
KAMPAR – Memasuki puncak musim kemarau, kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Berbagai langkah antisipatif dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan patroli dan pemantauan titik panas (hotspot), penguatan koordinasi lintas sektor, hingga memastikan kesiapan personel dan peralatan di lapangan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Riau melaksanakan Gelar Kesiapan dan Penyerahan Bantuan Peralatan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan SPN Polda Riau, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Turut hadir pada kegiatan tersebut, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Plt Gubernur Riau SF Hariytanto, serta jajaran Forkopimda lainnya.
Gelar kesiapan tersebut juga diikuti oleh unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Basarnas, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta sektor swasta, termasuk PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Masing-masing menampilkan kesiapan personel dan peralatan sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi solidnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Riau. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Manggala Agni, dunia usaha, serta berbagai elemen lainnya menjadi modal utama untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla.