Senin, 20 November 2017

Peluang Usaha Bangkitkan Ekonomi, Petani Ubi Balaraja Butuh Jonder

DURI (riauoke.com)-Sebagian besar masyarakat di Balairaja Kecamatan Pinggir, bertani ubi kayu dengan lahan mencapai 100 hektare.

Khususnya RT 02 RW 07,warga sibuk tanam ubi kayu bahkan sudah ada yang panen.

Demikian kabar disiarkan Ketua RT 02 Dalisman, Ahad (5/2/17) lalu di Jalan Bengkalis, Kelurahan Balairaja, Pinggir.

Menurutnya, hasil pertanian ubi kayu yang dikelola warga sangat subur dan sudah mulai panen.

Namun disebabkan pabriknya tidak ada di Pinggir,warga petani menjual produk lahan ke daerah Payakumbuh di daerah Sumatera Barat.

"Nilai yang diberikan untuk satu kilogram ubi kayu mencapai 800 hingga 1200 rupiah perkilogram," katanya.

Disebutkan Dalisman, ubi tidak bisa di jual di wilayah Duri sebab tidak ada pabrik.

"Pembeli datang langsung ke petani setelah ada kesepakatan harga jual ubi warga petani," ujarnya.

Sementara itu warga sudah ciptakan home industri dengan aneka macam jenis makanan dari ubi.

Selain gaplek dan opak ubi serta pakan ternak juga sudah membanjiri kawasan Balairaja.

Masyarakat petani di Balairaja atau umumnya di daerah kecamatan Pinggir,sangat mengharapkan adanya dukungan pemerintah.

"Selain butuh pupuk dan harga yang murah, dibutuhkan juga sebuah alat cangkul besar yang disebut Jonder. Selama ini sekali rental bernilai satu juta setengah untuk pemakaian sehari," ungkapnya.

Biaya yang dikeluarkan petani ubi selama proses awal,pupuk dan bibit untuk 1 hektare butuh biaya 20 juta hingga menghasilkan. []jonish

Daerah

Kamis 16 November 2017

FRPD Akan Gelar Diskusi Dana Desa

FRPD Akan Gelar Diskusi Dana Desa

Bangkinang Kota (riauoke.com)- Serikat rakyat miskin indonesia (SRMI), liga mahasiswa nasional demokrasi (LMND), dewan...

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Oktober 2017

Pemkab Siak Akan Bantu 12 Parpol Peseta Pemilu

Siak (riauoke.com) Pemerintah Kabupaten Siak akan memberikan bantuan keuangan kepada 12 partai politik peserta pemilu...