“Setiap kali melangkah, berdoalah dan mohon restu kepada orang tua. Jangan lupa untuk selalu menjaga nama baik Riau,†pesannya.
Lebih lanjut, Muliardi menegaskan bahwa kegiatan OMI bukan sekadar ajang lomba, melainkan sarana pembinaan karakter dan penanaman nilai-nilai keislaman yang kuat pada diri peserta didik madrasah.
“Menang adalah harapan, tetapi proses perjuangan jauh lebih bermakna. Jadilah pribadi yang rendah hati saat menang, dan tetap tegar menghadapi setiap tantangan,†tutupnya.
Tahun ini, Provinsi Riau mengutus 17 peserta yang akan berlaga di dua bidang utama: Sains dan Riset.
Pada bidang Sains, peserta akan bersaing dalam cabang Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi untuk jenjang MI/SD, Matematika, IPA, dan IPS Terintegrasi untuk jenjang MTs/SMP, serta Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi Terintegrasi untuk jenjang MA/SMA.