Minggu, 19 Agustus 2018

Cagubri Syamsuar Dinilai Unggul di Pilgubri, Lebih Banyak Dikenal Masyarakat

http://riauoke.com/images/sam9.png

 

 

Pekanbaru (riauoke.com) Pasangan nomor urut 1, Syamsuar dan Edy Nasution menempati peringkat paling atas. Keduanya ternyata lebih banyak dikenal masyarakat baik secara sosok pribadi, maupun sebagai pasangan calon. Demikian terungkap dari hasil Lembaga survei Poltracking Indonesia melakukan survei melibatkan 800 responden untuk Pemilihan Calon Gubernur Riau.




"Kita melakukan pendataan dan survei yang dilaksanakan 20-25 Februari lalu. Poltracking menurunkan 80 pewawancara untuk menanyai 800 responden yang tersebar di Riau," ujar kata Peneliti Senior Poltracking Indonesia, Arya Budi, dalam siaran persnya,  3/2018).



Dikatakan Arya, Poltracking melakukan survei melalui tanya jawab langsung dengan margin of eror kurang lebih 3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. "Hasilnya elektabilitas calon gubernur secara sosok pribadi, Syamsuar ada di posisi paling atas sebesar 19,2 persen, kedua Firdaus 12,9 persen, Lukman Edy 11,6 persen dan Andi Rachman 10,6 persen, lainnya 2,2 persen, tidak tahu atau tidak menjawab 43,5 persen," kaya Arya.



Saat survei, responden diminta untuk menyebut 4 nama yang diinginkan jadi calon gubernur. Lagi-lagi nama Syamsuar paling atas. Bupati Siak dua periode itu disebut responden sebanyak 21,6 persen, Lukman Edy 17,7 persen, Firdaus 16 persen, Andi Rachman 15,1 persen, tidak tahu/tidak jawab 29,6 persen.



"Sedangkan untuk elektabilitas calon wakil gubernur tanpa pasangan, Edy Natar Nasution berada paling atas, yakni sebesar 14,6 persen. Kedua ditempati Suyatno 12,6 persen, Hardiyanto 11,2 persen, Rusli Efendi 8,7 persen, lainnya 2,9 persen, tidak jawab/tidak tahu 50 persen," terang Arya.
Sementara itu, jika nama pasangan calon disebutkan untuk dipilih masyarakat yang menjadi responden, paslon Syamsuar-Edy berada di peringkat paling atas, yakni 19,8 persen.



Peringkat kedua diraih paslon Lukman Edy-Hardianto 17,8 persen, Firdaus-Rusli 16,4 persen dan Andi Rachman 11,2 persen. Responden yang tidak menjawab dan menyatakan tidak tahu sebesar 34,8 persen. "Tidak ada kandidat yang dominan. Karena itu, para calon punya peluang yang sama karena jarak perbedaannya sangat tipis bahkan di bawah angka 3,5 persen," jelasnya dilansir merdeka.



Arya menyebutkan, para paslon memiliki kesempatan untuk melakukan strategi dalam memenangkan hati masyarakat. Angka hasil survei tersebut merupakan potret dari perolehan calon, dan itu bisa berubah setiap waktu. Sebab, responden yang tidak menjawab dan menyatakan tidak tahu serta belum menentukan pilihan lebih besar ketimbang yang menjawab.



"Bahkan dari hasil survei kami, sebesar 57,3 persen menyebut masih bisa mengubah pilihannya, 13,2 persen, sedangkan menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 29,5 persen. Ini menjadi peluang bagi para kandidat untuk terus berjuang meraih suara," ungkap Arya. [] ril.rin


Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Juli 2018

NasDem Kampar Serahkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg Ke KPUD Kampar

NasDem Kampar Serahkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg Ke KPUD Kampar

Bangkinang Kota (riauoke.com) - DPD Partai NasDem Kampar antarkan Perbaikan 45 Berkas Bacaleg yang diminta...