Di Pekanbaru, tol ini akan melintasi kawasan Muara Fajar, Rumbai Bukit, Agrowisata, Palas, dan Sri Meranti. Sementara di Kabupaten Kampar, ruas tol melewati Rimbo Panjang, Tarai Bangun, Kualu, dan Karya Indah.
“Kami harap kehadiran tol ini dapat memperlancar konektivitas antarwilayah serta mendukung pengembangan ekonomi kawasan sekitar, khususnya dalam mobilitas logistik dan pengembangan kawasan industri serta agrowisata yang mulai tumbuh di daerah lintasan tol,†katanya Anditya.
Sementara itu, Site Engineering Manager (SEM) HKI Redy Trispada Putra, menjelaskan bahwa proses konstruksi sangat bergantung pada pembebasan lahan yang menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Ini menjadi salah satu tantangan yang kami hadapi saat ini,†katanya
Dengan kata lain, jelas Redy, semakin cepat lahan dibebaskan, semakin cepat pula pembangunan infrasturktur bisa bekerja di lapangan. Ia menyebut target ideal pembebasan lahan rampung pada Agustus 2025 untuk mengejar penyelesaian proyek maksimal Maret 2026.