PEKANBARU(riauoke.com) —Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) berharap agar pengelolaan ladang minyak blok Rokan diserahkan kepada daerah melalui perusahaan di daerah. Hal ini dimaksudkan agar Riau memperoleh nilai tambah lebih dengan keberadaan ladang minyak tersebut.
Â
Demikian salah satu benang hijau dari musyawarah Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau (MKA), hari Rabu (25/7/18). “Kita bersama segenap komponen masyarakat Riau akan berjuang untuk itu,†kata Ketua Umum (Ketum) MKA LAMR, Datuk Seri Al azhar, usai memimpin musyawarah tersebut.
Â
Ladang minyak blok Rokan merupakan ladang minyak terbesar di Indonesia yang terletak pada beberapa kabupaten di Riau. PT Caltex Pacific Indonesia (CPI) yang kini bernama PT Chevron Indonesia telah 50 tahun mengelolanya dan berakhir tahun 2021. Pada tahun 2017, ladang ini menghasilkan minyak sekitar 240 ribu barrel per hari. Cadangannya kini diperkirakan 1,17 juta barrel.