puitis. Tadi saya sempat singgah di pecinan, yang masih terjaga dengan baik. Hal ini menunjukkan masyarakat disini menghargai perbedaan,” kata jurnalis yang juga dikenal sebagai budayawan ini.



Dua bait pantun yang dibacakan Jodhi, mengawali sambutannya yang disambut tepuk tangan dari Bupati Siak Syamsuar dan undangan yang menghadiri Acara pengukuhan IWO kabupaten Siak periode 2017-2023, Senin (21/8) pagi.



Lebih lanjut, pria yang sudah 25 tahun mengabdi di Grup Kompas Gramedia itu mengatakan, mengutip kata-kata dari pemiliki Facebook, situasi saat ini adalah pasca kebenaran. Maksudnya, tidak jelas mana yang benar dan mana yang salah, mana yang harus di percaya dan mana yang tidak.Maka salah satu cara atau solusinya adalah kita berkawan, kita berkumpul. Untuk apa? Untuk mencari solusi bersama. Siapa tahu, dengan berkumpul dan berorganisasi ini persoalan hidup bisa kita atasi.



Ditambahkan Jodhi, berorganisasi itu salah satu siasat untuk mempertahankan hidup. Itulah substansi dari kebudayaan, karena kebudayaan adalah siasat untuk mempertahankan hidup.



Jika anda menggunakan teknologi tapi tidak mempertimbangkan tradisi, maka anda tidak akan pernah kuat berdiri. Karena tradisi adalah akar dari kehidupan. Namun, jika anda hanya bertahan pada tradisi, dan tidak mempertimbangkan teknologi, maka siap-siaplah anda menjadi bangkai.



Jadi menurutnya, Ikatan Wartawan Online (IWO) ini di bayangkan jadi rumah yang nyaman bagi kita, rumah yang kondusif untuk kita bekerja, berkarya dan untuk berbagi. Karena zaman sekarang ini, orang berorganisasi untuk berbagi bukan lagi untuk mengejar kekuasaan.



Dunia pers ini sudah harus mempertimbangkan teknologi, agar bisa bertahan. Berapa banyak dari media cetak ini sudah mati. Bahkan media-media besar pun pendapatannya berkurang.



Diujung sambutan mas Jodhi sapaan akrabnya berpesan, dalam bekerja itu banyak ketawa, artinya kita nikmati hidup ini dengan banyak riang, maka bergembiralah dalam menjalankan organisasi ini. Jangan sampai berorganisasi kita tidak menghasilkan apa-apa.

Pada kesempatan itu, Jodhi Yudono resmi kukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Siak periode 2017-2022.



Sementara, Bupati Siak Syamsuar saat membuka dialog terbuka dengan tema Keterbukaan Informasi Publik dan Jurnalis, menyampaikan peran media sebagai mitra strategis Pemkab dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.



“Kami sangat senang dengan kehadiran dari IWO ini, karena media adalah mitra pemerintah daerah. Dan sebagai ujung tombak penyampaian informasi yang baik dan benar kepada masyarakat,” ujar Syamsuar.



Suami dari Misnarni itu menambahkan, pihak pemerintah bersama aparat penegak hukum mewanti-wanti tehadap isu-isu negatif yang dapat memecah belah persatuan, dan kesatuan NKRI.



Adapun susunan kepengurusan DPD IWO Kabupaten Siak periode 2017-2022 sebagai Ketua DPD IWO Siak Kavilah Sumarito (riauterkini.com), Sekertaris DPD IWO Siak Dwi Purwanto (riaukontras.com), Bendahara Masroni (riaurealita.com), Bidang-Bidang, Kaderisasi dan anggota Ketua Muhammad Taufik (tabloidlugas.com), Advokasi Bidang Hukum Ketua Jefrizal (prodesanews.com),

Ketua Fitriadi (mandiripos.com),

anggota Lastri (liputanriau.com).Acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB, berlangsung lancar walau sedikit tertunda dari jadwal yang telah ditentukan (tertunda selama satu jam). Namun, acara pengukuhan dan dialog terbuka tetap berlanjut hingga selesai.rilis/humas

Terganjal Anggaran, Kantor UPTD PU Tarcip Pusako Tidak Difungsikan Jadi Terbengkalai

Pusako (riauoke.com)- Kantor Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Tata Ruang Cipta Dan Karya  (TARCIP) di Kampung Pusako Kecamatan Pusako sangat memprihatinkan pasalnya,sejauh ini kantor tersebut tidak di Fungsikan lagi alias nonaktif sehingga,terbengkalai dan tidak terlihat satupun anggota pegawai di dalam kantor tersebut sehinga sudah ditumbuhi oleh banyaknya semak semak di seputaran lokasi Kantor itu.

Alfedri: Pramuka Menyiapkan Generasi Muda Terbaik Bangsa Yang Berahlak Mulia

Siak (riauoke.com)-Gerakan Pramuka menjadi penting dalam menyiaokan generasi muda  yang berkualitas,pembangunan siatu bangsa akan berhasil apa bila Sumber Daya Manusia nya umggul yang berdaya saing,cerdas ,berahlak, dan bertakwa.hal itu yang disampaikan Wakil Bupati Siak Alfedri ketika menjadi Pembina Apel Pramuka di Kecamatan Tualang, Jumat(18/8/17).




Alfedri mengatakan,gerakan Pramuka harus tetap di gelorakan sampaibke Gudep pqbgkalan terdepan dengan harapan kepada seluruh pembina pramuka selalu berupaya dalam memnerikan pembinaan kepada generasi muda,sesuai dengan Permendikbud No 64 tahun 2014 tentang Aktualisasi Gerakan Pramuka.

"sesuai dengan Tema di tahun ini,"mari kita bekerja untuk kaum muda,untuk berbuat yang terbaik untuk bangsa Indonesia",sehingga diharapkan untuk seluruh Pembina agar segala bentuk program kegiatan pramuka yang telah disusun bisa dipersiapkan,agar pramuka ini bisa menyiapkan ahlak budi pekerti yang baik bagi generasi muda penerus bangsa ini",harap Alfedri.

Ia juga berharap kedepan, prestasi yang telah di raih oleh Pramuka yang ada di Kabupaten Siak akan terus meningkat,baik di bidang prestasi pendidikan maupun prestasi dibidang kepramukaan.diahir acara dilakukannya penyerahan Penghargaan kepada Gugus Depan Tergiat sekolah yang berpangkalan di SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA , Kwatir Ranting Tualang oleh Wakil Bupati Siak Alfedri.[]ril/adiriansyah.


Masyarakat Kampung Dozan Mengucapkan Selamat HUT RI ke 72

PENGHULU KAMPUNG DOZAN

BESERTA STAF dan MASYARAKAT


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengucapkan Selamat menyambut HUT RI KE 72
17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2017

Ttd


F I R D AU S

Pjb Penghulu Kampung  Dozan

Masyarakat Kampung Berbari Mengucapkan Selamat HUT RI ke 72

PENGHULU KAMPUNG BERBARI

BESERTA STAF dan MASYARAKAT





 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengucapkan Selamat menyambut HUT RI KE 72
17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2017

Ttd


N I Z A M R I

Pjb Penghulu Kampung Berbari

Ini perkembangan Taman Teknologi Siak

Siak (riauoke.com)-Kepala  Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau, Kuntoro Boga Andri saat ditemui mengatakan Taman Teknologi Pertanian (TTP) Siak, yang berlokasi di kecamatan Sungai Mandau sudah berjalan selama dua tahun, namun pada pelaksanaannya berjalan pada bulan September 2016.



“Sejauh ini, kegiatan fisiknya ini sudah mencapai 50 persen, sedangkan untuk pembangunan sarana dan prasarana sudah 95 persen,” sebut Kuntoro, Jum'at (18/8) di kediaman Bupati.



Sementara sambung dia, untuk kegiatan teknis dan pembinaan dilapangan seperti pembenihan padi, bawang dan itik sedang berjalan (on going) sekitar 60 persen.



Kemudian dijelaskannya, akhir tahun 2018 semuanya sudah bisa diselesaikan, dan siap diserahkan ke pemerintah kabupaten Siak. Namun demikian pihaknya akan terus melakukan pendampingan guna memantau perkembangan TTP siak, jangan sampai terbengkalai dan tidak bermanfaat.



Kuntoro menambahkan, manfaat dari Taman Teknologi Tersebut tersebut adalah, bisa meningkatkan sumber daya manusia (petani) lokal, kemudian Kabupaten Siak akan memiliki sumber benih yang lebih dekat.



Selama ini kita mendatang benih padi dan bawang dari Jawa, tentunya perlu biaya yang besar terlebih lagi ada penyusutan. Jadi kalau pusat pembenihan sudah ada, otomatis biaya transportasi sudah tidak ada lagi.



Selain itu, kata dia, masyarakat akan lebih akses dengan jenis-jenis yang baru, dan perkembangan varietas yang sudah sangat baik.



Ini sudah terbukti, di Sungai Mandau itu dulu masih menggunakan varietas lokal. Dan saat ini mereka sudah banyak pilihan,  artinya kalau tidak cocok dengan yang ini bisa beralih ke yang lain.



Dan yang terpenting adalah, bagaimana TTP tersebut bisa melahirkan wirausaha. Calon wirausaha ini bisa belajar serta mandiri yang didukung dari pemkab untuk membuka pusat-pusat usaha baru. Namun, hakekatnya akan menjalin jaringan kuat terhadap semua komponen yang tujuannya membangun sistem pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih baik.rilis/humas

Bupati Syamsuar Hadiri Soft Launching TTP Siak

Siak (riauoke.com)-Bupati Siak Syamsuar, Jum’at (18/8) pagi, menerima Kepala  Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau, Kuntoro Boga Andri, di kediamannya usai rapat dengan sejumlah pimpinan OPD.




Kuntoro menyampaikan maksud kunjungannya tersebut adalah, untuk membahas masalah kebun percobaan yang akan di kelola oleh pihak BPTP Riau. Sekaligus membahas rencana soft launching Taman Teknologi Pertanian Siak, yang berlokasi di Sungai Mandau.



Kebun percobaan tersebut berlokasi di kampung Olak kecamatan Pusako. Sebelumnya pihak BPTP Riau mengajukan lahan kebun percobaan berada dekat dengan lokasi TTP. Namun karena keterbatasan lahan akhirnya dipindahkan ke Olak.



Kuntoro menjelaskan, lahan yang dibutuhkan oleh pihak BPTP sekitar 20 hektar lebih, untuk pengembangan semua jenis tanaman perkebunan, tanaman pangan, holtikultura dan sebagainya.



Sekarang lanjut Kuntoro, orientasi pengembangan pertanian lebih condong pada permintaan pasar, jadi bukan kita menanam apa, kemudian baru kita mencari pasarnya.



Ia menjelaskan, pihak BPTP sudah membuat pemetaan lokasi pertanian yang ingin dikembangkan. Artinya pihak Pemkab Siak ingin mengembangkan apa, lokasinya dimana, pihak BPTP sudah punya jawabannya.



"Maksudnya, kalo kita ingin mengembangkan bisnis pertanian, yang utamanya adalah pembenihan. Dan jika kita ingin mengembangkan pembenihan, harus dilokasi tersebut sebagai sentra pembenihannya," katanya.



Masih kata Kuntoro, misalnya kita ingin mengembangkan ubi atau kedelai, akan kita bangun pemasok, dan penangkar benih dilokasi tersebut.



Menanggapi hal itu, Bupati Siak menyambut baik atas tujuan dari BPTP Riau. Diceritakannya, di Kandis dan Tualang sudah ada pabrik tapioka, dan tentunya membutuhkan bahan bakunya.



"Inikan sebuah peluang bagi masyarakat, tinggal mencari jenis ubi yang cocok," kata Syamsuar. Artinya pihak pabrik pasti membutuhkan ubi sebagai bahan bakunya.



Disamping itu, ia meminta bantuan dari pihak BPTP agar dapat mengembangkan jenis tanaman baru yang dapat tumbuh dilahan gambut, selain nenas.



Ia menjelaskan, disela-sela lahan kebun sawit tersebut ditanami pohon kopi. Seperti yang telah di coba oleh petani di Rangsang, Kepulauan Meranti, kopinya tumbuh subur disana.



“Kalau ini berhasil dilakukan di Siak, tentunya ini menjadi solusi masalah replanting atau peremajaan sawit,” jelas Syamsuar.



Akhirnya pada kesempatan itu diputuskan soft launching Taman Teknologi Pertanian Siak pada tanggal 28 Agustus mendatang. Turut hadir menemani Bupati, Kepala Dinas Pertanian Budiman Shafari, Kepala Dinas Peternakan Perikanan Susilawati dan sejumlah staf dari BPTP Riau.rilis/adiriansyah





JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Juli 2018

NasDem Kampar Serahkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg Ke KPUD Kampar

NasDem Kampar Serahkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg Ke KPUD Kampar

Bangkinang Kota (riauoke.com) - DPD Partai NasDem Kampar antarkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg yang diminta...