×
HOME / Pekanbaru
Pengusaha Riau Dedi Handoko Alimin Meninggal Dunia Diduga Akibat Serangan Jantung
Rabu, 22 Oktober 2025 | 04:07:51 WIB
Editor : admin | Penulis : admin

PEKANBARU (riauoke.com)– Kabar duka menyelimuti kalangan pengusaha dan dunia olahraga di Riau. Salah satu tokoh pengusaha senior, Dedi Handoko Alimin, dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (22/10/2025) dini hari.

Pengusaha yang akrab disapa DH ini menghembuskan napas terakhir di RS Awal Bros Sudirman, Pekanbaru, pada usia 64 tahun. Dugaan sementara, almarhum meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak.

Informasi berpulangnya Dedi Handoko beredar luas di berbagai grup pesan singkat sejak pagi hari.  Selamat jalan," tulis Budi Prasetyo, salah satu rekan almarhum, dalam pesan yang beredar.

Kabar duka ini juga dibenarkan oleh Ketua MPW Pemuda Pancasila Riau, Anto Rachman.

Menurut informasi yang dihimpun, jenazah almarhum telah dibawa ke rumah duka yang beralamat di Jalan Yos Sudarso, Rumbai, Pekanbaru. Belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga mengenai jadwal dan lokasi pemakaman almarhum.

Sosok Multitalenta di Dunia Bisnis dan Olahraga

Semasa hidupnya, Dedi Handoko Alimin dikenal sebagai pengusaha yang sukses dan memiliki rekam jejak yang luas. Ia mengawali karier di dunia kontraktor dan dikenal luas sebagai pengusaha hiburan di Pekanbaru. Belakangan, bisnisnya berkembang pesat dengan merambah sektor perhotelan dan perkebunan kelapa sawit.

Selain aktif di dunia bisnis, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang mencintai olahraga, khususnya berburu dan menembak. Kecintaannya ini membawanya pada posisi penting, di mana ia telah menjabat sebagai Ketua Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Provinsi Riau selama dua periode berturut-turut.[]ris

Dedi Handoko beralamat terakhir di Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru, dan kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan pengusaha, anggota organisasi, dan komunitas olahraga di Bumi Lancang Kuning.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Ekonomi
Nasional
Internasional
Travelling
Daerah