
Zulkifli mengatakan, pawai ta’aruf menjadi momentum penting bagi Riau untuk memperkenalkan identitas budaya daerah sekaligus menyampaikan pesan keagamaan kepada masyarakat luas.
Menurutnya, pesan tersebut ditampilkan melalui mobil hias yang mengangkat unsur budaya Riau sebagai bagian dari keikutsertaan kafilah pada pawai.
“Melalui mobil hias yang menggambarkan budaya Riau, kita ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an dapat berjalan harmonis dengan budaya. Al-Qur’an menjadi cahaya yang menuntun kehidupan, sementara budaya menjadi identitas yang terus kita jaga,” ujar Zulkifli.
Ia menegaskan, keikutsertaan Riau dalam pawai ta’aruf tidak sebatas memenuhi rangkaian kegiatan MTQ Nasional. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memperkenalkan kekayaan dan identitas Riau di tingkat nasional.
Pawai juga menjadi gambaran bahwa nilai-nilai keagamaan dan budaya daerah dapat berjalan beriringan dalam kehidupan masyarakat.