Pekanbaru (riauoke.com) Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup (LPLHI) DPW Provinsi Riau dan DPD Kabupaten Kampar bersama KLHI bersinergi untuk mengelola Pilot Project Sinarmas Group di Tapung Hilir Kabupaten Kampar dalam program penyelamatan dan pemeliharaan lingkungan hidup di sekitar DAS (Daerah Aliran Sungai) Tapung Hilir, agar masyarakat sekitar Tapung Hilir khususnya dan Kabupaten Kampar umumnya, serta dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus memberikan edukasi dalam bidang lingkungan hidup.
Hal itu direspon positif oleh manajemen Sinarmas Group di Tapung Hilir. Sebab, "bak pucuk dicinta ulam pun tiba," Sinarmas Group sebelumnya ingin mewujudkan sebuah pilot project untuk membantu masyarakat sekitar Tapung Hilir, Kabupaten Kampar yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan perkebunan.
Noverli Ketua, didampingi oleh Roby Ratno Humas dan Nurlisman, S, Sos Sekjen dari DPW LPLHI - KLHI Provinsi Riau, didampingi juga oleh Nasri Joni selaku Teknisi perkebunan dari BPTP ( Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Provinsi Riau, dan DPD LPLHI - KLHI Provinsi Riau yang dikomandoi oleh Mohd. Irwan Ketua, Nefrizal Pili Sekjen dan Firmando Hutagaol Bendahara disambut dengan ramah oleh manajemen Sinarmas Group di kantor PT. Buana Wira Lestari Mas Tapung Hilir saat melakukan kunjungan resmi untuk menyusun program pilot project tersebut, Selasa (24/11).
Roby Ratno Humas DPW LPLHI - KLHI Provinsi Riau dalam kesempatan itu mempresentasikan program pengelolaan sampah dengan Insinerator serta cara pengelolaannya, dilanjutkan oleh Bapak Noverli selaku Ketua DPW, melanjutkan memberikan penjelasan secara umum mengenai program itu.
Dikesempatan yang sama, Bapak Mohd. Irwan selaku Ketua DPD LPLHI - KLHI Kabupaten Kampar juga mengamini penjelasan program tersebut untuk membantu melaksanakan pilot project Sinarmas Group tersebut. " Kami dari LPLHI - KLHI akan membantu dalam proses pelaksanaan hingga dalam hal pengawasan dan pemeliharaan, sehingga masyarakat yang ikut dalam program ini juga dapat teredukasi dan dapat meningkatkan ekonomi mereka." ujarnya kepada manajemen Sinarmas Group,
yakni: Bapak Wisnu Oryza selaku Kepala Legal Perkebunan Riau, Dina Kartika Sari Technical Lead Strategic CSR Sinarmas Agriculture, dan Ir. Abdillah Solihin Region Controler Perkebunan Kampar Sinarmas Group.
Setelah presentasi dan pembahasan dengan suasana akrab tersebut, Dina Kartika Sari selaku Technical Lead Strategic CSR Sinarmas Agriculture berharap, program pilot project ini mesti segera diimplementasikan pelaksanaannya.
"Kami sangat apreciate sekali dan menginginkan, program ini dikerucutkan dengan fokus utama: pengelolaan sampah dengan Insinerator dan penanaman pohon aren sebagai tanaman untuk menahan abrasi di aliran sungai tapung hilir, dan hasil panen dari mulai akar, pohon, daun, air nira, hingga buah aren dapat dinikmati oleh masyarakat sekitarnya yang ikut berkontribusi dalam program ini," ungkapnya.
"Kami juga berharap, DPW Provinsi Riau dan DPD Kabupaten Kampar LPLHI-KLHI juga akan terus mengawal, mengawasi dan mengelola program tersebut agar lingkungan sekitarnya dapat terus terjaga dengan baik. Sehingga program ini bukan hanya angan-angan belaka," ujar Wisnu Oryza selaku Kepala Legal Perkebunan Riau.
Kunjungan resmi tersebut diakhiri dengan berpoto bersama manajemen Sinarmas Group.[]rls/man
Sabtu, 17 Januari 2026





















































































































