Ke depan hal ini perlu mendapat perhatian dari pihak yang berkompeten terhadap pengisian BBM dengan menggunakan jerigen di siang bolong secara menyolok dan juga tidak ada orang yang tidak petugas SPBU untuk mengisikan BBM.
Ketika dikonfirmasi ke salah seorang petugas SPBU yang juga tidak mau menyebutkan namanya, ia mengatakan, "Kita ini tidak bisa melarang. Gimana ya, mereka juga kan cari makan dengan berjualan minyak ini, susah untuk melarangnya."
Sementara itu pihak pedagang yang mengguna jerigen untuk pembelian SPBU mereka akan menjual kembali kepada pengendara di pedesaan dengan harga yang cukup tinggi antara Rp8000 s/d Rp10.000.
Harapan dari para pengendara, pihak berwenang di daerah bisa menertibkan penjualan dengan menggunaka jerigen di siang hari yang bisa mengganggu kelancaran pengendara yang membutuhkan BBM, karena daerah ini merupakan jalan lintas antar provinsi setiap hari nya cukup padat dilewati kendaraan kecil maupun besar. []s2r