Selasa, 09 Maret 2021

Mahasiswa Kampar Jangan Apatis, harus Optimis

Kalangan mahasiswa di Riau walkhusus Kampar saat ini dianggap cenderung apatis. Mereka tidak melakukan pergerakan, selama persoalan yang terjadi tidak mengganggu kepentingan mereka. Kondisi itu disebabkan mahasiswa sudah merasa relatif nyaman, sehingga bersikap individualis. Apatis artinya acuh atau masa bodoh. Mahasiswa yang apatis berarti mahasiswa yang tidak memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.



Disaat carut-marutnya Negri, mahasiswa seakan terbungkam dengan aktivitas akademisnya. Mereka lebih suka diam dan hanya melihat dari kejauhan bagaimana kondisi negeri saat ini. Kemana mahasiswa ketika melihat korupsi merajalela? Kemanakah mereka ketika melihat rakyat menjerit menderita karena harga kebutuhan hidup semakin melambung? Yah, mahasiswa sedang sibuk belajar, mahasiswa sedang sibuk praktikum dan penelitian, mahasiswa sedang sibuk banyak tugas.



Dimana mahasiswa yang sering diidentikkan dengan sebutan agent of change dan iron stock atau yang lainnya yang selalu ada digarda terdepan dengan gerakan-gerakan massif dan progressifnya ternyata bersikap apatis (tidak mau tahu).
Sikap apatis mahasiswa dalam melihat kondisi sekitarnya secara fakta dan realita yang menyangkut masa depan bangsa dan negeri ini serta keberadaan orang banyakpun sudah merajalela tertanam dalam diri mahasiswa hari ini. Sungguh tragis, kepekaan dan sikap kritis yang seharusnya menjadi life style, mind style dan paradigma idealis para mahasiswa dalam berfikir kini malah justru dilupakan bahkan ditinggalkan. Jiwa reformis dan revolusioner seakan menghilang dalam sanubari hati nurani mahasiswa sebagai kaum intelektual muda yang akan menjadi iron stock (cadangan dimasa depan) baik berupa ide dan konsep pemikirannya, kontribusi dan kerja-kerja nyatanya




Sejatinya mahasiswa sudah terjajah oleh budaya luar sperti  perilaku hedonis dengan budaya konsumerisme yang sering dilakukan para mahasiswa dengan mengatasnamakan modernitas dan life style seakan-akan menyempurnakan sikap dan kondisi mahasiswa hari ini yaitu apatis dan hedonis sehingga menghasilkan sifat-sifat personal yang kerdil yaitu individualistik apatis-hedonis life style. Mementingkan diri sendiri tidak peduli dengan keadaan yang ada, kondisi sekitar juga orang lain, miskin ide, mudah frustasi, bertingkah laku bodoh dan semaunya. Itulah sifat dan sikap yang terlihat dalam diri mahasiswa hari ini.




Pengaruh gaya hidup hedonisme dilingkup mahasiwa ini telah merubah banyak aktivititas mahasiswa sebagai kaum intelektual, yang mana dulu tugas mereka sibuk belajar, mengkritisi para penguasa dan memperjuangkan hak rakyat, namun kini kegiatan mereka justru condong ke arah kegitan yang berbau kesenangan. Pergeseran perilaku ini tak bisa dilepaskan dari pengaruh arus globalisasi sehingga cenderung sangat sulit untuk dibendung.



Peran organisasi saharusnya mampu memberikan kesibukan positif kepada mahasiswa agar tidak terjebak pada apatisme. Kegiatan-kegiatan sosial seperti bakti sosial atau kegiatan yang kompetitif seperti lomba menulis dan sebagainya diharapkan mampu untuk membangunkan kembali jiwa dan pikiran mahasiswa yang telah lama tertidur dalam zona nyaman. Sehingga mereka mampu untuk berpikir kreatif, inovatif, dan kritis terhadap keberadaan lingkungan sosialnya namun sayangnya mahasiswa hari ini seperti anti pati dengan organisasi.



Berdasarkan penjelasan di atas,  Kita perlu berinstropeksi diri dan menyadari peran kita sebagai agen perubahan sekaligus penyambung lidah rakyat. Sebagaimana yang kita ketahui, mahasiswa adalah calon-calon pemegang estafet kepemimpinan bangsa. Jangan sampai virus-virus apatis menyebar menggerogoti jiwa dan pikiran calon pemimpin bangsa. Untuk itu, jika kita masih mengaku cinta dan peduli dengan negri ini. Buanglah jauh-jauh sikap apatis tersebut dalam pikiran kita. Caranya yaitu  dengan mengasah ketajaman berpikir, kritis dan peduli dengan lingkungan sekitar dalam leburan organisasi yang progressif sehingga akan tercipta negri yang berkemajuan karena sejatinya jika mahasiswa kritis maka rakyat akan sejahtera.

 

Penulis: Rido Mukhti Mahasiswa Universitas Pahlawan.

Minggu, 06 Okt 2019

Pertelagahan Batik Nasional : Batik, Warisan Budaya Kerajaan Muara Takus

 Pertelagahan Batik Nasional : Batik, Warisan Budaya Kerajaan Muara Takus

BATIK, adalah kain khusus buatan (kerajinan) Indonesia. Bahkan United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), memutuskan bahwa pemilik batik "yang sah" adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia.Meski negara-negara lain...

Sabtu, 29 Jun 2019

Hari Pers Nasional 9 Februari Sejarah Panjang Peninggalan Rezim Orba, De Express-Indonesische Persbureau 1913 Sejarah yang Terlupa

Hari Pers Nasional 9 Februari Sejarah Panjang Peninggalan Rezim Orba, De Express-Indonesische Persbureau 1913 Sejarah yang Terlupa

Hari Pers Nasional (HPN) diselenggarakan setiap tanggal 9 Februari bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia, berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985. Keputusan Presiden Soeharto pada 23...

Sabtu, 20 Apr 2019

Pilih Aktor Sosial Bukan Aktor Politik

Pilih Aktor Sosial Bukan Aktor Politik

Persepsi selama ini yang dimaksud Aktor adalah orang yang bekerja dalam seni pertunjukan yang mendapat peran utama dalam melakoni sebuah cerita, seperti aktor film atau aktor sinetron. Aktor adalah panggilan...

Kamis, 10 Mei 2018

Balimau Kasai "Jadikan" Sebagai Agenda Wisata

Balimau Kasai

Bangkinang  (riauoke.com): Pemerintah Kabupaten Kampar Komit dengan agenda Balimau Kasai yang merupakan salah satu iven wisata religi tahunan di Kabupaten Kampar, hal ini sudah dikenal oleh masyrakat luas di Riau,...

Senin, 18 Des 2017

Pilkada Pertarungan antar Cukong

Pilkada Pertarungan antar Cukong

​Kalau meminjam pengertian demokrasi menurut Prof. Sidney Hook (Mahaguru Filsafat New York University) yang mengatakan  suatu bentuk pemerintahan di mana keputusan-keputusan penting pemerintah atau garis kebijaksanaan di belakang keputusan-keputusan tersebut...

Selasa, 28 Nov 2017

Mahasiswa Kampar Jangan Apatis, harus Optimis

Mahasiswa Kampar Jangan Apatis, harus Optimis

Kalangan mahasiswa di Riau walkhusus Kampar saat ini dianggap cenderung apatis. Mereka tidak melakukan pergerakan, selama persoalan yang terjadi tidak mengganggu kepentingan mereka. Kondisi itu disebabkan mahasiswa sudah merasa relatif...

Sabtu, 11 Nov 2017

Meli Sehati: Pendidikan Maju Melalui Proses Kerjasama

Pendidikan membutuhkan sebuah ikhtiar besar dari sebuah unity yang tergabung oleh sebuah lembaga pendidikan atau sekolah di sana terdapat kerjasama erat tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta orang tua termasuk...

Rabu, 18 Okt 2017

Pilkada 2018: Duel Mahal dan Paling Akbar

Pilkada 2018: Duel Mahal dan Paling Akbar

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, anggaran Pilkada 2018 telah disepakati yaitu Rp 11,4 triliun. Anggaran ini untuk membiayai pelaksanaan pilkada di 171 daerah.

Pekanbaru

Sabtu, 06 Mar 2021

Jumat Berkah, Anak Asuh Rumah Yatim Riau Berbagi Makanan untuk Anak Yatim Dhuafa Lainnya

Jumat Berkah, Anak Asuh Rumah Yatim Riau Berbagi Makanan untuk Anak Yatim Dhuafa Lainnya

Pekanbaru (riauoke.com) Jumat (5/3) sore, Anak Asuh Rumah Yatim Cabang Riau membagikan 40 paket makan malam untuk anak yatim dan...

Pelalawan

Sabtu, 20 Feb 2021

Wabup Pelalawan dan Bupati Terpilih Hadiri Peresmian Lapangan Silat Podang Pengean

Wabup Pelalawan dan Bupati Terpilih Hadiri Peresmian Lapangan Silat Podang Pengean

Bandar Seikijang (riauoke.com)- Wakil Bupati Pelalawan H Zardewan meresmikan Lapangan Silat Podang Pengean di Kelurahan Sekijang sekaligus mengukuhkan Datuk H.Salim...

Siak Sri Indrapura

Minggu, 22 Nov 2020

Tanam Cabe dan Bawang, Pria Siak Ini Sukses Menjadi Petani

Tanam Cabe dan Bawang, Pria Siak Ini Sukses Menjadi Petani

Siak (riauoke.com) Banyak yang beranggapan jadi petani itu tidak bisa membuat seseorang sukses karena di nilai hanya pekerjaan yang tidak...

Bengkalis

Sabtu, 06 Mar 2021

Jumat Berkah, Anak Asuh Rumah Yatim Riau Berbagi Makanan untuk Anak Yatim Dhuafa Lainnya

Jumat Berkah, Anak Asuh Rumah Yatim Riau Berbagi Makanan untuk Anak Yatim Dhuafa Lainnya

Pekanbaru (riauoke.com) Jumat (5/3) sore, Anak Asuh Rumah Yatim Cabang Riau membagikan 40 paket makan malam untuk anak yatim dan...

Jumat, 05 Mar 2021

Dilaksanakan Juni Mendatang, PWI Riau Buka Penerimaan Anggota Baru

Dilaksanakan Juni Mendatang, PWI Riau Buka Penerimaan Anggota Baru

Pekanbaru (riauoke.com)-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau akan melakukan penerimaan anggota baru yang dilaksanakan pada Juni 2021 mendatang. Pelaksanaan penerimaan...

Rabu, 03 Mar 2021

Berikan Motivasi, Kapolda dan Istri Ikut Berjibaku Padamkan Karhutla di Tanjung Kapal-Rupat Bengkalis

Berikan Motivasi, Kapolda dan Istri Ikut Berjibaku Padamkan Karhutla di Tanjung Kapal-Rupat Bengkalis

Bengkalis (riauoke.com) - Berdasarkan hasil pantauan aplikasi Dashboard Lancang Kuning pada Rabu (3/3/2021) terdapat 7 (tujuh) lokasi titik Hot Spot...

Minggu, 28 Feb 2021

Didukung sebagai Ketua KTNA Riau, Yusri Dt. Bandaro Mudo terpilih Secara Aklamasi

Didukung sebagai Ketua KTNA Riau, Yusri Dt. Bandaro Mudo terpilih Secara Aklamasi

Pekanbaru (riauoke.com)- Gubernur Riau H Syamsuar membuka acara Rembug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Riau yang dilaksanakan dari...

Minggu, 28 Feb 2021

Kini, Donasi Melalui Rumah Yatim Bisa Lewat Qris

Kini, Donasi Melalui Rumah Yatim Bisa Lewat Qris

Pekanbaru (riauoke.com) QRIS (Quick Response Indonesia Standard) adalah Metode transaksi pembayaran dengan menggunakan Scan kode QR yang sudah distandardisasi oleh...