Dr. Hj. Daharmi Astuti, Lc., M.Ag — dosen UIR sekaligus pengurus MUI Riau yang memimpin kegiatan — menjelaskan bahwa program ini penting untuk meningkatkan literasi halal di komunitas lokal sehingga kualitas produksi dan daya saing usaha masyarakat dapat meningkat.
“Kami ingin masyarakat memahami fikih muamalah, perencanaan keuangan keluarga, hingga pengembangan usaha halal yang berdampak positif bagi ekonomi rumah tangga,†ujar Daharmi di sela kegiatan.
Warga yang hadir aktif dalam sesi dialog menunjukkan kebutuhan terhadap edukasi seperti ini sangat tinggi, terutama bagi pelaku usaha kecil yang ingin mengembangkan produknya agar layak bersaing di pasar modern yang menuntut standar halal.
Sebagai tindak lanjut, panitia mengumumkan akan melanjutkan kegiatan literasi halal pada akhir Januari 2026, dengan format yang lebih luas serta peluang hadiah untuk usaha ramah syariah, diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi halal di tingkat desa dan kabupaten secara berkelanjutan.[]rls