
Jumlah terbesar berada di India, dengan 17 juta nelayan dan pembudidaya ikan. Tiongkok berada di urutan kedua di dunia dengan 11 juta pekerjaan langsung, diikuti oleh Bangladesh (8,1 juta), Indonesia (5,2 juta), dan Vietnam (2,8 juta).
Selain itu, Asia berperan besar dalam perdagangan internasional produk hewan perairan, dengan menyumbang 34 persen dari nilai ekspor global, memasok pasar di seluruh dunia dan berfungsi sebagai asal impor utama bagi banyak wilayah. Tiongkok memimpin dengan ekspor senilai USD 20 miliar pada tahun 2024, diikuti oleh Vietnam, India, Thailand, dan Indonesia.
Pada tahun 2024, kawasan ini menjadi tuan rumah armada perikanan terbesar di dunia dengan 3,4 juta kapal, atau 72 persen dari estimasi jumlah armada dunia sebanyak 4,7 juta kapal.
Prospek masa depan
Asia diproyeksikan akan tetap mengambil peran penting dalam sistem pangan perairan global. Kawasan ini diproyeksikan menghasilkan 72 persen hewan perairan di tingkat global, dengan tingkat pertumbuhan diproyeksikan sebesar 10 persen pada tahun 2034.