Minggu, 22 April 2018

Komisi Informasi Riau Gelar Rembuk Tranparansi Informasi se Sumatera

Pekanbaru (riauoke.com) Komisi Informasi Provinsi Riau menggagas pertemuan seluruh komisioner Komisi Informasi se Sumatera. Kegiatan yang baru pertama kali diadakan di Riau sejak Komisi Informasi berdiri direncanakan digelar tanggal 3 sampai 4 November mendatang di Hotel Pangeran Pekanbaru.
Ketua KI Riau, Zufra Irwan dalam siaran pers Kamis (26/10) di Pekanbaru menyebutkan, secara keseluruhan persiapan kegiatan yang bertajuk "Rembuk KI se Sumatera"  ini sudah dimatangkan." Insya Allah minimal para Ketua KI dan Wakil ketua se Sumatera sudah menyatakan siap untuk hadir," kata Zufra.


Dijelaskan Zufra, selain akan dihadiri oleh Komisioner KI se Sumatera, kegiatan ini nanti juga secara khusus menghadirkan utusan dari wilayah Sumatera dari LSM, NGO, yang bergerak dan peduli terhadap SDA, lingkungan dan LSM yang fokusnya terhadap pengelolaan anggaran Badan Publik.


Dikatakan Zufra, pertemuan regional KI se Sumatera ini digagas sebagai salah satu bentuk tugas dan tanggungjawabnya dalam mendorong terwujudnya transparansi informasi Badan Publik terhadap bidang tugas yang diemban.


"Nah dalam rembuk komisioner KI nanti kita akan fokus membahas dan menyikapi masalah aktual yang menjadi problema di wilayah Sumatera, yaitu pengolaan SDA, soal lingkungan, kehutanan dan perkebunan, khususnya soal tranparansinya. Kita inginkan masalah ini harus benar-benar ada transparansi informasi terhadap masyarakat. Bayangkan soal HGU saja menjadi hal yang dirahasiakn oleh dinas terkait, gak ada itu, soal ini hak rakyat untuk tahu, " ujar Zufra.


Selain itu dalam rembuk komisioner KI nanti, menurut Zufra, juga akan dibahas secara khusus pengelolaan anggaran oleh Badan Publik, termasuk kasus-kasus yang terjadi di wilayah provinsi masing-masing.

 

"Ya, tentu yang kita bahas terkait kepatuhan Badan Publik terhadap keterbukaan informasi. Apa lagi tingkat kepatuhan Badan publik kita di Riau masih banyak yang perlu dibenahi. Karena kegiatan ini nantinya diharapkan menghasilkan sebuah rumusan untuk direkomendasikan kepada pemerintah dan akan menjadi sebuah sikap KI se Sumatera," demikian menurut Zufra, pihaknya secara khusus akan mendatangKAN dua orang ahli  bidang ini, sekaligus menjadi fasilitator kegiatan.


"Karena kegiatan ini cakupanya wilayah Sumatera, kita nanti memang berharap Gubernur Riau bisa membuka acara ini nantinya secara resmi. Kita sudah sampaikan kegiatan ini kepada gubernur. Bahkan kepada Pak Sekda Riau kita juga sudah sampaikan secara resmi," tutur zufra. []rls

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Sabtu 21 April 2018

Bawaslu Seharusnya Copot Baliho "Salam 4 Jari"

Bawaslu Seharusnya Copot Baliho

Pekanbaru (riauoke.com)  Munculnya sejumlah baliho ukuran besar bertuliskan "Salam 4 Jari" dengan latar belakang warna...