Jumat, 27 April 2018

Tinjau UNBK Hari Kedua, Wabup Meranti Dapati Ujian Berjalan Aman dan Lancar

E-mail Cetak PDF
Meranti (riauoke.com) Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, pada Selasa Pagi
(10/4/2018), terlihat gembira hal itu karena saat melakukan peninjauan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tingkat SMU Sederajat di Kepualaun
Meranti, mendapati berjalan aman dan lancar.

"Ujian Nasional di Meranti berjalan aman dan lancar, tidak ada satupun masalah yang dihadapi," aku Wakil Bupati H. Said Hasyim didampingi Kepala
Dinas Pendidikan H. Rosdaner, disela peninjauan pelaksanaan UNBK di SMAN 3
Tebing Tinggi.

Seperti diketahui, pelaksanaan UNBK Tahun 2018 di Kabupaten Meranti, sudah
dimulai sejak Senin lalu, serentak dengan pelaksanaan Ujian Nasional
disekolah sekolah lainnya di Indonesia. Untuk Kabupaten Meranti sendiri
diikuti oleh 263 Siswa SMA sederajat, 1 diantaranya siswa wanita tidak bisa
ikut karena memilih untuk menikah. Sebanyak 154 siswa di SMAN I Tanjung
Samak karena keterbatasan fasilitas diketahui tidak dapat melaksanakan
UNBK, namun begitu UN tetap berjalan dengan menggunakan lembar kertas atau
manual.

Adapun beberapa sekolah yang ditinjau oleh Wakil Bupati Meranti H. Said
Hasyim bersama Kepala Dinas Pendidikan Meranti H. Rosdaner adalah SMAN I
Tebing Tinggi, SMAN 2 dan SMAN 3 Tebing Tinggi.

"Seperti kita lihat tidak ada kendala. Baik bagi sekolah yang melaksanakan
sendiri maupun siswa yang menumpang, program Nasional UNBK di Meranti
berjalan dengan baik," ucapnya lagi.

Diakui Wakil Bupati, dalam rangka mensukseskan program Nasional UNBK itu,
Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pendidikan memang meminta para
siswa disekolah sekolah yang berada didaerah tersisolir, yang belum
memiliki fasilitas pendukung pelaksanaan UNBK seperti tak memiliki
perangkat komputer, jaringan internet dan keterbatasan listrik. Untuk
menumpang disekolah yang berada di Selatpanjang. Konsekwensinya para siswa
harus mengeluarkan dana ekstra untuk transportasi, penginapan dan makan.
Meski diakui oleh beberapa wali murid cukup memberatkan namun Wakil Bupati
H. Said Hasyim menegaskan hal itu terpaksa dilakukan dalam rangka
mensukseskan program Nasional UNBK.

"Jika tidak kita laksanakan maka kita akan terus tertinggal, hal ini
diwajibkan oleh Pemerintah Pusat disamping untuk pemetaan kualitas
pendidikan juga untuk mengukur sejauh mana keberhasilan serta ketersediaan
fasilitas yang dimiliki oleh sekolah sekolah di Indonesia," jelas Wakil
Bupati.

Namun begitu, ia berharap kedepan hal itu tidak terjadi lagi, Pemda Meranti
akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidian Provinsi Riau untuk mengadakan
fasilitas pendukung UNBK, pemerintah Provinsi dilibatkan karena sesuai
dengan peraturan pengelolaan pendidikan tingkat SMA sederajat sejak
beberapa tahun lalu telah menjadi kewenangan dari Pemerintah Provinsi.
(Humas Meranti).

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Rabu 25 April 2018

Ini Dia Nama Nama Sementara, Calon Anggota DPD RI Asal Riau yang Akan Bertarung Menuju Senayan

Ini Dia Nama Nama  Sementara, Calon Anggota DPD RI Asal Riau yang Akan Bertarung Menuju Senayan

Pekanbaru (riauoke.com) Sebanyak 24 orang sudah mendaftar ke KPU Provinsi Riau, maju sebagai anggota Dewan...