Selain itu Hasanudin dalam kesempatannya menyampaikan penguatan demokrasi harus diiringi dengan pembangunan integritas pemilu, "penguatan demokrasi harus diiringi dengan pembangunan integritas penyelenggara sehingga pemilu yang berkualitas dapat terwujud salah satunya bila penyelenggara pemilu memiliki integritas dan komitmen membangun demokrasi. Spirit membangun Integritas pemilu inilah yang harus kita wujudkan bersama saling merangkul dan menguatkan karena prinsip dari demokrasi itu adalah dari kita dan akan kembali ke kita".
Lebih lanjut Hj.Hikmani dalam materi nya, menegaskan jika peran perempuan dalam pemilu tidak boleh pudar, "dalam momentum pemilu perempuan harus mendorong peran dan penguatan perempuan dalam suksesi demokrasi baik menjadi perwakilan rakyat ataupun penyelenggara pemilu, meskipun itu berat kita harus tetap berusaha, karena bagaimanapun juga demokrasi bukanlah demokrasi tanpa adanya keterlibatan perempuan dalam dunia politik".
Puncak dari Kegiatan tersebut ditutup dengan sambutan Ketua PWM Riau Hendri Sayuti, ia menyampaikan bahwa Angkatan Muda Muhammadiyah berperan aktif dalam mengawal Demokrasi, "jika Garuda itu lambang Negara Indonesia maka Muhammadiyah adalah salah satu sayapnya, untuk garuda bisa terus terbang harus ada bulu baru yang siap untuk tumbuh dan itu adalah Angkatan Muda Muhammadiyah. Maka dari itu peran aktif AMM dalam mengawal Demokrasi harus terus pupuk serta dirawat, salah satunya adalah dengan berkomitmen mengawal Pelengaraan Pemilu 2024 yg berintegritas JURDIL dan LUBER" tutupnya.