Pekanbaru, riauoke.com- Menindak lanjuti kegiatan Talkshow Mitigasi dan Sosialisasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Universiats Riau yang baru saja berlalu, Universitas Riau Langsung bergerak cepat menggagas dan membentuk Mahasiswa Relawan Peduli Api (MRPA) sebanyak 3 Regu (24) Orang yang baru pertama sekali terbentuk di perguruan tinggi di Riau dan baru pertama sekali terbebtuk di Indonesia, dengan mengandeng salah satu perusahaan Kehutanan di Riau yaitu PT Arara Abadi yang juga merupakan salah satu unit Usaha APP Group Regional Riau.
Gayung bersambut, PT Arara Abadi melalui Fire Operational Management (FOM) Head nya Richard S.Sihombing memimpin langsung kegiatan simulasi dan pelatihan dasar kepada mahasiswa relawan peduli api Universitas Riau, bertempat di open space (Lapangan Terbuka) Universitas Riau Kampus Jl. Subrantas Panam Pekanbaru.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa serta meningkatkan kesadaran dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi bahaya kebakaran hutan dan lahan. Dengan demikian, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Pengukuhan MRPA dilakukan Wakil Dekan Bidang Kerjasama dan Alumni Fakultas Pertanian UNRI, Dr. Amrul Khoiri di sela-sela kegiatan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan oleh PT Arara Abadi APP Group.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan Kerjasama dan Sistem Informasi UNRI Dr. Sofyan Husein Siregar pada kegiatan sebelumnya dalam Talkshow Penanganan Kathutla Riau mengapresiasi kegiatan bersama media Antara dan PT Arara Abadi ini telah menghasilkan "output". Dalam hal ini terbentuknya Mahasiswa Relawan Peduli Api.
"Ini ikhtiar nyata dari Media Antara, UNRI dan PT Arara Abadi yang menginisiasi kegiatan ini ada 'output'nya mahasiswa relawan peduli api. Ini pertama kalinya ada dan akan mengisi indeks kinerja universitas Riau. Kami yakin ini akan beri manfaat yang besar dalam mengatasi persoalan-persoalan lingkungan hidup," katanya.
Dekan Fakultas Pertanian UNRI, Dr Achmad Rifai menyampaikan pihaknya menginisiasi peluncuran mahasiswa relawan peduli api agar semakin hari menunjukkan dampak. Pasalnya meskipun UNRI punya jurusan kehutanan namun tak ada satuan tugas Kathutla.