Pekanbaru, riauoke.com-Komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menjaga lingkungan mendapat perhatian internasional. Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, mendapat undangan langsung dari Pemerintah Jepang untuk mengikuti workshop pengelolaan sampah di Negeri Sakura.
Agung menjadi salah satu dari enam kepala daerah terpilih se-Indonesia yang akan mengikuti workshop tersebut pada 25–31 Januari 2026. Kegiatan ini akan membahas sistem pengelolaan sampah modern dengan pendekatan ekonomi sirkular yang telah sukses diterapkan di Jepang.
Terpilihnya Pekanbaru tidak terlepas dari gencarnya program lingkungan yang tengah digaungkan Pemerintah Kota. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan konsep pengelolaan sampah berkelanjutan yang menjadi fokus workshop.
“Kami mendapatkan undangan untuk berangkat ke Jepang bersama Bapak Menko dan lima kepala daerah lainnya. Workshop ini membahas bagaimana pengelolaan sampah dengan pendekatan ekonomi sirkular yang bisa diterapkan di Indonesia,†ujar Wako Agung, Rabu (21/1/2026).
Selain Pekanbaru, lima daerah lain yang turut ambil bagian yakni Kota Yogyakarta, Kota Bogor, Kota Mojokerto, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Toba.
Menariknya, seluruh biaya kegiatan ditanggung penuh oleh Pemerintah Jepang. Agung berharap, melalui workshop ini, Pekanbaru bisa memperoleh ilmu, teknologi, serta dukungan konkret untuk menyelesaikan persoalan sampah di kota berjuluk Kota Bertuah tersebut.
“Mudah-mudahan kita mendapatkan banyak pembelajaran dan support yang bisa kita terapkan langsung di Pekanbaru,†paparnya.
Agung juga menegaskan, terpilihnya Pekanbaru tidak lepas dari peran serta masyarakat. Kesadaran warga dalam membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan kota menjadi salah satu faktor pendukung utama.
“Ini juga berkat dukungan masyarakat Pekanbaru yang semakin tertib dan peduli terhadap lingkungan,†tutupnya.[]rls