
ROKAN HULU, Riauoke.com – Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan. Di zaman sekarang, kemerdekaan juga berarti berani membebaskan diri dari belenggu yang menghancurkan masa depan—salah satunya narkoba.
Pesan tegas itu disuarakan empat orang binaan Polsek Kepenuhan dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Mereka bukan sekadar menyampaikan imbauan. Mereka berbicara dari pengalaman. Pernah terjerumus, merasakan pahitnya dampak penyalahgunaan narkoba, hingga akhirnya berjuang untuk keluar dari jeratan tersebut.
Kisah itu kemudian mereka bagikan kepada masyarakat sebagai peringatan keras, khususnya kepada generasi muda di Kelurahan Kepenuhan Tengah.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB di Mako Polsek Kepenuhan dan dilanjutkan di sejumlah masjid di wilayah Kelurahan Kepenuhan Tengah. Edukasi dilakukan secara langsung kepada masyarakat serta melalui pembuatan video imbauan yang mengangkat pengalaman nyata para binaan.
Dengan terbuka, mereka menceritakan bagaimana narkoba dapat merusak kehidupan seseorang secara perlahan. Bukan hanya menghancurkan diri sendiri, tetapi juga melukai keluarga, mengganggu pendidikan dan pekerjaan, merusak masa depan, bahkan menyeret seseorang semakin jauh dari kehidupan yang lebih baik.
“Jangan pernah mencoba. Sekali terjerumus, jalan untuk keluar tidak selalu mudah.”
Pesan tersebut menjadi benang merah dalam edukasi yang disampaikan para binaan.
Mereka mengajak masyarakat untuk berani menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan tidak mudah terbujuk ajakan yang dapat mengantarkan kepada penyalahgunaan narkoba.
Generasi muda juga didorong untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, produktif dan bermanfaat. Sebab, masa depan terlalu mahal untuk dipertaruhkan hanya demi kesenangan sesaat.
Kisah para binaan menjadi bukti bahwa narkoba bukan sekadar persoalan hukum. Di baliknya terdapat keluarga yang terluka, cita-cita yang kandas dan masa depan yang terancam.
Namun, dari pengalaman pahit itu pula lahir sebuah pesan penting: kesalahan masa lalu tidak harus menjadi akhir dari kehidupan. Selama ada kemauan untuk berubah, jalan kembali tetap terbuka.