
Berdasarkan data dari dashboard Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Riau saat ini terpantau memiliki sejumlah titik panas (hotspot) yang cukup banyak, dengan kondisi cuaca yang memperberat upaya penanganan. Di daerah pesisir yang berdekatan dengan lokasi kebakaran di Kabupaten Pelalawan, angin yang agak kuat telah menjadi tantangan tambahan dalam mencegah penyebaran api ke area sekitar.
Untuk mengatasi hal ini, perusahaan mengerahkan tiga unit helikopter bombing yang dilengkapi dengan sistem pelepasan air (bucket), serta lebih kurang sebanyak 100 orang lebih personel tim darat regu pemadam kebakaran yang memiliki keahlian khusus dalam penanganan karhutla. Kegiatan pemadaman telah dimulai sejak tanggal 11 Maret 2026 lalu dan dilakukan secara terpadu dengan pihak terkait seperti TNI/POLRI, BPBD Pelalawan, BPBD Riau, Manggala Agni, Pemilik Lahan dan Masyarakat setempat, pemerintah Kabupaten Pelalawan.
"Sebagai bentuk komitmen perusahaan yang merupakan bagian dari Anggota Tim Satgas Karhutla Riau, Kami merasa memiliki tanggung jawab bersama untuk melindungi areal konsesi perusahaan, lingkungan dan keselamatan masyarakat atas karhutla yang dapat berdampak bencana kabut asap di Riau, mengingat Karhutla yang terljadi dapat mengancam areal konsesi kami. Tim kami telah siap berkoordinasi penuh dengan semua pihak terkait untuk mengatasi karhutla secara maksimal dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan, meskipun kondisi cuaca dan medan memberikan tantangan tersendiri," ujar Richard S. Sihombing Fire Operation Management (FOM) Head PT Arara Abadi APP Group didampingi Staff Fitra dan Kusnadi yang sedang berada di lapangan.
Selain tim kita memadamkan Karhutla di Kabupaten Pelalawan, Team RPK dan Tim Reaksi Cepat (TRC) kita bersama tim Mangga Agni, TNI/POLRI, BPBD dan Masyarakat Peduli Api sebelumnya juga memadamkan Karhutla di Kabupaten Siak, Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Indragiri Hilir saat ini kondisi api kondusif dan api Sebagian besar sudah padam semua”. Demikian Richard menambahkan.
Selain pemadaman langsung, perusahaan juga lakukan dukungan dan distribusi logistik dengan menggunakan Heli Bell PK URC berupa peralatan makanan, air minum, dan perlengkapan pendukung bagi seluruh personel yang terlibat dalam operasi penanganan karhutla. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman dan membantu pemulihan kondisi kawasan yang terkena dampak.