Pekanbaru (riauoke.com)-Polda Riau berupaya mengawal Dana BOS (bantuan operasional sekolah) di setiap sekolah. Untuk melakukan pengawasan itu, dibuatlah terobosan dengan membuat dashboard Lancang Kuning. Sistem pengumpulan data berbasis web atau biasa disebut big data analytics.
Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, saat ini sesuai pendataan Polda terdapat 156 sekolah dasar (SD) tergolong sekolah dasar terpencil di Riau. Kategori ini dibuat Polda sesuai dengan kondisi dan situasi. “Sekarang fokus ke SD yang terpencil dulu,†ujarnya.
Data di sekolah terpencil ini dikumpulkan. Tujuannya agar Dana BOS benar-benar diterima dan digunakan sebagai operasional sekolah. “Bahkan sekolah didata dari lokasinya, jumlah guru dan murid, dan kondisi bangunan,†paparnya.