Sabtu, 25 November 2017

SMP IT Darunnajah Duri Terapkan One Day One Ayat

E-mail Cetak PDF

DURI (riauoke.com)-Penerapan one day one ayat di sekolah tingkatan SD dan SMP dinilai banyak kalangan sangat bagus sekali dan tepat, sebagai upaya membangun mentalitas peserta didik dalam bidang keagamaan.

Hal ini erat hubungannya membangun pondasi yang kuat dan perkokoh hati sekaligus memajukan keilmuan siswa dalam pemahaman ibadah.

"Kita di SMP IT Darunnajah, sejak dari keberadaan berdiri sekolah telah mengurai kemampuan siswa melalui program satu jus sebulan," kata Simri selaku kepsek SMP IT Darunnajah Duri.

Selanjutnya program Full Day School sejak sepekan lalu diterapkan bagi sekolah di Kabupaten Bengkalis,bagi SMP IT Darunnajah Duri, telah dijalani bermula pada awal memasuki sekolah.

Padatnya program studi agama bagi peserta didik yang ingin mendapatkan kemajuan ilmu umum dan agama bisa berjalan seiring.

"Sebagai sekolah yang berbasis agama Islam,tentu perlu penguatan sistem dan kapasitas menuju kualitas pendidikan yang bermutu," terangnya.

Disebutkan juga sekolah SMP IT Darunnajah Duri,terus melakukan peningkatan kualitas siswanya.

"Kita sangat ingin siswa yang dihasilkan mereka yang tahu dengan agama.Kokoh dan patuh hati pada aturan mana yang di larang agama dan mana yang dibolehkan agama," tukasnya.

 

Akan Impor Guru  Tahfiz dari Ponpes Milik Ustad Yusuf Mansyur

Untuk lebih memantapkan program One Day One Ayat, sekolah itu berencana mendatangkan guru tahfiz jebolan Pondok Pesantren Darul Quran milik Ustadz Yusuf Mansur.


Saat ini, pihak pondok pesantren tengah mempersiapkan dua lokal khusus belajar tahfiz 30 juz selama enam bulan ke depan.

Demikian disebutkan pembina Yayasan Al-Maun Duri Simri Imra Sag, Senin (6/2/17).z

Menurutnya, belajar tahfi selama enam bulan diproyeksikan untuk bisa khatam di 30 juz Al Quran. Belajar dapat dimanfaatkan oleh peserta didik yang ingin mempelajarinya di luar pondok pesantren.


"Peserta didik bukan hanya terbuka untuk siswa pondok pesantren saja  namun bisa juga dimanfaatkan oleh pihak siswa yang bukan anak didik di Pondok Pesantren Darunnajah Duri asal memenuhi syarat diterbitkan pihak pondok,"  terangnya.


Untuk menggolkan program tahfis ini pihak pondok import guru tahfis yang tengah dipersiapkan pihak yayasan.


"Kita rencanakan guru tahfis alquran berasal dari tenaga pengasuh dari Yayasan Tahfis Alquran milik Ustadz Yusuf Mansyur," ungkapnya.


Peserta didik akan dikarantina di sebuah kawasan belajar di Jalan Siak dan tambahan belajar bidang studi yang lain untuk peserta didik, guru akan didatangkan dari Pondok Pesantren Darunnajah Duri.


"Belajar di karantina selama enam bulan diproyeksikan untuk sukses hafiz Al Qquran 30 juz," jelasnya.

Ket foto : Pembina Yayasan Al-Maun Duri Simri Imra Sag.

[]jonish

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Oktober 2017

Pemkab Siak Akan Bantu 12 Parpol Peseta Pemilu

Siak (riauoke.com) Pemerintah Kabupaten Siak akan memberikan bantuan keuangan kepada 12 partai politik peserta pemilu...