
Pangdam menyayangkan banyaknya kegiatan positif TNI, khususnya di tingkat Babinsa, yang sering kali kurang terekspos dan berlalu begitu saja karena minimnya kemampuan teknis dalam penyampaian informasi.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh personel dari berbagai satuan mampu mempublikasikan program kerja mereka secara mandiri, mulai dari pembinaan wilayah hingga isu ideologi di wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
"Kita belajar teknik pemberitaan yang maksimal: singkat, menarik, dan pesannya sampai ke masyarakat luas. Saya berharap seluruh peserta memanfaatkan waktu ini dengan semangat dan totalitas. Kita semua harus mampu menguasai hal ini," tambahnya.
Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Pangdam XIX Tuanku Tambusai diakhiri dengan dengan sesi pemberian cenderamata dari tokoh pers Riau, H Dheni Kurnia, kepada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, sebelum dilanjutkan ke sesi materi inti pelatihan.