
Sebagai bentuk dukungan teknis, Polda Riau juga mengerahkan Bintara Kompetensi Khusus Pertanian untuk memberikan pendampingan langsung kepada para petani di lapangan. Selain itu, penguatan inovasi melalui riset benih lokal terus dilakukan agar tanaman jagung memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap iklim dan hama, sehingga hasil panen yang diperoleh dapat lebih maksimal.
Keamanan dan kesejahteraan petani juga menjadi fokus utama melalui pengenalan program asuransi tanaman jagung untuk memitigasi risiko gagal panen. Melalui rangkaian upaya ini, diharapkan kemandirian pangan di "Bumi Lancang Kuning" semakin kokoh, memberikan dampak ekonomi yang nyata, dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengelola kedaulatan pangan nasional.