×
HOME / Pekanbaru
Back Up Pemberantasan Illegal Logging, 100 Personel Brimob Diturunkan ke Rimbang Baling
Selasa, 30 November 2021 | 06:57:26 WIB
Editor : admin | Penulis : admin

Pekanbaru (riauoke.com) - Penanganan kasus Illegal Logging menjadi atensi Polda Riau, tak tanggung tanggung sebanyak 100 orang personel Satuan Brimob Polda Riau, dikirim ke Hutan Rimbang Baling, Kabupaten Kampar.

Pasukan elit Polri ini akan bertugas memburu para pelaku illegal logging yang berada di kawasan hutan konservasi suaka margasatwa tersebut.

Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, ini merupakan langkah kongkrit yang diambil jajarannya, untuk menuntaskan aktivitas ilegal, berupa perambahan hutan tersebut.

"100 anggota Brimob kita kirim untuk penanganan lebih lanjut, sekaligus menjajal Hutan Rimbang Baling dan sekitarnya," kata Kapolda Riau, usai melakukan patroli udara aktivitas illegal logging dengan helikopter, Sabtu (27/11/2021).

Dijelaskan Agung, Polda Riau dan jajaran menyelenggarakan Operasi Illegal Logging, dengan sasaran wilayah barat Riau, yang berbatasan dengan provinsi tetangga, Sumatera Barat, diantaranya di wilayah Kabupaten Kampar, dan juga Kabupaten Rohul.

"Kita baru selesai melaksanakan pantauan udara, kita mendapatkan dan meihat aktivitas illegal logging di hutan produksi maupun kawasan konservasi," tuturnya.

"Kita juga memantau bagaimana aktivitas ini, sejatinya seperti apa," imbuh Jenderal polisi bintang dua tersebut.

Menurutnya, aktivitas illegal logging ini, memiliki korelasi dengan beberapa hal. Terkait ini, pihaknya juga masih menunggu kajian lebih lanjut, terutama dari hasil pantauan yang didapat.

Agung menegaskan, bahwasanya menyelamatkan hutan, berarti juga menyelamatkan kekayaan negara. Untuk itu, jajarannya mengambil langkah-langkah kongkrit penegakan hukum. Dengan begitu, diharapkan perbuatan pihak-pihak yang mengambil kekayaan negara secara illegal atau secara melawan hukum, bisa dihentikan.

"Berapa titik sudah kita ambil langkah, nanti akan kita sampaikan secara detil," ujar Kapolda Riau.

Agung menjelaskan dari hasil pantauan udara, memang ditemukan adanya aktivitas yang mengarah ke illegal logging. Polda Riau juga akan berkoordinasi lebih lanjut dengan DLHK Provinsi Riau, terkait dengan kawasan yang ditetapkan sebagai hutan produksi.

"Karena hutan produksi ada mekanisme, ada tata caranya, ada pihak-pihak yang mungkin diberikan izin untuk mengelola hutan tersebut. Ini yang akan kita lakukan koordinasi," sebut jebolan Akpol 1988 ini.

"Kita mengharapkan ke depan bagaimana hutan kita bisa terselamatkan, agar kemudian tidak mendapatkan dampak yang negatif dari kerusakan hutan. Penyelamatan hutan dulu yang kita fokuskan," pungkasnya.na


Pilihan Editor
Berita Lainnya
nasional
Tim UGM Lolos Program Penelitian Luar Angkasa PBB di Jerman
Senin, 14 September 2026 | 16:51:00 WIB
nasional
129 Tim Bertarung di Kontes Kapal Indonesia 2026
Senin, 14 September 2026 | 15:19:00 WIB
ekonomi
Jadi Nasabah 10 Tahun, Siswanto Bawa Pulang Honda ADV dari BRK Syariah
Senin, 14 September 2026 | 10:08:35 WIB
pekanbaru
Pemko Pekanbaru Pangkas Jam Sekolah Hingga Pukul 12 Siang
Senin, 14 September 2026 | 09:07:00 WIB
sosial
Udara Riau Kabur Seharian, Inhu Dominasi 42 Titik Panas
Senin, 14 September 2026 | 08:25:00 WIB
Ekonomi
Gambar Artikel
PTPN IV PalmCo Gelar PSR Award 2026 di Yogyakarta
Minggu, 13 September 2026 | 18:18:00 WIB
Nasional
Gambar Artikel
Tim UGM Lolos Program Penelitian Luar Angkasa PBB di Jerman
Senin, 14 September 2026 | 16:51:00 WIB
Gambar Artikel
129 Tim Bertarung di Kontes Kapal Indonesia 2026
Senin, 14 September 2026 | 15:19:00 WIB
Gambar Artikel
13 Duta Qur'an Asal Riau Unjuk Gigi di Babak Penyisihan
Minggu, 13 September 2026 | 13:15:00 WIB
Internasional
Gambar Artikel
Asia Dorong Produksi Akuatik ke Rekor Tertinggi
Rabu, 17 Juni 2026 | 15:20:00 WIB
Travelling
Daerah
Gambar Artikel
Pemko Pekanbaru Pangkas Jam Sekolah Hingga Pukul 12...
Senin, 14 September 2026 | 09:07:00 WIB
Gambar Artikel
Warga Peladangan Dibekali Kemampuan Cegah dan Padamkan...
Sabtu, 12 September 2026 | 14:03:38 WIB