Sabtu, 25 November 2017

Echo, home stay, di Lembah Harau

Payakumbuh, West Sumatera (riauoke.com)

“Still feels like, the first time together..
Feels like the first touch…
Still getting better baby…
No one can beat on this…
Still holding on, still you number one…”

 

Suara serak Brian Adam dari tape recorder mobil  yang membawaku ke kawasan Lembah Harau Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar (West Sumatera), liburan lalu itu masih terngiang di telingaku. Senja telah jatuh. Azan Magrib menyambutku ketika memasuki gapura di simpang pertigaan jalan menuju Lembah Bukit Kapur yang fenomenal itu.

 

Empat puluh lima menit sebelumnya, aku telah menghubungi pak Ade, pengelola sebuah home stay bernama Echo yang terletak di tubir dinding Lembah Harau itu. Sayang, karena hari telah merangkak malam, liburan singkat waktu itu, tidak memberi kesan mendalam bagiku. Karena tak bisa kunikmati lukisan alam di tubir lembah nan elok permai itu.


Hari ini,  Aku tiba lewat tengah hari selepas Dhuhur. Jalan setapak dan titian selebar satu meter menyambutku menuju hamparan sawah dan tanjakan ke halaman Echo, home stay, yang unik.


Ada tujuh home stay yang keunikannya berbeda-beda. Dua bergaya Eropha dan sisanya bernuansa campuran Eropha dan Asia Timur. Aku diberi kesempatan oleh pak Ade selaku pengelola di sana untuk menyaksikan keunikan arsitektur masing-masing home stay itu.

 

Benar-benar menakjubkan. Di tengah alam yang asli, tubir tebing batu kapur yang menjulang tinggi, ada bangunan gaya Eropa yang dipadu style Asia Timur. Benar-benar sama-sama fenomenal dengan keunikan alam Lembah Harau. Itulah Echo. Sebuah kawasan home stay yang akan membawa pikiran kita melupakan sejenak kebosanan akan hiruk pikuk kota yang sumpek. Anda berminat? []ril

Daerah

Ekonomi

Pendidikan

Hukum

Olahraga

Politik

Selasa 31 Oktober 2017

Pemkab Siak Akan Bantu 12 Parpol Peseta Pemilu

Siak (riauoke.com) Pemerintah Kabupaten Siak akan memberikan bantuan keuangan kepada 12 partai politik peserta pemilu...