Duri (riauoke.com) Emak-emak yang berada di kawasan Jalan KUD RT 07 RW 02 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau, Duri Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau turun ke jalan melakukan aksi penyetopan tangki CPO yang melintas di Jalan KUD, pada Rabu (18/1).
Emak-emak melakukan aksi penyetopan tangki CPO milik PT Gora tujuannya untuk menyelamatkan ruas Jalan Aspal KUD yang baru selesai dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkalis yang dibiayai uang rakyat puluhan miliar rupiah tahun anggaran 2022 lalu.
"Kami melakukan aksi penyetopan tangki CPO milik PT Gr untuk menyelamatkan Jalan Aspal Hotmix KUD tidak cepat rusak. Jalan KUD baru dibangun Pemda Kabupaten Bengkalis biayanya puluhan miliar rupiah dari APBD Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2022 lalu," ujar seorang Ibu tak mau ditulis namanya suara lantang.
Menurut Ibu berhijab tersebut, masyarakat KUD sudah lama mendambakan pembangunan jalan ini agar bagus. Sekarang sudah bagus dan mulus, enak saja tangki-tangki bermuatan CPO milik PT Gora melintas melabihi tonase daya dukung jalan.
"Kalau setiap hari jalan aspal hotmix dilintasi oleh tangki-tangki bermuatan CPO melebih kapasitas bakal rusak. Bila nanti ruas jalan aspal hitmix rusak, Apa mau PT Gr memperbaikinya? Kami tidak rela jalan yang sudah bagus dibangun pemerintah seenaknya saja dilintasi tangki-tangki CPO milik PT Gora," tegas warga Jalan KUD.
Diketahui, sudah sepekan belakangan ini masyarakat Jalan KUD melakukan aksi turun ke jalan menyetop truk-truk tangki CPO PT Gr.
Tapi, manajemen PT Gora tak menghiraukan aksi masyarakat murni bertujuan untuk menjaga keselamatan jalan agara tetap bagus./ Rilis .na
Begitu pun pemerintah dan dinas terkait sepertinya pandang sebelah mata dan kurang peduli dengan aksi masyarakat untuk menjaga dan menyelamatan Jalan KUD tetap bagus, dan tahan lama sehingga bisa bermanfaat dalam waktu lama.
Pimpinan Forkopimcam Mandau Mediasi Pertikaian Masyarakat Dengan PT GMS
Duri, Kapolsek Mandau inisiasi pertemuan antara warga dengan managemen PT Gora terkait pertikaian persoalan keselamatan jalan dan tonase armada angkutan milik PT GMS.
Pertemuan di adakan di ruang pertemuan Kapolsek Mandau jalan Jendral Sudirman Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Jum'at 20 Januari 2023.
Rapat mediasi ini bertujuan untuk mencari jalan keluar atau solusi dengan adanya pertikaian antara kedua belah pihak yang belakangan ini memanas.
Hadir dalam acara ini, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Komisi II Hendri Hasibuan dan Rianto, Pimpin Forkopimcam Mandau, Lurah Talang Mandi, Kepala Desa Harapan Baru, Pimpinan PT Gora T. Panjaitan, Dishup Bengkalis.
Camat Mandau Riki Rihardi S, STP, M.Si. di dampingi Kapolsek Mandau Kompol Hairul Hidayat SIK, MM, MH serta Danramil 03 Mandau Kapten Arh Jemiarianto, menyampaikan hasil keputusan rapat mediasi pertikaian antara masyarakat dengan PT Gora Mandau Sawit (GMS)
"Alhamdulillah hari ini kita telah memediasi pertemuan yang dihadiri oleh DPRD Komisi II, tokoh masyarakat, RT, RW serta Lurah Talang Mandi dan Kepala Desa Harapan Baru dan juga management PT GMS, pertemuan ini murni kita bicara tentang Jalan KUD dan tonase truk sebagai armada angkutan dari pihak PT Gora yang menjadi sorotan oleh masyarakat hingga jadi pemicu aksi masyarakat turun kejalan," sebut Riki Rihardi.
Masih Riki, pertemuan tadi sangat alot dan pada intinya kita sudah menyepakati bahwa tidak ada lagi mobil yang melewati jalan KUD melebihi tonase di atas 12 Ton, ini disepakati tidak hanya pada PT Gora saja juga berlaku untuk kendaraan yang lain.
Selain itu pihak manajemen PT Gora juga menyepakati pada hari ini akan menarik seluruh armada yang daya angkutnya lebih tonase yang telah ditentukan.
Kesepakatan ini di ambil untuk menjaga bagaimana jalan yang sudah di bangun oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan biaya hampir 9m tidak rusak.
Riki Rihardi juga berterimakasih kepada masyarakat yang mana telah peduli dengan lingkungan yang telah memperhatikan kondisi jalan.
"Kita melihat di beberapa ruas jalan itu mulai rusak karena dilewati mobil yang melebihi tonase, terimakasi kepada masyarakat telah peduli dengan lingkungannya," ujarnya.
Namun, Camat Mandau ini menghimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain.
"Kami menghimbau bila ada nanti yang keluar dari kesepakatan ini, masyarakat kami harapkan jangan ambil tindakan main hakim sendiri, sebaik nya berkordinasi dengan Babinkamtibmas atau dengan Babinsa, Kepala Desa atau juga dengan Kelurahan, karena kecenderungan main hakim sendiri dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain," tutup Riki./rilis/ na
Duri - Kegiatan rutin PKS PT.Permata Citra Rangau (PCR) melalui CSR bulanan menyerah kan bantuan berupa sembako kepada warga setempat pada hari Jum'at (20/1/2023) siang.
Di mana Kali ini sembako yang diserahkan kepada warga RT 02, RW 05, Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau, oleh pihak Manajemen PKS PT.PCR melalui Manager Humas Sutrisno SH MH.
Pada kesempatan itu,beliau ( Sutrisno) mengatakan penyerahan sembako kepada warga setempat ini adalah bentuk dari giat rutin PKS PT.PCR melalui CSR kepada warga setempat yang berada di area pabrik.
Di mana jumlah sembako yang kita serahkan hari adalah( jumaat ) sebanyak 40 paket yang terdiri dari beras, gula dan minyak makan,ucap Sutrisno yang mewakili Direktur.
Ia juga menyatakan dengan ada nya giat rutin penyerahan berupa sembako kepada warga setempat ini dapat meringankan beban perekenomian yang di bawah minin yang ada di sekitaran lingkungan pabrik PKS PT. Permata Citra Rangau.
Semoga dengan ada nya bantuaan rutin sembako yang kita serahkan dapat bermanfaat kepada warga. Dan kami mohon Doa nya agar PKS PT. Permata Citra Rangau tetap diberi kelancaran,di dalam beroperasi untuk kesejahteraan kita bersama harapan nya
Sementara itu salah seorang warga yang menerima bantuan sembako merasa sangat senang sekali dan mengucapkan rasa terimakasih yang sangat dalam kepada pihak PKS PT. Permata Citra Rangau.
atas pemberiaan sembako yang sudah diberikan kepada kami, semoga PKS PT.Permata Citra Rangau slalu dapat diberikan kelancaran dalam mengelola buah sawit serta terus berbagi kepada warga. Setempat / na
Boss
Sabtu, 17 Januari 2026






















