Sabtu, 25 November 2017

Pendukung Amin-Saleh Goyang Bangkinang Kota

BANGKINANG (riauoke.com) - Bukti kekuatan dukungan masyarakat untuk pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar nomor urut 1 di ibu kota Kabupaten Kampar, Kota Bangkinang semakin terlihat jelas. Hampir seribu massa hadir dalam kampanye rapat umum terbuka yang digelar di Jalan DI Panjaitan, Bangkinang, Selasa (17/1/2017).

Masyarakat menyambut antusias dan mengakui keunggulan program Amin-Saleh yang mengusung semangat perubahan dari pemimpin baru harapan baru.

Kampanye ini dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau H Achmad, anggota DPRD Provinsi Riau Nasril, Ketua Koalisi Partai Demokrat-Hanura Sunardi yang juga Wakil Ketua DPRD Kampar dari Hanura, tokoh agama KH Alwi Arifin yang juga tim sukses dari kalangan jemaah masjid dan surau,
anggota DPRD Kampar dari Demokrat Arif Rahman Hakim, Said Ahmad Kosasih, anggota DPRD Kampar dari Hanura Yuli Akmal, pengurus DPD Demokrat Riau, pengurus DPC Demokrat Kabupaten Kampar, .

Diawal kampanye, tokoh pemuda Kota Bangkinang Amren Yahya atau akrab disapa Ocu Siam dalam orasinya menyampaikan tidak banyak yang diminta oleh masyarakat saat ini. "Kami hanya minta bupati yang bisa mengatasi nasib masyarakat, mengatasi pengangguran," ujar Amren. 

Dia menegaskan, Kabupaten Kampar harus maju dan masyarakatnya sejahtera. "Di sini saatnya mencari pemimpin Kampar yang becus. Telah lama kita inginkan pemimpin seperti ini. Mari kita satukan tekad dan niat bahwa pemimpin Kampar kedepan adalah Muhammad Amin-Muhammad Saleh," tegas Am.

"Jan tabului kodo melantai.
Baru pertama kali saya berdiri di kampanye, bahwa Amin Saleh adalah solusi bagi kita. Jan beko salah mencucuok lubang. Kalau salah mencucuok lubang limo tahun bongkaknyo. Harapan Amin Saleh dengarkan aspirasi dan harapan kami," tegas Siam lagi.

Sementara itu Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau H Achmad dalam orasi politiknya menyampaikan, pasangan Amin-Saleh adalah pasangan yang sempurna. "Pak Amin adalah ahli ekonomi karena dia adalah pengusaha.
Satu pintar mencari uang satu pandai mengelola uang sehingga uang rakyat akan terselamatkan selama lima tahun kedepan. Pasangan nomor satu selain pandai mengelola uang juga pintar mencari uang," ujar Achmad.

Lebih lanjut Achmad menyebutkan, Amin adalah anak pondok pesantren. Pengalaman menunjukkan siapapun jadi bupati bisa membangun fisik. Tapi bagaimana untuk menyelematkan uang itu perlu pemimpin yang agamis. "Kampar adalah negeri Serambi Mekkah cocok gelar negeri dengan pemimpinnya," tegas mantan Bupati Rohul yang sukses membangun masjid termegah di Indonesia itu

Achmad dalam kesempatan itu juga menegaskan, kalau ada yang bilang Amin-Saleh tak didukung Demokrat itu adalah fitnah. Partai Demokrat tak ada mengusung lain selain nomor satu. "Masalah moral, masalah agama adalah hal yang utama mencari pemimpin. Kita inginnya pemimpinnya naik bagus, turunnya bersih," kata Achmad lagi.

"Pengalaman saya selama sepuluh tahun menjadi Bupati Rokan Hulu.
Kekuasaan ada, kesempatan ada, uang ada disitulah diuji keinginan dan integritas seorang pemimpin. Mau tidak menyelewengkan. Betapa banyak pemimpin kita melakukan penyimpangan sehingga terpaksa didiklatkan. Ini integritas ini ada di pasangan Amin Saleh," imbuhnya.

Mengenai Saleh, menurut Achmad Insya Allah Pak Saleh sudah teruji 38 tahun menjadi pegawai negeri, tidak ada pernah bermasalah.

"Amin-Saleh juga didukung oleh istrinya. Satu-satunya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar yang ikut istrinya turun ke masyarakat adalah pasangan Amin-Saleh," ulasnya.

Sedangkan Muhammad Amin dalam orasinya menegaskan, kalau ada isu Partai Demokrat dan Hanura tidak mendukung Amin Saleh itu adalah fitnah.

"Hari ini semua Fraksi Demokrat dan Hanura hadir lengkap dan langsung dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau," kata Amin.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kampar itu menegaskan bahwa ia bersama Saleh ingin menciptakan Kampar yang dingin, ingin Kampar yang sejuk. "Cukup sudah selama ini Kampar panas dan ditakut-takuti," ucap Amin.

Dikatakan Amin, bagaimanapun,  persoalan Kampar hari ini masalah utamanya adalah ekonomi. Masyarakat susah makan, dalam satu kk ada dua hingga tiga orang yang tak bekerja. Yang paling parah, banyak sarjana ijazahnya hancur tak berguna.

"Kami tak mau janji-janji masukkan anak bapak PNS itu lagu lama. Yang utama kita akan bangun dunia industri. Industri hilir produk kelapa sawit dan karet. Kami ingin selama kami memimpin lima hingga tujuh ribu anak kita bebas dari pengangguran," tegasnya disambut tepuk tangan..

Berkaitan jabatan sebagai bupati, Amin menegaskan dia dan Saleh tidak akan meminta uang untuk meletakkan pejabat.

Ia juga berjanji memperhatikan tenaga-tenaga honor. "Baik honorer PDTA, honor komite, honor tenaga kesehatan semuanya akan perhatikan, cari solusinya tanpa membenani dana APBD," ucapnya.

Selain itu ia juga akan menanggalkan kecenderungan kejelekan hubungan bupati dengan wakilnya.
"Amin Saleh selama lima tahun memimpin tak akan cekcok," tegasnya.

Berkaitan Rumah Pendopo atau Balai Bupati, akan dijadikan rumah rakyat. "Kita bisa makan tidur di sana. Bisa berkumpul dengan rakyat di sana," pungkasnya.[]rls

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Oktober 2017

Pemkab Siak Akan Bantu 12 Parpol Peseta Pemilu

Siak (riauoke.com) Pemerintah Kabupaten Siak akan memberikan bantuan keuangan kepada 12 partai politik peserta pemilu...