Di sesi kedua, Ma’’am Lexie tampil menerangkan tentang pentingnya tes STIFIn bagi setiap individu dan pasangan serta anak-anak agar lebih memahami karakter dan cara berkomunikasi yang lebih efisien.
STIFIn adalah cara untuk mengidentifikasi mesin kecerdasan manusia berdasarkan sistem operasi otak yang dominan dan dapat diketahui dengan memindai sidik jari.
Dengan mengetahui mesin kecerdasan seseorang, entah itu diri sendiri, pasangan ataupun anak-anak, maka kita akan dapat berkomunikasi dengan lebih efisien. Pesan yang ingin disampaikan pun lebih besar kemungkinan untuk dimengerti oleh lawan bicara.
Persoalan komunikasi ini seringkali menjadi persoalan dalam rumah tangga, baik antara sesama pasangan ataupun antara orangtua dengan anak. Pasalnya, setiap individu memiliki mesin kecerdasan yang berbeda.
Hal yang samapun terjadi di sekolah. Guru yang tidak memahami mesin kecerdasan seorang murid, maka akan kesulitan menghadapi mereka.