Senin, 20 November 2017

Menunggu Kelahiran Kabupaten Rodas

Rokan Hulu (riauoke.com) Semangat mewujudkan Kabupaten Rokan Darussalam dipastikan ke depan akan mendapat dukungan besar dari publik, sekalipun sampai memasuki tahun 2012 tanda-tanda pemekaran terkesan   masih bungkam senada, tapi realisasinya sebutan Rodas semakin populer, dan tak mungkin bisa dibendung lagi.

 

 

Soalnya delapan  kecamatan yang   dulu mendukung Rodas tapi sering dibentur kepentingan  kini berharap 16 kecamatan yang ada Kabupaten Rohul agar dilepaskan dan dimekarkan menjadi kabupaten baru,  yakni, Kabupaten Rodas.

 

Tak bisa dipungkiri, sampai di era baru ini  masih terdapat wilayah di Rohul terkesan tersolir alias  bak daerah tempat jin pembuangan anak nun jauh di ujung dunia. Hanya lewat pemekaran  terbentuknya Rodas  akan ada  perubahan baru,  yakni, Kecamatan Kabun, Tandun, Ujungbatu, Rokan IV, Pendalian IV Koto,  Pagarantapah Darussalam, Kuntodarussalam, dan Bonaidarussalam.

 

Menunggu kelahiran Kabupaten Rodas sebenarnya prosesnya sudah terlalu lama bila dibandingkan dengan gaung pemekaran didaerah lain cepat dan pasti membawa perubahan total.  Tapi sebutan Rohul yang hampir mendunia karena 90% hutan rimbahnya telah hancur disulap menjadi perkebunan sawit  60% milik kapitalis,  dan selebihnya  milik masyarakat.

 

Tapi  hanya di Kecamatan Ujungbatu sangat berkembang pesat, dan bila dibandingkan dengan ibu kota Rohul, yakni Pasir Pangarian hanya beda tipis. Disamping masyarakatnya sudah campur baur dan tetap saling menghormati suku lainnya membuat warna kemajuan kota Kecamatan Ujungbatu dianggap oleh ragam pendatang sangat menjanjikan. Sifat dan sikap-sikap fanatik, kedaerah-daerahan sudah berubah menjadi persatuan dan kesatuan,  alhasil kecamatan Ujungbatu dianggap jauh paling bergengsi dibandingkan kecamatan tetangganya  masih megap-megap menuju perubahan.

 

Bupati Rohul, DrsH Achmad M.Si sudah memasuki dua priode menjadi orang nomor satu di Rohul, sebelum sangat diharapkan mampu membuka lapangan kerja jangka panjang di Rohul,  bak kata pepatah kuno nafsu besar tenaga kurang.

 

Achmad belum mewujudkan banyak janji-janji disaat kampanye tempo hari. Achmad masih saja terlihat disibukkan ingin membangun disiplin kinerja dijajarannya bagi yang neko-neko suka makan gaji buta. Hanya saja saat ini ngurus KTP, KK, surat dll tidak gratis lagi seperti saat  Achmad maju lagi calon bupati. Dan perlu dicatat dalam jumlah besar, bupati suka janji-janji manis buat rakyat telah membumi dalam negeri ini.

 

Tapi sebutan Achmad masih populer karena dianggap berani membuat terobosan baru penuh tantangan,  bahkan nama Achmad sempat mencuat bak selebritis papan atas,  karena pedagang sayur mendemonya.

 

Banyak sekali tentang sosok Achmad tak pernah ditulis koran-koran lokal Pekanbaru. Tapi tak ada satupun koran/media yang mengatakan, kalau Achmad dulunya dekat dengan orang nomor satu di Riau, tanpa bantuan beliau nama baik Achmad tak akan pernah ngetop seperti saat ini,  sekaligus Achmad dianggap pernah kepanasan disaat gema pemekaran Kabupaten Rokan Darussalam mencuat kepermukaan.

 

Semoga kali ini, menunggu kelahiran Kabupaten Rodas berjalan lempang demi terwujudnya pemeratan, dan bukan rakyat kelaparan karena kesenjangan. Kini masih membentang di Kabupaten Rokan Hulu.   []Ronggur Girsang

Daerah

Kamis 16 November 2017

FRPD Akan Gelar Diskusi Dana Desa

FRPD Akan Gelar Diskusi Dana Desa

Bangkinang Kota (riauoke.com)- Serikat rakyat miskin indonesia (SRMI), liga mahasiswa nasional demokrasi (LMND), dewan...

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Oktober 2017

Pemkab Siak Akan Bantu 12 Parpol Peseta Pemilu

Siak (riauoke.com) Pemerintah Kabupaten Siak akan memberikan bantuan keuangan kepada 12 partai politik peserta pemilu...