
Ijazah bukan alat tekanan. Perpisahan bukan ajang pungutan.
Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang tidak selalu mudah, kebijakan ini menjadi harapan baru—bahwa sekolah kembali menjadi tempat mendidik, bukan membebani.
Kini, publik menunggu: apakah aturan ini benar-benar ditegakkan, atau hanya akan menjadi lembaran kertas tanpa makna?
penulis ada jurnalis, berdomisili di Rokan Hulu