Minggu, 24 Pebruari 2019

Puskesmas Raksasa

GRATIS kesehatan selalu menjadi isu penting setiap ada hajatan pesta demokrasi. Tak peduli itu pemilihan bupati atau walikota, pemilihan anggota dewan sampai pemilihan presiden, isu ini selalu menjadi jualan paling seksi.




Meski pada kenyataanya sampai setakat ini, kesehatan masih menjadi barang langka dan jasa super mahal. Hanya golongan kaya dan pejabat yang bisa masuk rumah sakit sekelas Awal Bros atau Eka Hospital. Sementara pemerintah belum mampu memberikan pelayanan yang baik.

Mari kita lihat sejauh mana keberadaan RSUD Arifin Achmad, Jalan Hangtuah, Pekanbaru, yang menjadi rujukan bagi seluruh RSUD di 12 kabupaten dan kota se-Riau.

Saya sempat melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke rumah sakit ini, pada Selasa, 18 Juni 2013 lalu. Saya datang bersama rekan-rekan anggota Komisi D DPRD Provinsi Riau lainnya. Kening saya dibuatnya mengkerut.

Antrean di IGD (Instalasi Gawat Darurat) lamanya minta ampun, sementara pasien yang masuk kesini adalah mereka-mereka yang butuh penanganan cepat.

Di kamar-kamar, terlihat juga pasien membludak, gedung kelas 3 sudah tak layak. Gedung kelas 1 penuh sesak terisi pasien kelas 3, sementara pasien kelas 1 komplain karena ruangan harus di kelas VIP kena tambahan biaya. Pusing.

Saya juga sempat ngonbrol-ngobrol dengan pasien yang tengah terbaring lemas, termasuk dengan keluarga pendamping. Ya rata-rata mereka punya keluhan yang tak sedap didengar. Sasaran kritikan di antaranya ruang pelayanan rawat, termasuk kuantitas tenaga perawat.

Hal ini memang langsung diakui Ibuk Dirut RSUD Arifin Ahmad, Dra Yulwiriati. Mereka dihadapkan dengan jumlah pasien yang mencapai rata-rata seribu orang, sementara jumlah perawat dan tenaga medis sangat terbatas. Ini jelas masalah.

Saya mendengar dengan cermat apa yang dijelaskan saudari Yulwiriati ini. Beliau mengatakan, terbatasnya ruang ICU yang hanya 7 ruang, tentu akan menghambat tindakan medis. Sebab apabila terjadi lonjakan pasien dan butuh perawatan khusus di ICU, RSUD Arifin Ahmad tidak dapat menampung. Terlebih jumlah dokter juga masih kurang.

Mendengar penjelasan itu, kening saya makin mengkerut. Tapi apa mau dikata, rumah sakit ini harus tetap jalan. RSUD Arifin Ahmad dengan fasilitas yang ada, tetap harus memfungsikan pelayanan kepada masyarakat sebagai mana biasanya.

Kemudian sebagai perbandingan, saya dan teman-teman dari Komisi D, juga sempat mampir di Rumah Sakit Awal Bros. Empat jempol kita dapatkan dari sini. Kami tidak menemukan banyak keluhan. Berbanding lurus, kualitas dan alat medis yang mereka miliki cukup baik.

Pasien ditangani dengan profesional. Bahkan, pihak rumah sakit menegaskan, Awal Bros dengan konsisten dan berkomitmen mengikuti dan mentaati aturan yang ditetapkan Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Kondisi ini jelas berbanding terbalik dengan temuan yang kita dapatkan di RSUD Arifin Achmad.

Ya, ini fakta lapangan yang kita temukan. Jelas sebuah fakta yang tak bisa dibungkus-bungkus. Serapat apapun bungkusannya, suara rakyat pasti akan bunyi, kalau memang mereka dirugikan atau merasa jauh dari kepuasan atas sebuah pelayanan yang didapatkan.

Itu artinya, Pemerintah Provinsi Riau harus berani melakukan terobosan besar dengan dukungan alokasi anggaran yang memadai, agar bisa mengimbangi apa yang dimiliki rumah sakit swasta. Jika tak ada yang berani, maka selamanya pelayanan untuk pasien tidak akan pernah maksimal.

Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan RSUD kini malah makin anjlok bahkan justru sampai pada titik anti pati. Mereka masuk RSUD karena keterpaksaan dan tak punya pilihan lain. Kalau mungkin mereka sedikit saja punya duit lebih, mencium bau RSUD saja mungkin tidak mau. Hehe, segitunya.

Mungkin masuk akal. Sebab RSUD Arifin Achmad tak ubahnya seperti Puskesmas Raksasa. Ribuan pasien dari 12 kabupaten kota menumpuk di sini. Sementara kesiapan pelayanan jauh dari harapan.

Untuk itu dibutuhkan Gubernur baru yang berani membenahi RSUD, diantaranya dengan membangun gedung dan prasarana yang terpadu. Gedungkelas 3 RSUD yang ada sekarang sudah tidak layak pakai lagi.

Ya Gubernur baru berani ngak buat gebrakan. Jika benar- benar inginberikan gratis berobat maka bongkarlah RSUD diganti bangunan baru. Atau gedung lama tetap dimanfaatkan sebagai rumah singgah bagi keluarga pasien.

Sebenarnya, dilihat dari anggaran RSUD mempunyai 2 sumber dana: APBD dan BLUD. Maknanya RSUD Arifin Achmad punya kemampuan yang memadai untuk memberikan pelayanan maksimal terhadap pasien.

Secara alokasi anggaran RSUD pada tahun 2013 mencapai Rp 334 miliar. Dengan rincian untuk biaya tak langsung sebesar Rp 81 miliar dan belanja langsung Rp 253 miliar. Ini jelas dana yang tidak sedikit.

Idealnya jika dana itu sungguh-sungguh digunakan, pelayanan yang diharapkan jelas bisa didapatkan.

Tarlepas dari itu, kedepan jika RSUD Arifin Achmad sudah di lengkapi gedung bedah central yang sekarang sedang dibangun, dan gedung kelas 3 sudah bisa difungsikan sesuai peruntukannya, maka tidak ada lagi alasan pihak RSUD tidak dapat memberikan pelayanan yang memadai.

Tapi sayang, persolannya gedung bedah central yang sudah dibangun terpaksa mangkrak karena ulah rekanan yang tak bertanggung jawab. Akibatnya gedung yang seharusnya selesai tahun anggaran 2013 ini, terpaksa harus terbengkelai.

Disamping itu juga harus di benahi mekanisme rujukan dari kabupaten kota dalam penanganan pasien. Akibat tidak tertatanya pasien rujukan dari RSUD kabupaten kota maka RSUD Arifin Achmad seakan menjadi puskesmas raksasa tempat penampungan pasien dari 12 kabupaten dan kota.

Jika di cermati terkesan RSUD daerah malah lempar tanggungjawab. Pasien yang sebenarnya bisa di atasi di daerah masingmasing, main rujuk saja ke provinsi. Parahnya lagi ada kota madya di Riau yang tak punya RSUD. Begitu ada warganya sakit, main lepar saja ke RSUD miliki Pemerintah Provinsi Riau, RSUD Arifin Achmad.

Soal keluhan pasien ini memang sudah menjadi rahasia umum. Jangankan orang sakit, orang sehatpun yang datang ke RSUD bisa terkena sakit. Bukan akibat tertular virus tetapi karena melihat kondisi gedung yang tak layak. Untuk mendapat pelayanan harus antri panjang tersebab peralatan yang kurang.

Jumlah perawat dan dokter yang tak ideal dengan jumlah pasien, tunjangan yang tak memadai menambah kompleknya persoalan. Bagaimana perawat dan dokter di paksa tersenyum ramah, sementara jumlah dan tunjangan tak sebanding dengan membludaknya pasien.

Belum lagi yang dihadapi oleh RSUD berbeda pangsa pasar dengan yang dihadapi rumahsakit swasta sekelas Awal Bros atau Eka Hospital. Pasien yang datang ke RSUD rata-rata dari masyarakat miskin dengan berbekal kartu Jamkesda atau Jamkesmas, sedangkan pasien yang datang ke Rumah Sakit Swasta adalah golongan orang-orang berduit.

Perbedaan pasien bukan berarti dapat menjustfikasi RSUD pantas dengan stempel miskin maka pelayanan kurang simpatik. Karena sejatinya memang RSUD bukanlah berorientasi untuk bisnis tapi untuk memberikan pelayanan masyarakat dengan biaya yang ditanggung pemerintah. Semoga saja gubernur terpilih ini, menjadikan persoalan RSUD Arifin Achamd, menjadi momentum yang tepat untuk mengujinya menjadi pemimpin yang memang pantas dipilih rakyat. [] Bagus S (rbc)

Selasa, 25 Des 2018

Pilih Aktor Sosial Bukan Aktor Politik

Pilih Aktor Sosial Bukan Aktor Politik

Persepsi selama ini yang dimaksud Aktor adalah orang yang bekerja dalam seni pertunjukan yang mendapat peran utama dalam melakoni sebuah cerita, seperti aktor film atau aktor sinetron. Aktor adalah panggilan...

Kamis, 10 Mei 2018

Balimau Kasai "Jadikan" Sebagai Agenda Wisata

Balimau Kasai

Bangkinang  (riauoke.com): Pemerintah Kabupaten Kampar Komit dengan agenda Balimau Kasai yang merupakan salah satu iven wisata religi tahunan di Kabupaten Kampar, hal ini sudah dikenal oleh masyrakat luas di Riau,...

Senin, 18 Des 2017

Pilkada Pertarungan antar Cukong

Pilkada Pertarungan antar Cukong

​Kalau meminjam pengertian demokrasi menurut Prof. Sidney Hook (Mahaguru Filsafat New York University) yang mengatakan  suatu bentuk pemerintahan di mana keputusan-keputusan penting pemerintah atau garis kebijaksanaan di belakang keputusan-keputusan tersebut...

Selasa, 28 Nov 2017

Mahasiswa Kampar Jangan Apatis, harus Optimis

Mahasiswa Kampar Jangan Apatis, harus Optimis

Kalangan mahasiswa di Riau walkhusus Kampar saat ini dianggap cenderung apatis. Mereka tidak melakukan pergerakan, selama persoalan yang terjadi tidak mengganggu kepentingan mereka. Kondisi itu disebabkan mahasiswa sudah merasa relatif...

Sabtu, 11 Nov 2017

Meli Sehati: Pendidikan Maju Melalui Proses Kerjasama

Pendidikan membutuhkan sebuah ikhtiar besar dari sebuah unity yang tergabung oleh sebuah lembaga pendidikan atau sekolah di sana terdapat kerjasama erat tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta orang tua termasuk...

Rabu, 18 Okt 2017

Pilkada 2018: Duel Mahal dan Paling Akbar

Pilkada 2018: Duel Mahal dan Paling Akbar

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, anggaran Pilkada 2018 telah disepakati yaitu Rp 11,4 triliun. Anggaran ini untuk membiayai pelaksanaan pilkada di 171 daerah.

Selasa, 10 Okt 2017

Konstelasi Politik Menjelang Pilgub Riau 2018

Konstelasi Politik Menjelang Pilgub Riau 2018

Mencermati dinamika politik jelang pemilihan gubernur (Pilgub) Riau tidak bisa terlepas dari peta dan warna politik nasional terutama pasca meleburnya Koalisi Merah Putih (KMP) pendukung Prabowo Subianto dengan Koalisi Indonesia...

Rabu, 04 Okt 2017

Peran Seorang Guru Dalam Pendidikan

Peran Seorang Guru Dalam Pendidikan

Guru menurut UU No 14 tahun 2005 adalah pendidikan porfesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilia dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan...

Pekanbaru

Senin, 21 Jan 2019

Penyerahan Program Indonesia Pintar, Sampai Tahap III Pelajar Kampar Terima Sebanyak 9.319

Penyerahan Program Indonesia Pintar, Sampai Tahap III Pelajar Kampar Terima Sebanyak 9.319

Pekanbaru (riauoke.com)- Penyaluran Kartu Indonesia pintar oleh Pemerintah RI melalui Kementerian Agama RI bagi  siswa siswi  Pondok Pesantren, Madrasah sampai...

Kabupaten Bengkalis

Sabtu, 23 Feb 2019

Dinkes dan KNPI Pelalawan Gelar Baksos di Bandar Seikijang

Dinkes dan KNPI Pelalawan Gelar Baksos di Bandar Seikijang

Bandar Seikijang (riauoke) Dinas Sosial dan KNPI Pelalawan menggelar bakti sosial di Kecamatan Bandar Seikijang, tepatnya di Desa Kiyap Jaya,...

Jumat, 22 Feb 2019

Junaidi kembali Pimpin Ketua Komite SMAN I Bandar Seikijang

Junaidi kembali Pimpin Ketua Komite SMAN I Bandar Seikijang

Pelalawan (riauoke.com) Pembubaran ketua komite yang lama dan memilih kembali ketua komite yang baru SMAN I Bandar Seikijang Jumat 22...

Jumat, 22 Feb 2019

Di Tahun Politik Semua Masyarakat Sekijang Harus bersinerji

Di Tahun Politik Semua Masyarakat Sekijang Harus bersinerji

Sekijang (riauoke.com) Silaturahmi Lurah dengan tokoh masyarakat, Ninik Mamak dan perangkat kelurahan sekijang Jumat 22 Februari 2019 dihadiri Camat Bandar...

Jumat, 22 Feb 2019

Lurah Sekijang Gelar Silaturahmi dengan Ninik Mamak Setempat

Lurah Sekijang Gelar Silaturahmi dengan Ninik Mamak Setempat

Sekijang (riauoke.com) Setelah kemarin menggelar gotong royong membersihkan kantor barunya, hari ini Jumat (22/02/19), Yasri Budu menggelar silaturahmi dengan ninik...

Kamis, 21 Feb 2019

Jelang Silaturahmi, Lurah Sekijang Gelar Goro

Jelang Silaturahmi, Lurah Sekijang Gelar Goro

Sekijang (riauoke.com) Lurah Sekijang H Yasri Budu, SPd menggelar gotong royong di halaman kantornya, Kamis (21/02/2019) bersama sejumlah anggota Karang...

Rabu, 20 Feb 2019

Warga Desa Muara Petai Kuansing Berharap Jalan Mereka Diaspal Pemerintah

Warga Desa Muara Petai Kuansing Berharap Jalan Mereka Diaspal Pemerintah

Teluk Kuantan (Riauoke.com) Jalan menuju ke Desa Muara Petai,  Kecamatan Pucuk Rantau sangat memprihatinkan. Kalau musim hujan becek berlumpur dan...

Rabu, 20 Feb 2019

Susun RKPD, Pemcam Bandar Seikijang Gelar RKPD

Susun RKPD, Pemcam Bandar Seikijang Gelar RKPD

Bandar Seikijang (riauoke.com) Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Bandar Seikijang Musrenbang penyusunan RKPD 2020, Rabu (20/02/2019), dengan tema Meningkatkan Keamanan dan  Ketentraman...

Sabtu, 16 Feb 2019

Keltan Harapan Jaya Desa Tambang, Kampar, Lakuan Uji Coba Panen Jagung

Keltan Harapan Jaya Desa Tambang, Kampar, Lakuan Uji Coba Panen Jagung

Pekanbaru (riauoke.com) Kelompok Tani Harapan Jaya di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Sabtu (16/02/2019) melakukan uji coba panen...

Sabtu, 16 Feb 2019

Costumer Gathering, 15 Keunggulan Product Baru Xenia Untuk Sahabat Impian Keluarga

Costumer Gathering, 15 Keunggulan Product Baru Xenia Untuk Sahabat Impian Keluarga

Duri,Riau,"riauoke.com - Seiring perkembanngan zaman otomotif di dunia ini, Capella Medan Daihatsu Cabang Duri juga memperkenalkan Grand New Xenia dengan...

Jumat, 15 Feb 2019

Polsek Mandau Ringkus Perempuan Muda dan Tiga Pria Terduga Penyalah Gunaan Narkotika

Polsek Mandau Ringkus Perempuan Muda dan Tiga Pria Terduga Penyalah Gunaan Narkotika

Duri,Riau,"riauoke.com – Masyarakat Kota Duri sudah sangat gelisah melihat dan membaca berita pelaku dugaan Narkotika yang hampir setiap harinya terjaring...

Kabupaten Pelalawan

Sabtu, 23 Feb 2019

Dinkes dan KNPI Pelalawan Gelar Baksos di Bandar Seikijang

Dinkes dan KNPI Pelalawan Gelar Baksos di Bandar Seikijang

Bandar Seikijang (riauoke) Dinas Sosial dan KNPI Pelalawan menggelar bakti sosial di Kecamatan Bandar Seikijang, tepatnya di Desa Kiyap Jaya,...

Kabupaten Rokan Hulu

Rabu, 13 Feb 2019

Semarak Olahraga di Rohul, Sekda Buka Open Turnamen Sepak Bola Kades Tandun CUP I

Semarak Olahraga di Rohul, Sekda Buka Open Turnamen Sepak Bola Kades Tandun CUP I

Rohul (riauoke.com)- Sekretaris Daerah kabupaten Rokan Hulu, H. Abdul Haris, S.Sos. M.Si membuka open turnamen sepak bola piala bergilir Kades...

Kabupaten Meranti

Kamis, 16 Agus 2018

Wakil Bupati Meranti Buka Sosialisasi Kabupaten Program Pamsimas III Tahun 2018

Meranti (riauoke.com) Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Kabupaten Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III...

Kabupaten Rokan Hilir

Kamis, 10 Jan 2019

Peredaran Narkoba Masih Marak di Rokan Hilir

Rokan Hilirr (riauoke.com) Satnarkoba Polres Rohil kembali mengungkap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis Sabu- sabu di Jalan...

Kabupaten Inhu

Jumat, 31 Agus 2018

Diserahkan, Bantuan PWI Riau untuk Pondok Tahfiz Talang Mamak Binaan UAS

Diserahkan, Bantuan PWI Riau untuk Pondok Tahfiz Talang Mamak Binaan UAS

RANTAULANGSAT (riauoke.com)- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menyerahkan donasi bantuan untuk Pesantren Tahfiz Talang Mamak, Jumat (31/8/2018) pagi.Donasi itu...

Kabupaten Inhil

Selasa, 11 Des 2018

Pemimpin Baru Kemenag Inhil, H Harun SAg Mpd

Pemimpin Baru Kemenag Inhil, H Harun SAg Mpd

Pekanbaru riauoke.com - Bertempat di Aula Utama Lantai II Kanwil Kemenag Riau, berlangsung acara pelantikan terhadap pejabat administrasi Eselon III....

Kabupaten Kuansing

Rabu, 20 Feb 2019

Warga Desa Muara Petai Kuansing Berharap Jalan Mereka Diaspal Pemerintah

Warga Desa Muara Petai Kuansing Berharap Jalan Mereka Diaspal Pemerintah

Teluk Kuantan (Riauoke.com) Jalan menuju ke Desa Muara Petai,  Kecamatan Pucuk Rantau sangat memprihatinkan. Kalau musim hujan becek berlumpur dan...


DAERAH PENDIDIKAN
CONTACT INFO

Jalan Parit Indah Grand Sudirman No 6
Phone: 08127513007 Fax: ..........
Email: redaksi_riauoke@yahoo.com
Pekanbaru, Provinsi Riau.

EKONOMI OLAHRAGA
HUKUM GALERI FOTO
POLITIK OPINI
TRAVELLING PEMILU
 

COPYRIGHT © 2018 RIAUOKE.COM, ALL RIGHT RESERVED