
Anton juga meminta seluruh pejabat meninggalkan pola kerja lama yang pasif, lamban, dan hanya menunggu instruksi.
Menurutnya, birokrasi harus bergerak cepat menghadapi berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Pejabat tidak boleh hanya duduk di belakang meja dan menunggu laporan datang.
“Jadilah pejabat yang proaktif, inovatif, dan mampu menyelesaikan persoalan. Jika ada masalah di tengah masyarakat, segera selesaikan! Jangan hanya melaporkan masalah kepada pimpinan. Cari solusi, turun ke lapangan, dengarkan masyarakat, koordinasikan dengan pihak terkait, dan selesaikan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi peringatan bahwa pejabat yang diberi kepercayaan harus berani mengambil tanggung jawab dan hadir ketika masyarakat membutuhkan pemerintah.
“Jabatan Bukan Tempat Mencari Kenyamanan”