×
HOME / Nasional
Tewaskan Seorang Prajurit TNI,
GREAT Institute Kecam Serangan Israel ke Markas UNIFIL di Lebanon
Senin, 30 Maret 2026 | 19:40:00 WIB
Editor : | Penulis : rls

JAKARTA  (Riauoke.com)— Lembaga pemikir GREAT Institute mengecam serangan yang dilakukan tentara Isral (IDF) ke markas UN Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di dekat kota Adchit Al Qusayr, Lebanon, pada Minggu malam, 29 Maret 2026. Serangan itu menewaskan seorang prajurit TNI yang menjadi bagian dari pasukan penjaga perdamaian.

Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr. Teguh Santosa menilai, serangan itu merupakan pelanggaran serius hukum internasional. 

“Serangan ke markas pasukan penjaga perdamaian yang membawa mandat PBB adalah kejahatan perang. Pemerintahan Benjamin Netanyahu harus mempertanggungjawabkan hal ini,” ujar Teguh dalam keterangan kepada redaksi, Senin, 30 Maret 2026.

Baca :

UNIFIL dalam keterangannya yang dimuat Al Jazeera mengatakan, tentara Indonesia anggota pasukan penjaga perdamaian itu tewas secara tragis. 

“Kami tidak mengetahui asal usul proyektil tersebut. Kami telah meluncurkan penyelidikan untuk menginvestigasi peristiwa ini,” ujar UNIFIL.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
hukum
Dua Pria Diciduk di Teluk Sono, Sabu Kembali Mengintai Kampung
Sabtu, 4 April 2026 | 19:20:00 WIB
internasional
Dikonfirmasi PBB, Tiga Prajurit TNI Jadi Korban Lagi di Lebanon
Sabtu, 4 April 2026 | 15:01:00 WIB
politik
Bupati Anton Resmi Tunjuk Yusmar sebagai Plh Sekdakab Rohul
Jumat, 3 April 2026 | 10:12:00 WIB
Ekonomi
Gambar Artikel
PTPN IV Regional III Perkuat Kekompakan dan Mental Juang
Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01:00 WIB
Nasional
Internasional
Travelling
Daerah