Minggu, 16 Desember 2018

Di Kampung Nenek Moyang Istri, Cagubri Syamsuar Mendapat Dukungan Penuh

Kampar (riauoke.com) Calon Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, bersama istri Hj Misnarni serta keluarga dekatnya yang lain, dihadapkan dengan masyarakat Desa Lingkungan Body, Kelurahan Pulau, Kabupaten Kampar, yang merupakan anak kemanakannya ataupun Sumondo (ipar), Senin (9/4/2018).

Kampanye dialogis itu terkesan reuni keluarga sekampung, pantun dan bahasa-bahasa tunjuk ajar menghiasi helat di rumah Ali Akbar, Sumando Syamsuar.

Di Kampung inilah Syamsuar mendapat “gelar kehormatan” Sumondo yang melekat lantaran nenek moyang istrinya berasal dari Desa Lingkungan Body, Kelurahan Pulau.

Pada kesempatan itu, Syamsuar sangat tersanjung dan bangga sebagai Sumondo di kampung ini. Apalagi dukungan masyarakat untuk dia maju sebagai calon Gubernur Riau begitu tulus, karenanya jika nantinya diamanahkan menjadi Gubernur Riau Bupati Siak yang sedang menjalani masa cuti ini mohon kiranya menasehati dirinya.

Syamsuar bersama istri, Misnarni (baju coklat) saat dihadapkan dengan keluar di Desa Lingkungan Body.

“Mohon maaf juga jika saya tidak paham dengan adat istiadat dan kurang bertempat dalam memimpin serta menanggapi aspirasi dari Sumondo yang ada di Lingkungan Body, Kelurahan Pulau, Kampar ini,” ucap Syamsuar.

Erwin, salah seorang warga mengatakan, dukungan penuh warga tak diragukan lagi untuk Sumondo Syansuar. Untuk memenangkan Syamsuar di Kampar dia membentuk sahabat koalisi yang isinya anak muda dan kader Parpol.

“Dengan kondisi harga getah pada saat ini, perekonomian warga sangat sulit sementara anak-anak Kampar banyak yang pintar sehingga ada 6.000 pelajar yang perlu bea siswa. Kirannya hal ini tolong diperhatikan,” ucap Erwin.


Menjawab aspirasi ini, Syamsuar menyebutkan, program kerjanya jika nantinya dipercaya menjadi sebagai Gubernur Riau, dunia pendidikan menjadi perhatiannya.

“Perhatian dunia pendidikan adalah mimpi saya dengan Edy Natar Nasution karena dengan SDM yang berkualitaslah kita bisa membangun Riau ke depannya lebih baik lagi,” ungkap Syamsuar.

Perhatian terhadap dunia pendidikan ini tidak hanya pada wajib mengecap pendidikan 12 tahun, tapi Syamsuar juga berniat memberi bea siswa kepada pelajar yang kurang mampu namun punya prestasi yang baik. Sehingga mendapat kesempatan yang sama dengan mereka yang secara ekonomi berkecukupan. Ril

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Rabu 12 Desember 2018

Wadahi Potensi Kaum Muda, PPI Kampar Gelar Turnamen Futsal

Bangkinang (riauoke.com) Untuk mewadahi para pecinta olah raga futsal di Kampar, Persatuan Paskibraka Indonesia (PPI)...

Politik

Kamis 13 Desember 2018

Anggota DPRD Bengkalis Tinner Wetbet Tumanggor Kunjungi Konstituennya di Mandau

Anggota DPRD Bengkalis Tinner Wetbet Tumanggor Kunjungi Konstituennya di Mandau

Bengkalis/Duri (Riauoke. Com) Anggota DPRD Bengkalis Tinner Wetbet Tumanggor dari Partai PKPI mengikuti rapat perangkat...