“Gunakan masa kuliah untuk pengembangan diri. Jadilah mahasiswa yang sibuk, tapi sibuk dengan hal-hal positif. Kalau waktu longgar, berarti mendekati pintu permasalahan. Kalau sibuk, berarti menuju pintu keberhasilan,†pesan Anies.
Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa harus memiliki kemampuan berpikir kritis, berorganisasi, dan berkomunikasi yang baik. “Ibarat mendaki gunung, mahasiswa yang sibuk pasti lelah, tapi ia sedang naik. Mahasiswa yang longgar justru sedang berjalan menurun. Jadi jangan hanya aktif di kelas, tapi juga di luar kelas,†tambahnya.
Sementara itu, Rektor Umri, Dr. Saidul Amin, menyampaikan bahwa di usia ke-17 tahun, Umri kini memiliki 14 ribu mahasiswa, 9 fakultas, dan 33 program studi, termasuk 2 program di tingkat pascasarjana. Berada di jantung Pulau Sumatera yang strategis, dekat dengan Malaysia dan Singapura, menurutnya, menjadi dorongan bagi Umri untuk meningkatkan standar internasional.
“Mengubah mindset memang tidak mudah, tapi kita harus optimis untuk menciptakan Umri yang baru. Kita tidak boleh mundur selangkah pun, harus terus maju dan berinovasi,†tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Umri juga memberikan reward kepada sembilan sekolah dengan jumlah pendaftar terbanyak, yaitu: SMKN 2 Pekanbaru, SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, SMK Farmasi Ikasi Pekanbaru, SMAN 12 Pekanbaru, SMK Muhammadiyah 3 Pekanbaru, SMAN 5 Pekanbaru, SMAN 4 Pekanbaru, SMK Keuangan Pekanbaru, dan SMAN 1 Pekanbaru.